MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09
Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Kalimantan Utara Menuju Smart City

DUKUNG GNNT: Seminar perkembangan dan strategi pemerintah daerah menuju smart city, Kamis (19/10).

PROKAL.CO, Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor perkonomian. Salah satunya dengan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

 

MUHAMMAD RAJAB, Tarakan

 

MENURUT Smart City and Community Innovation Center Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Suhono Harso Supangkat, smart city sebenarnya memiliki arti yang luas dalam penerapannya.

Itu diungkapkannya pada seminar sistem pembayaran non tunai, perkembangan dan strategi pemerintah daerah menuju smart city melalui perluasan elektronifikasi, Kamis (19/10).

Dia mencontohkan seperti bidang transportasi. Lalu lintas yang lancar dan terkendali dengan ditopang sarana seperti jalan tol, menjadi pendorong terwujudnya smart city. Selain itu, juga menjadikan suatu kota bebas banjir  dengan melakukan berbagai inovasi.

Contoh kecil lainnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, atau tidak parkir di tempat yang tidak diperbolehkan, juga dinilai faktor pendukung terwujudnya kota cerdas. Karena masyarakat dituntut untuk menggunakan akal dan pikirannya.

“Intinya bagaimana masyarakat di suatu kota atau provinsi itu bisa sejahtera, aman, nyaman, berkelanjutan. Sumber daya alam dan sumber daya manusia bagaimana itu dikelola menjadi suatu hal yang sangat efisien dan inovatif sehingga warganya bisa hidup aman, dapat lapangan pekerjaan, transportasi mudah, pendidikan mudah, kesehatan mudah, bagaimana hubungan yang satu akan lebih terintegrasi,” urainya.

Sedangkan bidang ekonomi, menurutnya, juga punya peran besar dalam mendukung terwujudnya smart city. Suatu daerah pasti terdapat berbagai fasilitas publik seperti pasar maupun supermarket, rumah sakit, jalan, bank, dan fasilitas lain.    

Dengan adanya elektronifikasi atau transaksi menggunakan alat pembayaran non tunai, merupakan faktor pendukung terwujudnya smart city. Dimana semua dilakukan hanya dengan sentuhan kartu elektronik atau digital yang membuat transaksi lebih efisien dan bisa dipertanggungjawabkan.

Misal, fasilitas SMS banking yang disiapkan hampir setiap bank, merupakan salah satu pendukung terwujudnya smart city di sektor ekonomi. Sehingga nasabah cukup hanya melakukan transaksi melalui handpone dan tidak perlu lagi antre ke bank yang terkadang hingga berjam-jam, jika jumlah nasabah membeludak.

Namun, untuk mewujudkan itu memang diperlukan kesiapan infrastruktur pendukung. Paling utama adalah koneksi internet yang berkesinambungan, karena alat pembayaran non tunai ini sangat bergantung pada sambungan internet.

Kabupaten dan kota di Kaltara, kata Suhono, bisa juga menjadi smart city dengan menggunakan kartu pembayaran non tunai. Namun, harus ditunjang dulu dengan infratruktur yang terintegrasi.

“Itu yang menjadi suatu dasar sejauh mana kesiapan suatu daerah atau kota untuk melakukan transaksi elektronik,” terangnya.

Sistem pembayaran non tunai juga bisa diterapkan di bidang pemerintahan. Misal, bagi wajib pajak. Pemerintah daerah bisa menyediakan fasilitas kemudahan bagi warga tanpa harus datang ke kantor pelayanan pajak. 

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara Hendik Sudaryanto mengungkapkan, terus mendorong penggunaan transaksi non tunai kepada masyarakat di provinsi ke-34 ini.

Selain di bidang perbankan, saat ini, penggunaan transaksi non tunai sudah diterapkan juga pada sejumlah supermarket yang menyiapkan fasilitas e-money, yang dilengkapi dengan alatnya.

“Kami akan coba terus mengubah mindset atau pola pikir perilaku masyarakat untuk menggunakan uang non tunai. Salah satu bentuknya adalah elektronifikasi ini. Kami akan terus mengajak masyarakat untuk lebih efisien, lebih aman menggunakan (transaksi, Red) non tunai,” paparnya.

Terkait infrastrukrur berupa koneksi internet yang belum mendukung, Hendik mengaku hal ini juga menjadi pekerjaan rumah. Namun, jajarannya akan ikut membantu mencarikan solusi agar bisa terselesaikan. (*/fen)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:53

Minta DPU Lakukan Investigasi, Syarwani: Pelaku Harus Tanggung Jawab

TANJUNG SELOR – Rusaknya dinding penahan air atau turap di Selimau, Tanjung Selor karena ditabrak…

Selasa, 21 November 2017 13:28

Isu Bakso Daging Tikus Berdampak ke Bulungan

TANJUNG SELOR – Merebaknya isu bakso yang terindikasi spesies tikus di Kabupaten Nunukan, berdampak…

Selasa, 21 November 2017 13:25

Panwaslu Tak Persoalkan Status

TANJUNG SELOR – Anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Bulungan resmi dilantik,…

Senin, 20 November 2017 12:42

Turap Selimau Babak Belur, Lagi-Lagi Dihajar Kapal Barang

TANJUNG SELOR – Kondisi dinding penahan air atau turap di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur,…

Senin, 20 November 2017 12:27

Proses Pemulihan Raisal Butuh Waktu Lama

TANJUNG SELOR – Pemulihan luka bakar Raisal, bocah 5 tahun asal Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung…

Minggu, 19 November 2017 14:12

Ramp Check Digelar H-10

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan mulai melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau…

Minggu, 19 November 2017 14:02

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

TANJUNG SELOR – Isu adanya kandungan daging tikus pada bakso di Nunukan, masih ramai diperbincangkan…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

Sabtu, 18 November 2017 12:45

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

TANJUNG SELOR – Peserta seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang telah lolos seleksi kompetensi…

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

Ramp Check Digelar H-10

Pelanggar Lalu Lintas Meningkat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .