MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27
Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan ditargetkan bakal dimulai pembangunannya awal 2018 mendatang. Ini sesuai permintaan Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Selor, 6 Oktober lalu.

Presiden kala itu meminta Gubernur Kaltara Irianto Lambrie dan Bupati Bulungan Sudjati mempercepat proses pelaksanaannya. Terutama soal pembebasan lahan milik masyarakat yang bakal terkena dampak. Karena dengan dibangunnya PLTA berkapasitas mencapai 9.000 MW tersebut akan memudahkan masuknya investasi.

Untuk merealisasikan pembangunan PLTA tersebut, dua desa yang terdampak. Yakni, Desa Long Lejuh dan Desa Long Peleban. Dua desa tersebut diperkirakan dihuni oleh sekitar 600-an jiwa. Warga yang terdampak tersebut rencananya bakal direlokasi ke tempat lain dengan jarak sekitar 5 kilometer. Namun, proses relokasi hingga kini masih dalam tahap perundingan dengan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bulungan Muhamad Sattar mengatakan, secara umum permasalahan lahan dan relokasi warga tidak ada masalah. Saat ini, kata dia, memang masih ada sejumlah warga yang belum menyetujui harga ganti rugi lahan yang sudah ditetapkan.

“Jadi, tidak ada kesesuaian antara plafon yang disiapkan perusahaan dengan usulan masyarakat. Itu masalahnya,” ujarnya, Kamis (19/10). 

Kendati demikian, permasalahan tersebut akan kembali dibicarakan dengan masyarakat pada Senin (23/10) mendatang. Hal tersebut dilakukan agar bisa tercapai kesepakatan antara warga, pemerintah daerah dan perusahaan yang akan membangun PLTA.

Jika kembali tidak menemui kata sepakat pada pertemuan nanti, lanjut Sattar, pihaknya sudah mempunyai jurus jitu sebagai alternatif. Namun, dia belum mau membeberkan jurus jitu yang bakal dipakai untuk menyelesaikan masalah ganti rugi lahan tersebut.

“Kalau memang nanti tidak ada kata sepakat, kami ada alternatif lain. Tapi ini masih rahasia. Yang pasti, jurus jitu ini tidak akan merugikan masyarakat. Jadi, enggak masalah pembangunan dilakukan tahun depan,” tegasnya.

Sementara, sebagai upaya percepatan pembangunan PLTA yang memanfaatkan aliran Sungai Kayan, itu Gubernur Kaltara Irianto Lambrie terus melakukan koordinasi dengan pemerintah. Seperti yang dilakukan pada Rabu (17/10) lalu, di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Dalam pertemuan tersebut, Irianto memaparkan banyak hal penting. Utamanya dalam progres pembangunan PLTA di Kaltara. “Kenapa kita lebih mempertegas pembahasan soal PLTA tadi? Karena listrik itulah jadi kuncinya. Kalau PLTA-nya sudah jalan, insya Allah investasi lainnya akan jalan dengan baik. Jadi, sekali lagi listrik di kunci utamanya,” ulas Irianto.

Dalam hal pembangunan PLTA, utamanya PLTA di Sungai Kayan yang progresnya sudah sampai pada tingkat pembangunan konstruksi bendungan. Gubernur mengatakan, pihak investor, yakni PT Kayan Hydro Energy (KHE) yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan dari Tiongkok sudah siap memulai. Hanya saja, hingga kini masih terhambat dengan izin bendungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Seluruh perizinan, desain dan persiapan-persiapan lainnya sudah semua. Tinggal izin keamanan bendungan dari Kementerian PUPR saja yang belum. Kalau itu keluar, insya Allah awal 2018 bisa dilakukan. Karena distribusi peralatan dan lain-lain, paling tidak bulan Maret start,” ungkapnya.

Irianto juga menyatakan permintaan dipercepatnya pembangunan PLTA disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kaltara pada 5-6 Oktober lalu. Presiden juga menginginkan pembangunan PLTA bisa dimulai awal 2018 nanti. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:53

Minta DPU Lakukan Investigasi, Syarwani: Pelaku Harus Tanggung Jawab

TANJUNG SELOR – Rusaknya dinding penahan air atau turap di Selimau, Tanjung Selor karena ditabrak…

Selasa, 21 November 2017 13:28

Isu Bakso Daging Tikus Berdampak ke Bulungan

TANJUNG SELOR – Merebaknya isu bakso yang terindikasi spesies tikus di Kabupaten Nunukan, berdampak…

Selasa, 21 November 2017 13:25

Panwaslu Tak Persoalkan Status

TANJUNG SELOR – Anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Bulungan resmi dilantik,…

Senin, 20 November 2017 12:42

Turap Selimau Babak Belur, Lagi-Lagi Dihajar Kapal Barang

TANJUNG SELOR – Kondisi dinding penahan air atau turap di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur,…

Senin, 20 November 2017 12:27

Proses Pemulihan Raisal Butuh Waktu Lama

TANJUNG SELOR – Pemulihan luka bakar Raisal, bocah 5 tahun asal Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung…

Minggu, 19 November 2017 14:12

Ramp Check Digelar H-10

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan mulai melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau…

Minggu, 19 November 2017 14:02

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

TANJUNG SELOR – Isu adanya kandungan daging tikus pada bakso di Nunukan, masih ramai diperbincangkan…

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

Sabtu, 18 November 2017 12:45

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

TANJUNG SELOR – Peserta seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang telah lolos seleksi kompetensi…

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

Ramp Check Digelar H-10

Pelanggar Lalu Lintas Meningkat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .