MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23
Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

Tes CPNS Pemprov Kaltara

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemprov Kaltara yang digelar sejak 11 Oktober lalu. Salah satunya, peserta yang gagal mencapai passing grade karena mengganti jawaban.

Seperti salah seorang peserta yang telah mendapat nilai tes intelegensia umum (TIU) 90 poin, namun turun menjadi 40 lantaran mengoreksi jawabannya di sisa waktu berakhirnya tes. Peserta tersebut pun dianggap gugur, meski nilai lainnya mencapai passing grade atau nilai ambang batas.

Denny Prayudi, Kasubbag Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, juga mengaku dirinya banyak melihat peserta yang meraih nilai sudah mencapai passing grade. Tapi, di akhir ujian nilainya malah anjlok dan tidak mencapai passing grade.

Itu, kata dia, bisa jadi karena peserta yang sudah selesai mengerjakan soal kemudian mengulangi dari awal untuk mengecek jawabannya. Bisa jadi karena peserta tersebut ragu dengan jawaban awalnya sehingga diulang lagi. Tapi, setelah diulang justru membuat nilainya turun.

“Sering sekali itu terjadi. Bahkan, penonton yang melihat juga menyoraki, karena sudah lolos awalnya, tapi malah merosot tidak mencapai passing grade. Ya, mungkin itu namanya bukan rezeki,” ujarnya, Kamis (19/10).

Kesalahan seperti itu, lanjutnya, sebenarnya tidak perlu dilakukan oleh peserta. Namun, hal itu juga tergantung dari peserta yang bersangkutan. Karena biasanya peserta merasa ragu dengan jawaban awal atau merasa dengan menjawab lagi nilainya bisa lebih tinggi.

“Tapi malah anjlok. Ya, belum berjodoh dengan Kaltara,” imbuhnya.

Hingga hari ke-9, kemarin, sampai sesi keempat tercatat 909 peserta sudah lolos SKD atau nilainya mencapai passing grade. Jumlah kehadiran peserta juga masih sama seperti hari-hari sebelumnya yang tidak pernah hadir 100 persen.

Selain itu, pencapaian nilai tertinggi juga belum ada yang melewati nilai 418 untuk S-1 yang diraih Ramadansyah peserta dengan nomor 840011300008056. Dan, untuk D-3 nilai tertinggi masih diraih Ani Pissa Kusworo peserta dengan nomor 84001220000772 yang meraih 410 poin.

Sebelumnya, Kepala BKD Kaltara M Ishak menyatakan untuk SKB, yang akan lolos hanya kelipatan tiga setiap formasi. Dia mencontohkan, jika satu formasi dengan kuota tiga orang, maka yang akan ikut SKB hanya sembilan orang, meskipun yang lolos SKD ada 10 orang.

“Karena formasinya ada sekitar 500, jadi yang lolos untuk SKB sekitar 1.500 orang. Nanti akan diseleksi lagi dari hasil SKD ini,” terangnya. (rus/fen)

 

Hasil Tes SKD CPNS Kaltara hingga 19 Oktober 2017

No.

Tanggal

Kehadiran

Jumlah Peserta Lulus

Hadir

Tidak Hadir

Lulus

Tidak Lulus

1

11 Oktober 2017

570

30

133

467

2

12 Oktober 2017

588

12

137

463

3

13 Oktober 2017

485 *)

15 *)

75 *)

425 *)

4

14 Oktober 2017

580

20

97

503

5

15 Oktober 2017

588

12

93

507

6

16 Oktober 2017

583

17

91

509

7

17 Oktober 2017

574

26

112

488

8

18 Oktober 2017

585

15

102

498

9

19 Oktober 2017

384**)

16**)

69**)

331**)

Total

4.937

163

909

4.191

 

Keterangan:

*) Hari Jumat hanya lima sesi (500 peserta)

**) Hasil sampai sesi keempat

Nilai Tertinggi S1: Ramadhansyah (840011300008056) 418 poin

Nilai Tertinggi D3: Ani Pissa Kusworo (84001220000772) 410 poin


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:53

Minta DPU Lakukan Investigasi, Syarwani: Pelaku Harus Tanggung Jawab

TANJUNG SELOR – Rusaknya dinding penahan air atau turap di Selimau, Tanjung Selor karena ditabrak…

Selasa, 21 November 2017 13:28

Isu Bakso Daging Tikus Berdampak ke Bulungan

TANJUNG SELOR – Merebaknya isu bakso yang terindikasi spesies tikus di Kabupaten Nunukan, berdampak…

Selasa, 21 November 2017 13:25

Panwaslu Tak Persoalkan Status

TANJUNG SELOR – Anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Bulungan resmi dilantik,…

Senin, 20 November 2017 12:42

Turap Selimau Babak Belur, Lagi-Lagi Dihajar Kapal Barang

TANJUNG SELOR – Kondisi dinding penahan air atau turap di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur,…

Senin, 20 November 2017 12:27

Proses Pemulihan Raisal Butuh Waktu Lama

TANJUNG SELOR – Pemulihan luka bakar Raisal, bocah 5 tahun asal Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung…

Minggu, 19 November 2017 14:12

Ramp Check Digelar H-10

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan mulai melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau…

Minggu, 19 November 2017 14:02

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

TANJUNG SELOR – Isu adanya kandungan daging tikus pada bakso di Nunukan, masih ramai diperbincangkan…

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Jumat, 17 November 2017 13:14

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

TANJUNG SELOR – Semangat anak-anak Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan menempuh…

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

Ramp Check Digelar H-10

Pelanggar Lalu Lintas Meningkat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .