MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23
Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

Tes CPNS Pemprov Kaltara

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS Pemprov Kaltara yang digelar sejak 11 Oktober lalu. Salah satunya, peserta yang gagal mencapai passing grade karena mengganti jawaban.

Seperti salah seorang peserta yang telah mendapat nilai tes intelegensia umum (TIU) 90 poin, namun turun menjadi 40 lantaran mengoreksi jawabannya di sisa waktu berakhirnya tes. Peserta tersebut pun dianggap gugur, meski nilai lainnya mencapai passing grade atau nilai ambang batas.

Denny Prayudi, Kasubbag Pengadaan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, juga mengaku dirinya banyak melihat peserta yang meraih nilai sudah mencapai passing grade. Tapi, di akhir ujian nilainya malah anjlok dan tidak mencapai passing grade.

Itu, kata dia, bisa jadi karena peserta yang sudah selesai mengerjakan soal kemudian mengulangi dari awal untuk mengecek jawabannya. Bisa jadi karena peserta tersebut ragu dengan jawaban awalnya sehingga diulang lagi. Tapi, setelah diulang justru membuat nilainya turun.

“Sering sekali itu terjadi. Bahkan, penonton yang melihat juga menyoraki, karena sudah lolos awalnya, tapi malah merosot tidak mencapai passing grade. Ya, mungkin itu namanya bukan rezeki,” ujarnya, Kamis (19/10).

Kesalahan seperti itu, lanjutnya, sebenarnya tidak perlu dilakukan oleh peserta. Namun, hal itu juga tergantung dari peserta yang bersangkutan. Karena biasanya peserta merasa ragu dengan jawaban awal atau merasa dengan menjawab lagi nilainya bisa lebih tinggi.

“Tapi malah anjlok. Ya, belum berjodoh dengan Kaltara,” imbuhnya.

Hingga hari ke-9, kemarin, sampai sesi keempat tercatat 909 peserta sudah lolos SKD atau nilainya mencapai passing grade. Jumlah kehadiran peserta juga masih sama seperti hari-hari sebelumnya yang tidak pernah hadir 100 persen.

Selain itu, pencapaian nilai tertinggi juga belum ada yang melewati nilai 418 untuk S-1 yang diraih Ramadansyah peserta dengan nomor 840011300008056. Dan, untuk D-3 nilai tertinggi masih diraih Ani Pissa Kusworo peserta dengan nomor 84001220000772 yang meraih 410 poin.

Sebelumnya, Kepala BKD Kaltara M Ishak menyatakan untuk SKB, yang akan lolos hanya kelipatan tiga setiap formasi. Dia mencontohkan, jika satu formasi dengan kuota tiga orang, maka yang akan ikut SKB hanya sembilan orang, meskipun yang lolos SKD ada 10 orang.

“Karena formasinya ada sekitar 500, jadi yang lolos untuk SKB sekitar 1.500 orang. Nanti akan diseleksi lagi dari hasil SKD ini,” terangnya. (rus/fen)

 

Hasil Tes SKD CPNS Kaltara hingga 19 Oktober 2017

No.

Tanggal

Kehadiran

Jumlah Peserta Lulus

Hadir

Tidak Hadir

Lulus

Tidak Lulus

1

11 Oktober 2017

570

30

133

467

2

12 Oktober 2017

588

12

137

463

3

13 Oktober 2017

485 *)

15 *)

75 *)

425 *)

4

14 Oktober 2017

580

20

97

503

5

15 Oktober 2017

588

12

93

507

6

16 Oktober 2017

583

17

91

509

7

17 Oktober 2017

574

26

112

488

8

18 Oktober 2017

585

15

102

498

9

19 Oktober 2017

384**)

16**)

69**)

331**)

Total

4.937

163

909

4.191

 

Keterangan:

*) Hari Jumat hanya lima sesi (500 peserta)

**) Hasil sampai sesi keempat

Nilai Tertinggi S1: Ramadhansyah (840011300008056) 418 poin

Nilai Tertinggi D3: Ani Pissa Kusworo (84001220000772) 410 poin


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 14:38

Albothyl Resmi Dilarang, Penarikan Di-deadline Sebulan

TANJUNG SELOR - Albothyl kini resmi dilarang dijual karena pembekuan izin edar obat yang mengandung…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:43

Ambulans Air Siap Layani Pasien Emergency

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Utara saat ini sudah memiliki speedboat yang…

Jumat, 23 Februari 2018 14:15

Kasus Dugaan Keracunan Kemungkinan Dihentikan

TARAKAN – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda telah mengeluarkan hasil uji laboratorium…

Jumat, 23 Februari 2018 14:12

Terkait Dugaan Pencemaran Sungai, Warga Disarankan Tidak Sebar di Medsos

TANJUNG SELOR – Kondisi perairan di Bulungan yang diduga tercemar limbah mulai dikeluhkan oleh…

Jumat, 23 Februari 2018 14:10

Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu Kejagung

TANJUNG SELOR – Arman Suyuti alias Bang Toyib (38), telah menyandang status terpidana mati berdasarkan…

Kamis, 22 Februari 2018 12:58

Potensi Listrik EBT Kaltara Capai 18.180 MW

TANJUNG SELOR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara diberikan waktu selama dua…

Kamis, 22 Februari 2018 12:53

Mau Bebas Blank Spot..?? Kaltara Butuh 284 BTS

TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara mengusulkan pembangunan…

Kamis, 22 Februari 2018 12:49

64 Lokasi Bakal Dialiri Listrik PLN

TANJUNG SELOR – Penyediaan kebutuhan listrik untuk masyarakat di Kaltara, khususnya di daerah…

Rabu, 21 Februari 2018 13:59

Mahasiswa Desak Revisi UU MD3, Buruh Tuntut Gaji Sesuai UMK

TANJUNG SELOR – Disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 mendapat reaksi dari…

Rabu, 21 Februari 2018 13:52

Wujudkan Transparansi Pemerintahan

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar organisasi perangkat daerah berinovasi,…

Banjir Rendam Dua Desa

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu Kejagung

64 Lokasi Bakal Dialiri Listrik PLN

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

Ambulans Air Siap Layani Pasien Emergency

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .