MANAGED BY:
SENIN
24 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 19 Oktober 2017 11:54
YESSS...!! Awal 2018, PLTA Kayan I Dimulai Dibangun

Badan Pengelola dan Rencana Iduk KIPI Tunggu Kemenperin

PERCEPATAN INVESTASI: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menjelaskan progres investasi pada rapat lanjutan percepatan investasi di Kemenko Kemaritiman, Rabu (18/10).

PROKAL.CO, JAKARTA – Menindaklanjuti pertemuan sebelumnya, sebagai upaya percepatan investasi di Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (18/10) siang, digelar rapat membahas khusus tentang progres investasi di Kaltara.

 Pertemuan yang dipimpin Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Ridwan Djamaluddin mewakili Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman) Luhut B Panjaitan yang memiliki agenda rapat di Istana Negara, itu dihadiri oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie.

 Selain jajaran Pemprov Kaltara, termasuk Bupati Bulungan H Sudjati hadir dalam pertemuan tersebut. Beberapa investor yang berencana melakukan investasi di Kaltara juga tampak hadir. Di antaranya dari PT Kayan Hidro Energi (KHE), Dragon Land Group, Serawak Energy, Hyundai, Tsingshan.

 Gubernur mengungkapkan, banyak hal penting terpapar dalam rapat tersebut. Utamanya, dalam progres pembangunan PLTA di Kaltara. “Kenapa kita lebih mempertegas pembahasan soal PLTA tadi? Karena listrik itulah jadi kuncinya. Kalau PLTA-nya sudah jalan, insya Allah investasi lainnya akan jalan dengan baik. Jadi, sekali lagi listrik di kunci utamanya,” ulas Irianto.

Dalam hal pembangunan PLTA, utamanya PLTA di Sungai Kayan yang progresnya sudah sampai pada tingkat pembangunan konstruksi bendungan. Gubernur mengatakan, pihak investor, yakni PT KHE yang bekerja sama dengan beberapa perusahaan dari Tiongkok sudah siap memulai. Hanya saja, hingga kini masih terhambat dengan izin bendungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Seluruh perizinan, desain dan persiapan-persiapan lainnya sudah semua. Tinggal izin keamanan bendungan dari Kementerian PUPR saja yang belum. Kalau itu keluar, insya Allah awal 2018 bisa dilakukan. Karena distribusi peralatan dan lain-lain, paling tidak bulan Maret start,” ungkapnya.

Gubernur mengatakan, permintaan dipercepatnya pembangunan PLTA telah disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kaltara pada 5 hingga 6 Oktober lalu. Presiden, kata Gubernur, juga menginginkan pembangunan PLTA bisa dimulai awal 2018 nanti.

Selain percepatan pembangunan PLTA, dalam pertemuan tersebut juga dipertegas mengenai rencana induk Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi. Terkait rencana induk KIPI, Gubernur menegaskan, sejak 2015 Pemprov Kaltara sudah menyelesaikan penyusunan rencana induk kawasan industri tersebut.  Namun demikian rencana induk ini masih bisa direview, menyesuaikan dengan perkembangan dan kondisi sekarang.

“Untuk kekuatan hukumnya, rencana induk tinggal menunggu penetapan dari Kementerian Perindustrian,” ujar Gubernur.
Hal lainnya, yang juga perlu dipercepat, adalah Pembentukan Badan Pengelola Kawasan Industri. Badan pengelola dan rencana induk, dinilai sangat penting, karena berkaitan untuk mengatur dan memfasilitasi para investor yang akan berinvestasi di kawasan industri tersebut.

“(Badan pengelola, Red) Ini masih kita koordinasikan terus dengan Kementerian Perindustrian juga. Kalau misalkan Gubernur bisa berwenang membentuk, mungkin tidak perlu waktu lama-lama sudah kita bentuk,” ungkapnya.

Gubernur menambahkan, siapa pun yang menjadi badan pengelola nanti. Baik itu swasta, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ataupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), diharapkan yang profesional, berpengalaman, dan memiliki kemampuan untuk mengelola.

Di tempat yang sama, Deputi III Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Kemaritiman Ridwan Djamaluddin mengatakan, pihaknya akan segera mengkoordinasikan dengan kementerian terkait, melalui direktur jenderal (Dirjen) yang membidangi untuk mempercepat tiga hal yang diperlukan mendesak tersebut.

“Resume rapat ini akan saya laporkan ke Pak Menko (Luhut B Panjaitan). Kemudian soal izin bendungan, minggu depan saya komunikasikan dengan Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR. Begitu juga mengenai badan pengelola dan master plan, kita koordinasikan dengan Kementerian Perindustrian. Mudah-mudahan dalam seminggu-dua minggu ini, sudah bisa beres semua,” ungkap Ridwan.

Sama seperti yang diharapkan Irianto, dari Kemenko Kemaritiman juga menginginkan adanya percepatan pembangunan PLTA. “Kita sama, menginginkan kerja cepat. Pak Menko dalam rapat-rapat sebelumnya juga menyampaikan hal itu. Harapan kita, mudah-mudahan tetap sesuai target, awal 2018 bisa dimulai,” jelasnya.

Sementara itu, dalam rapat kemarin juga disampaikan paparan dari beberapa investor yang berniat investasi di Kaltara. Di antaranya dari Hyundai dan Serawak Energy yang sama-sama akan membangun PLTA di daerah Malinau. Kemudian dari Dragon Land Co. Ltd dari Korea Selatan (Korsel) yang akan membangun beberapa proyek di Kaltara. Yaitu pembangunan pelabuhan, power plant atau PLTU, bandara, serta industri terintegrasi.

Selain investor tersebut, beberapa perusahaan lain juga serius berinvestasi di Kaltara. Dari dalam negeri, ada PT Inalum (persero) yang akan membangun industri alumina di KIPI. Kemudian Tsingshan, dari Cina yang akan membangun industri stainless steel, Honghua group, serta Albasam yang akan membangun kilang minyak .(hs)

 

PERUSAHAAN YANG HADIR DALAM RAPAT DI KEMENKO KEMARITIMAN :

1. Dragon Land Co. Ltd, asal Korea Selatan

2. PT Kayan Hidro Energi (KHE) bersama konsorsiumnya dari RRT yang akan membangun PLTA Sungai Kayan. Yaitu, China Construction, Shanghai Electric, dan China Cocoba.

3. Hyundai Construction, asal Korea Selatan

4. Serawak Energy Benhad, dari Malaysia

5. Tsingtshan, asal RRT

6. PT Wijaya Karya (WIKA) Persero


BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 15:47

105 PLD Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas

TARAKAN – Sebagai upaya meningkatkan kemampuan menjalankan tugas dan fungsi pendamping lokal desa…

Selasa, 18 September 2018 15:41

Disperindagkop Beri Pelatihan ke Pengurus Koperasi Sekolah

TANJUNG SELOR – Untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas koperasi sekolah, Dinas Perindustrian,…

Selasa, 18 September 2018 15:40

Pemerintah Siapkan Rp 638 M untuk Jalan Perbatasan

JAKARTA – Melalui komunikasi yang intensif dengan pemerintah pusat, Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 18 September 2018 15:35

Peringatan Harhubnas Jadi Momentum Mawas Diri

TANJUNG SELOR – Pemperingatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2018 yang jatuh pada 17 September,…

Senin, 17 September 2018 17:43

Kontingen PMI Ikuti TKR

TARAKAN – Sebanyak 43 kontingen Palang Merah Indonesia (PMI) Kaltara diberangkatkan untuk mengikuti…

Senin, 17 September 2018 17:41

Pengobatan Dokter Spesialis Gratis Digelar

JAKARTA – Pemberian pelayanan kesehatan dengan sistem “jemput bola” melalui program…

Senin, 17 September 2018 17:39

Angka Pengangguran Turun, TPAK Kaltara di Atas Nasional

JAKARTA – Ketersediaan dan partisipasi tenaga kerja di Kaltara terus mengalami peningkatan. Itu…

Senin, 17 September 2018 17:37

Kaltara Dapat Kuota 1.397 Formasi

TANJUNG SELOR – Kabar yang ditunggu-tunggu masyarakat terkait adanya penerimaan calon pegawai…

Senin, 17 September 2018 17:35

ANC untuk Deteksi Dini

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara menggelar kegiatan orientasi bidan dalam pelayanan…

Kamis, 13 September 2018 16:31

Pemprov Apresiasi Kerja Keras PKK Kaltara

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara berterima kasih kepada Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .