MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 19 Oktober 2017 11:14
Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu
TERBAKAR: Material yang terpasang di mesin PLTD terbakar sehingga mengakibatkan pemadaman listrik di ibu kota Kaltara sejak Selasa (17/10) malam.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kesabaran warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara) sedang diuji. Sebab, beberapa hari belakangan ini jaringan internet maupun telepon seluler salah satu provider selalu mengalami gangguan.

Selain itu, Sela

sa (17/10) malam, di sebagian wilayah Tanjung Selor pun gelap gulita akibat padamnya listrik dengan durasi yang cukup lama. Bahkan, Rabu (18/10), pemadaman kembali berlanjut. Catatan media ini, kemarin, terjadi 4 kali pemadaman.

Manager PLN Rayon Tanjung Selor Agus Sido Rahayu mengaku pemadaman listrik akibat terbakarnya dua unit panel mesin PT Makro. Karena itu, kata dia, sempat terjadi pemadaman total.

“Sempat nyala 20 menit, karena saat terbakar panel mesin itu langsung dilakukan langkah recovery beban dimasukkan agar sistem kembali normal,” ujarnya, kemarin.

Sedangkan pemadaman listrik yang kedua kalinya, lanjutnya, akibat panel incoming mesin Sewa Tamma dan mesin PLTD ikut terbakar. Akibat, kata dia, beberapa jalur terjadi pemadaman seperti di sepanjang Jalan Kolonel Soetadji-Kampung Arab, Tanjung Palas, Salimbatu dan Desa Pimping. Namun, untuk jalur di Jalan Durian, tepatnya Laboratorium CAT Pemprov Kaltara tak dipadamkan, karena adanya tes CPNS.

“Material yang terbakar akan diganti baru dan saat ini masih proses pemesanan. Panel incoming itu sebagai penghubung untuk daya listrik ke mesin Sewa Tamma dan PLTD. Ketika listrik menyala, karena pengalihan daya listrik ke PLTU,” terangnya.

Namun, pemadaman sejak Selasa malam hingga kemarin sore, membuat kesal warga. Ayu, misalnya. Perempuan yang sedang mempersiapkan diri mengiktui tes CPNS Pemprov Kaltara ini, mengaku terganggu dengan adanya pemadaman dengan durasi waktu yang cukup lama.

“Kalau sudah padam listrik bagaimana bisa belajar. Tidak mungkin belajar dalam kondisi gelap dan panas, karena tidak bisa nyalakan kipas angin,” kesalnya.

Pemadaman listrik diakuinya sudah sering terjadi dalam beberapa hari ini. Ini harus menjadi penanganan serius pihak PLN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Senada diungkapkan warga lainnya, Hasma yang merasa terganggu dengan pemadaman listrik. Apalagi pemadaman listrik ini dinilainya dapat mengakibatkan kerusakan alat-alat elektronik.

“Pemadaman listrik terjadi beberapa kali dalam sehari ini. Bisa-bisa alat elektronik rusak, karena kondisi aliran listrik yang kerap nyala, terus sebentar lagi padam,” ketusnya.

KPU Bulungan yang sedang menerima pendaftaran partai politik, juga terkena imbas padamnya listrik pada Selasa malam. Pasalnya, mengganggu proses memasukkan data partai politik yang menyerahkan dokumen persyaratan peserta Pemilu 2019. Apalagi, kemarin malam merupakan batas akhir penyerahan berkas.

Pantauan media ini saat berada di Kantor KPU Bulungan, sejumlah komisioner KPU terpaksa duduk lesehan di teras secretariat, karena listrik padam. Namun, akhirnya komisioner KPU Bulungan memutuskan untuk pindah sementara ke KPU Kaltara di Jalan Sengkawit agar proses memasukkan data partai politik bisa dilakukan. (uno/fen)


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 14:38

Albothyl Resmi Dilarang, Penarikan Di-deadline Sebulan

TANJUNG SELOR - Albothyl kini resmi dilarang dijual karena pembekuan izin edar obat yang mengandung…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:43

Ambulans Air Siap Layani Pasien Emergency

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Diskes) Kalimantan Utara saat ini sudah memiliki speedboat yang…

Jumat, 23 Februari 2018 14:15

Kasus Dugaan Keracunan Kemungkinan Dihentikan

TARAKAN – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda telah mengeluarkan hasil uji laboratorium…

Jumat, 23 Februari 2018 14:12

Terkait Dugaan Pencemaran Sungai, Warga Disarankan Tidak Sebar di Medsos

TANJUNG SELOR – Kondisi perairan di Bulungan yang diduga tercemar limbah mulai dikeluhkan oleh…

Jumat, 23 Februari 2018 14:10

Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu Kejagung

TANJUNG SELOR – Arman Suyuti alias Bang Toyib (38), telah menyandang status terpidana mati berdasarkan…

Kamis, 22 Februari 2018 12:53

Mau Bebas Blank Spot..?? Kaltara Butuh 284 BTS

TANJUNG SELOR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara mengusulkan pembangunan…

Rabu, 21 Februari 2018 13:59

Mahasiswa Desak Revisi UU MD3, Buruh Tuntut Gaji Sesuai UMK

TANJUNG SELOR – Disahkannya Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD atau UU MD3 mendapat reaksi dari…

Rabu, 21 Februari 2018 13:52

Wujudkan Transparansi Pemerintahan

TANJUNG SELOR – Penekanan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie agar organisasi perangkat daerah berinovasi,…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Banjir Rendam Dua Desa

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

Eksekusi Mati Bang Toyib Tunggu Kejagung

64 Lokasi Bakal Dialiri Listrik PLN

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

Ambulans Air Siap Layani Pasien Emergency

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .