MANAGED BY:
SENIN
25 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 17 Oktober 2017 14:15
31 Oktober Kartu SIM Wajib Daftar Ulang Pakai KTP dan KK
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mengeluarkan peraturan Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi pada 5 September lalu.

Salah satu amanat peraturan itu adalah kewajiban seluruh pengguna layanan seluler Indonesia untuk mendaftarkan lagi kartu Subscriber Identity Module (SIM)-nya untuk divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan KK. Daftar ulang kartu SIM itu dilakukan mulai 31 Oktober 2017.

Terkait hal ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara mengaku siap menjalankan amanat peraturan tersebut. “Tujuan dari peraturan itu di antaranya untuk meningkatkan perlindungan hak pelanggan jasa telekomunikasi. Dan, karena ini kebijakan dari Kemenkominfo, tentunya kami siap menjalankan apa yang diperintahkan tersebut, sesuai kewenangan yang diberikan,” kata Syahrullah Mursalim, Kepala Diskominfo Kaltara, Senin (16/10).

Diskominfo Kaltara sendiri akan mensosialisasikan peraturan tersebut kepada masyarakat melalui media publikasi yang ada. Sebab, di dalam peraturan itu juga ada dampak atau sanksi yang diberikan kepada pemilik kartu SIM apabila tidak melakukan registrasi ulang. Yang paling tegas adalah kartu SIM diblokir permanen.

“Yang jelas, ada tahapan atau semacam peringatan yang diberikan kepada pemilik kartu SIM apabila tidak mendaftar ulang dalam masa registrasi yang dijadwalkan oleh Kemenkominfo. Tahapannya untuk 30 hari pertama, pemblokiran panggilan keluar dan SMS (short message service) keluar. Lalu, 15 hari berikutnya pemblokiran panggilan masuk dan SMS masuk. Dan, 15 hari berikutnya pemblokiran layanan data atau internet,” papar Syahrullah.

Diskominfo sangat mendukung. Sebab, mampu mencegah terbitnya berita-berita hoax dan terjadinya hal-hal yang bersifat penipuan secara elektronik. “Untuk itu, jangan asal memasukkan biodata beserta NIK saat registrasi kartu. Informasi NIK di KTP dan KK harus benar agar validasinya sesuai dengan database Ditjen (Direktorat Jenderal) Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),” ungkap Syahrullah.

Dijelaskan Syahrullah, sesuai peraturan itu untuk mendaftar ulang kartu SIM bagi yang belum memiliki KTP-el, NIK resmi bisa dilihat pada KK. “1 NIK berlaku untuk 3 nomor kartu SIM. Tapi, jika memiliki kartu SIM ke-4 dan seterusnya, registrasi harus dilakukan di gerai masing-masing operator seluler,” papar Syahrullah.

Sementara, untuk pendaftaran kartu SIM untuk Warga Negara Asing dilakukan di gerai dengan membawa paspor atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). “Apabila registrasi gagal, walau data NIK dan KK benar, pelanggan wajib membuat surat pernyataan sesuai yang terlampir dalam PM Kominfo No. 14/2017,” ujar Syahrullah.

Adapun cara melakukan registrasi kartu SIM, untuk pelanggan lama, baik Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, atau Smartfren kirim SMS ke 4444 dengan format : ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). Sementara untuk pengguna baru Tri, Smartfren, dan Indosat, pendaftaran bisa dilakukan dengan mengirim SMS dengan format: (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). Pelanggan baru XL mesti mengirim SMS dengan format: DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). Sedangkan pelanggan baru Telkomsel mengirim SMS dengan format: REG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). (humas)


BACA JUGA

Selasa, 12 Juni 2018 15:25

Tol Laut Kaltara Dikelola ASDP

TANJUNG SELOR – Sejak April lalu, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut (Hubla) telah…

Selasa, 12 Juni 2018 15:24

Desain Konstruksi PLTA Kayan Tinggal Pleno

TANJUNG SELOR – Sampai saat ini, sudah 7 perizinan dikantongi PT Kayan Hydro Energi (KHE) dalam…

Selasa, 12 Juni 2018 15:22
Perundingan OPB Indonesia-Malaysia Hampir Tuntas

Kemenko Polhukam Dukung Pembangunan PLBN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara Dr H Irianto Lambrie mengungkapkan Kementerian Koordinator…

Selasa, 12 Juni 2018 15:21

Bantuan Negara Pendonor Diumumkan Akhir Juni

TANJUNG SELOR – Masuknya Kalimantan Utara sebagai anggota Governor’s Climate and Forest (GCF) Task…

Jumat, 08 Juni 2018 15:25

Gubernur Beri Kesempatan kepada Pejabat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie selaku pejabat pembina kepegawaian menginstruksikan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:23

Peringati HLUN, PKK Berbagi dengan Lansia

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:22

Open House Gubernur, Wagub dan Sekprov Disatukan

TANJUNG SELOR – Seperti tahun sebelumnya, open house Lebaran Idulfitri Gubernur, Wakil Gubernur…

Jumat, 08 Juni 2018 15:20

Gubernur Ikuti Penguatan Kapasitas Pemimpin Indonesia

JAKARTA - Bersama sejumlah menteri kabinet kerja, pimpinan lembaga negara non kementerian, serta gubernur…

Jumat, 08 Juni 2018 15:18

DPKP-Biro Humpro Kampanyekan GCPL

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara menandatangani kerja sama…

Kamis, 07 Juni 2018 15:31

Pencairan THR Sudah 97 Persen

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13 dan tunjangan hari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .