MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Selasa, 17 Oktober 2017 14:15
31 Oktober Kartu SIM Wajib Daftar Ulang Pakai KTP dan KK
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mengeluarkan peraturan Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi pada 5 September lalu.

Salah satu amanat peraturan itu adalah kewajiban seluruh pengguna layanan seluler Indonesia untuk mendaftarkan lagi kartu Subscriber Identity Module (SIM)-nya untuk divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di KTP dan KK. Daftar ulang kartu SIM itu dilakukan mulai 31 Oktober 2017.

Terkait hal ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara mengaku siap menjalankan amanat peraturan tersebut. “Tujuan dari peraturan itu di antaranya untuk meningkatkan perlindungan hak pelanggan jasa telekomunikasi. Dan, karena ini kebijakan dari Kemenkominfo, tentunya kami siap menjalankan apa yang diperintahkan tersebut, sesuai kewenangan yang diberikan,” kata Syahrullah Mursalim, Kepala Diskominfo Kaltara, Senin (16/10).

Diskominfo Kaltara sendiri akan mensosialisasikan peraturan tersebut kepada masyarakat melalui media publikasi yang ada. Sebab, di dalam peraturan itu juga ada dampak atau sanksi yang diberikan kepada pemilik kartu SIM apabila tidak melakukan registrasi ulang. Yang paling tegas adalah kartu SIM diblokir permanen.

“Yang jelas, ada tahapan atau semacam peringatan yang diberikan kepada pemilik kartu SIM apabila tidak mendaftar ulang dalam masa registrasi yang dijadwalkan oleh Kemenkominfo. Tahapannya untuk 30 hari pertama, pemblokiran panggilan keluar dan SMS (short message service) keluar. Lalu, 15 hari berikutnya pemblokiran panggilan masuk dan SMS masuk. Dan, 15 hari berikutnya pemblokiran layanan data atau internet,” papar Syahrullah.

Diskominfo sangat mendukung. Sebab, mampu mencegah terbitnya berita-berita hoax dan terjadinya hal-hal yang bersifat penipuan secara elektronik. “Untuk itu, jangan asal memasukkan biodata beserta NIK saat registrasi kartu. Informasi NIK di KTP dan KK harus benar agar validasinya sesuai dengan database Ditjen (Direktorat Jenderal) Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),” ungkap Syahrullah.

Dijelaskan Syahrullah, sesuai peraturan itu untuk mendaftar ulang kartu SIM bagi yang belum memiliki KTP-el, NIK resmi bisa dilihat pada KK. “1 NIK berlaku untuk 3 nomor kartu SIM. Tapi, jika memiliki kartu SIM ke-4 dan seterusnya, registrasi harus dilakukan di gerai masing-masing operator seluler,” papar Syahrullah.

Sementara, untuk pendaftaran kartu SIM untuk Warga Negara Asing dilakukan di gerai dengan membawa paspor atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). “Apabila registrasi gagal, walau data NIK dan KK benar, pelanggan wajib membuat surat pernyataan sesuai yang terlampir dalam PM Kominfo No. 14/2017,” ujar Syahrullah.

Adapun cara melakukan registrasi kartu SIM, untuk pelanggan lama, baik Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, atau Smartfren kirim SMS ke 4444 dengan format : ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). Sementara untuk pengguna baru Tri, Smartfren, dan Indosat, pendaftaran bisa dilakukan dengan mengirim SMS dengan format: (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). Pelanggan baru XL mesti mengirim SMS dengan format: DAFTAR#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). Sedangkan pelanggan baru Telkomsel mengirim SMS dengan format: REG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK). (humas)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 13:30

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Kekayaan alam berupa hutan yang dimiliki Kalimantan Utara (Kaltara) tak hanya sebagai potensi ekonomis,…

Jumat, 17 November 2017 13:28

Pemprov Dukung Program Pelayanan Publik

JAKARTA – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun mewakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 17 November 2017 13:26

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur (Kaltim) atau Bankaltim, secara resmi…

Kamis, 16 November 2017 13:51

Promosi Potensi Kaltara di WIC

JAKARTA – Sebagai provinsi baru, Kaltara terus gencar mempromosikan potensi yang dimiliki. Termasuk…

Kamis, 16 November 2017 13:50

Gelar Workshop Menuju Kaltara Satu Data

TARAKAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara menggelar workshop statistik sektoral…

Kamis, 16 November 2017 13:49

Gubernur Minta OPD Genjot Realisasi Anggaran

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menekankan agar seluruh organisasi…

Kamis, 16 November 2017 13:48

Sebagai Heart of Borneo, Hutan Kaltara Curi Perhatian Dunia

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang memiliki kawasan hutan cukup luas, menjadi perhatian pada Konferensi…

Kamis, 16 November 2017 13:45

Percepat Realisasi KSP, Gelar Pelatihan GIS

TANJUNG SELOR – Sebagai upaya percepatan realisasi Kebijakan Satu Peta (KSP) di Kaltara, kemarin…

Rabu, 15 November 2017 15:59

Sinergikan Tata Kelola, Pemprov Gelar Rakor ULP

TANJUNG SELOR – Bertujuan untuk pembinaan sekaligus menyamakan persepsi dalam hal pengadaan barang…

Rabu, 15 November 2017 15:57

Kerja Sama Maskapai, Utamakan Misi Sosial

JAKARTA - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie optimistis dengan segenap sumber daya yang ada, Kaltara…

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

Minta Dukungan Dunia untuk Lestarikan Hutan Kaltara

Kerja Sama Maskapai, Utamakan Misi Sosial

Gubernur Minta OPD Genjot Realisasi Anggaran

Bantu Kembangkan Bawang dan Cabai

Bantu 1,8 Ton Bibit dan 15 Ton Pupuk

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Promosi Potensi Kaltara di WIC

Kelola Workshop PT LIM Jadi Sarana Praktik

Sebagai Heart of Borneo, Hutan Kaltara Curi Perhatian Dunia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .