MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Senin, 16 Oktober 2017 09:57
Minta Dukungan DOB, Gubernur Temui OSO
DOB: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berfoto bersama Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang di Rumdin Ketua DPD RI, Jumat (13/10).

PROKAL.CO, align="left">JAKARTA – Meski diketahui pemerintah sampai sekarang masih menutup keran untuk pembentukan daerah otonomi baru (DOB) melalui kebijakan moratorium, berbagai upaya tetap terus dilakukan untuk bisa mewujudkan terbentuknya 5 DOB di Kalimantan Utara (Kaltara).

Seperti yang dilakukan oleh Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie. Gerilya untuk menggalang dukungan mewujudkan harapan masyarakat atas terbentuknya DOB, terus dilakukan.

Salah satunya, bersilaturahmi di kediaman dinas Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO), Sabtu (14/10) lalu. “Dalam kesempatan yang baik ini saya meminta dukungan kepada Ketua DPD RI untuk menindaklanjuti penyampaian aspirasi usulan DOB di Kaltara,” kata Irianto.

Sebenarnya, ungkap Gubernur, aspirasi ini telah disampaikan pada audiensi dengan pimpinan DPD RI pada 19 September lalu. Namun, waktu itu Ketua DPD sedang berhalangan hadir dan tidak bisa ikut menemui. “Alhamdulillah, Pak Oesman memberikan respons yang positif. Bahkan secara khusus mengundang Gubernur Kaltara pada acara DPD RI dengan Presiden pada hari Jumat (20/10) nanti di DPD RI. Yang salah satunya kemungkinan besar juga membicarakan masalah DOB,” ungkapnya.

Seperti disampaikan sebelumnya, Gubernur kembali menegaskan selain tetap bersabar, juga meminta kepada kepala daerah, dewan presidium dan para tokoh di Kaltara yang kini sedang mengusulkan untuk menjadi DOB agar senantiasa menjaga kekompakan. Karena jika memungkinkan, pembentukan lima calon DOB di Kaltara akan diperjuangkan agar nantinya dapat terbentuk secara bersamaan dalam satu paket.

Sebelumnya, dengan didampingi ketua dan anggota DPRD, para kepala daerah, dan ketua presidium, Gubernur telah memimpin audensi dengan pimpinan DPD RI. Tujuan utama dalam audensi yang juga dihadiri oleh anggota DPR RI ini, adalah menyampaikan usulan 5 calon DOB dari Kaltara. Yaitu, calon Kota Sebatik, Tanjung Selor, Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya), Apau Kayan dan Krayan.

Gubernur menegaskan, usulan pemekaran wilayah atau pembentukan DOB di Kaltara bukan tanpa alasan. Dimana tujuan utamanya adalah untuk percepatan pembangunan, serta memudahkan pelayanan kepada masyarakat. “Dan yang lebih utama lagi adalah untuk menjaga kedaulatan negara, serta keamanan dan pertahanan. Karena sebagian besar dari daerah yang kita usulkan ini berada di perbatasan,” tegasnya.

Gubernur juga berharap, dalam masa moratorium DOB oleh pemerintah, ada pengecualian untuk pembentukan DOB di Kaltara. “Kami menginginkan ada pengecualian di Kaltara. Salah satu alasannya adalah untuk kepentingan kedaulatan negara, karena untuk percepatan pembangunan di perbatasan,” ulas Irianto.

Ditambahkan, selain dengan DPD RI, masih dalam kaitannya menyampaikan aspirasi masyarakat untuk terbentuknya DOB di Kaltara, Gubernur akan kembali memimpin audensi dengan DPR RI, melalui komisi II. “Saya juga akan menyampaikan izin dan meminta waktu untuk melakukan audensi seperti ini dengan bapak Mendagri (Menteri Dalam Negeri),” ucapnya.

Tak hanya itu, hal serupa atau audensi juga akan dilakukan dengan Wakil Presiden (Wapres) H Jusuf Kalla selaku ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). “Yang pasti, ikhtiar (usaha) untuk mewujudkan harapan masyarakat atas terbentuknya DOB di Kaltara, terus kita lakukan. Saya harap masyarakat bersabar, dan sama-sama berdoa, semoga keinginan ini bisa terwujud,” pungkasnya.(hum)


BACA JUGA

Rabu, 18 Juli 2018 15:22

O2SN dan FLS2N 2018 Kaltara Resmi Digelar

TARAKAN – Bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga dan seni bagi kalangan pelajar di Kalimantan…

Rabu, 18 Juli 2018 15:20

Akhir 2018 Kepesertaan JKN-KIS Ditarget 100 Persen

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kaltara menargetkan pada akhir 2018 ini, seluruh masyarakat…

Rabu, 18 Juli 2018 15:18

Alkes Tiga RS Pratama Ditarget Terpenuhi di 2019

TANJUNG SELOR – Peningkatan pelayanan kesehatan di daerah tertinggal, perbatasan dan kepulauan…

Selasa, 17 Juli 2018 15:49

Angkutan Udara dan Pangan Fokus Pengendalian Inflasi

TANJUNG SELOR – Tim Pemantau dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kaltara direkomendasikan untuk…

Selasa, 17 Juli 2018 15:47

Kualitas Layanan Perizinan Jadi Penekanan Gubernur

JAKARTA - Perbaikan layanan perizinan menjadi salah satu ekspektasi besar yang disampaikan Gubernur…

Selasa, 17 Juli 2018 15:45

75 Ribu Hektare Tambak Akan Dilegalkan

TANJUNG SELOR – Pemerintah melalui APBN 2018 mengalokasikan dana sebesar Rp 1,2 miliar untuk membantu…

Selasa, 17 Juli 2018 15:40

Pj Sekprov Harapkan Kemampuan ASN Meningkat

TANJUNG SELOR – Penjabat (Pj) Sekprov Kaltara H Syaiful Herman mengimbau kepada seluruh aparatur…

Senin, 16 Juli 2018 17:07

Harga Tiket Pesawat Dianggap Masih Wajar

TANJUNG SELOR – Harga tiket pesawat, khususnya di wilayah Kaltara masih dalam ambang batas dan…

Senin, 16 Juli 2018 17:06

Diskominfo Rencana Pengadaan Server Sendiri

UNTUK mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatnya kualitas…

Senin, 16 Juli 2018 17:03

Kaltara Belajar Pengembangan Smart City

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie melakukan pertemuan silaturahmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .