MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 16 Oktober 2017 09:47
Batas Wilayah Tak Masalah, DOB Tanjung Selor Hanya Kurang Syarat Kecamatan

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah menyatakan usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB), terlebih dahulu harus menyelesaikan batas wilayah.

Menyikapi itu, Ketua Presidium DOB Kota Tanjung Selor Achmad Djufrie mengatakan, dibandingkan usulan DOB lain di Kaltara, Tanjung Selor bisa dikatakan lebih mudah dalam hal penentuan batas wilayah.

Pasalnya, kata dia, ibu kota Kaltara ini tidak berbatasan dengan kabupaten lain, melainkan masih berada di dalam wilayah Bulungan. Selain itu, cakupan wilayahnya juga tidak terlalu luas.

Berbeda dengan usulan DOB lain yang wilayahnya berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia. Sehingga, penentuan batas wilayah harus benar-benar diklirkan.

“Batas wilayah kita (Tanjung Selor) kan masih dalam kawasan kabupaten induk, kecil saja. Kami ambil kota di tengah kabupaten induk, tidak berbatasan dengan daerah lain. Istilahnya, ambil dari rumah sendiri,” tuturnya kepada Bulungan Post, Ahad (15/10).

Justru menurutnya, yang masih menjadi masalah dalam usulan DOB Tanjung Selor adalah soal pemekaran kecamatan. Sebab, hingga kini baru dua kecamatan yang masih diproses, yakni Tanjung Selor Hulu dan Tanjung Selor Hilir. Masih kurang dua kecamatan lagi sebagai syarat menjadi kota.

“Untuk dua kecamatan lainnya di daerah Jelarai, Gunung Seriang, Kota Baru Mandiri (KBM) dan kecamatan berikutnya di daerah Apung sampai Sajau,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, juga harus dilakukan pemekaran desa dan kelurahan sebagai syarat menjadikan kecamatan. Setiap kecamatan nantinya terdiri dari beberapa desa dan kelurahan. “Itu yang masih perlu kami siapkan, karena ada yang baru tiga kelurahan, ada desa yang belum cukup sepuluh. Itu akan kami penuhi,” jelasnya.

“Secara global, syarat yang diminta Kementerian Dalam Negeri sudah kami penuhi secara politis, secara teknis masih ada beberapa kendala,” tambahnya.

Meski begitu, dia meminta pemerintah memberikan pengecualian terhadap DOB Kota Tanjung Selor, karena statusnya yang menjadi ibu kota Kaltara. Dikatakan, berdasarkan Pasal 7 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara, disebutkan bahwa Kaltara beribukota di Tanjung Selor.

“Tanjung selor itu mana, belum ada. Nah, itu yang kami minta pengecualianke pusat, karena kami menjalankan undang-undang. Beda dengan daerah lain yang belum ada undang-undangnya, setiap provinsi kan harus ada ibu kota. Ini juga merupakan tuntutan masyarakat agar Kaltara punya ibu kota dan Tanjung Selor ini termasuk kawasan strategis nasional (KSN),” urainya.

Achmad juga menegaskan secara teknis terkait batas wilayah untuk DOB Tanjung Selor tidak terlalu bermasalah. “Teknisnya bisa kita abaikan dulu, tapi kami minta surat sakti sebagai pengecualian berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang saya sampaikan,” pungkasnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:53

Minta DPU Lakukan Investigasi, Syarwani: Pelaku Harus Tanggung Jawab

TANJUNG SELOR – Rusaknya dinding penahan air atau turap di Selimau, Tanjung Selor karena ditabrak…

Selasa, 21 November 2017 13:28

Isu Bakso Daging Tikus Berdampak ke Bulungan

TANJUNG SELOR – Merebaknya isu bakso yang terindikasi spesies tikus di Kabupaten Nunukan, berdampak…

Selasa, 21 November 2017 13:25

Panwaslu Tak Persoalkan Status

TANJUNG SELOR – Anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Bulungan resmi dilantik,…

Senin, 20 November 2017 12:42

Turap Selimau Babak Belur, Lagi-Lagi Dihajar Kapal Barang

TANJUNG SELOR – Kondisi dinding penahan air atau turap di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur,…

Senin, 20 November 2017 12:27

Proses Pemulihan Raisal Butuh Waktu Lama

TANJUNG SELOR – Pemulihan luka bakar Raisal, bocah 5 tahun asal Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung…

Minggu, 19 November 2017 14:02

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

TANJUNG SELOR – Isu adanya kandungan daging tikus pada bakso di Nunukan, masih ramai diperbincangkan…

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

Sabtu, 18 November 2017 12:45

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

TANJUNG SELOR – Peserta seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang telah lolos seleksi kompetensi…

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

Ramp Check Digelar H-10

Pelanggar Lalu Lintas Meningkat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .