MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 16 Oktober 2017 09:47
Batas Wilayah Tak Masalah, DOB Tanjung Selor Hanya Kurang Syarat Kecamatan

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemerintah menyatakan usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB), terlebih dahulu harus menyelesaikan batas wilayah.

Menyikapi itu, Ketua Presidium DOB Kota Tanjung Selor Achmad Djufrie mengatakan, dibandingkan usulan DOB lain di Kaltara, Tanjung Selor bisa dikatakan lebih mudah dalam hal penentuan batas wilayah.

Pasalnya, kata dia, ibu kota Kaltara ini tidak berbatasan dengan kabupaten lain, melainkan masih berada di dalam wilayah Bulungan. Selain itu, cakupan wilayahnya juga tidak terlalu luas.

Berbeda dengan usulan DOB lain yang wilayahnya berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia. Sehingga, penentuan batas wilayah harus benar-benar diklirkan.

“Batas wilayah kita (Tanjung Selor) kan masih dalam kawasan kabupaten induk, kecil saja. Kami ambil kota di tengah kabupaten induk, tidak berbatasan dengan daerah lain. Istilahnya, ambil dari rumah sendiri,” tuturnya kepada Bulungan Post, Ahad (15/10).

Justru menurutnya, yang masih menjadi masalah dalam usulan DOB Tanjung Selor adalah soal pemekaran kecamatan. Sebab, hingga kini baru dua kecamatan yang masih diproses, yakni Tanjung Selor Hulu dan Tanjung Selor Hilir. Masih kurang dua kecamatan lagi sebagai syarat menjadi kota.

“Untuk dua kecamatan lainnya di daerah Jelarai, Gunung Seriang, Kota Baru Mandiri (KBM) dan kecamatan berikutnya di daerah Apung sampai Sajau,” sebutnya.

Selain itu, lanjutnya, juga harus dilakukan pemekaran desa dan kelurahan sebagai syarat menjadikan kecamatan. Setiap kecamatan nantinya terdiri dari beberapa desa dan kelurahan. “Itu yang masih perlu kami siapkan, karena ada yang baru tiga kelurahan, ada desa yang belum cukup sepuluh. Itu akan kami penuhi,” jelasnya.

“Secara global, syarat yang diminta Kementerian Dalam Negeri sudah kami penuhi secara politis, secara teknis masih ada beberapa kendala,” tambahnya.

Meski begitu, dia meminta pemerintah memberikan pengecualian terhadap DOB Kota Tanjung Selor, karena statusnya yang menjadi ibu kota Kaltara. Dikatakan, berdasarkan Pasal 7 Undang-undang Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara, disebutkan bahwa Kaltara beribukota di Tanjung Selor.

“Tanjung selor itu mana, belum ada. Nah, itu yang kami minta pengecualianke pusat, karena kami menjalankan undang-undang. Beda dengan daerah lain yang belum ada undang-undangnya, setiap provinsi kan harus ada ibu kota. Ini juga merupakan tuntutan masyarakat agar Kaltara punya ibu kota dan Tanjung Selor ini termasuk kawasan strategis nasional (KSN),” urainya.

Achmad juga menegaskan secara teknis terkait batas wilayah untuk DOB Tanjung Selor tidak terlalu bermasalah. “Teknisnya bisa kita abaikan dulu, tapi kami minta surat sakti sebagai pengecualian berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang saya sampaikan,” pungkasnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:59

Rela Antre demi Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Masyarakat di daerah perbatasan membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, terutama…

Jumat, 16 Februari 2018 12:53

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara menargetkan hasil tangkapan ikan nelayan…

Jumat, 16 Februari 2018 12:48

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara memiliki banyak potensi bencana alam. Berdasarkan pengamatan…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Banjir Rendam Dua Desa

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .