MANAGED BY:
SENIN
23 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Senin, 16 Oktober 2017 09:40
Tarakan 8, di Bulungan 7 Parpol
JELANG PENUTUPAN: KPU Tarakan menerima berkas dari pengurus Gerindra, Ahad (15/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Dari 18 partai politik (parpol) yang ada di sistem informasi partai politik (sipol), baru 8 parpol yang melengkapi persyaratan administrasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan hingga Ahad (15/10).

Informasi yang dihimpun Bulungan Post dari Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo, parpol yang telah menyerahkan formulir keanggotaannya tidak hanya dari partai lama saja. Namun, juga parpol baru. Di antaranya Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sedangkan partai lama di antaranya NasDem, PAN, PDIP, PKS, PPP dan Gerindra. “Sampai hari ini (Ahad, 15/10), dari 18 parpol yang di ada dalam sipol yang jumlah keanggotannya mencapai batas minimal, baru 8 parpol yang menyerahkan dan klir. Masih ada 10 parpol lagi,” ujar Teguh, kemarin.

Sebenarnya, lanjut dia, ada juga beberapa parpol yang telah memasukkan keanggotaan. Namun, karena terdapat selisih jumlah anggota partai yang ada pada sipol dengan yang diserahkan, pihaknya belum memberikan tanda terima hingga partai bersangkutan melakukan pemutakhiran data menyerahkan kembali berkas yang diminta.

“Salah satunya Partai Indonesia Kerja (PIKA),” sebutnya.

Dengan waktu tersisa pada hari ini, otomatis KPU Tarakan kerja keras menunggu parpol menyerahkan berkas persyaratan. KPU akan menunggu hingga tengah malam. “Sampai dengan saat ini aturannya begitu. Sampai dengan jam 12 malam,” tuturnya.

Menurutnya, sudah ada beberapa parpol yang mengonfirmasi akan menyerahkan berkas keanggotaan di hari terakhir seperti Demokrat dan Partai Berkarya.

Dijelaskan, berdasarkan aturan setiap parpol yang akan berpartisipasi pada pemilu 2019 mendatang harus mendaftarkan keanggotaan sesuai peraturan yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Kemudian, dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 11 Tahun 2017 dijabarkan bahwa setiap partai politik minimal memiliki anggota 1/1.000 dari jumlah penduduk, yang dibuktikan dengan kartu tanda anggota (KTA) dan fotokopi KTP. 

Berdasarkan data jumlah penduduk Tarakan yang diterbitkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 31 Juli 2017, ujar Teguh, jumlah penduduk Tarakan saat ini mencapai 221.802 jiwa. Berarti, setiap partai politik harus memiliki minimal 221 anggota untuk bisa mendaftarkan diri sebagai peserta pemilu.

Selanjutnya, setelah jadwal penyerahan ditutup, lanjutnya, berdasarkan PKPU 7/2017 tentang Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu 2019, akan masuk tahap verifikasi.

Hasil verifikasi nantinya akan disampaikan ke KPU Kaltara, kemudian dilanjutkan ke KPU RI. Ia memperkirakan Februari sudah bisa diketahui siapa saja partai politik yang akan lolos sebagai peserta pemilu pada 2019.

Terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Tarakan Tigor Nainggolan mengaku pihaknya baru akan menyerahkan pada hari terakhir. Bukan karena menemui kendala dalam mengumpulkan berkas anggota. Melainkan turunnya instruksi dari pimpinan pusat yang menginginkan dilakukan serentak pada pukul 10.00 Wita.

“Sebenarnya ini hari (Ahad, 15/10), tapi Jakarta menunda besok (hari ini) saja. Ada surat resminya,” ujarnya.

Dia memastikan Golkar Tarakan telah memenuhi syarat anggota yang diatur dalam PKPU. Bahkan, diyakininya melebihi jumlah minimal dari syarat 221 orang. Pihaknya mendaftarkan lebih dari 400 orang di seluruh kecamatan. Tigor pun optimistis partainya bisa lolos kembali sebagai peserta pemilu.

Sementara itu, parpol yang menyerahkan dokumen persyaratan pendaftaran ke KPU Bulungan hingga Ahad (15/10), hanya 7 parpol. Yakni, Perindo, PDI Perjuangan, NasDem, PSI, PAN, PKS dan PPP.

Ada empat parpol yang menyerahkan dokumen kemarin, yakni PKS, PPP, Gerindra dan Partai Golongan Karya (Golkar). Akan tetapi, hanya dua parpol yang dokumen persyaratannya diterima KPU Bulungan yaitu PKS dan PPP. Gerindra dan Golkar dikembalikan untuk melengkapi kekurangan jumlah keanggotaan yang tak sesuai Sipol.

Ketua DPC PPP Bulungan Masnur Anwar mengatakan, awalnya saat dilakukan pengecekan masih kurang satu orang. Jumlah keanggotaan PPP membutuhkan waktu 10 menit untuk melengkapi kekurangan tersebut.

“Daftar yang ada di Sipol jumlah keanggotaan 338 orang. Tapi saat kami serahkan dokumen masih kurang satu orang. Namun kami sudah penuhi,” ujarnya.

Menurutnya, proses pendaftaran dengan menggunakan apliasi Sipol tidak ada masalah. Justru aplikasi ini memudahkan elemen masyarakat untuk mengakses jumlah keanggotaan parpol yang akan jadi peserta pemilu pada 2019.

Sementara itu, keanggotaan Golkar setelah dicocokan dengan Sipol masih kurang 8 orang. Di Sipol tercatat 198 orang. “Syarat fisik yang kami serahkan ke KPU kurang di KTP elektronik sebanyak 8 orang. Kami optimis kekurangan itu bisa dilengkapi juga hari ini (kemarin) sehingga bisa langsung diserahkan besok,” ujar Ketua DPD Golkar Bulungan Syarwani.

Dia juga mengatakan, kekurangan itu untuk salinan surat keterangan yang tidak dilampirkan. Penggunaan surat keterangan ini dikarenakan blangko KTP elektronik di Bulungan tidak ada. Namun, pihaknya berupaya agar persyaratan bisa dilengkapi.

Ketua KPU Bulungan Erry Sonley mengatakan, jika masih ada kekurangan tetap KPU menerima pada saat ambang batas pendaftaran penyerahan dokumen persyaratan. Asalkan jumlah keanggotaan parpol melampaui batas ketentuan 129 orang.

“Kami mengacu pada surat edaran, yang menggugurkan PKPU sebelumnya terkait pelaksanaan pendaftaran verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu anggota DPR dan DPRD,” jelas Erry kepada media ini, Minggu (15/10).

Agar partai politik memahami surat edaran (surat edaran Nomor 580/PL.01.1-SD/03/KPU/X/2017). KPU sudah menyampaikannya. Tak menjadi masalah bila kekurangan jumlah keanggotaan tak sama persis dengan Sipol. Akan tetapi, dokumen persyaratan diterima jelang masa penutupan pendaftaran penyerahan dokumen.

“Sebagian parpol memilih untuk segera melengkapi kekurangan jumlah keanggotaan yang tak sesuai Sipol. Bila sudah lengkap maka kami menerima dokumen persyaratan parpol itu,” ungkapnya.

Apabila sampai berakhirnya waktu pendaftaran kekurangan jumlah salinan KTA dan KTP elektronik tidak dilengkapi. KPU Kabupaten/Kota dapat menerima salinan KTA dan KTP elektronik yang ada. Sepanjang telah melampaui jumlah minimum anggota partai politik yang wajib dipenuhi. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (1) huruf f Peraturan KPU Nomor 11 Tahun 2017 jo Pasal 177 huruf f Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. (mrs/uno/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Juli 2018 02:53

Lihat Orang Gila, Laporkan!

KEJADIAN seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Tarakan yang menjadi korban amukan orang gila di Samarinda,…

Sabtu, 21 Juli 2018 02:47

Grab Kantongi Restu Pemprov

TARAKAN – Di tengah aksi penolakan para sopir taksi konvensional terhadap kehadiran Grab. Manajemen…

Jumat, 20 Juli 2018 13:27

TTC Tempati Gedung Bappeda

TARAKAN -  Tarakan Trade Center (TTC) sudah didengungkan Pemerintah Kota Tarakan sejak tahun lalu.…

Jumat, 20 Juli 2018 13:25

Waspada Alur Lalu Lintas

JELANG Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang dilaksanakan…

Jumat, 20 Juli 2018 13:22

Jika MYC Dihentikan, Pemkot Melanggar Hukum

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan terancam melanggar hukum apabila tidak mampu menuntaskan proyek…

Kamis, 19 Juli 2018 15:17

TPA Aki Babu Overload

TARAKAN – Persoalan sampah tak kunjung tuntas. Selain karena program tak dijalankan, persoalan…

Kamis, 19 Juli 2018 02:02

Siapkan Produk Unggulan, Diharapkan Beri Dampak Ekonomi

TARAKAN – Selain mempersiapkan pelaksanaan, produk-produk lokal akan dipamerkan pada Rapat Kerja…

Kamis, 19 Juli 2018 01:59

Proyek MYC Dihambat Anggaran

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan era Sofian Raga dan Khaeruddin Arief Hidayat masih punya waktu,…

Rabu, 18 Juli 2018 14:53

Kotoran Burung “Hiasi” Islamic Center

TARAKAN – Jamaah yang menunaikan ibadah di Masjid Islamic Centre Baitul Izza Tarakan, komplain…

Rabu, 18 Juli 2018 14:34

Tiga Ribu Orang Hadiri Rakernas Apeksi

TARAKAN – Listik padam yang terjadi beberapa hari terakhir, membuat Pemerintah Kota Tarakan khawatir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .