MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Minggu, 15 Oktober 2017 13:30
Antrean Kendaraan Padati SPBU
TAK ADA PERUBAHAN: Antrean panjang kendaraan di SPBU Tanjung Selor masih menjadi pemandangan saban hari.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Antrean panjang kendaraan roda dua dan mobil di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Tanjung Selor, Bulungan, hampir tak berhenti saban hari.

Pantauan media ini, antrean kendaraan roda empat yang paling mendominasi. Baik kendaraan pribadi, maupun kendaraan angkutan barang dan orang. Antrean kendaraan roda dua, meski tidak terlalu panjang cukup memadati SPBU. Selain itu, dari dua SPBU tersebut, terlihat tidak semua mesin pengisi BBM dioperasikan.

Menurut Andri Setiawan (29), warga Jalan Padat karya Tanjung Selor, dirinya tidak mengetahui pasti kenapa terjadi antrean panjang di SPBU. Dia mengatakan, bisa jadi karena stok BBM sedang sedikit atau kosong. Dia mengaku hari sebelum-sebelumnya juga ingin mengisi di SPBU, namun tutup.

Pria yang bekerja di perusahaan swasta ini mengaku mengisi BBM ke SPBU agar mendapatkan volume lebih banyak dibandingkan mengisi di pengecer, meski harus mengantre. “Kalau mengisi di pengecer jelas harganya lebih mahal, ada yang menjual sampai Rp 10 ribu per botol,” ujarnya usai mengisi BBM di SPBU Sengkawit, Sabtu (14/10).

Dia berharap jika memang pasokan sedang terbatas, pihak terkait bisa segera mengambil tindakan. Pasalnya, dengan kondisi ini juga mengganggu aktivitas masyarakat. “Kalau bisa, jika kondisinya sedang ada antrean panjang, semua mesin pengisi BBM bisa dioperasikan. Jadi, antreannya tidak terlalu panjang,” imbuhnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Bulungan Hamri, juga mengaku tidak mengetahui kenapa dalam beberapa hari terakhir selalu terjadi antrean panjang. Padahal, saat ini sudah ada dua SPBU yang beroperasi. Dia pun mengharapkan pihak yang berwenang sebaiknya turun untuk mengecek permasalahan ini.

“Itu kan wewenangnya Dinas ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) provinsi (Kaltara). Perlu ditelusuri kenapa seperti itu,” tuturnya.

Dia pun mengatakan, masyarakat yang bisa dirugikan. Karena jika BBM terbatas, terpaksa harus membeli ke pengecer dengan harga lebih tinggi. “Ya, mau tidak mau kalau sulit didapat pasti dibeli (di pengecer), walau harganya lebih mahal,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:59

Rela Antre demi Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Masyarakat di daerah perbatasan membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, terutama…

Jumat, 16 Februari 2018 12:53

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara menargetkan hasil tangkapan ikan nelayan…

Jumat, 16 Februari 2018 12:48

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

TANJUNG SELOR – Wilayah Kalimantan Utara memiliki banyak potensi bencana alam. Berdasarkan pengamatan…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Banjir Rendam Dua Desa

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .