MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:43
Tren Vapor Menjangkit Kalangan Pelajar SMP
DARI FITTING LAMPU: Vapor rakitan yang disita BNN Tarakan dari kalangan pelajar, Jumat (13/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Orangtua siswa perlu lebih ekstra melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya. Pasalnya, baru-baru ini ditemukan sejumlah siswa yang menggunakan vape atau vapor rakitan.

Perbuatan tak terpuji itu ditemukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan terhadap sejumlah siswa di salah satu SMP negeri di Bumi Paguntaka.  Awalnya, BNN Tarakan mendapatkan laporan dari pihak sekolah.

Sebanyak 23 siswa di sekolah itu menggunakan vape rakitan yang dikhawatirkan sejenis bong atau alat isap sabu-sabu. “Kami terima laporannya pada Kamis  (12/10). Tapi karena sudah sore, makanya hari ini (Jumat, 13/10) baru kami mendatangi sekolah tersebut. Pihak sekolah mengkwatirkan kalau barang tersebut merupakan bong, makanya tim pemberantas mendatangi sekolah tersebut untuk lebih memastikan,” ujar Kepala BNN Tarakan Agus Surya Dewi, Jumat (13/10).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh BNN, alat yang diduga bong tersebut merupakan vapor rakitan yang terbuat dari fitting lampu. Tidak hanya itu, pihak BNN juga mendapat 1 botol kecil liquid vapor. 

Vapor dari fitting ini dibuat oleh para siswa tersebut. Tepat di atas fitting ada kapas yang digunakan untuk menaruh cairan liquid. Vapor rakitan tersebut digunakan dengan cara membakarnya menggunakan korek api.

Namun BNN Tarakan tidak menemukan indikasi penggunaan narkoba dalam kejadian ini, karena hasil tes urine menunjukkan negatif. Begitu juga dengan cairan yang digunaan untuk vape rakitan, tidak mengandung narkotika.

Dari pengakuan para siswa kepada petugas BNN Tarakan, mereka belajar membuat vapor rakitan ini dari teman-teman mereka yang putus sekolah. Dan, sudah digunakan selama dua minggu. Tidak hanya di sekolah, siswa juga menggunakannya di rumah.

“Mereka mengaku rasanya seperti rokok. Katanya, kalau rokok cepat habis dan kalau (vapor) ini lama. Mereka juga mengaku beli fitting lampu ini Rp 5 ribu, kalau liquid satu botol cairan mereka berbagi,” papar Dewi.

Dewi berpesan kepada sekolah dan orangtua untuk mengantisipasi hal serupa tidak terulang lagi. Untuk 23 siswa tersebut, pihaknya minta guru pembimbing sekolah agar dibimbing lagi.

“Kami juga mengimbau kepada sekolah yang lain untuk mengantisipasi hal ini. Kalau ada menemukan hal seperti ini untuk segera melaporan kepada kami, begitu juga dengan orangtua,” pintanya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:40

Tuntutan Warga Siap Dipenuhi

TARAKAN – Tuntutan warga agar perusahaan tambang batu bara yang telah mencemari sawah di Malinau…

Selasa, 21 November 2017 13:29

Tak Ada Kebijakan, MAF Bakal Hengkang

TARAKAN - Adanya keputusan Direktorat (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang menyatakan…

Senin, 20 November 2017 12:32

MAF Tak Boleh Pungut Biaya

TARAKAN – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan izin…

Senin, 20 November 2017 12:30

Istri Temukan Suami Tergantung

TARAKAN – AP (37), warga RT 03 Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat, ditemukan meninggal…

Sabtu, 18 November 2017 13:00

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan

TARAKAN – Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut Bea dan Cukai berhasil menahan sebuah kapal bermuatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:56

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

TARAKAN – Menjelang masuknya tahapan penyerahan berkas dukungan calon perseorangan atau independen…

Jumat, 17 November 2017 13:16

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – PT PLN Tarakan Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan menjamin tidak akan terjadi lagi pemadaman…

Jumat, 17 November 2017 13:01

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga

TARAKAN – Pelayanan pembuatan KTP elektronik atau KTP-el di Tarakan sampai saat ini dianggap warga…

Kamis, 16 November 2017 13:25

AA Belum Disanksi

PEGAWAI berinisial AA yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepengurusan administrasi kependudukan,…

Rabu, 15 November 2017 15:42

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

TARAKAN – Langkah istri Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Umi Suhartini untuk maju Pilwali Tarakan…

Anggaran Kurang, TPP Tertunda

Istri Temukan Suami Tergantung

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

AA Belum Disanksi

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

MAF Tak Boleh Pungut Biaya

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .