MANAGED BY:
SABTU
21 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 13 Oktober 2017 12:30
Elpiji 3 Kg Hilang di Pasaran
HILANG DI PASARAN: Sejak beberapa hari belakangan ini warga Tanjung Selor kesulitan memperoleh elpiji 3 kg.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kekosongan elpiji 3 kg kembali terjadi di Tanjung Selor, Bulungan. Sejak beberapa hari belakangan ini, warga kesulitan untuk memperoleh gas melon bersubsidi tersebut.

Pantauan media ini, Kamis (12/10), di sejumlah pangkalan maupun warung yang menjual elpiji 3 kg hanya terlihat tabung-tabung kosong. Sejumlah warga pun terpaksa beralih menggunakan kompor minyak tanah.

“Mau bagaimana lagi, gas kosong. Terpaksa menggunakan kompor minyak tanah,” ujar Samsinah, warga Jelarai kepada Bulungan Post.

Dia mengaku lebih mudah mendapatkan minyak tanah dibanding elpiji 3 kg. Bahkan, dia telah berkeliling Tanjung Selor untuk mencari elpiji 3 kg, namun tidak menemukan. “Semua penjual bilang kosong,” ujarnya.

Warga lainnya, Nur, juga mengaku sudah mencari ke beberapa tempat. Namun, sama dengan Samsinah, dirinya pun pulang dengan tangan hampa. Pasalnya, penjual elpiji yang ditujunya semua mengaku sedang kosong.

“Sore (kemarin sore) saya mencoba keliling lagi ke tempat langganan memang kosong katanya,” ujarnya.

Kekosongan elpiji 3 kg ini pun dipertanyakannya. Bahkan dia curiga ada pihak-pihak yang dengan sengaja menyimpang elpiji agar harganya di pasaran jadi tinggi dari yang telah ditetapkan pemerintah.

“Biasanya seperti itu. Bila memang benar ada yang seperti lebih baik ditindak dari pihak yang berwenang. Terutama yang menjual lebih mahal, karena sudah jelas gas tersebut bersubsidi,” kesalnya.

Sementara itu, Hans, warga Jelarai mengaku pernah membeli Rp 39 ribu per tabung elpiji 3 kg. “Padahal setahu saya tidak sampai segitu,” ujarnya.

Penjual elpiji di Jalan Jeruk, Puput, mengaku sudah 4 hari tidak mendapatkan pasokan elpiji 3kg. “Tidak tahu kenapa bisa kosong. Warung saya sendiri saja belum mendapat stok,” ujarnya. (*/tyo/fen)


BACA JUGA

Jumat, 13 April 2018 13:52

Ekspor-Impor Februari Merosot

TANJUNG SELOR – Ekspor dan impor di Kalimantan Utara pada Februari 2018 mencatatkan penurunan.…

Jumat, 13 April 2018 13:47

Kaltara Dapat Dividen Rp 29 M

TANJUNG SELOR – PT Bank Pembangunan Daerah Kaltim dan Kaltara (Bankaltimtara) berhasil menjaga…

Kamis, 12 April 2018 13:51

OJK Awasi Ketat Kinerja BPR

TARAKAN – Geliat pembangunan di Kalimantan Utara yang terus tumbuh dan berkembang, ikut mendorong…

Kamis, 12 April 2018 13:47

Kejar Target PBB

POTENSI pendapatan yang diperoleh Pemerintah Kota Tarakan dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam setahun…

Kamis, 12 April 2018 13:32

Tiongkok Kurangi Impor, HBA Turun

TANJUNG SELOR – Setelah terus mengalami kenaikan sejak tahun lalu, harga batu bara acuan (HBA)…

Rabu, 11 April 2018 11:30

WAH GAWAT !!! Pangkalan ‘Timbun’ Elpiji 3 Kg

TARAKAN – Keluhan warga terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari belakangan, ditindaklanjuti…

Selasa, 10 April 2018 11:59

Jumlah Pengusaha Lokal Tergerus

TARAKAN – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melihat adanya persaingan usaha yang tidak sehat…

Selasa, 10 April 2018 11:15

Elpiji 3 Kg Langka Lagi

TARAKAN – Elpiji 3 kg masih menjadi pilihan banyak warga Tarakan, meski di Bumi Paguntaka –sebutan…

Minggu, 08 April 2018 14:41

Daerah Harus Siapkan Diri

TANJUNG SELOR - Direktur Dana Perimbangan Kementerian Keuangan Putut Hari Satyaka mengatakan, ketika…

Minggu, 08 April 2018 14:39

Target Inflasi di Bawah 3,5 Persen

TANJUNG SELOR – Biro Perekonomian Setprov Kaltara bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .