MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Rabu, 11 Oktober 2017 12:42
Gubernur: Bangun Perbatasan Perlu Cara Luar Biasa
KEYNOTE SPEAKER: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri seminar nasional Venas VIII AIHI Indonesia di ruang serba guna Gedung Rektorat Universitas Mulawarman Samarinda, Selasa (10/10).

PROKAL.CO, SAMARINDA - Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menghadiri sekaligus menjadi keynote speaker pada seminar nasional dalam rangkaian acara Konvensi Nasional (Venas) VIII Asosiasi Ilmu Hubungan Internasional (AIHI) Indonesia dengan tema “Membangun Wilayah Perbatasan Indonesia dalam Perspektif Hubungan Internasional” di ruang serba guna Gedung Rektorat Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Selasa (10/10).

Turut menjadi keynote speaker Laksmana Pertama (Laksma) TNI Achmad Djamaludin, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam. Sementara itu, pembicara yaitu Dr Sarwo Pramono (Kepala BPPK Kemenlu) dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Sonhadji yang diwakili Danrem 091/ASN Brigjen TNI Irham Waroihan.

Pada acara gelaran Program Studi (Prodi) Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unmul Samarinda ini, dihadiri 101 peserta dari 34 Prodi Hubungan Internasional dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Sebagai keynote speaker, Gubernur membeberkan kondisi terkini di wilayah Indonesia, khususnya perbatasan Kaltara dalam berbagai perspektif. “Dalam perspektif ideologi, ekonomi, sosial dan masyarakat, Indonesia merupakan negara besar. Bahkan, pahlawan Indonesia  memiliki visi besar terhadap negara ini. Namun, sayangnya, tak bisa diikuti oleh penerusnya. Sejatinya, negara besar, adalah negara yang rakyatnya menghargai pahlawannya,” kata Gubernur.

Diuraikan pula oleh Gubernur dari beberapa pemerintahan yang memimpin Indonesia, perbatasan negara masih tertinggal dari aspek pembangunan. Baik itu, sosial, ekonomi juga infrastruktur. “Indonesia ketinggalan dalam hal membangun perbatasannya, berbeda dengan  negara lain yang perbatasannya dibangun dengan maksimal. Bahkan dari sisi pertahanan-keamanan, wilayah perbatasan Indonesia, kalau diserbu maka akan sangat rapuh. Kita dapat mencontoh AS, pangkalan militernya di perbatasan sangat kuat. Lalu Turki, ada tank yang memperkuat wilayah perbatasannya,” jelasnya.

Beruntungnya, Indonesia memiliki TNI yang terkenal dengan semangat juang dan nasionalis-patriotiknya. “Semangat TNI kita itu cukup mendunia dan disegani, dan hal ini patut diapresiasi juga dibanggakan,” tambahnya.

Sementara dari perspektif sosial- budaya, Indonesia memiliki Kaltara yang menurut Gubernur, “sangat Indonesia”. “Penduduk Kaltara itu, 33 persen berasal dari Jawa yang datang lewat transmigrasi maupun migrasi spontan. Lalu, 32 persen lagi dari Sulsel (Sulawesi Selatan), sedangkan penduduk lokalnya sekitar 20 persen,” ungkap Gubernur.

Kaltara juga memiliki bentang panjang perbatasan hingga 1.098 kilometer, merupakan yang terpanjang di Indonesia. Hal ini, tentu saja menjadi potensi luar biasa jika dikelola dengan baik. Tapi juga dapat menjadi sebuah kerugian, apabila ditelantarkan sebagaimana yang terjadi selama ini. Perbatasan Kaltara menjadi tempat masuknya berbagai barang ilegal, perdagangan manusia, dan lainnya. “Banyak masyarakat merasa tahu perbatasan tapi belum pernah tinggal disana, juga tidur di sana. Jujur saya akui,selama 3 tahun pemerintahan Presiden Jokowi, inilah pemerintah yang paling memperhatikan Kaltara,” ulasnya.

Salah satu fakta akan dukungan pemerintahan Jokowi terhadap pembangunan perbatasan Kaltara adalah dialokasikannya anggaran untuk membangun beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dengan nilai total sekitar Rp 3 triliun. Dana ini akan terlihat realisasinya mulai 2018, melalui sejumlah program kegiatan yang dilakukan sejumlah kementerian di wilayah perbatasan.

“Menilik hal ini, dalam perspektif diplomasi atau politik  seyogianya mahasiswa HI sudah mulai mengalihkan pandangannya ke Kaltara. Lantaran, kini dunia HI tak hanya melulu berurusan dengan dunia politik atau hal lumrah lainnya di bidang HI,” ujar Irianto.

Dalam politik diplomasi, khususnya untuk membangun perbatasan Indonesia, seorang yang membidangi ilmu HI harus berani mengambil sikap tegas, bahkan marah. “Saya pernah mengajukan komplain kepada pemerintah Malaysia terkait sikap mereka terhadap TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di sana. Saya menunjukkan sikap protes hingga harus marah. Karena, Indonesia adalah negara besar yang berdaulat, tapi masyarakatnya diperlakukan seperti itu. Alhamdulillah, pemerintah Malaysia pun melunak  dan akhirnya agreement terkait TKI dan beberapa hal lainnya diusulkan diubah,” beber Gubernur.

Bagian terpenting dari penegasan keberadaan Indonesia dalam perspektif hubungan internasional adalah harus mampu bertindak cepat dengan cara yang luar biasa. “Membangun perbatasan Indonesia tak bisa pakai cara biasa, butuh hal yang luar biasa. Meski berada di ujung negeri, Kaltara bukan berarti tak bisa apa-apa,” jelasnya.

Sementara itu, dikatakan Rektor Unmul Samarinda Prof Dr H Masjaya MSi yang diwakili Dekan Fisipol Drs Muhammad Noor MSi saat membuka seminar nasional, berterima kasih dan mengapresiasi atas kedatangan Gubernur Kaltara pada seminar ini. Bahkan bersedia menjadi keynote speaker di tengah kesibukannya. Sumbangan pikiran dan pengalaman, saran diharapkan dapat menjadi pembuka jalan pembangunan yang matang di perbatasan.

Dikatakannya juga makin beragam permasalahan di perbatasan dekade ini. Sekaitan dengan itu, sedianya orang nomor satu di Kaltara ini, kata Noor akan memberikan banyak pemahaman dan pengetahuan selama memimpin Kaltara. Bahkan jadi wacana untuk pengembangan pembangunan di perbatasan Kalimantan ke depan. Salah satu masalah di perbatasan, adalah sarana transportasi yang jauh dari kata representatif. Harga BBM juga mahal, bahkan cenderung melangka. Dalam seminar nasional itu, turut hadir pula Ketua AIHI Indonesia Tirta Murditama.(humas)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 12:10

Jalan di Apau Kayan Dikucur Rp 12 M

TANJUNG SELOR – Upaya pemerintah pusat dalam melakukan pembangunan di wilayah perbatasan terus…

Rabu, 17 Januari 2018 13:47

Target Tingkatkan Kualitas Tiga Ribu Guru

JAKARTA – Putera Sampoerna Foundation berencana membangun pusat belajar guru atau teacher learning…

Rabu, 17 Januari 2018 13:45

Renaksi 2018, Kaltara Dikucur Rp 3,17 T

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara terus memperjuangkan alokasi anggaran untuk pembangunan di kawasan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:44

Gubernur Siap Dukung Kinerja Kapolda Baru

BALIKPAPAN – Kapolda Kaltim yang baru, Brigjen Priyo Widyanto tiba di Balikpapan, kemarin (16/1).…

Rabu, 17 Januari 2018 13:41

KPw Kaltara Ditarget Selesai Tahun Ini

JAKARTA – Usai melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di kantornya,…

Rabu, 17 Januari 2018 13:39

Social Oriented, Topang Kontinuitas Program Toko Indonesia

Salah satu ekspektasi besar yang diharapkan timbul dari keberadaan pesawat N-219 Nurtanio kelak, adalah…

Selasa, 16 Januari 2018 12:31

Polda Kaltara Resmi Terbentuk

JAKARTA – Harapan masyarakat Kalimantan Utara terbentuknya polda akhirnya terwujud. Melalui Keputusan…

Selasa, 16 Januari 2018 12:30

Draf Inpres KBM Segera Diusulkan

JAKARTA – Bergerak cepat dan tepat. Begitulah yang dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Utara Dr…

Selasa, 16 Januari 2018 12:27

Rincian Dana Desa 2018 Berubah

TANJUNG SELOR – Dengan telah ditetapkannya Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 226/PMK.07/2017…

Selasa, 16 Januari 2018 12:26

Tegaskan Motto Garuda di Dadaku, Merah Putih di Perutku

Bersamaan dengan peluncuran pesawat karya anak negeri oleh Presiden Jokowi pada 2017 lalu, Gubernur…

Polda Kaltara Resmi Terbentuk

Rincian Dana Desa 2018 Berubah

Gubernur Siap Dukung Kinerja Kapolda Baru

Empat PLBN Bakal Dibangun di 2019

Renaksi 2018, Kaltara Dikucur Rp 3,17 T

Bangun PLTA Sembakung, Hans Energy Lakukan Studi Amdal

Hingga 15 Februari, Kepiting Bertelur Boleh Diekspor

Alokasi SOA Barang Diusulkan Rp 9 M

Jalan di Apau Kayan Dikucur Rp 12 M

Apresiasi Kinerja Solid ASN
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .