MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 11 Oktober 2017 12:26
Toko Indonesia Berubah Jadi Pasar
Ilustrasi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pembangunan toko Indonesia yang diusulkan Pemprov Kaltara melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM terus berjalan.

Saat ini, sudah ada satu toko Indonesia yang dibangun di Long Bawan, Kecamatan Krayan, Nunukan yang rencananya sudah bisa dioperasikan tahun depan. Selain itu, ada juga bantuan dari pemerintah pusat melalui APBN pada empat lokasi di Malinau dan Nunukan.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltara Hartono mengatakan, usulan yang dibiayai APBN 2018 tersebut tidak disebut toko, namun pasar. “Usulan kami namanya toko, tapi kemudian yang masuk adalah pasar. Di Nunukan ada dua, pasar dan pujasera. Sementara di Malinau (Long Nawang dan Long Ampung) ada dua pasar,” sebutnya saat media ini, Selasa (10/10).

Hartono menjelaskan, fungsi toko tersebut nantinya akan sama dengan pasar pada umumnya. Yakni, sebagai tempat perputaran uang, menstabilkan harga barang, serta memenuhi kebutuhan masyarakat. Nantinya, pada toko tersebut dilarang adanya barang atau produk dari Malaysia yang beredar.

Nggak boleh ada barang dari Malaysia. Suplai barang semua dari dalam negeri ke perbatasan dengan harga jual yang lebih murah dari negara tetangga,” jelasnya.

Dengan adanya toko di perbatasan tersebut, diharapkan warga Indonesia tidak lagi bergantung pada produk Malaysia yang selama ini jadi andalan. Untuk membuat harga lebih murah dari produk Malaysia, juga disiapkan subsidi ongkos angkut (SOA) sehingga harga kebutuhan pokok bisa sama antara di wilayah perkotaan.

“Kami juga sudah kerja sama dengan Bulog untuk suplai barang,” ungkapnya.

Untuk menjami SOA digunakan sebagaimana mestinya, Hartono menyatakan akan melakukan pengecekan setiap dua minggu. Sehingga, bisa diketahui kesesuaian harga antara di Bulungan dengan Tarakan. Pasalnya, lanjutnya, ada beberapa distributor yang menyalahgunakan SOA tersebut di luar ketentuan untuk mengirimkan harga kebutuhan pokok makanan.

“Kalau harga lebih tinggi, nanti distributornya akan kami blacklist. Di lapangan ada ditemukan beberapa karung barang yang akan dikirim, namun bukan sembako, melainkan bahan bangunan, langsung kami tolak. SOA hanya untuk kebutuhan pokok makanan untuk masyarakat perbatasan,” bebernya. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:39

Upaya Genjot PAD, Pemkot Lirik Parkir Kantor Pemerintahan

TARAKAN – Berkurangnya dana bagi hasil dari pemerintah pusat maupun bantuan keuangan (bankeu)…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:33

Harga Gas Melon Melambung, Disperindag Ngaku Sulit Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor sejak beberapa hari…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:16

Rp 3,8 M untuk Bangun Pasar

TARAKAN – Perhatian pemerintah pusat terhadap Kaltara, tidak hanya di wilayah perbatasan. Di Tarakan,…

Jumat, 13 Oktober 2017 12:44

Ikan Air Tawar Kurang Dilirik Pembeli

TANJUNG SELOR – Banjir ikan laut di Pasar Induk sejak beberapa pekan belakangan ini, berdampak…

Jumat, 13 Oktober 2017 12:30

Elpiji 3 Kg Hilang di Pasaran

TANJUNG SELOR – Kekosongan elpiji 3 kg kembali terjadi di Tanjung Selor, Bulungan. Sejak beberapa…

Kamis, 12 Oktober 2017 11:47

Warung Dadakan Menjamur

TANJUNG SELOR – Dibukanya keran CPNS Pemprov Kaltara, tahun ini, tak hanya diserbu oleh pelamar…

Kamis, 12 Oktober 2017 11:39

Sewa Ruko Tak Lancar, Pedagang Nilai Kemahalan

TANJUNG SELOR – Pembayaran sewa rumah toko (ruko) di kompleks Pasar Induk Tanjung Selor diakui…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:33

BI Akan Tertibkan Pelaku Kupva

TARAKAN – Berdasarkan identifikasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara, ada…

Sabtu, 07 Oktober 2017 15:12

E-Money Belum Bisa Diterapkan

TANJUNG SELOR – Layanan internet yang belum merata di Kabupaten Bulungan, menjadi kendala utama…

Sabtu, 07 Oktober 2017 15:04

Curhat Lahan Tambak, Direspons Jokowi

KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara Amir Bakrie tak menyia-nyiakan kedatangan Presiden…

Pelaku UMKM Dibekali Pelatihan

Kaltara Ditawari Bantuan Dana Rp 50 M

Keringanan Pajak Kewenangan Pusat

Kerja Sama untuk Cegah Penyelewengan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .