MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 11 Oktober 2017 11:52
Terkait Penggunaan Genset , Pengusaha Minta Waktu Urus IO dan SLO

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pelaku usaha di Kaltara, khususnya Bulungan dan Tarakan dengan tegas menyatakan siap mengurus izin operasi (IO) dan sertifikat laik operasi (SLO) dalam penggunaan generator set (genset).

Pernyataan itu disampaikan Wakil Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltara Chandra Sugiarto, menyikapi pemeriksaan IO dan SLO kepemilikan genset pengusaha hotel di Tarakan yang dilakukan Direktorat Kriminal Khusus Polda , 2 Oktober lalu.

Namun, dia mewakili pengusaha pemilik genset yang diharuskan mengantongi IO dan SLO, meminta ada waktu yang diberikan. Pasalnya, dia mengaku para pengusaha pun tidak mengetahui tentang aturan tersebut. Meskipun, ada beberapa yang hanya memiliki IO atau hanya SLO saja.

“Siapa sih pengusaha yang mau melanggar aturan, ketika sudah diberi tahu. Intinya kami siap mengikuti aturan, apalagi (izin penggunaan genset) ini kan undang-undang,” ujarnya saat ditemui media ini usai bertemu Kepala Dinas ESDM Kaltara, Selasa (10/10).

Dia juga mengatakan, pihak kepolisian yang datang melakukan pemeriksaan tidak memberikan penjelasan rinci, karena kedatangannya juga sangat singkat. “Di tiap tempat yang didatangi tidak sampai 10 menit mereka datang,” ungkapnya.

Setelah didatangi petugas Polda Kaltim, Chandra mengatakan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan Wali Kota Tarakan Sofyan Raga untuk meminta solusi. Namun, Wali Kota Tarakan menyarankan untuk mengurus izin.

“Nah, kami diminta untuk mengurus izin selama sisa waktu yang ada, karena dari petugas Polda Kaltim mengatakan akan melakukan pemanggilan. Tapi kami butuh waktu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Kaltara Ferdy Manurun Tandulangi mengatakan, setiap hotel atau tempat usaha yang menggunakan genset memang wajib memiliki IO dan SLO, sesuai UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistikan.

Namun menurutnya, jika kepolisian ingin melakukan penyelidikan terkait UU Ketenagalistrikan tersebut, seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu dengan instansi terkait di pemerintahan.

“Kami juga tidak mengetahui terkait turunnya petugas dari Polda Kaltim,” tutur Ferdy.

Selain itu, lanjutnya, jika ingin melakukan penyelidikan atau penindakan, seharusnya pihak kepolisian juga menggandeng pihaknya, Satpol PP dan instansi terkait lain sehingga tidak membuat para pengusaha menjadi resah, karena seakan melakukan tindakan pidana.

Dalam hal melakukan upaya penegakan, kata Ferdy, sesuai UU 30/2009 tersebut yang pertama kali dilakukan adalah memberikan peringatan lisan. Jika peringatan lisan tidak diindahkan, dilanjutkan dengan peringatan tertulis. “Dua kali peringatan tidak mempan, yang terakhir adalah dengan pencabutan izin. Bukan dengan langsung menekan seolah hal tersebut adalah tindak pidana,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, dalam penegakan aturan pun harus bijak. Apalagi, mengingat kondisi kelistrikan di Kaltara yang belum terpenuhi secara maksimal dan masih sering terjadi biarpet. Sehingga, keberadaan genset di tempat usaha memiliki peranan yang penting untuk kelangsungan usaha. Apalagi, penggunaan genset tersebut tidak untuk diperjualbelikan.

Ditambahkan, sebenarnya sosialisasi terkait permasalah ketenagalistrikan ini juga sudah dilakukan pihaknya sekitar empat bulan lalu. Namun, kemungkinan sosialisasi yang dilakukan tersebut tidak ditangkap secara maksimal oleh pelaku usaha.

“Mungkin karena kesibukan mereka akhirnya lupa atau lalai tidak mengurus izin tersebut. Kami di Dinas ESDM siap memfasilitasi untuk pengurusan izin-izin tersebut, sehingga iklim usaha di Kaltara bisa tetap lancar,” urainya.

Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Kaltara Mardian Noor menjelaskan, semua genset untuk kepentingan umum dengan daya di atas 200 Kilovolt Ampere (kVA) wajib memiliki IO dan SLO. Untuk mengurus izin tersebut bisa langsung mengisi formulir di Dinas ESDM Kaltara untuk diproses lebih lanjut.

Selain itu, untuk SLO harus ada uji kompetensi yang dilakukan oleh lembaga independen untuk mendapatkan sertifikasi. Namun, proses uji tersebut tidak bisa dilakukan dengan cepat, karena membutuhkan waktu. “Tidak semudah itu. Butuh proses lebih lama. Setelah ada sertifikasi dari instansi independen tersebut, kemudian diproses di kami dan diajukan ke gubernur untuk ditandatangani,” terangnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 11:22

Perda BUMD Mendesak Disahkan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengharapkan agar DPRD Kaltara bisa melakukan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:05

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Kayan, Kecamatan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:04

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS Pemprov Kaltara sudah…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:59

Diskon 50 Persen untuk Dhuafa, Siapkan Layanan Kesehatan

Untuk memberikan manfaat kepada umat, Baznas Kaltara berinisiatif mendirikan dua layanan, yakni Baznas…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:58

Kapolres Warning Kapolsek

TANJUNG SELOR – Berurusan dengan aparat kepolisian bisa saja dialami aparatur desa apabila salah…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23

Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:21

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi

TANJUNG SELOR – Selama delapan hari tes SKD CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dalam setiap…

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

Berawal dari Keprihatinan, Masih Butuh Penyempurnaan

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

Pelabuhan Feri Bunyu Masuk RIPN, Bakal Dianggarkan Rp 110 M dari APBN

Setelah Verifikasi, Lanjut Monitoring

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .