MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Selasa, 10 Oktober 2017 11:33
BI Akan Tertibkan Pelaku Kupva
Hendik

PROKAL.CO, TARAKAN – Berdasarkan identifikasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara, ada 64 kegiatan usaha perdagangan valuta asing (Kupva) bukan bank yang tersebar di Bumi Benuanta.

Banyaknya kegiatan usaha itu, kata Kepala Kantor Perwakilan BI Kaltara Hendik Sudaryanto, dikarenakan letak Kaltara yang berada di perbatasan dan melekat dengan budaya penukaran mata uang asing.

Setelah pihaknya melakukan pengecekan, yang sulit ditertibkan dilakukan oleh perorangan sehingga sulit diminta perizinannya. Karena itu, pihaknya akan menertibkan pelaku usaha kupva karena sesuai aturan, pelaku usaha harus memiliki badan hukum.

Dari 64 kupva, dia menyebutkan sudah 16 pelaku usaha yang telah mengajukan pengurusan perizinan. “Semua sudah kami berikan edukasi. Alhamdulillah, sudah ada 16 yang mengajukan untuk mengurus izin. Tetapi itu perorangan,” ujarnya, Ahad (8/10).

Menurut Hendik, tujuannya tidak lain agar usaha yang dijalani beroperasi secara legal. Dengan demikian, ada kejelasan status dari kupva itu. Selain melakukan edukasi, pihaknya juga berencana melakukan penertiban bersama kepolisian terhadap kupva yang tidak berizin. Namun, untuk waktunya masih dirahasiakan Hendik.

Dijelaskan, perizinan usaha kupva adalah kewenangan BI untuk menerbitkannya. Para pelaku kupva dapat dihukum pidana apabila tidak memiliki izin, lalu beropersai secara ilegal.

“Kami akan pantau dan kawal mereka (pelaku kupva) ini. Sampai kapan mereka akan mengurus izin,” tegasnya.

Soal dugaan pencucian uang, aliran dana terorisme dan transaksi narkoba, hingga kemarin belum ditemukannya, termasuk melalui usaha kupva yang tidak berizin. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 13 Agustus 2018 16:17

Pemasaran Tergantung Jenis Tanaman

TANJUNG SELOR - Kalimantan Utara mempunyai potensi untuk pengembangan sektor pertanian. Karena memiliki…

Senin, 13 Agustus 2018 16:04

Penjual Hewan Ternak Dianggap Mengganggu

TARAKAN – Penjual hewan kurban jelang Lebaran Iduladha mulai bermunculan di beberapa tempat. Keberadaan…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:16

Pasar Jelarai Tunggu Sambungan Listrik dan Air

TANJUNG SELOR – Pasar Jelarai Selor belum bisa dimanfaatkan oleh pedagang yang sudah mendaftar…

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:45

Harga Ikan Bawal Bisa Melejit

TUNTUTAN ekonomi memaksa nelayan harus tetap turun melaut meski cuaca dan ombak masih belum bersahabat. …

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:44

Batasi Pasokan Ikan dari Tawau, Hanya Bergantung dari Berau

TARAKAN – Ikan layang masih tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salah satu komoditi…

Rabu, 08 Agustus 2018 15:04

Harga Udang Makin Tak Jelas

TARAKAN - Permasalahan harga udang pokok yang tidak jelas sesuai selama ini menjadi tuntutan para petani…

Selasa, 07 Agustus 2018 13:47

Piutang Jaminan Reklamasi Capai Rp 177 M

TARAKAN – Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Minggu, 05 Agustus 2018 14:39

Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Kebanjiran Pesanan

TARAKAN - Menjelang Idul Adha beberapa pesanan sapi di Tarakan meningkat. Hal tersebut terlihat ramainya…

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:59

Disdagkop Bantah Elpiji Melon Langka

TARAKAN - Beberapa hari ini, keberadaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) kosong. Masyarakat pun harus…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:36

Kenaikan Harga Ayam Ancam Inflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kaltara menekan inflasi yang naik pada Juni lalu hingga 2,71…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .