MANAGED BY:
JUMAT
15 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 09 Oktober 2017 12:20
Hetifah: DOB Tetap Diperjuangkan
Hetifah

PROKAL.CO, ANGGOTA Komisi II DPR RI Hetifah Sjaifudian yang turut dalam kunjung kerja Presiden Jokowi, Jumat (6/10) lalu, menyatakan bahwa usulan DOB yang terus disampaikan masyarakat Kaltara bakal ditampung terlebih dulu.

Ini mengingat kondisi keuangan negara yang belum memungkinkan untuk dilakukan adanya pemekaran daerah baru. Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kaltim-Kaltara ini menjelaskan, usulan calon DOB saat ini lebih dari 200.

“Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Apabila satu diloloskan, maka yang lainnya pasti ikut diprioritaskan. Sehingga pemerintah masih melakukan moratorium sampai kondisi keuangan memungkinkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Bulungan Post, Ahad (8/10).

Melalui Komisi II DPR RI, lanjutnya, dalam berbagai rapat dengan Mendagri Tjahjo Kumolo sudah meminta untuk meninjau kembali terkait moratorium pemekaran daerah. Tetapi, pemerintah tetap bergeming, karena belum mendapat lampu hijau dari Presiden.

“Saat ini, kami juga masih menunggu pembahasan terkait peraturan Penataan Daerah dan Desain Besar Penataan Daerah (Desertada) yang merupakan payung hukum untuk memekarkan daerah. Selain itu, kami juga masih menerima aspirasi dan melakukan audiensi bersama presidium DOB dari berbagai daerah, terutama di Kaltim dan Kaltara,” ungkap ibu empat anak ini.

Hetifah menambahkan, dalam pembahasan di DPR, pihaknya juga meminta pemerintah melaporkan sejauh mana progres DOB bisa dilaksanakan, termasuk kondisi keuangan. Persoalan DOB Kaltara juga sudah disinggung dalam rapat kerja bersama para menteri koordinator di Senayan.

Selain itu, beberapa waktu lalu Presiden juga melakukan rapat terbatas terkait masalah DOB. Salah satunya membahas DOB di Kaltara. Hanya saja, lanjutnya, rapat tersebut tidak berakhir mengambil kebijakan.

“Hasilnya, pemerintah tetap berkomitmen walaupun DOB belum bisa terealisasi tahun ini, Kaltara akan jadi prioritas pembangunan. Baik itu memudahkan masuknya investor swasta dan dana APBN dipastikan lebih banyak mengucur ke Kaltara. Jadi, kita tetap manfaatkan momentum itu untuk mengangkat Kaltara,” bebernya.

Hetifah mengaku Komisi II DPR RI tetap akan menanggapi sikap Presiden yang masih menunda DOB di 2017 ini. Bahkan, rencana pihaknya akan bersurat ke Presiden dalam waktu dekat untuk menyampaikan tanggapannya.

“Bukan cuma komisi II, nanti dari DPD RI juga akan menyatakan sikap yang sama yaitu menolak moratorium. Apa tidak sebaiknya pemerintah selektif saja, mengutamakan daerah-daerah seperti Kaltara, itu kompromi atau lobi politik yang akan kita tawarkan. Apalagi kan dana sekian triliun itu untuk semua daerah yang masuk Desertada. Sementara, tidak semua daerah dalam Desertada langsung mekar saat itu juga,” terangnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 Desember 2017 22:49
BREAKING NEWS

Rumah Makan Dilalap si Jago Merah

TARAKAN - Kebakaran terjadi di rumah makan (RM) Mandor 3 Jalan Yos Sudarso RT 13 nomor 7 Kelurahan Karang…

Kamis, 14 Desember 2017 12:19

76 Jabatan Tak Terisi, Pemberkasan hingga 24 Desember

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi para pendaftar CPNS Pemprov Kaltara yang sudah menunggu pengumuman…

Kamis, 14 Desember 2017 11:57

Cari Handphone Berujung Maut

TARAKAN – Dua peristiwa warga tersengat listrik terjadi di Tarakan. Pertama terjadi pada Selasa…

Kamis, 14 Desember 2017 11:54

Polres Siapkan 200 Personel

GUNA mengamankan kedatangan Kapolri di Tanjung Selor, sejumlah personel Polres Bulungan akan dikerahkan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:53

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan bakal melakukan kunjungan ke Kalimantan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:51

Terbitan Yudhistira Tak Beredar di Bulungan

TANJUNG SELOR – Beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas 6 SD dengan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:27

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat…

Rabu, 13 Desember 2017 12:07

Biar Tidak Pikun, Rajin Sedekah agar Rezeki Bertambah

Usia senja biasanya digunakan sebagian banyak orang untuk berada di rumah, Namun, tidak dengan Djuwito.…

Rabu, 13 Desember 2017 10:42
BREAKING NEWS

Pekerja bangunan Terlempar, Diduga Tersengat Listrik

TARAKAN - Warga di Jalan Pulau Banda Kelurahan Kampung Satu, Rabu (13/12) dikagetkan bunyi seperti suara…

Selasa, 12 Desember 2017 12:22

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNG SELOR – Hasil akhir penerimaan CPNS Pemprov Kaltara hingga kini belum dilakukan pengumuman.…

Dua Kabupaten Lambat Serahkan LPj Dana Desa

Express Air Berminat Jadi Operator

Syarat Desa Harus Jelas

Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Wisata Pantai Masih Perlu Sentuhan

Pembuang Bayi di Tarakan Terancam 5 Tahun Kurungan

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

Pemkab Disarankan Berkoordinasi, Percepat Revisi RTRW Bulungan

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .