MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Senin, 09 Oktober 2017 12:20
Hetifah: DOB Tetap Diperjuangkan
Hetifah

PROKAL.CO, ANGGOTA Komisi II DPR RI Hetifah Sjaifudian yang turut dalam kunjung kerja Presiden Jokowi, Jumat (6/10) lalu, menyatakan bahwa usulan DOB yang terus disampaikan masyarakat Kaltara bakal ditampung terlebih dulu.

Ini mengingat kondisi keuangan negara yang belum memungkinkan untuk dilakukan adanya pemekaran daerah baru. Wakil rakyat dari daerah pemilihan Kaltim-Kaltara ini menjelaskan, usulan calon DOB saat ini lebih dari 200.

“Seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo. Apabila satu diloloskan, maka yang lainnya pasti ikut diprioritaskan. Sehingga pemerintah masih melakukan moratorium sampai kondisi keuangan memungkinkan,” ujarnya saat dikonfirmasi Bulungan Post, Ahad (8/10).

Melalui Komisi II DPR RI, lanjutnya, dalam berbagai rapat dengan Mendagri Tjahjo Kumolo sudah meminta untuk meninjau kembali terkait moratorium pemekaran daerah. Tetapi, pemerintah tetap bergeming, karena belum mendapat lampu hijau dari Presiden.

“Saat ini, kami juga masih menunggu pembahasan terkait peraturan Penataan Daerah dan Desain Besar Penataan Daerah (Desertada) yang merupakan payung hukum untuk memekarkan daerah. Selain itu, kami juga masih menerima aspirasi dan melakukan audiensi bersama presidium DOB dari berbagai daerah, terutama di Kaltim dan Kaltara,” ungkap ibu empat anak ini.

Hetifah menambahkan, dalam pembahasan di DPR, pihaknya juga meminta pemerintah melaporkan sejauh mana progres DOB bisa dilaksanakan, termasuk kondisi keuangan. Persoalan DOB Kaltara juga sudah disinggung dalam rapat kerja bersama para menteri koordinator di Senayan.

Selain itu, beberapa waktu lalu Presiden juga melakukan rapat terbatas terkait masalah DOB. Salah satunya membahas DOB di Kaltara. Hanya saja, lanjutnya, rapat tersebut tidak berakhir mengambil kebijakan.

“Hasilnya, pemerintah tetap berkomitmen walaupun DOB belum bisa terealisasi tahun ini, Kaltara akan jadi prioritas pembangunan. Baik itu memudahkan masuknya investor swasta dan dana APBN dipastikan lebih banyak mengucur ke Kaltara. Jadi, kita tetap manfaatkan momentum itu untuk mengangkat Kaltara,” bebernya.

Hetifah mengaku Komisi II DPR RI tetap akan menanggapi sikap Presiden yang masih menunda DOB di 2017 ini. Bahkan, rencana pihaknya akan bersurat ke Presiden dalam waktu dekat untuk menyampaikan tanggapannya.

“Bukan cuma komisi II, nanti dari DPD RI juga akan menyatakan sikap yang sama yaitu menolak moratorium. Apa tidak sebaiknya pemerintah selektif saja, mengutamakan daerah-daerah seperti Kaltara, itu kompromi atau lobi politik yang akan kita tawarkan. Apalagi kan dana sekian triliun itu untuk semua daerah yang masuk Desertada. Sementara, tidak semua daerah dalam Desertada langsung mekar saat itu juga,” terangnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23

Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:21

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi

TANJUNG SELOR – Selama delapan hari tes SKD CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dalam setiap…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:14

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

TANJUNG SELOR – Kesabaran warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara) sedang diuji. Sebab, beberapa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:51

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

TARAKAN – Warga Jalan Nipah Indah RT 17 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan, Selasa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:36

Regulasi Jadi Sorotan Pengusaha, BI Akan Fasilitasi

Perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara) tumbuh cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di sisi…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Tak Lengkap, Tetap Diterima, 19 Parpol Terdata di KPU Bulungan

TANJUNG SELOR – Hingga batas akhir penyerahan dokumen persyaratan sebagai peserta pemilu 2019,…

Lebih 1.000 Peserta SKD Gagal, TWK Jadi yang Tersulit

Peserta SKD CPNS Berguguran, Ishak Tegaskan Tak Ada Toleransi

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

Antrean Kendaraan Padati SPBU

Kadisdik ‘Ancam’ Kepala Sekolah

Uji Kualitas Air Embun dengan Ikan

Batas Wilayah Tak Masalah, DOB Tanjung Selor Hanya Kurang Syarat Kecamatan

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .