MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Sabtu, 07 Oktober 2017 15:13
Waspada, Pengedar Upal Masih Berkeliaran

Polisi Imbau Warga untuk Jeli

UANG PALSU: Nana menunjukkan barang bukti uang palsu yang telah digunting-guntingnya.

PROKAL.CO, TARAKAN – Warga Kalimantan Utara, terutama Tarakan harus lebih teliti jika menerima uang. Pasalnya, peredaran uang palsu (upal) masih saja “menghantui” sampai sekarang.

Setelah beberapa waktu lalu masyarakat dikejutkan dengan beredarnya uang palsu yang digunakan membeli bensin eceran atau bensin botolan, beberapa hari lalu giliran karyawan konter handphone yang mengalaminya.

Adalah Hasnawati, karyawan konter handphone di kompleks Gusher Jalan Gajah Mada yang menjadi korban. Itu berawal saat dirinya berniat ingin menjual handphone miliknya pada forum jual beli yang ada di Facebook, Rabu (4/10). Sejumlah pengguna Facebook pun merespons, termasuk penyebar uang palsu.

“Setelah saya posting handphone itu di forum, dia (pelaku) malam itu menelepon saya terus-menerus. Malam itu saya lagi karaokean sama teman-teman kerja, kemudian dia telepon terus mau beli handphone tersebut,” ungkap Nana –sapaan akrabnya, Jumat (6/10).

Melalui tawar-menawar yang alot, Nana yang awalnya ingin menjual dengan harga Rp 700 ribu, rela melepasnya hanya dengan Rp 500 ribu. Negosiasi itu disepakati melalui pesan singkat atau short message service (SMS).

Menurut Nana, setelah disepakatinya harga, ia dan pelaku bertemu hari itu juga. Awalnya, pertemuan direncanakan di depan Grand Tarakan Mall (GTM). Namun, karena waktu sudah larut malam, sekira pukul 00.00 Wita, Nana mengajak bertemu di depan Toko Varia yang kondisinya lebih terang.

Keduanya pun bertemu di tempat yang sudah disepakati. Nana yang tiba belakangan dengan menggunakan mobil, langsung dihampiri pelaku yang datang lebih dahulu.

Transaksi pun terjadi. Tanpa mengecek kondisi handphone Nana, pelaku langsung membayar harga yang disepakati dengan uang pecahan Rp 50 ribu. Sementara Nana sempat menghitung uang yang diberikan, namun tidak mengetahui kalau itu uang palsu.

Nana baru mengetahui setelah dirinya ingin belanja di salah satu supermarket dengan menggunakan uang tersebut. Namun, ketika dicek oleh kasir supermarket, ternyata diketahui uang tersebut palsu. 

Nana sempat menandai ciri-ciri pelaku. Menurutnya, pelaku berjenis kelamin pria, berbadan gemuk, memakai sepeda motor Yamaha Fino. Namun, hingga kemarin dia tidak melaporkan kepada pihak kepolisian, karena barang bukti telah dimusnahkan dengan cara digunting-gunting.

Sementara itu, Kapolres Tarakan AKBP Dearystone Supit melalui Paur Subbag Humas Ipda Denny Mardiyanto, berharap apabila ada masyarakat yang menemukan uang palsu segera melaporkan kepada pihaknya.

“Masyarakat harus jeli juga dalam bertransaksi. Setidaknya harus meraba dan menerawang untuk memastikan uang tersebut asli atau tidak. Kami imbau untuk berwaspada dan berhati-hati terhadap peredaran uang palsu,” pesannya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:41

Tarakan Dapat Tambahan 5 Ribu Jargas

TARAKAN - Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas (Dirjen Migas)  Kementerian Energi dan Sumber…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:34

Pemkot Tambah Ruang Publik

SATU lagi ruang publik bisa menjadi alternatif warga Tarakan untuk bersantai atau berolahraga. Yakni,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:19

Pelajar Jadi Pecandu Rokok

TARAKAN – Merokok di tempat umum dengan mengenakan pakaian sekolah, seperti sudah menjadi hal…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:42

Disdik Akan Tambah Bus Sekolah

TARAKAN – Empat unit bus sekolah yang dioperasikan Pemkot Tarakan, masih belum mencukupi. Karena…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:32

Reklamasi Terhambat Hujan

PROYEK reklamasi menambah luas area peti kemas di Pelabuhan Malundung sudah mencapai 70 persen. Manager…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:28

Mahasiswa Tuntut Perbaikan Jalan Gunung Amal

TARAKAN – Kondisi Jalan Gunung Amal, terutama di lokasi tanjakan hingga di depan gereja yang kurang…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:25

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

TARAKAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan sempat menunda…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:33

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

TARAKAN – Lapangan tenis outdoor di kompleks sport center kondisinya tidak hanya memprihatinkan.…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:23

Pembangunan Akuarium Dikebut

TARAKAN – Warga atau wisatawan dalam dan luar negeri yang berkunjung ke Kawasan Konservasi Mangrove…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:19

Cantumkan Nama Ibu Kandung Hoax

KEPALA Seksi Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Tarakan Ardiansyah menegaskan, registrasi ulang…

Tren Vapor Menjangkit Kalangan Pelajar SMP

Pembangunan Akuarium Dikebut

Waspada Cuaca Buruk

Uji Coba Alat Tangkap Tak Memuaskan

Desak RSUD Mantri Raga Segera Dioperasikan

Tanaman Hidroponik Jadi Buruan

Pungutan PPJ Dipertanyakan, Dinas Saling Lempar

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

Wali Kota Bantah PBI Tak Tepat Sasaran
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .