MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Sabtu, 07 Oktober 2017 15:04
Curhat Lahan Tambak, Direspons Jokowi

PROKAL.CO, KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara Amir Bakrie tak menyia-nyiakan kedatangan Presiden Jokowi, kemarin. Amir pun menyampaikan persoalan status lahan tambak milik pembudidaya yang ada di Kaltara, karena belum jelas dan belum ada sertifikat.

Dia menyebut lahan tambak di Kaltara mencapai 149 ribu hektare dan yang terluas di Indonesia. Namun produktivitasnya yang terendah di Indonesia. Sebanyak 78 ribu hektare sudah berada di luar kawasan hutan, sementara sisanya masih masuk kawasan hutan (Hutan Produksi dan Hutan Produksi Konversi).

Dengan kondisi tersebut, Amir mengaku bupati dan wali kota tidak ada yang berani menerbitkan status kawasan tersebut dari Kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) menjadi Kawasan Budidaya Non Kehutanan (KBNK).

“Namun sejak ada Perpres Nomor 88 Tahun 2017 (tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan), kami harapkan bupati/wali kota bisa membantu terkait pengusulan status tambak dari KBK jadi KBNK. Kami sudah mendata, sampai saat ini belum ada tambak yang bersertifikat. Sementara, yang 78 ribu hektare yang sudah di luar kawasan hutan tinggal diterbitkan sertifikatnya saja,” urainya.

Terkait masalah ini, Presiden Jokowi memerintahkan Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil untuk segera memberikan sertifikat terhadap lahan tambak rakyat tersebut. Presiden menggarisbawahi untuk tambak milik rakyat.

“Tambak rakyat. Hati-hati. Tambak rakyat. Ini saya perintahkan segera disertifikatkan. Kalau sudah ada sertifikat, jadi enak,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 08 Februari 2018 12:39

Pengembang Mulai Lirik Kaltara

TANJUNG SELOR – Ibu kota Kalimantan Utara mulai dilirik para pengembang untuk membangun perumahan.…

Selasa, 06 Februari 2018 14:54

Izin AXA Life Indonesia Dicabut

TARAKAN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin operasional PT AXA Life Indonesia (ALI).…

Senin, 05 Februari 2018 16:24

DAK Fisik Kaltara Turun

TANJUNG SELOR - Dana alokasi khusus (DAK) fisik untuk Kaltara pada tahun ini mengalami penurunan bila…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:56

Pelindo Lanjutkan Kerja Sama

TARAKAN – Di tengah ancaman kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) menyusul akan diambilalihnya…

Jumat, 02 Februari 2018 13:52

Investor Belanda Jajaki Peluang Investasi

TARAKAN – Potensi yang dimiliki kabupaten/kota di Kaltara tidak hanya dilirik para pemodal dalam…

Jumat, 02 Februari 2018 13:43

DKP Akan Silaturahmi ke Pemkot

KEPALA Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara Amir Bakrie menyatakan dalam waktu dekat akan bersilaturahmi…

Jumat, 02 Februari 2018 13:41

Penyumbang PAD Miliaran Rupiah, Pelabuhan Tengkayu II yang Akan Beralih ke Pemprov

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan sepertinya masih berpikir panjang untuk bisa melepas tiga aset…

Senin, 29 Januari 2018 10:26

Tak Sesuai HET, Bisa Disanksi

TARAKAN – Kepala Dinas Perdagagan Koperasi Usaha Kecil Menengah (UKM) Tarakan Tajuddin Tuwo mengakui…

Senin, 29 Januari 2018 10:18

Perda Zonasi Pengaruhi Investasi

TANJUNG SELOR - Pemprov dan DPRD Kaltara sudah menyepakati 13 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang…

Minggu, 28 Januari 2018 14:39

BUMDes Bisa Jadi Penyalur Pupuk

TANJUNG SELOR – Pemerintah memberikan subsidi pupuk kepada petani dalam rangka meningkatkan produksi…

LUMAYAN..!! Tol Udara Kaltara Dijatah Rp 5 M

Pasokan Kebutuhan Pokok Tersendat, Biaya Hidup di Apau Kayan Semakin Mahal

Produk Unggulan Belum Tembus Pasar Ekspor

Beras Malaysia Dipasok ke Tarakan

Harga Cabai Semakin ‘Pedas’

Kawasan Wisata Jadi Pengembangan UMKM

Jumlah Koperasi Aktif Bertambah
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .