MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 07 Oktober 2017 14:56
Jembatan Bulan Akan Dikaji
DISKUSI: Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) dan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Jumat (6/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat Kaltara harus bersabar terwujudnya pembangunan Jembatan Bulan, yaitu jembatan yang menghubungkan daratan Kalimantan di Bulungan dengan Tarakan. Pasalnya, Presiden Jokowi masih mempertimbangkan untuk merealisasikan harapan warga Bumi Benuanta, karena diperkirakan memerlukan biaya sangat besar.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun, sedang melakukan studi kelayakan terhadap rencana megaproyek ini. Dari hasil feasibility study (FS) nanti, baru bisa diketahui berapa anggaran yang dibutuhkan, berikut manfaat yang didapat jika dibangun. FS inilah yang akan menjadi dasar bagi Presiden untuk memutuskan layak masuk proyek strategis nasional atau tidak.

“Apa pun setiap pembangunan perlu feasibility study, perlu dikalkulasi, perlu dihitung. Karena hitungannya belum masuk ke saya, saya belum bisa putuskan. Kalau dari Kementerian PU sudah masuk, Bappenas sudah masuk, butuh sekian, bisa diambil anggarannya dari sini, eksekusi,” ujar Jokowi di sela-sela kunjungan melihat progres pembangunan Embung Rawasari di Kelurahan Karang Harapan, Jumat (6/10).

Presiden pun meminta masyarakat Kaltara untuk bersabar. Sebab, tidak mudah untuk menghitung kebutuhan anggaran membangun jembatan tersebut. Sehingga dibutuhkan waktu untuk merampungkan uji kelayakannya. 

“Ya nunggulah, sabar,” pintanya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengakui tidak mudah bagi pemerintah pusat untuk merealisasikan harapan warga Kaltara soal pembangunan Jembatan Bulan, karena diperkirakan membutuhkan anggaran besar.   

Informasi yang diperolehnya, untuk pembangunan jembatan saja yang panjangnya diprediksi mencapai 5,6 kilometer, sudah butuh anggaran mencapai triliunan rupiah. Belum ditambah panjang keseluruhan sejak dari jalan penghubung.

“Jembatan Bulan 5,6 kilometer itu enggak main-main. Itu jembatannya saja. Kalau jalannya total 60 kilometer. Jadi saya harus bikin betul FS-nya supaya Pak Presiden bisa mutusin,” tutur pria kelahiran Surakarta, 5 November 1954 ini saat mendampingi Jokowi.

Dia memperkirakan untuk merealisasikan setidaknya butuh anggaran minimal Rp 5 triliun, jumlah yang tidak sedikit bagi pemerintah pusat. Di sisi lain, pihaknya juga harus memperhitungkan manfaat dari keberadaan Jembatan Bulan, terutama dalam menopang roda perkonomian masyarakat Kaltara. (mrs/fen)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 13:17

Seorang PNS Diduga Nge-Grab

KEBERADAAN layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, di satu sisi mengancam pendapatan sopir…

Jumat, 20 Juli 2018 13:10

Ikuti Regulasi atau Tidak Boleh Beroperasi

TARAKAN – Kontroversi terhadap kehadiran layanan jasa transportasi berbasis online, Grab, terutama…

Jumat, 20 Juli 2018 13:07

Jasad Tanpa Kepala Ditemukan

TANJUNG SELOR – Kejadian heboh menggegerkan warga Bulungan dan sekitarnya pada Kamis (19/7). Pasalnya,…

Jumat, 20 Juli 2018 13:03

Terhambat Bahasa Daerah, Tembus Pedalaman Kaltara

Berlawal dari keprihatinan terhadap rendahnya tingkat membaca anak-anak di Kaltara, segelintir anak…

Kamis, 19 Juli 2018 01:56

Korsleting Listrik, Api Bakar Atap Rumah

TANJUNG SELOR - Rumah milik Petlen, 59 tahun, yang berada di Jalan Perdamaian RT 79 Kelurahan Tanjung…

Kamis, 19 Juli 2018 01:54

Berharap Kesetiaan Pelanggan, Hemat Waktu dan Isi Dompet

Perahu bermesin tempel terlihat lalu lalang di Sungai Kayan. Moda transportasi tradisional itu masih…

Kamis, 19 Juli 2018 01:49

Perlu Pendataan Ulang

ADA 11 aset yang dikembalikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara ke Pemerintah Kabupaten Bulungan,…

Rabu, 18 Juli 2018 14:40

Sepekan, Tujuh Kasus Narkoba Diungkap

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kaltara selama sepekan ini berhasil…

Rabu, 18 Juli 2018 14:29

Tak Ada Tambahan Waktu

TANJUNG SELOR – Jelang batas akhir pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Rabu, 18 Juli 2018 14:28

Bikin Keluarga Terkejut, Dikenal Bersahaja dan Pekerja Keras

Muhammad Riharja harus pulang ke kampung halaman dalam keadaan tragis. Ia dibunuh oleh orang gila, saat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .