MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 07 Oktober 2017 14:56
Jembatan Bulan Akan Dikaji
DISKUSI: Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) dan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Jumat (6/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat Kaltara harus bersabar terwujudnya pembangunan Jembatan Bulan, yaitu jembatan yang menghubungkan daratan Kalimantan di Bulungan dengan Tarakan. Pasalnya, Presiden Jokowi masih mempertimbangkan untuk merealisasikan harapan warga Bumi Benuanta, karena diperkirakan memerlukan biaya sangat besar.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun, sedang melakukan studi kelayakan terhadap rencana megaproyek ini. Dari hasil feasibility study (FS) nanti, baru bisa diketahui berapa anggaran yang dibutuhkan, berikut manfaat yang didapat jika dibangun. FS inilah yang akan menjadi dasar bagi Presiden untuk memutuskan layak masuk proyek strategis nasional atau tidak.

“Apa pun setiap pembangunan perlu feasibility study, perlu dikalkulasi, perlu dihitung. Karena hitungannya belum masuk ke saya, saya belum bisa putuskan. Kalau dari Kementerian PU sudah masuk, Bappenas sudah masuk, butuh sekian, bisa diambil anggarannya dari sini, eksekusi,” ujar Jokowi di sela-sela kunjungan melihat progres pembangunan Embung Rawasari di Kelurahan Karang Harapan, Jumat (6/10).

Presiden pun meminta masyarakat Kaltara untuk bersabar. Sebab, tidak mudah untuk menghitung kebutuhan anggaran membangun jembatan tersebut. Sehingga dibutuhkan waktu untuk merampungkan uji kelayakannya. 

“Ya nunggulah, sabar,” pintanya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengakui tidak mudah bagi pemerintah pusat untuk merealisasikan harapan warga Kaltara soal pembangunan Jembatan Bulan, karena diperkirakan membutuhkan anggaran besar.   

Informasi yang diperolehnya, untuk pembangunan jembatan saja yang panjangnya diprediksi mencapai 5,6 kilometer, sudah butuh anggaran mencapai triliunan rupiah. Belum ditambah panjang keseluruhan sejak dari jalan penghubung.

“Jembatan Bulan 5,6 kilometer itu enggak main-main. Itu jembatannya saja. Kalau jalannya total 60 kilometer. Jadi saya harus bikin betul FS-nya supaya Pak Presiden bisa mutusin,” tutur pria kelahiran Surakarta, 5 November 1954 ini saat mendampingi Jokowi.

Dia memperkirakan untuk merealisasikan setidaknya butuh anggaran minimal Rp 5 triliun, jumlah yang tidak sedikit bagi pemerintah pusat. Di sisi lain, pihaknya juga harus memperhitungkan manfaat dari keberadaan Jembatan Bulan, terutama dalam menopang roda perkonomian masyarakat Kaltara. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:02

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

TANJUNG SELOR – Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 20 Sentra Kelautan…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:59

Rela Antre demi Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Masyarakat di daerah perbatasan membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, terutama…

Jumat, 16 Februari 2018 12:53

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara menargetkan hasil tangkapan ikan nelayan…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Banjir Rendam Dua Desa

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .