MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 07 Oktober 2017 14:56
Jembatan Bulan Akan Dikaji
DISKUSI: Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) dan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, Jumat (6/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat Kaltara harus bersabar terwujudnya pembangunan Jembatan Bulan, yaitu jembatan yang menghubungkan daratan Kalimantan di Bulungan dengan Tarakan. Pasalnya, Presiden Jokowi masih mempertimbangkan untuk merealisasikan harapan warga Bumi Benuanta, karena diperkirakan memerlukan biaya sangat besar.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun, sedang melakukan studi kelayakan terhadap rencana megaproyek ini. Dari hasil feasibility study (FS) nanti, baru bisa diketahui berapa anggaran yang dibutuhkan, berikut manfaat yang didapat jika dibangun. FS inilah yang akan menjadi dasar bagi Presiden untuk memutuskan layak masuk proyek strategis nasional atau tidak.

“Apa pun setiap pembangunan perlu feasibility study, perlu dikalkulasi, perlu dihitung. Karena hitungannya belum masuk ke saya, saya belum bisa putuskan. Kalau dari Kementerian PU sudah masuk, Bappenas sudah masuk, butuh sekian, bisa diambil anggarannya dari sini, eksekusi,” ujar Jokowi di sela-sela kunjungan melihat progres pembangunan Embung Rawasari di Kelurahan Karang Harapan, Jumat (6/10).

Presiden pun meminta masyarakat Kaltara untuk bersabar. Sebab, tidak mudah untuk menghitung kebutuhan anggaran membangun jembatan tersebut. Sehingga dibutuhkan waktu untuk merampungkan uji kelayakannya. 

“Ya nunggulah, sabar,” pintanya.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, mengakui tidak mudah bagi pemerintah pusat untuk merealisasikan harapan warga Kaltara soal pembangunan Jembatan Bulan, karena diperkirakan membutuhkan anggaran besar.   

Informasi yang diperolehnya, untuk pembangunan jembatan saja yang panjangnya diprediksi mencapai 5,6 kilometer, sudah butuh anggaran mencapai triliunan rupiah. Belum ditambah panjang keseluruhan sejak dari jalan penghubung.

“Jembatan Bulan 5,6 kilometer itu enggak main-main. Itu jembatannya saja. Kalau jalannya total 60 kilometer. Jadi saya harus bikin betul FS-nya supaya Pak Presiden bisa mutusin,” tutur pria kelahiran Surakarta, 5 November 1954 ini saat mendampingi Jokowi.

Dia memperkirakan untuk merealisasikan setidaknya butuh anggaran minimal Rp 5 triliun, jumlah yang tidak sedikit bagi pemerintah pusat. Di sisi lain, pihaknya juga harus memperhitungkan manfaat dari keberadaan Jembatan Bulan, terutama dalam menopang roda perkonomian masyarakat Kaltara. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 23 Oktober 2017 11:22

Perda BUMD Mendesak Disahkan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengharapkan agar DPRD Kaltara bisa melakukan…

Senin, 23 Oktober 2017 11:20

Mucil, Penjual Bentol Bakal Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Lama tak mendapat tindakan tegas dari aparat keamanan, penjual bensin botol (bentol)…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:05

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sungai Kayan, Kecamatan…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:04

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) penerimaan CPNS Pemprov Kaltara sudah…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:59

Diskon 50 Persen untuk Dhuafa, Siapkan Layanan Kesehatan

Untuk memberikan manfaat kepada umat, Baznas Kaltara berinisiatif mendirikan dua layanan, yakni Baznas…

Minggu, 22 Oktober 2017 13:58

Kapolres Warning Kapolsek

TANJUNG SELOR – Berurusan dengan aparat kepolisian bisa saja dialami aparatur desa apabila salah…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

Izin Konstruksi Terbit November, Pemprov Buka Peluang Investor Lain Terlibat

Berawal dari Keprihatinan, Masih Butuh Penyempurnaan

Gubernur Akui Tes CPNS 2017 Lebih Sulit

Pelabuhan Feri Bunyu Masuk RIPN, Bakal Dianggarkan Rp 110 M dari APBN

Setelah Verifikasi, Lanjut Monitoring

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .