MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 07 Oktober 2017 14:48
Usulan DOB Jadi Mimpi Panjang, Anggaran Masih Jadi Alasan Utama

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Kalimantan Utara (Kaltara) bakal lama bisa terwujud. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan moratorium masih belum dicabut.

Artinya, meski usulan dan desakan terus mengalir ke pemerintah pusat, 5 usulan DOB dari Kaltara:  Kota Tanjung Selor, Kota Sebatik, Kabupaten Krayan, Kabupaten Apau Kayan dan Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya) belum bisa terealisasi dalam waktu dekat.

“Supaya semua tahu. Sampai saat ini (pembentukan DOB, Red) kami masih moratorium. Tapi, usulan dari semua daerah sudah ditampung, sudah saya perintahkan untuk ditampung dulu, karena ini menyangkut APBN. Mau tidak mau, kalau ada DOB, suplai anggaran dari pusat,” ujar Jokowi di sela-sela lawatannya ke Tanjung Selor, Jumat (6/10).

Jokowi mengaku hingga tahun ini sudah ada total 276 usulan DOB dari seluruh daerah. “Banyak sekali. Sekali satu diberi, yang lain pasti ngejar-ngejar minta juga. Semua masih dihitung kemungkinan-kemungkinannya dari APBN dan mempertimbangkan daerah itu bisa membiayai dirinya sendiri,” timpalnya.

Terkait kedatangan ke Kaltara untuk ketiga kalinya ini, mantan Wali Kota Solo ini mengatakan, juga sekaligus melihat kesiapan insfrastruktur untuk menarik minat investasi agar datang ke Kaltara. Sebab, akan ada beberapa investasi besar yang akan masuk ke Kaltara. Di antaranya perusahaan BUMN PT Inalum yang akan membangun pabrik dengan kapasitas tiga kali lebih besar dari yang ada di Sumatra Utara.

“Investasi lain juga kita dorong ke sini, terutama karena kesiapan listrik dari PLTA yang potensinya ada. Saya sudah menanyakan ke Gubernur (Irianto Lambrie, Wagub (Udin Hianggio), dan Bupati Bulungan sudah menyiapkan lahan 11 ribu hektare,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltara Irianto lambrie memberikan apresiasi atas perhatian Presiden Jokowi yang mendukung pertumbuhan pembangunan di Kaltara. Saat ini, kata Irianto, sudah ada beberapa investor dari dalam dan luar negeri yang berminat berinvestasi di Kaltara. Di antaranya perusahaan dari Tiongkok, Korea Selatan, Kanada dan lainnya.

Apalagi, lanjutnya, Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning dan Mangkupadi sudah ditetapkan sebagai proyek strategis nasional berdasarkan Perpres Nomor 58 Tahun 2017 yang menggantikan Perpres Nomor 3 Tahun 2016.

“Perhatian juga diberikan pemerintah terhadap percepatan pembangunan PLTA di Kaltara. Seperti PLTA Sungai Kayan yang bisa menghasilkan listrik 9.000 MW, serta PLTA lainnya di Nunukan dan Malinau,” sebutnya.

Dia juga memohon agar pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor dapat ditindaklanjuti dengan diterbitkan keputusan presiden (keppres) atau peraturan presiden (Perpres). Selain itu, Irianto juga akan terus menyuarakan soal pembentukan lima DOB yang sudah diusulkan.

“Mohon ada perhatian khusus usulan DOB di Kaltara. Kami juga sudah berkonsultasi dengan DPD RI dan berencana akan bertemu Komisi II DPR dalam waktu dekat,” ujarnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 12:46

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan masih terkendala…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:45

Puluhan Hektare Sawah Terendam, Petani Terancam Gagal Panen

TANJUNG SELOR – Hujan yang mengguyur Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:41

Pekerja Tak Gunakan AP, Kontraktor Proyek Ditegur Disnaker

TANJUNG SELOR – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mencanangkan peringatan hari Keselamatan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 13:10

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan sejak tahun lalu mulai menggulirkan program tol udara…

Rabu, 17 Januari 2018 12:57

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

TARAKAN – Meski diduga karena faktor cuaca, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Daya PLN Bertambah 3 MW

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .