MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 06 Oktober 2017 13:25
78 Ribu Hektare Tambak Bisa Bersertifikat
POTENSI: Kawasan tambak udang yang berada di Kabupaten Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Komoditas hasil perikanan di Kaltara memiliki potensi yang cukup besar, terutama untuk tujuan ekspor. Mengingat, di Kaltara cukup banyak terdapat tambak-tambak budidaya yang dimiliki oleh masyarakat seperti tambak udang.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, ada sebanyak 9.604 pembudidaya yang ada di provinsi termuda di Indonesia ini. Dari jumlah itu, total lahan budidaya berupa tambak sekitar 149.958 hektare. Namun, tidak semua lahan budidaya tersebut statusnya milik masyarakat, karena masih ada tambak budidaya yang lokasinya berada di kawasan Hutan Produksi (HP) dan Hutan Produksi Konversi (HPK).

Menurut Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie, sebanyak 78.592 hektare statusnya adalah Area Penggunaan Lain (APL). Sehingga, masyarakat bisa memiliki sertifikat atas lahan tersebut. Sementara sisanya, 70.707 ha masuk kawasan HP dan 659 ha masuk kawasan HPK.

“Tetapi, yang masih di kawasan hutan (HP dan HPK) sudah diatur di dalam tata ruang (Rencana Tata Ruang Wilayah/RTRW) Kaltara. Yang mengatur Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah),” tuturnya saat ditemui media ini, Kamis (5/10).

Karena sudah diatur dalam RTRW Kaltara, Amir mengatakan, lahan tambak budidaya masyarakat yang masuk kawasan hutan sudah memiliki kekuatan hukum. Kabupaten Bulungan menjadi wilayah yang paling luas area tambak budidaya, karena banyak terdapat pada pulau-pulau kecil yang jumlahnya sekitar 181 pulau.

Untuk informasi, ekspor hasil perikanan dan kelautan Kaltara masih tergolong minim. Tahun lalu, berdasarkan data DKP Kaltara, ekspor hasil perikanan dan kelautan hanya sebesar Rp 2,250 miliar. Namun, angka tersebut menurut Sekretaris DKP Kaltara Muhammad Suwardi, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Kenaikan ekspor perikanan di Kaltara dipicu adanya pertumbuhan ekspor hasil industri pengolahan ikan tangkap yang ada di Tarakan dan Nunukan. “Kedua daerah itu sebagai penyumbang terbesar hasil ekspor perikanan di Kaltara,” sebutnya.

Secara rinci, Suwardi menyebutkan kedua daerah itu memiliki volume dan nilai yang cukup signifikan dalam mendongkrak hasil perikanan di Kaltara. Kabupaten Nunukan selama 2016 mencapai 8.056 ton. Sedangkan Tarakan sebesar 22.651 ton.

“Padahal, target kita di tahun lalu untuk ekspor perikanan ini hanya 9,133 ton dengan nilai rupiahnya Rp 1,652 miliar. Tapi kedua daerah ini mampu menunjukkan peningkatan,” ungkapnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:39

Upaya Genjot PAD, Pemkot Lirik Parkir Kantor Pemerintahan

TARAKAN – Berkurangnya dana bagi hasil dari pemerintah pusat maupun bantuan keuangan (bankeu)…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:33

Harga Gas Melon Melambung, Disperindag Ngaku Sulit Ditertibkan

TANJUNG SELOR – Warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor sejak beberapa hari…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:16

Rp 3,8 M untuk Bangun Pasar

TARAKAN – Perhatian pemerintah pusat terhadap Kaltara, tidak hanya di wilayah perbatasan. Di Tarakan,…

Jumat, 13 Oktober 2017 12:44

Ikan Air Tawar Kurang Dilirik Pembeli

TANJUNG SELOR – Banjir ikan laut di Pasar Induk sejak beberapa pekan belakangan ini, berdampak…

Jumat, 13 Oktober 2017 12:30

Elpiji 3 Kg Hilang di Pasaran

TANJUNG SELOR – Kekosongan elpiji 3 kg kembali terjadi di Tanjung Selor, Bulungan. Sejak beberapa…

Kamis, 12 Oktober 2017 11:47

Warung Dadakan Menjamur

TANJUNG SELOR – Dibukanya keran CPNS Pemprov Kaltara, tahun ini, tak hanya diserbu oleh pelamar…

Kamis, 12 Oktober 2017 11:39

Sewa Ruko Tak Lancar, Pedagang Nilai Kemahalan

TANJUNG SELOR – Pembayaran sewa rumah toko (ruko) di kompleks Pasar Induk Tanjung Selor diakui…

Rabu, 11 Oktober 2017 12:26

Toko Indonesia Berubah Jadi Pasar

TANJUNG SELOR – Pembangunan toko Indonesia yang diusulkan Pemprov Kaltara melalui Dinas Perindustrian,…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:33

BI Akan Tertibkan Pelaku Kupva

TARAKAN – Berdasarkan identifikasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara, ada…

Sabtu, 07 Oktober 2017 15:12

E-Money Belum Bisa Diterapkan

TANJUNG SELOR – Layanan internet yang belum merata di Kabupaten Bulungan, menjadi kendala utama…

Pelaku UMKM Dibekali Pelatihan

Kaltara Ditawari Bantuan Dana Rp 50 M

Keringanan Pajak Kewenangan Pusat

Kerja Sama untuk Cegah Penyelewengan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .