MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 06 Oktober 2017 13:25
78 Ribu Hektare Tambak Bisa Bersertifikat
POTENSI: Kawasan tambak udang yang berada di Kabupaten Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Komoditas hasil perikanan di Kaltara memiliki potensi yang cukup besar, terutama untuk tujuan ekspor. Mengingat, di Kaltara cukup banyak terdapat tambak-tambak budidaya yang dimiliki oleh masyarakat seperti tambak udang.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, ada sebanyak 9.604 pembudidaya yang ada di provinsi termuda di Indonesia ini. Dari jumlah itu, total lahan budidaya berupa tambak sekitar 149.958 hektare. Namun, tidak semua lahan budidaya tersebut statusnya milik masyarakat, karena masih ada tambak budidaya yang lokasinya berada di kawasan Hutan Produksi (HP) dan Hutan Produksi Konversi (HPK).

Menurut Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie, sebanyak 78.592 hektare statusnya adalah Area Penggunaan Lain (APL). Sehingga, masyarakat bisa memiliki sertifikat atas lahan tersebut. Sementara sisanya, 70.707 ha masuk kawasan HP dan 659 ha masuk kawasan HPK.

“Tetapi, yang masih di kawasan hutan (HP dan HPK) sudah diatur di dalam tata ruang (Rencana Tata Ruang Wilayah/RTRW) Kaltara. Yang mengatur Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah),” tuturnya saat ditemui media ini, Kamis (5/10).

Karena sudah diatur dalam RTRW Kaltara, Amir mengatakan, lahan tambak budidaya masyarakat yang masuk kawasan hutan sudah memiliki kekuatan hukum. Kabupaten Bulungan menjadi wilayah yang paling luas area tambak budidaya, karena banyak terdapat pada pulau-pulau kecil yang jumlahnya sekitar 181 pulau.

Untuk informasi, ekspor hasil perikanan dan kelautan Kaltara masih tergolong minim. Tahun lalu, berdasarkan data DKP Kaltara, ekspor hasil perikanan dan kelautan hanya sebesar Rp 2,250 miliar. Namun, angka tersebut menurut Sekretaris DKP Kaltara Muhammad Suwardi, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Kenaikan ekspor perikanan di Kaltara dipicu adanya pertumbuhan ekspor hasil industri pengolahan ikan tangkap yang ada di Tarakan dan Nunukan. “Kedua daerah itu sebagai penyumbang terbesar hasil ekspor perikanan di Kaltara,” sebutnya.

Secara rinci, Suwardi menyebutkan kedua daerah itu memiliki volume dan nilai yang cukup signifikan dalam mendongkrak hasil perikanan di Kaltara. Kabupaten Nunukan selama 2016 mencapai 8.056 ton. Sedangkan Tarakan sebesar 22.651 ton.

“Padahal, target kita di tahun lalu untuk ekspor perikanan ini hanya 9,133 ton dengan nilai rupiahnya Rp 1,652 miliar. Tapi kedua daerah ini mampu menunjukkan peningkatan,” ungkapnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 11:56

Distributor Pupuk Masih Kurang

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi…

Senin, 15 Januari 2018 11:45

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

TANJUNG SELOR – Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos)…

Senin, 15 Januari 2018 11:38

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

TARAKAN – Dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi dua kali kenaikan harga beras di Tarakan.…

Minggu, 14 Januari 2018 13:40

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

TANJUNG SELOR – Alokasi dana desa dari pemerintah setiap tahunnya selalu meningkat. Di Kaltara…

Minggu, 14 Januari 2018 13:35

Harga Cabai Naik

TANJUNG SELOR - Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional awal bulan ini mengalami penurunan. Berdasarkan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:33

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

TANJUNG SELOR – Skema [enyaluran dana desa yang sebelumnya dibagi dalam dua tahap, mulai tahun…

Rabu, 10 Januari 2018 11:35

Kementan Lirik Potensi Kaltara

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi target dari Kementerian…

Selasa, 09 Januari 2018 12:32

Ekspor Kepiting Bertelur Naik 20 Persen

TARAKAN – Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tarakan mencatat adanya peningkatan ekspor kepiting…

Minggu, 07 Januari 2018 15:18

Stok Beras Aman hingga 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Persediaan beras Bulog di Kabupaten Bulungan aman hingga 4 bulan kedepan. Saat…

Minggu, 07 Januari 2018 15:15

Produk Lokal Belum Digarap Maksimal

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki berbagai produk yang saat ini belum digarap maksimal.…

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

Harga Cabai Naik

HET Beras Dicuekin Pedagang

Tarakan Jadi Pilot Project Gerakan Non Tunai

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

Distributor Pupuk Masih Kurang

Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

4.268 KPM Terima Bansos Rastra
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .