MANAGED BY:
SENIN
20 AGUSTUS
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 06 Oktober 2017 13:25
78 Ribu Hektare Tambak Bisa Bersertifikat
POTENSI: Kawasan tambak udang yang berada di Kabupaten Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Komoditas hasil perikanan di Kaltara memiliki potensi yang cukup besar, terutama untuk tujuan ekspor. Mengingat, di Kaltara cukup banyak terdapat tambak-tambak budidaya yang dimiliki oleh masyarakat seperti tambak udang.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, ada sebanyak 9.604 pembudidaya yang ada di provinsi termuda di Indonesia ini. Dari jumlah itu, total lahan budidaya berupa tambak sekitar 149.958 hektare. Namun, tidak semua lahan budidaya tersebut statusnya milik masyarakat, karena masih ada tambak budidaya yang lokasinya berada di kawasan Hutan Produksi (HP) dan Hutan Produksi Konversi (HPK).

Menurut Kepala DKP Kaltara Amir Bakrie, sebanyak 78.592 hektare statusnya adalah Area Penggunaan Lain (APL). Sehingga, masyarakat bisa memiliki sertifikat atas lahan tersebut. Sementara sisanya, 70.707 ha masuk kawasan HP dan 659 ha masuk kawasan HPK.

“Tetapi, yang masih di kawasan hutan (HP dan HPK) sudah diatur di dalam tata ruang (Rencana Tata Ruang Wilayah/RTRW) Kaltara. Yang mengatur Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah),” tuturnya saat ditemui media ini, Kamis (5/10).

Karena sudah diatur dalam RTRW Kaltara, Amir mengatakan, lahan tambak budidaya masyarakat yang masuk kawasan hutan sudah memiliki kekuatan hukum. Kabupaten Bulungan menjadi wilayah yang paling luas area tambak budidaya, karena banyak terdapat pada pulau-pulau kecil yang jumlahnya sekitar 181 pulau.

Untuk informasi, ekspor hasil perikanan dan kelautan Kaltara masih tergolong minim. Tahun lalu, berdasarkan data DKP Kaltara, ekspor hasil perikanan dan kelautan hanya sebesar Rp 2,250 miliar. Namun, angka tersebut menurut Sekretaris DKP Kaltara Muhammad Suwardi, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Kenaikan ekspor perikanan di Kaltara dipicu adanya pertumbuhan ekspor hasil industri pengolahan ikan tangkap yang ada di Tarakan dan Nunukan. “Kedua daerah itu sebagai penyumbang terbesar hasil ekspor perikanan di Kaltara,” sebutnya.

Secara rinci, Suwardi menyebutkan kedua daerah itu memiliki volume dan nilai yang cukup signifikan dalam mendongkrak hasil perikanan di Kaltara. Kabupaten Nunukan selama 2016 mencapai 8.056 ton. Sedangkan Tarakan sebesar 22.651 ton.

“Padahal, target kita di tahun lalu untuk ekspor perikanan ini hanya 9,133 ton dengan nilai rupiahnya Rp 1,652 miliar. Tapi kedua daerah ini mampu menunjukkan peningkatan,” ungkapnya. (rus/fen)


BACA JUGA

Senin, 13 Agustus 2018 16:17

Pemasaran Tergantung Jenis Tanaman

TANJUNG SELOR - Kalimantan Utara mempunyai potensi untuk pengembangan sektor pertanian. Karena memiliki…

Senin, 13 Agustus 2018 16:04

Penjual Hewan Ternak Dianggap Mengganggu

TARAKAN – Penjual hewan kurban jelang Lebaran Iduladha mulai bermunculan di beberapa tempat. Keberadaan…

Minggu, 12 Agustus 2018 15:16

Pasar Jelarai Tunggu Sambungan Listrik dan Air

TANJUNG SELOR – Pasar Jelarai Selor belum bisa dimanfaatkan oleh pedagang yang sudah mendaftar…

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:45

Harga Ikan Bawal Bisa Melejit

TUNTUTAN ekonomi memaksa nelayan harus tetap turun melaut meski cuaca dan ombak masih belum bersahabat. …

Sabtu, 11 Agustus 2018 14:44

Batasi Pasokan Ikan dari Tawau, Hanya Bergantung dari Berau

TARAKAN – Ikan layang masih tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai salah satu komoditi…

Rabu, 08 Agustus 2018 15:04

Harga Udang Makin Tak Jelas

TARAKAN - Permasalahan harga udang pokok yang tidak jelas sesuai selama ini menjadi tuntutan para petani…

Selasa, 07 Agustus 2018 13:47

Piutang Jaminan Reklamasi Capai Rp 177 M

TARAKAN – Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu bara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM)…

Minggu, 05 Agustus 2018 14:39

Jelang Idul Adha, Peternak Sapi Kebanjiran Pesanan

TARAKAN - Menjelang Idul Adha beberapa pesanan sapi di Tarakan meningkat. Hal tersebut terlihat ramainya…

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:59

Disdagkop Bantah Elpiji Melon Langka

TARAKAN - Beberapa hari ini, keberadaan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg) kosong. Masyarakat pun harus…

Jumat, 03 Agustus 2018 13:36

Kenaikan Harga Ayam Ancam Inflasi

TARAKAN – Upaya Pemerintah Provinsi Kaltara menekan inflasi yang naik pada Juni lalu hingga 2,71…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .