MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 05 Oktober 2017 12:16
Penyertaan Modal PI Akan Dirundingkan
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Keseriusan Pemprov Kaltara berpartisipasi dalam pengelolaan blok migas, telah dimulai dengan dibuatnya raperda pembentukan badan usaha milik daerah (BUMD). Yakni, PT Migas Kaltara Jaya.

Bahkan, prosesnya tinggal dilakukan pengesahan. Gubernur Kaltara Irianto Lambrie pun menyatakan semakin cepat raperda tersebut disahkan, maka semakin bagus agar Kaltara bisa terlibat dalam pengelolaan blok migas melalui participating interest (PI) 10 persen.

Namun untuk penyertaan modal, menurutnya, perlu dirundingkan dengan kementerian terkait. Termasuk kemampuan anggaran yang dialokasikan untuk penyertaan modal akan dibahas bersama anggota DPRD Kaltara.

“Kita juga lihat prospeknya. Kita ambil atau nggak. Kalau sekarang kan harga gas turun, minyak turun, jadi perlu kajian biar tidak bermasalah di kemudian hari,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Kaltara, Rabu (4/10).

“Misal, investasi Rp 100 miliar. Itu kembalinya berapa lama? Jadi ada hitung-hitungannya,” tambahnya.

Dia juga menerangkan, jika anggaran yang dibutuhkan untuk penyertaan modal cukup besar, maka saham yang dimiliki Pemprov Kaltara sebesar 99 persen bisa dijual kepada pihak lain sehingga tetap terlibat dalam pengelolaan blok migas yang ada di provinsi ke-34 ini. Bahkan, jika ada pihak yang bersedia menalangi dalam penyerataan modal tetap akan dikaji pihaknya.

“Semua skema kita coba bahas. Kalau misalnya, Pertamina mau ambil dulu, lalu sekian persen diberi ke kita (Kaltara) untuk masuk APBD,” ujarnya.

Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 37/2016 tentang Penawaran PI 10 Persen, dijelaskan bahwa penawaran PI 10 persen untuk lapangan yang berada di daratan dalam 1 provinsi atau perairan lepas pantai paling jauh sampai 4 mil laut diberikan kepada 1 BUMD yang pembentukannya dikoordinasi oleh gubernur dengan melibatkan bupati/wali kota yang wilayah administrasinya terdapat lapangan migas yang disetujui rencana pengembangannya.

Sementara itu, untuk lapangan yang berada di perairan lepas pantai dengan jarak di atas 4 – 12 mil laut diukur dari garis pantai ke arah laut lepas, penawaran PI 10 persen diberikan kepada BUMD yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh gubernur. Untuk lapangan yang berada di daratan atau perairan lepas pantai di lebih dari 1 provinsi, penawaran PI 10 persen dilaksanakan berdasarkan ketentuan. Yakni, kesepakatan antara gubernur. Jika tidak ada kesepakatan dalam waktu paling lama tiga bulan sejak tanggal permintaan penunjukan BUMD, Menteri ESDM menetapkan besaran PI yang akan ditawarkan ke masing-masing provinsi.

Bagi kabupaten/kota yang wilayahnya terdapat lapangan minyak dan gas seperti Bulungan, Tarakan dan Nunukan, kata Irianto, jika belum memiliki BUMD tetap memperoleh bagian melalui undang-undang perimbangan keuangan.

“Penghasil lebih besar dari daerah lain,” ujarnya. (fen)


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 12:59

Sempurnakan Pergub PTSP dengan Perda

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara dalam jangka panjang bakal menjadi daerah tujuan investasi di…

Selasa, 16 Januari 2018 10:56

Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

TANJUNG SELOR – Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara pada triwulan III pada 2017 lalu menjadi…

Senin, 15 Januari 2018 11:56

Distributor Pupuk Masih Kurang

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi…

Senin, 15 Januari 2018 11:45

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

TANJUNG SELOR – Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos)…

Senin, 15 Januari 2018 11:38

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

TARAKAN – Dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi dua kali kenaikan harga beras di Tarakan.…

Minggu, 14 Januari 2018 13:40

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

TANJUNG SELOR – Alokasi dana desa dari pemerintah setiap tahunnya selalu meningkat. Di Kaltara…

Minggu, 14 Januari 2018 13:35

Harga Cabai Naik

TANJUNG SELOR - Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional awal bulan ini mengalami penurunan. Berdasarkan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:33

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

TANJUNG SELOR – Skema [enyaluran dana desa yang sebelumnya dibagi dalam dua tahap, mulai tahun…

Rabu, 10 Januari 2018 11:35

Kementan Lirik Potensi Kaltara

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi target dari Kementerian…

Selasa, 09 Januari 2018 12:32

Ekspor Kepiting Bertelur Naik 20 Persen

TARAKAN – Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tarakan mencatat adanya peningkatan ekspor kepiting…

Kapasitas Gudang Minim

Tarakan Jadi Pilot Project Gerakan Non Tunai

HET Beras Dicuekin Pedagang

Buka Tiga Sumur di Bunyu

Masyarakat Perlu Ubah Pola Pikir

4.268 KPM Terima Bansos Rastra

Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

Sektor Pertambangan Masih Jadi Andalan

Hyundai Paling Aktif, DPMPTSP Tunggu Laporan Kegiatan Lima Investor

Kebutuhan Cabai hingga 1,5 Ton
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .