MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 20 September 2017 12:53
Gangguan Internet Hambat Verifikasi Online

Ombudsman Ikut Mengawasi

GANGGUAN INTERNET: Verifikasi online yang dilakukan panitia penerimaan CPNS terhadap berkas pendaftar sempat terhambat beberapa jam, Selasa (19/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Panitia penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang melakukan verifikasi online atau memasukkan data-data pendaftar, sempat terhenti beberapa jam, Selasa (19/9).

Penyebabnya, lagi-lagi karena jaringan internet mengalami gangguan sejak pukul 10.00 Wita. Itu pun diakui Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pegawai BKD Kaltara Waluya Sejati.

Pihaknya pun langsung berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk mengatasi. “Dalam panitia kan dilibatkan Diskominfo untuk mem-back up jaringan. Kami minta supaya Diskominfo berkoordinasi dengan Telkom. Karena proses seleksi CPNS ini bergantung jaringan (internet) juga,” ungkapnya.

Lanjutnya, agar tidak terjadi penumpukan antrean, petugas penerima berkas pun ditambah. Yang awalnya hanya 8 orang kini disiapkan 16 orang.

Dia juga menyebutkan, sebanyak 600 nomor antrean yang disiapkan panitia setiap harinya. Meski penyerahan berkas dibuka pukul 8 pagi, diakuinya nomor antrean sudah dibagikan sejak pukul 06.30 Wita. Bahkan, banyak pelamar yang rela datang lebih cepat agar dapat nomor antrean awal.

“Makanya nomor antraen itu jam 9 pagi sudah habis terbagi,” katanya.

Peyerahan berkas, lanjutnya, dibagi tiga sesi. Pukul 08.00-12.00 dengan nomor antrean 1 sampai 300. Kemudian pukul 13.00-17.00 untuk nomor antrean 301 sampai 500. Kemudian lanjut pukul 19.00-22.00 antrean 501-600.

Waluya menyarakan bagi pelamar yang belum menyerahkan berkas persyaratan bisa datang lebih awal. “Karena kalau nomor antrean kita bagi lagi, waktunya tidak cukup. Solusinya, bisa datang lagi,” sarannya.

Diawasi Ombudsman Kaltara

Penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang diserbu ribuan pendaftar, turut menarik perhatian Ombudsman Perwakilan Kaltara. Terutama, terkait proses penerimaan CPNS.

Pengawasan dilakukan mulai dari tahap pendaftaran, pelaksanaan tes dan ujian hingga pengumuman hasil seleksi.

“Kami ingin melihat bagaimana pelayanan publik yang diberikan, yang berkaitan dengan proses penerimaan CPNS ini,” kata Ibramsyah Amirudin, Kepala Ombudsman Perwakilan Kaltara yang ditemui di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, kemarin.

Menurut dia, dalam proses penyelenggaraan penerimaan CPNS bisa saja ada permasalahan yang juga bakal menjadi perhatian. Namun, dia menegaskan bukan berarti pihaknya mencari-cari kesalahan, tetapi justru ingin ikut membantu mengatasi hal-hal yang menjadi kendala berkaitan dengan pelayanan.

Contoh, kata dia, mengantisipasi kendala yang berkaitan dengan pelayanan Telkom, dalam hal ini jaringan internet. Sebab, proses penerimaan CPNS ini memerlukan internet seperti saat pendaftaran dan verifikasi berkas. “Penggunaan sistem online dalam proses penerimaan CPNS tujuannya untuk memudahkan pelamar. Namun, banyak mengalami kendala karena internet gangguan, sehingga dikeluhkan oleh peserta,” katanya.

Untuk mengantisifasi gangguan internet, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Telkom. “Kami minta selama proses penerimaan ada jalur khusus dari Telkom. Karena proses verifiksi online juga bergantung internet,” sambungnya.

Selain masalah internet, pihaknya turut memantau pelayanan saat penyerahan berkas, mengingat setiap hari raturan pelamar harus antre untuk menyerahkan berkas lamarannya.

“Kami di sini pastikan tidak ada titipan berkas. Kalalu ada temuan, akan kami sampaikan ke pimpinannya. Kami juga cek petugas penerima berkas, semua pegawai, tidak ada yang PTT,” ujarnya.

Ia menambahkan pengawasan tersebut perlu dilaksanakan untuk mencegah terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan CPNS. Selain itu, hal ini juga dilaksanakan untuk menjalankan fungsi Ombudsman sebagai pengawas penyelenggaraan pelayanan publik sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:14

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

TANJUNG SELOR – Kesabaran warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara) sedang diuji. Sebab, beberapa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:51

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

TARAKAN – Warga Jalan Nipah Indah RT 17 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan, Selasa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:36

Regulasi Jadi Sorotan Pengusaha, BI Akan Fasilitasi

Perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara) tumbuh cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di sisi…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Tak Lengkap, Tetap Diterima, 19 Parpol Terdata di KPU Bulungan

TANJUNG SELOR – Hingga batas akhir penyerahan dokumen persyaratan sebagai peserta pemilu 2019,…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:41

Lawan Teroris dengan Pemahaman

TARAKAN – Ancaman terorisme masih menjadi isu nasional yang menarik untuk dibahas. Seperti yang…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:39

Tersangka SFH Perankan 45 Adegan

TARAKAN - Kasus penemuan bayi dalam freezer yang sempat menghebohkan warga Tarakan pada 2 Agustus lalu,…

Lebih 1.000 Peserta SKD Gagal, TWK Jadi yang Tersulit

Peserta SKD CPNS Berguguran, Ishak Tegaskan Tak Ada Toleransi

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

Antrean Kendaraan Padati SPBU

Kadisdik ‘Ancam’ Kepala Sekolah

Uji Kualitas Air Embun dengan Ikan

Batas Wilayah Tak Masalah, DOB Tanjung Selor Hanya Kurang Syarat Kecamatan

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .