MANAGED BY:
JUMAT
20 JULI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 20 September 2017 12:50
DOB di Kaltara Jadi Prioritas DPD

Gubernur Tuntut Pengesahan Satu Paket

PERJUANGKAN DOB: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie bertemu Wakil Pimpinan DPD RI Nono Sampono di Jakarta, Selasa (19/9). Bupati, DPRD dan tokoh masyarakat juga turut hadir (foto kanan).

PROKAL.CO, JAKARTA - Usulan pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Kalimantan Utara (Kaltara) terus bergulir. Guna mempercepat terbentuknya DOB, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie melakukan langkah-langkah taktis.

Salah satunya, dengan mendatangi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama sejumlah presidium DOB, anggota DPRD, DPR RI dan bupati yang daerahnya akan dimekarkan.

Pertemuan Pemprov Kaltara dengan DPD RI merupakan bagian dari upaya memperjuangkan pemekaran DOB melalui para wakil daerah tersebut. DOB yang diusulkan oleh Kaltara yaitu Kota Tanjung Selor, Kota Sebatik, Kabupaten Krayan, Kabupaten Apau Kayan, dan Kabupaten Bumi Dayak Perbatasan (Kabudaya). Dari lima usulan DOB tersebut, empat di antaranya berbatasan langsung dengan Malaysia.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono yang menerima kunjungan Pemprov Kaltara, mengatakan DOB yang diperjuangkan oleh masyarakat Kaltara wajib dilakukan karena merupakan amanah undang-undang. Dengan adanya DOB, pembangunan di daerah yang lebih merata dan menguntungkan masyarakat, terutama yang tinggal di perbatasan.

Dengan adanya otonomi, daerah bisa mengatur dan mengelola dirinya sendiri tanpa harus selalu menunggu bantuan dari pemerintah pusat. Selain itu, pertumbuhan daerah juga bisa dilakukan lebih cepat karena adanya sebuah otonomi yang diberikan oleh negara.

Nono menjelaskan, DPD RI sudah mewacanakan pembahasan tentang DOB Kaltara dengan Presiden Joko Widodo sebelum pertemuan kali ini. "Kami sudah minta waktu dengan Presiden untuk melaporkan beberapa hal. Yakni, soal Papua, Kaltara dan masalah kemanusiaan di Myanmar. Jadi, sebelum permintaan dari Kaltara untuk pertemuan tadi (kemarin), kami sudah minta pembahasan dengan Presiden, tinggal menunggu waktu Presiden," tuturnya.

Mantan jenderal bintang tiga ini menambahkan, DPD RI akan mengusulkan rancangan UU tentang perbatasan tahun depan. Salah satu tujuannya adalah memprioritaskan pembangunan di daerah perbatasan, termasuk pembentukan DOB. Sehingga diharapkan untuk pembentukan DOB khusus di perbatasan tidak perlu menunggu giliran dengan daerah lainnya.

Sementara itu, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie memberikan beberapa catatan usai pertemuan tersebut. Dia meminta DPD RI untuk memberikan rekomendasi secara tertulis kepada Presiden bahwa Kaltara menuntut pembentukan lima DOB dalam satu paket.

Artinya, Irianto menuntut pembentukan DOB di Kaltara bisa dilakukan sekaligus. Tidak dilakukan bergiliran. Ini mengingat kondisi geografis Kaltara yang memang langsung berbatasan dengan Malaysia.

"Kalau menunggu giliran pasti akan sangat lama bisa terwujud," ujarnya.

Suami Rita Ratina ini juga akan menjadwalkan berkonsultasi dengan Komisi II DPR RI terkait pembentukan lima DOB ini. Setelah itu, juga akan menjadwalkan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku ketua Dewan Otonomi Daerah (DOD).

Besarnya potensi yang ada di Kaltara, namun belum bisa diakses dengan baik, menurut Bupati Malinau Yansen TP, itu yang menjadi alasan kenapa masyarakat mendesak agar dilakukannya pemekaran atau pembentukan DOB.

Lebih jauh Yansen mengatakan, pembentukan DOB di Kaltara merupakan harga mati demi mempercepat upaya pembangunan di daerah perbatasan. Dirinya juga menginginkan pembentukan DOB di Kaltara bisa dilakukan dalam satu paket, lima DOB bisa dimekarkan bersamaan.

"Kalau ada yang menanyakan nasionalisme kami di perbatasan, walau sulit kami tetap cinta Indonesia. Apalagi kalau ada pemekaran, akan lebih cinta lagi. Karena ini merupakan keinginan masyarakat," ungkapnya.

Menurut Rektor Universitas Borneo (UBT) Tarakan Adri Paton, adanya pemekaran akan membuat pembangunan sebuah daerah menggeliat. Dia mencontohkan pembangunan di Kaltara semakin menggeliat setelah adanya pemekaran dari daerah induk, Kalimantan Timur.

"Majunya daerah di timur Indonesia itu karena DOB. Saat ini, Kaltara menggeliat juga karena DOB. Terlebih pemimpinya punya komitmen membangun daerah perbatasan," ujarnya.

Wilayah perbatasan, menurut Adri, merupakan kawasan strategis bangsa dan negara. Oleh karena itu, harusnya memiliki otonomi daerah sendiri. Dia menyebut daerah perbatasan juga menjadi cerminan dalam melakukan pembangunan dengan negara lain yang berbatasan.

"Pembangunan daerah perbatasan juga berhubungan dengan pertahanan dan keamanan negara. Oleh karena itu, pembentukan DOB menjadi solusi untuk berbagai masalah yang terjadi di perbatasan," kata dia. (rus/fen)


BACA JUGA

Kamis, 19 Juli 2018 01:56

Korsleting Listrik, Api Bakar Atap Rumah

TANJUNG SELOR - Rumah milik Petlen, 59 tahun, yang berada di Jalan Perdamaian RT 79 Kelurahan Tanjung…

Kamis, 19 Juli 2018 01:54

Berharap Kesetiaan Pelanggan, Hemat Waktu dan Isi Dompet

Perahu bermesin tempel terlihat lalu lalang di Sungai Kayan. Moda transportasi tradisional itu masih…

Kamis, 19 Juli 2018 01:49

Perlu Pendataan Ulang

ADA 11 aset yang dikembalikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara ke Pemerintah Kabupaten Bulungan,…

Rabu, 18 Juli 2018 14:40

Sepekan, Tujuh Kasus Narkoba Diungkap

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kaltara selama sepekan ini berhasil…

Rabu, 18 Juli 2018 14:29

Tak Ada Tambahan Waktu

TANJUNG SELOR – Jelang batas akhir pendaftaran calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

Rabu, 18 Juli 2018 14:28

Bikin Keluarga Terkejut, Dikenal Bersahaja dan Pekerja Keras

Muhammad Riharja harus pulang ke kampung halaman dalam keadaan tragis. Ia dibunuh oleh orang gila, saat…

Rabu, 18 Juli 2018 14:25

Pasar Induk Akan Direvitalisasi

PEMERINTAH Kabupaten Bulungan terus berkomitmen agar dapat meraih Adipura pada 2020 mendatang. Untuk…

Selasa, 17 Juli 2018 14:35

Sabu 1,049 Kg Dilarutkan ke Air

TANJUNG SELOR - Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kaltara melakukan pemusnahan barang…

Selasa, 17 Juli 2018 14:28

DLH Libatkan Gaul Bah

PERSOALAN sampah masih menjadi pekerjaan rumah bagi setiap pemerintah daerah. Termasuk Pemkab Bulungan.…

Selasa, 17 Juli 2018 14:26

Gandeng UBT dan INOVASI Kembangkan Literasi hingga Pedalaman

Tingkat keterampilan membaca anak-anak Indonesia, terutama untuk kategori kelas awal, yakni kelas I…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .