MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 19 September 2017 13:09
Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

Soal Usulan Pembentukan DOB

Sanusi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala terbentuknya daerah otonomi baru (DOB). Termasuk lima calon DOB di Kaltara yang sudah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II DPR RI.

Selain itu, kondisi keuangan negara juga menjadi pertimbangan pemerintah pusat menunda pembentukan DOB. Meski demikian, Pemprov Kaltara tetap mendorong percepatan pembentukan lima DOB.

Bahkan, hari ini Gubernur bersama Ketua DPRD Kaltara, bupati dan Ketua DPRD beserta presidium lima calon DOB dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk menyuarakan pemekaran ini di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara Sanusi mengatakan, kunjungan ke DPD RI yang dipimpin Gubernur ini untuk menyampaikan dan mendorong percepatan pemekaran lima calon DOB di Kaltara yang sudah diusulkan. Dalam pertemuan nanti akan dipaparkan alasan kenapa lima DOB di Kaltara perlu segera dimekarkan.

“Kita ingin menekankan lagi percepatan realisasi pemekaran daerah otonomi baru yang sudah diusulkan,” kata Sanusi, Senin (18/9).

Sanusi mengakui, Menteri Dalam Negeri sudah memutuskan untuk menunda pembentukan DOB. Tetapi, sebagai wilayah perbatasan, pemprov berharap ada pengecualian terhadap kebijakan penundaan pembentukan DOB tersebut bagi Kaltara. Pertimbangannya, rentang kendali pemerintahan dan pelayanan publik. Termasuk pelaksanaan pembangunan yang belum merata di wilayah yang diusulkan jadi DOB.  Hal ini kata dia juga sudah pernah disampaikan kepada Kemendagri dan akan kembali disuarakan ke DPD RI.

“Seperti Sebatik, Bumi Dayak Perbatasan, Apau Kayan dan Krayan semua merupakan beranda terdepan negara. Perlu ada kebijakan khusus, pengecualian motatorium. Itu yang akan kami dorong,” ujarnya.

“Jadi, walaupun ada penundaan kami optimistis tidak seluruhnya ditunda. Karena kebutuhan, kami berharap tetap ada pengecualian,” sambungnya.

Demikian terhadap rencana pemekaran Kota Tanjung Selor, dia juga menyatakan semestinya mendapatkan perlakuan khusus. Sebab, dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara, Tanjung Selor sudah ditetapkan sebagai ibu kota provinsi. Artinya, kata dia, jika sudah tertuang dalam undang-undang semenstinya harus dilaksanakan.

“Tanjung Selor kita usulkan karena undang-undang yang menujuk sebagai ibu kota provinsi. Karena bicara UU, seharunya pemerintah berkewajiban menjadikan Tanjung Selor menjadi kota. Jadi kami anggap ada peluang. Mudah-mudahan bisa dan itu kami anggap kebutuhan yang mendesak,” urainya.

Terkait dengan kondisi keuangan yang juga menjadi salah satu penyebab pemerintah pusat menunda pembentukan ratusan DOB, menurut Sanusi, seharunya tidak jadi penghalang. Sebab, daerah yang mengusulkan DOB tentu sudah siap.

“Bukan persoalan kemampuan pusat, tetapi pelayanan pemerintahan yang disebabkan tuntutan undang-undang. Misal, Kota Tanjung Selor itu amanah undang-undang,” tegasnya.

Bahkan, kata dia, Pemprov Kaltara menyatakan komitmen akan membantu pembiayaan sebesar Rp 100 miliar bagi masing-masing daerah otonomi baru selama masa transisi jika sudah resmi dimekarkan. Komitmen tersebut tertuang dalam surat persetujuan yang diberikan kepada para presidium, di samping untuk memenuhi syarat administratif pemekaran.

“Pemprov sangat mendukung dan ada komitemen membantu Rp 100 miliar per daerah otonomi. Memang sebenarya itu kewajiban kabupaten induk untuk membina, tapi Pemprov juga ada kewajiban ketika DOB itu dibentuk,” terangnya.

Untuk diketahui, usulan DOB Kota Sebatik telah diajukan pada 2014 lalu, menyusul Bumi Dayak Perbatasan pada 2015, Apau Kayan 2016, Krayan dan Tanjung Selor pada tahun ini. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:44

Ombak Tinggi, Nelayan Tak Melaut

TARAKAN – Cuaca ekstrem di perairan Kaltara sejak beberapa hari ini, membuat banyak nelayan di…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:16

Nakhoda dan ABK Berhasil Kabur, Kepiting Dilepas ke Habitat

TARAKAN – Aparat keamanan lagi-lagi menggagalkan penyelundupan kepiting bertelur yang akan dibawa…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:09

Dorong Perluasan Elektroninasi untuk Dukung GNNT

Bank Indonesia ikut mendorong terwujudnya smart city atau kota cerdas di Kalimantan Utara melalui sektor…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:27

Pemkab Siapkan Jurus Jitu, Soal Pembebasan Lahan PLTA

TANJUNG SELOR – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Kecamatan Peso, Bulungan…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:23

Gagal Lolos karena Koreksi Jawaban

TANJUNG SELOR – Ada saja kejadian unik yang terjadi selama pelaksanaan tes seleksi kompetensi…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:21

Lolos SKD Tak Jamin ke SKB, Ishak: Hanya Diambil Tiga Kali Jumlah Formasi

TANJUNG SELOR – Selama delapan hari tes SKD CPNS Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, dalam setiap…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:14

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu

TANJUNG SELOR – Kesabaran warga di ibu kota Kalimantan Utara (Kaltara) sedang diuji. Sebab, beberapa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:51

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

TARAKAN – Warga Jalan Nipah Indah RT 17 Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan, Selasa…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:36

Regulasi Jadi Sorotan Pengusaha, BI Akan Fasilitasi

Perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara) tumbuh cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di sisi…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:35

Tak Lengkap, Tetap Diterima, 19 Parpol Terdata di KPU Bulungan

TANJUNG SELOR – Hingga batas akhir penyerahan dokumen persyaratan sebagai peserta pemilu 2019,…

Lebih 1.000 Peserta SKD Gagal, TWK Jadi yang Tersulit

Peserta SKD CPNS Berguguran, Ishak Tegaskan Tak Ada Toleransi

Kakek 63 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Penyebabnya...

Antrean Kendaraan Padati SPBU

Kadisdik ‘Ancam’ Kepala Sekolah

Uji Kualitas Air Embun dengan Ikan

Batas Wilayah Tak Masalah, DOB Tanjung Selor Hanya Kurang Syarat Kecamatan

SPj Kepsek Hambat Penyaluran Bosprov

Tes Sesi Keenam “Diganggu” Listrik Padam

Gara-Gara Panel Mesin Terbakar, Sehari 4 Kali Mati Lampu
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .