MANAGED BY:
KAMIS
26 APRIL
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 19 September 2017 13:09
Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

Soal Usulan Pembentukan DOB

Sanusi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala terbentuknya daerah otonomi baru (DOB). Termasuk lima calon DOB di Kaltara yang sudah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II DPR RI.

Selain itu, kondisi keuangan negara juga menjadi pertimbangan pemerintah pusat menunda pembentukan DOB. Meski demikian, Pemprov Kaltara tetap mendorong percepatan pembentukan lima DOB.

Bahkan, hari ini Gubernur bersama Ketua DPRD Kaltara, bupati dan Ketua DPRD beserta presidium lima calon DOB dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk menyuarakan pemekaran ini di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara Sanusi mengatakan, kunjungan ke DPD RI yang dipimpin Gubernur ini untuk menyampaikan dan mendorong percepatan pemekaran lima calon DOB di Kaltara yang sudah diusulkan. Dalam pertemuan nanti akan dipaparkan alasan kenapa lima DOB di Kaltara perlu segera dimekarkan.

“Kita ingin menekankan lagi percepatan realisasi pemekaran daerah otonomi baru yang sudah diusulkan,” kata Sanusi, Senin (18/9).

Sanusi mengakui, Menteri Dalam Negeri sudah memutuskan untuk menunda pembentukan DOB. Tetapi, sebagai wilayah perbatasan, pemprov berharap ada pengecualian terhadap kebijakan penundaan pembentukan DOB tersebut bagi Kaltara. Pertimbangannya, rentang kendali pemerintahan dan pelayanan publik. Termasuk pelaksanaan pembangunan yang belum merata di wilayah yang diusulkan jadi DOB.  Hal ini kata dia juga sudah pernah disampaikan kepada Kemendagri dan akan kembali disuarakan ke DPD RI.

“Seperti Sebatik, Bumi Dayak Perbatasan, Apau Kayan dan Krayan semua merupakan beranda terdepan negara. Perlu ada kebijakan khusus, pengecualian motatorium. Itu yang akan kami dorong,” ujarnya.

“Jadi, walaupun ada penundaan kami optimistis tidak seluruhnya ditunda. Karena kebutuhan, kami berharap tetap ada pengecualian,” sambungnya.

Demikian terhadap rencana pemekaran Kota Tanjung Selor, dia juga menyatakan semestinya mendapatkan perlakuan khusus. Sebab, dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara, Tanjung Selor sudah ditetapkan sebagai ibu kota provinsi. Artinya, kata dia, jika sudah tertuang dalam undang-undang semenstinya harus dilaksanakan.

“Tanjung Selor kita usulkan karena undang-undang yang menujuk sebagai ibu kota provinsi. Karena bicara UU, seharunya pemerintah berkewajiban menjadikan Tanjung Selor menjadi kota. Jadi kami anggap ada peluang. Mudah-mudahan bisa dan itu kami anggap kebutuhan yang mendesak,” urainya.

Terkait dengan kondisi keuangan yang juga menjadi salah satu penyebab pemerintah pusat menunda pembentukan ratusan DOB, menurut Sanusi, seharunya tidak jadi penghalang. Sebab, daerah yang mengusulkan DOB tentu sudah siap.

“Bukan persoalan kemampuan pusat, tetapi pelayanan pemerintahan yang disebabkan tuntutan undang-undang. Misal, Kota Tanjung Selor itu amanah undang-undang,” tegasnya.

Bahkan, kata dia, Pemprov Kaltara menyatakan komitmen akan membantu pembiayaan sebesar Rp 100 miliar bagi masing-masing daerah otonomi baru selama masa transisi jika sudah resmi dimekarkan. Komitmen tersebut tertuang dalam surat persetujuan yang diberikan kepada para presidium, di samping untuk memenuhi syarat administratif pemekaran.

“Pemprov sangat mendukung dan ada komitemen membantu Rp 100 miliar per daerah otonomi. Memang sebenarya itu kewajiban kabupaten induk untuk membina, tapi Pemprov juga ada kewajiban ketika DOB itu dibentuk,” terangnya.

Untuk diketahui, usulan DOB Kota Sebatik telah diajukan pada 2014 lalu, menyusul Bumi Dayak Perbatasan pada 2015, Apau Kayan 2016, Krayan dan Tanjung Selor pada tahun ini. (har/fen)


BACA JUGA

Rabu, 25 April 2018 13:06

Suami Meninggal, Rawat Lima Cucu yang Yatim Piatu

Hamidah (60), harus menjadi tulang punggung keluarga setelah suaminya, Muhammad Amin (73), meninggal…

Rabu, 25 April 2018 12:58

Disdik Kaltara Belajar dari Pengalaman

TANJUNG SELOR – Penerapan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menggunakan High Order…

Rabu, 25 April 2018 12:57

Uang Hadiah Akan Digunakan untuk Jalankan Program

Hery Purwono tidak sekadar mengabdi kepada masyarakat. Tapi juga bekerja. Buktinya, ia telah dua kali…

Selasa, 24 April 2018 12:35

Transportasi Air Jadi Fokus Kapolda

MESKI baru Juni nanti,persiapan arus mudik Lebaran Idulfitri tahun ini menjadi perhatian khusus bagi…

Selasa, 24 April 2018 12:34

Mendagri Tegaskan Semua Prioritas

TANJUNG SELOR – Pemekaran Tanjung Selor sebagai daerah otonomi baru (DOB), karena merupakan ibu…

Selasa, 24 April 2018 12:26

Kaltara Otonomi Penuh, Tjahjo: Jangan Cuma Bawa Hasil

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah. Di provinsi…

Selasa, 24 April 2018 12:16

Bikin Masyarakat Sehat untuk Bisa Belajar

Mewakili Kabupaten Nunukan, Camat Tulin Onsoi, Santipil Oslo meraih peringkat ketiga camat terbaik se-Kaltara…

Senin, 23 April 2018 10:45

Disdik Ultimatum Satuan Pendidikan

TARAKAN - Kepala Dinas Pendidikan Kaltara Sigit Muryono mengingatkan kepada satuan pendidikan penerima…

Senin, 23 April 2018 10:42

Sempat Ingin Jadikan Hiasan

TARAKAN – Mortir sisa perang kembali ditemukan warga. Kali ini ditemukan di Kelurahan Kampung…

Minggu, 22 April 2018 00:10

Beli Pesawat, Pemprov Bahas Skema Pembayaran

TANJUNG SELOR - Rencana pembelian pesawat N219 Nurtanio yang diproduksi PT Dirgantara Indonesia (DI)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .