MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 19 September 2017 13:09
Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

Soal Usulan Pembentukan DOB

Sanusi

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala terbentuknya daerah otonomi baru (DOB). Termasuk lima calon DOB di Kaltara yang sudah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Komisi II DPR RI.

Selain itu, kondisi keuangan negara juga menjadi pertimbangan pemerintah pusat menunda pembentukan DOB. Meski demikian, Pemprov Kaltara tetap mendorong percepatan pembentukan lima DOB.

Bahkan, hari ini Gubernur bersama Ketua DPRD Kaltara, bupati dan Ketua DPRD beserta presidium lima calon DOB dijadwalkan bertolak ke Jakarta untuk menyuarakan pemekaran ini di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara Sanusi mengatakan, kunjungan ke DPD RI yang dipimpin Gubernur ini untuk menyampaikan dan mendorong percepatan pemekaran lima calon DOB di Kaltara yang sudah diusulkan. Dalam pertemuan nanti akan dipaparkan alasan kenapa lima DOB di Kaltara perlu segera dimekarkan.

“Kita ingin menekankan lagi percepatan realisasi pemekaran daerah otonomi baru yang sudah diusulkan,” kata Sanusi, Senin (18/9).

Sanusi mengakui, Menteri Dalam Negeri sudah memutuskan untuk menunda pembentukan DOB. Tetapi, sebagai wilayah perbatasan, pemprov berharap ada pengecualian terhadap kebijakan penundaan pembentukan DOB tersebut bagi Kaltara. Pertimbangannya, rentang kendali pemerintahan dan pelayanan publik. Termasuk pelaksanaan pembangunan yang belum merata di wilayah yang diusulkan jadi DOB.  Hal ini kata dia juga sudah pernah disampaikan kepada Kemendagri dan akan kembali disuarakan ke DPD RI.

“Seperti Sebatik, Bumi Dayak Perbatasan, Apau Kayan dan Krayan semua merupakan beranda terdepan negara. Perlu ada kebijakan khusus, pengecualian motatorium. Itu yang akan kami dorong,” ujarnya.

“Jadi, walaupun ada penundaan kami optimistis tidak seluruhnya ditunda. Karena kebutuhan, kami berharap tetap ada pengecualian,” sambungnya.

Demikian terhadap rencana pemekaran Kota Tanjung Selor, dia juga menyatakan semestinya mendapatkan perlakuan khusus. Sebab, dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara, Tanjung Selor sudah ditetapkan sebagai ibu kota provinsi. Artinya, kata dia, jika sudah tertuang dalam undang-undang semenstinya harus dilaksanakan.

“Tanjung Selor kita usulkan karena undang-undang yang menujuk sebagai ibu kota provinsi. Karena bicara UU, seharunya pemerintah berkewajiban menjadikan Tanjung Selor menjadi kota. Jadi kami anggap ada peluang. Mudah-mudahan bisa dan itu kami anggap kebutuhan yang mendesak,” urainya.

Terkait dengan kondisi keuangan yang juga menjadi salah satu penyebab pemerintah pusat menunda pembentukan ratusan DOB, menurut Sanusi, seharunya tidak jadi penghalang. Sebab, daerah yang mengusulkan DOB tentu sudah siap.

“Bukan persoalan kemampuan pusat, tetapi pelayanan pemerintahan yang disebabkan tuntutan undang-undang. Misal, Kota Tanjung Selor itu amanah undang-undang,” tegasnya.

Bahkan, kata dia, Pemprov Kaltara menyatakan komitmen akan membantu pembiayaan sebesar Rp 100 miliar bagi masing-masing daerah otonomi baru selama masa transisi jika sudah resmi dimekarkan. Komitmen tersebut tertuang dalam surat persetujuan yang diberikan kepada para presidium, di samping untuk memenuhi syarat administratif pemekaran.

“Pemprov sangat mendukung dan ada komitemen membantu Rp 100 miliar per daerah otonomi. Memang sebenarya itu kewajiban kabupaten induk untuk membina, tapi Pemprov juga ada kewajiban ketika DOB itu dibentuk,” terangnya.

Untuk diketahui, usulan DOB Kota Sebatik telah diajukan pada 2014 lalu, menyusul Bumi Dayak Perbatasan pada 2015, Apau Kayan 2016, Krayan dan Tanjung Selor pada tahun ini. (har/fen)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 13:22

Berpotensi Jadi Penyumbang Utama Perekonomian Kaltara

Pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Tanah Kuning  dan…

Jumat, 15 Desember 2017 13:20

DOB Tak Masuk Prioritas Pemkab, Gara-Gara Terhambat Moratorium Desa

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan dipastikan tidak mengalokasikan anggaran di 2018 untuk kegiatan…

Kamis, 14 Desember 2017 22:49
BREAKING NEWS

Rumah Makan Dilalap si Jago Merah

TARAKAN - Kebakaran terjadi di rumah makan (RM) Mandor 3 Jalan Yos Sudarso RT 13 nomor 7 Kelurahan Karang…

Kamis, 14 Desember 2017 12:19

76 Jabatan Tak Terisi, Pemberkasan hingga 24 Desember

TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi para pendaftar CPNS Pemprov Kaltara yang sudah menunggu pengumuman…

Kamis, 14 Desember 2017 11:57

Cari Handphone Berujung Maut

TARAKAN – Dua peristiwa warga tersengat listrik terjadi di Tarakan. Pertama terjadi pada Selasa…

Kamis, 14 Desember 2017 11:54

Polres Siapkan 200 Personel

GUNA mengamankan kedatangan Kapolri di Tanjung Selor, sejumlah personel Polres Bulungan akan dikerahkan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:53

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Tito Karnavian direncanakan bakal melakukan kunjungan ke Kalimantan…

Kamis, 14 Desember 2017 11:51

Terbitan Yudhistira Tak Beredar di Bulungan

TANJUNG SELOR – Beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas 6 SD dengan…

Rabu, 13 Desember 2017 12:27

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

TARAKAN – Suasana di salah satu ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Tarakan, Selasa (12/12), sempat…

Rabu, 13 Desember 2017 12:07

Biar Tidak Pikun, Rajin Sedekah agar Rezeki Bertambah

Usia senja biasanya digunakan sebagian banyak orang untuk berada di rumah, Namun, tidak dengan Djuwito.…

Baru Berusia 22 Tahun, Selesaikan S-2 Hanya Delapan Bulan

Wisata Pantai Masih Perlu Sentuhan

Pembuang Bayi di Tarakan Terancam 5 Tahun Kurungan

Pengumuman CPNS Tunggu Arahan Gubernur

Sidang Kasus Pembunuhan Diwarnai Keributan

Pemkab Disarankan Berkoordinasi, Percepat Revisi RTRW Bulungan

Penjual Obat Jadi Tersangka Kasus Pembuangan Janin

Kunjungan Kapolri Bakal Jadi Sejarah

Akui Ada PNS Tersangkut Korupsi

Pekerja bangunan Terlempar, Diduga Tersengat Listrik
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .