MANAGED BY:
RABU
22 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 16 September 2017 13:31
Balas Kebaikan, Kisah Kakek Ahmad Jadi Viral
BALAS KEBAIKAN: Ahmad ketika menjenguk Windi yang sedang dirawat di RSUD Tarakan saat ditemui media ini, Jumat (15/9).

PROKAL.CO, KISAH Ahmad, pria tua merawat seorang perempuan bernama Windi yang kini terbaring di kamar 3B-1 Ruang Dahlia RSUD Tarakan, menjadi viral di media sosial Facebook.

Menurut salah seorang pengguna Facebook yang menceritakan kisah Ahmad dan Windi, Radhiyah Alawiyah, keduanya tidak memiliki pertalian keluarga. Bahkan, sebelumnya tidak saling mengenal. Namun, kini Ahmad telah menganggap Windi sebagai anaknya.

Menurut Radhiyah, pertemuan keduanya berawal ketika Windi melihat Ahmad yang hidup sebatang kara sering mendorong gerobak dan tertidur di teras toko di kawasan Karang Balik. Windi yang merupakan perantau sering membawakan makanan untuk Ahmad. Dari situlah hubungan kekeluargaan keduanya mulai terjalin.

“Singkat cerita dia (Windi) menganggap kakek (Ahmad) itu ayahnya, dan begitu pula kakek tersebut menganggapnya seperti anaknya sendiri (kakek itu tidak mempunyai anak dan istrinya sudah lama tidak ada kabar),” tulis Radhiyah.

Dia juga menceritakan bahwa Ahmad pernah dirawat di rumah sakit. Saat itu, Windi yang menjaga dan mengurus Ahmad selama sakit. “Dan sekarang semuanya berbalik giliran wanita ini lagi yang jatuh sakit, dan kakek tua tersebut yang merawat dan mengurus semuanya selama wanita ini dirawat,” tambahnya.

Ahmad yang ditemui media ini di RSUD Tarakan, mengaku bahwa Windi terkena hidrosefalus. Setelah menjalani operasi, kondisi perempuan yang dianggapnya sebagai anak mulai membaik. “Awalnya saya pernah kecelakaan di depan Hotel Barito Timur, terus Windi inilah yang mengurusi saya dari awal masuk rumah sakit hingga saya keluar. Karena saat itu saya merasa tertolong, maka ini adalah saatnya saya balas budi kebaikannya,” tutur Ahmad.

Ahmad yang mengaku tidak ingat sama sekali berapa umurnya,  mengatakan tidak mempunyai tempat tinggal, meskipun memiliki banyak keluarga di Tarakan. “Tiap hari saya tidur di depan toko milik teman saya. Saya tidak punya tempat tinggal. Keluarga saya banyak yang tinggal di daerah Selumit dan Karang Rejo. Saya mendorong gerobak dan mengumpulkan plastik untuk dijual di Jembatan Bongkok untuk makan saya sehari-hari,” ungkapnya. (*/nov/fen)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:53

Minta DPU Lakukan Investigasi, Syarwani: Pelaku Harus Tanggung Jawab

TANJUNG SELOR – Rusaknya dinding penahan air atau turap di Selimau, Tanjung Selor karena ditabrak…

Selasa, 21 November 2017 13:28

Isu Bakso Daging Tikus Berdampak ke Bulungan

TANJUNG SELOR – Merebaknya isu bakso yang terindikasi spesies tikus di Kabupaten Nunukan, berdampak…

Selasa, 21 November 2017 13:25

Panwaslu Tak Persoalkan Status

TANJUNG SELOR – Anggota panitia pengawas kecamatan (Panwascam) se-Kabupaten Bulungan resmi dilantik,…

Senin, 20 November 2017 12:42

Turap Selimau Babak Belur, Lagi-Lagi Dihajar Kapal Barang

TANJUNG SELOR – Kondisi dinding penahan air atau turap di Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur,…

Senin, 20 November 2017 12:27

Proses Pemulihan Raisal Butuh Waktu Lama

TANJUNG SELOR – Pemulihan luka bakar Raisal, bocah 5 tahun asal Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung…

Minggu, 19 November 2017 14:12

Ramp Check Digelar H-10

TANJUNG SELOR – Kementerian Perhubungan mulai melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau…

Minggu, 19 November 2017 14:02

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

TANJUNG SELOR – Isu adanya kandungan daging tikus pada bakso di Nunukan, masih ramai diperbincangkan…

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

Soal Bakso Terindikasi Spesies Tikus, DPKP Sebut Ada Tiga Faktor

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

Ramp Check Digelar H-10

Pelanggar Lalu Lintas Meningkat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .