MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 16 September 2017 13:31
Balas Kebaikan, Kisah Kakek Ahmad Jadi Viral
BALAS KEBAIKAN: Ahmad ketika menjenguk Windi yang sedang dirawat di RSUD Tarakan saat ditemui media ini, Jumat (15/9).

PROKAL.CO, KISAH Ahmad, pria tua merawat seorang perempuan bernama Windi yang kini terbaring di kamar 3B-1 Ruang Dahlia RSUD Tarakan, menjadi viral di media sosial Facebook.

Menurut salah seorang pengguna Facebook yang menceritakan kisah Ahmad dan Windi, Radhiyah Alawiyah, keduanya tidak memiliki pertalian keluarga. Bahkan, sebelumnya tidak saling mengenal. Namun, kini Ahmad telah menganggap Windi sebagai anaknya.

Menurut Radhiyah, pertemuan keduanya berawal ketika Windi melihat Ahmad yang hidup sebatang kara sering mendorong gerobak dan tertidur di teras toko di kawasan Karang Balik. Windi yang merupakan perantau sering membawakan makanan untuk Ahmad. Dari situlah hubungan kekeluargaan keduanya mulai terjalin.

“Singkat cerita dia (Windi) menganggap kakek (Ahmad) itu ayahnya, dan begitu pula kakek tersebut menganggapnya seperti anaknya sendiri (kakek itu tidak mempunyai anak dan istrinya sudah lama tidak ada kabar),” tulis Radhiyah.

Dia juga menceritakan bahwa Ahmad pernah dirawat di rumah sakit. Saat itu, Windi yang menjaga dan mengurus Ahmad selama sakit. “Dan sekarang semuanya berbalik giliran wanita ini lagi yang jatuh sakit, dan kakek tua tersebut yang merawat dan mengurus semuanya selama wanita ini dirawat,” tambahnya.

Ahmad yang ditemui media ini di RSUD Tarakan, mengaku bahwa Windi terkena hidrosefalus. Setelah menjalani operasi, kondisi perempuan yang dianggapnya sebagai anak mulai membaik. “Awalnya saya pernah kecelakaan di depan Hotel Barito Timur, terus Windi inilah yang mengurusi saya dari awal masuk rumah sakit hingga saya keluar. Karena saat itu saya merasa tertolong, maka ini adalah saatnya saya balas budi kebaikannya,” tutur Ahmad.

Ahmad yang mengaku tidak ingat sama sekali berapa umurnya,  mengatakan tidak mempunyai tempat tinggal, meskipun memiliki banyak keluarga di Tarakan. “Tiap hari saya tidur di depan toko milik teman saya. Saya tidak punya tempat tinggal. Keluarga saya banyak yang tinggal di daerah Selumit dan Karang Rejo. Saya mendorong gerobak dan mengumpulkan plastik untuk dijual di Jembatan Bongkok untuk makan saya sehari-hari,” ungkapnya. (*/nov/fen)


BACA JUGA

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Sabtu, 17 Februari 2018 14:02

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan

TANJUNG SELOR – Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 20 Sentra Kelautan…

Sabtu, 17 Februari 2018 13:59

Rela Antre demi Dokter Spesialis

TANJUNG SELOR – Masyarakat di daerah perbatasan membutuhkan peningkatan pelayanan kesehatan, terutama…

Jumat, 16 Februari 2018 12:53

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

TANJUNG SELOR – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara menargetkan hasil tangkapan ikan nelayan…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Banjir Rendam Dua Desa

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Sebatik Jadi Sentra Kelautan dan Perikanan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .