MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Kamis, 14 September 2017 11:39
Gangguan Internet Berimbas ke Pelaku Usaha
SEPI PENGUNJUNG: Warnet milik Ningsih sebulan terakhir mengalami kerugian hingga 50 persen.

PROKAL.CO, TARAKAN – Sebagai kota yang bertumpu pada sektor perdagangan, industri dan jasa, para pengusaha yang ada di Tarakan sangat bergantung pada layanan telekomunikasi, terutama jaringan internet untuk melancarkan bisnis mereka.

Namun, kondisi jaringan yang dalam beberapa bulan terakhir ini mengalami gangguan hingga berkali-kali, berdampak pada usaha warga. Yang paling merasakan adalah pengusaha warung internet alias warnet.

Ningsih, salah satu pengusaha di Jalan RA Martandinata, mengaku kesal. Selain karena warnetnya sudah kurang diminati yang memengaruhi pendapatannya, diperparah lagi dengan gangguan jaringan internet.

“Imbasnya pendapatan menurun, bahkan kadang tidak ada sama sekali konsumen yang masuk warnet. Bahkan dalam sehari tidak ada pemasukan,” kesalnya saat ditemui, Rabu (13/9).

Ningsih bahkan mengaku mengalami kerugian yang tidak sedikit. Tak tanggung-tanggung mencapai 50 persen. Namun, dia enggan menyebutkan pendapatannya dalam sehari. Yang jelas, kata dia, tiap bulan harus membayar tagihan Telkom Rp 2,4 juta.

Dia pun menuntut tanggung jawab PT Telkom dengan memberikan kompensasi. Karena gangguan sudah sangat merugikan usahanya. Sementara saat membayar, Telkom tidak mau tahu adanya gangguan atau tidak. Bahkan, kata dia, telat hanya beberapa jam dari jatuh tempo langsung didenda yang tidak sedikit.

“Kami sebagai pelanggan harus meminta hak kami,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tarakan Jupri Budiman, mengaku banyak rekan-rekannya yang merupakan pengusaha mengeluh karena merasa dirugikan akibat gangguan jaringan internet.

Karena itu, ia meminta kepada Telkom untuk segera membenahi layanan. Sebab, tidak sedikit pengusaha yang bergantung pada layanan internet.

“Cari alternatif lain agar kondisi seperti ini tidak terjadi lagi. Ini sangat berbahaya bagi perekonomian di Tarakan,” ujarnya.

Menurutnya, hampir seluruh anggota HIPMI Tarakan yang menggelar usaha di Tarakan membutuhkan jaringan Internet, baik untuk operasional hingga pengiriman data-data penting kepada rekan kerja di luar daerah. Namun, karena kondisi jaringan yang amburadul membuat pelaku usaha mengalami kerugian yang tidak sedikit.

“Jelas ini sebuah kerugian, kita di HIPMI belum mendata berapa kerugian dari bisnis yang kita jalankan, namun kalau begini terus kondisi Tarakan, maka pelaku usaha bisa angkat kaki dari Tarakan. Yang tadinya mau buka kantor di Tarakan, juga akan mikir-mikir,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Rabu, 13 September 2017 11:46

Eksploitasi Kepiting Berdampak ke Budidaya Soka

TARAKAN – Penangkapan atau eksploitasi kepiting besar-besaran, terutama kepiting bertelur untuk…

Selasa, 12 September 2017 12:06

Pembudidaya Rumput Laut Gelisah

TARAKAN – Sejumlah pembudidaya rumput laut di kawasan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur sedang…

Minggu, 10 September 2017 13:38

Investor Tak Serius, Izin Terancam Dibatalkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) memang membuka keran investasi bagi investor…

Sabtu, 09 September 2017 12:24

Pilih Berjualan di Atas Trotoar

TANJUNG SELOR – Pasar Induk Tanjung Selor yang berada di Jalan Sengkawit, belum terlihat rapi…

Jumat, 08 September 2017 12:10

Maksimalkan PAD, UPT BPPRD Tarakan Jemput Bola

TARAKAN –  Memaksimalkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor,…

Jumat, 08 September 2017 11:41

Pemprov Samakan Persepsi soal Investasi PLTA

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sangat serius melakukan upaya pengembangan kelistrikan.…

Rabu, 06 September 2017 00:39

Defisit Pengaruhi Daya Beli Warga

TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Pemkot Tarakan juga berimbas pada perekonomi. Daya beli…

Rabu, 06 September 2017 00:15

MANTAP... Investasi Tiongkok di Kaltara USD 45,98 M

TANJUNG SELOR – Pemerintah kembali menindaklanjuti kerja sama investasi dengan Tiongkok. Selasa…

Rabu, 06 September 2017 00:12

Beras di Tanjung Selor di Atas HET, Pedagang dan Disperindag Sama-Sama Tak Tahu

TANJUNG SELOR – Pedagang tak bisa lagi menjual beras dengan harga mahal. Pemerintah telah menetapkan…

Senin, 04 September 2017 00:26

Tekan Harga di Perbatasan, Bangun Toko Indonesia

TANJUNG SELOR - Pemerintah provinsi terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok di wilayah perbatasan.…

Pengurangan Kuota Tabung Melon Hanya Isu

Tarif Peti Kemas Masih Normal

Harga Normal, Pasar Induk Sepi Pembeli

Ekonomi Kaltara Terbaik di Kalimantan

Kejar PAD, Pajak Konsumen Kembali Diterapkan

Luhut Kaget Progres Investasi di Kaltara, Gubernur Tak Ingin Jemawa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .