MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 14 September 2017 11:38
Tolak Dipindah ke Depan Los Agro, Pedagang Bawa Dagangan ke Kantor Disperindagkop
TOLAK DIPINDAH: Pedagang pasar subuh di Pasar Induk Tanjung Selor mendatangi kantor Disperindagkop Bulungan, Rabu (13/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Puluhan pedagang pasar subuh di Pasar Induk Tanjung Selor mendatangi kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disprindakop) dan UMKM Bulungan, Rabu (13/9) pagi.

Mobil jenis pikap yang biasa digunakan pedagang untuk membawa barang dagangan diparkir di halaman kantor Disperindagkop. Bahkan, sebagin dari pedagang menunggu hingga di depan pintu untuk meminta kejelasan tempat mereka berjualan.

Salah seorang pedagang, Dimas Putra Pratama, mengaku lokasi pasar subuh akan dipindahkan di depan los argo. Sedangkan selama ini ia dan rekan-rekannya berjualan di samping lapangan futsal yang berada dalam kompleks Pasar Induk.

Sementara itu, jika pedagang pasar subuh dialihkan ke depan los agro dia menilai akan mengganggu arus lalu lintas. “Jangan sampai kalau kami berjualan di situ (depan los agro) akan diusir karena dinilai mengganggu,” tegas warga SP III Tanjung Buka ini.

Pedagang lainnya, Suarni mengungkapkan alasannya untuk tidak berjualan di los agro karena jumlah sayuran yang dijual dalam jumlah banyak. “Bagaimana kita mau masuk, jelas tidak cukup tempatnya. Percuma jika dipindahkan di depan los agro, kalau nantinya dipindahkan lagi karena dianggap mengganggu pengguna jalan,” ungkapnya.

Karena itu, dirinya meminta pengambil kebijakan memikirkan kembali pengalihan tempat berjualan pedagang pasar subuh.

Menanggapi tuntutan pedagang tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Bulungan Hamri Efendi menjelaskan, pedagang hanya dipindahkan tempat berjualannya yang nanti akan dijadikan satu di los argo.

Karena selama ini, lanjutnya, keberadaan pedagang pasar subuh membuat los argo sepi pengujung. Karena itu, pihaknya mencari jalan tengah agar tidak ada yang merasa dirugikan.

“Jadi, sebenarnya lapak (pasar subuh) itu tidak ditutup, pedagang hanya dipindahkan saja,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, dipindahnya pedagang pasar subuh sambil menunggu pembangunan tempat di samping los argo. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa pemindahan pedagang di depan los argo tidak menganggu arus lalu lintas, karena pedagang hanya berjualan hingga pukul 07.00.

Ini juga sesuai surat edaran kepala Disperindagkop yang meminta agar setelah pukul 07.00 terhitung 17 September 2017, seluruh aktivitas di lokasi pasar subuh  harus sudah selesai dan pedagang bisa melanjutkan berjualan di los agro.

Bagi pedagang yang tidak memiliki lapak di los agro, dipersilakan berjualan di lapak yang kosong. Pedagang yang tidak menghiraukan pemberitahuan tersebut akan ditertibkan.

Kepala UPT Pasar Induk Jolly Kamser Sinaga yang dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa jumlah pedagang yang berjualan di pasar subuh sebagian merupakan pedagang los agro.

“Jumlah pedagang pasar subuh itu sekitar 40 orang,” sebutnya. (*/tyo/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .