MANAGED BY:
JUMAT
22 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 14 September 2017 11:38
Tolak Dipindah ke Depan Los Agro, Pedagang Bawa Dagangan ke Kantor Disperindagkop
TOLAK DIPINDAH: Pedagang pasar subuh di Pasar Induk Tanjung Selor mendatangi kantor Disperindagkop Bulungan, Rabu (13/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Puluhan pedagang pasar subuh di Pasar Induk Tanjung Selor mendatangi kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disprindakop) dan UMKM Bulungan, Rabu (13/9) pagi.

Mobil jenis pikap yang biasa digunakan pedagang untuk membawa barang dagangan diparkir di halaman kantor Disperindagkop. Bahkan, sebagin dari pedagang menunggu hingga di depan pintu untuk meminta kejelasan tempat mereka berjualan.

Salah seorang pedagang, Dimas Putra Pratama, mengaku lokasi pasar subuh akan dipindahkan di depan los argo. Sedangkan selama ini ia dan rekan-rekannya berjualan di samping lapangan futsal yang berada dalam kompleks Pasar Induk.

Sementara itu, jika pedagang pasar subuh dialihkan ke depan los agro dia menilai akan mengganggu arus lalu lintas. “Jangan sampai kalau kami berjualan di situ (depan los agro) akan diusir karena dinilai mengganggu,” tegas warga SP III Tanjung Buka ini.

Pedagang lainnya, Suarni mengungkapkan alasannya untuk tidak berjualan di los agro karena jumlah sayuran yang dijual dalam jumlah banyak. “Bagaimana kita mau masuk, jelas tidak cukup tempatnya. Percuma jika dipindahkan di depan los agro, kalau nantinya dipindahkan lagi karena dianggap mengganggu pengguna jalan,” ungkapnya.

Karena itu, dirinya meminta pengambil kebijakan memikirkan kembali pengalihan tempat berjualan pedagang pasar subuh.

Menanggapi tuntutan pedagang tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Bulungan Hamri Efendi menjelaskan, pedagang hanya dipindahkan tempat berjualannya yang nanti akan dijadikan satu di los argo.

Karena selama ini, lanjutnya, keberadaan pedagang pasar subuh membuat los argo sepi pengujung. Karena itu, pihaknya mencari jalan tengah agar tidak ada yang merasa dirugikan.

“Jadi, sebenarnya lapak (pasar subuh) itu tidak ditutup, pedagang hanya dipindahkan saja,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, dipindahnya pedagang pasar subuh sambil menunggu pembangunan tempat di samping los argo. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa pemindahan pedagang di depan los argo tidak menganggu arus lalu lintas, karena pedagang hanya berjualan hingga pukul 07.00.

Ini juga sesuai surat edaran kepala Disperindagkop yang meminta agar setelah pukul 07.00 terhitung 17 September 2017, seluruh aktivitas di lokasi pasar subuh  harus sudah selesai dan pedagang bisa melanjutkan berjualan di los agro.

Bagi pedagang yang tidak memiliki lapak di los agro, dipersilakan berjualan di lapak yang kosong. Pedagang yang tidak menghiraukan pemberitahuan tersebut akan ditertibkan.

Kepala UPT Pasar Induk Jolly Kamser Sinaga yang dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa jumlah pedagang yang berjualan di pasar subuh sebagian merupakan pedagang los agro.

“Jumlah pedagang pasar subuh itu sekitar 40 orang,” sebutnya. (*/tyo/fen)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 12:16

Hanya Bisa Pasrah Kios Tinggal Puing

TARAKAN – Pedagang ayam di Pasar Gusher Jalan Gajah Mada hanya bisa termangu melihat kios tempat…

Kamis, 21 September 2017 12:11

Tinggalkan Barang Berharga demi Anak

TERIAKAN kebakaran membuat kaget Aspiah (40). Perantau asal Demak, Jawa Tengah itu langsung menyelamatkan…

Kamis, 21 September 2017 12:01

Tak Sempat Jalani Operasi dan Kemoterapi, Adelia Pergi untuk Selamanya

TANJUNG SELOR – Sempat mendapat perawatan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Kaltim…

Rabu, 20 September 2017 12:50

DOB di Kaltara Jadi Prioritas DPD

JAKARTA - Usulan pemekaran daerah otonomi baru (DOB) di Kalimantan Utara (Kaltara) terus bergulir. Guna…

Rabu, 20 September 2017 12:49

Sungai Kayan Meluap, Buluh Perindu Terendam

TANJUNG SELOR­ –  Warga Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung…

Rabu, 20 September 2017 12:48

Akhirnya Pasien Tumor Otak Dirujuk

TANJUNG SELOR – Penderita tumor otak atau Astrocytoma Anaplastic, Adelia Purna Ningsih (12), akhirnya…

Selasa, 19 September 2017 13:10

Gedung Sekolah Terancam Tak Diperbaiki

TANJUNG SELOR – Gedung sekolah yang rusak, jika tidak masuk data pokok pendidikan (dapodik) terancam…

Selasa, 19 September 2017 13:09

Hari Ini, Pemprov Kembali Yakinkan DPD

TANJUNG SELOR – Belum dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat menjadi kendala…

Senin, 18 September 2017 12:02

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara Taupan Madjid memastikan rencana pembangunan pelabuhan di…

Senin, 18 September 2017 11:58

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

TANJUNG SELOR – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan dana bantuan operasional…

Panitia Temukan Ijazah Palsu

Akhirnya Pasien Tumor Otak Dirujuk

Polres Diserbu Pemohon SKCK

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Dugaan Ijazah Palsu karena Tak Terdaftar

Dianggap Punya Masa Depan yang Menjanjikan

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

ESDM Wanti-Wanti Perusahaan Tambang di Malinau

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Dirjen Minerba Dorong Pemda Tegas
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .