MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 14 September 2017 11:38
Tolak Dipindah ke Depan Los Agro, Pedagang Bawa Dagangan ke Kantor Disperindagkop
TOLAK DIPINDAH: Pedagang pasar subuh di Pasar Induk Tanjung Selor mendatangi kantor Disperindagkop Bulungan, Rabu (13/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Puluhan pedagang pasar subuh di Pasar Induk Tanjung Selor mendatangi kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disprindakop) dan UMKM Bulungan, Rabu (13/9) pagi.

Mobil jenis pikap yang biasa digunakan pedagang untuk membawa barang dagangan diparkir di halaman kantor Disperindagkop. Bahkan, sebagin dari pedagang menunggu hingga di depan pintu untuk meminta kejelasan tempat mereka berjualan.

Salah seorang pedagang, Dimas Putra Pratama, mengaku lokasi pasar subuh akan dipindahkan di depan los argo. Sedangkan selama ini ia dan rekan-rekannya berjualan di samping lapangan futsal yang berada dalam kompleks Pasar Induk.

Sementara itu, jika pedagang pasar subuh dialihkan ke depan los agro dia menilai akan mengganggu arus lalu lintas. “Jangan sampai kalau kami berjualan di situ (depan los agro) akan diusir karena dinilai mengganggu,” tegas warga SP III Tanjung Buka ini.

Pedagang lainnya, Suarni mengungkapkan alasannya untuk tidak berjualan di los agro karena jumlah sayuran yang dijual dalam jumlah banyak. “Bagaimana kita mau masuk, jelas tidak cukup tempatnya. Percuma jika dipindahkan di depan los agro, kalau nantinya dipindahkan lagi karena dianggap mengganggu pengguna jalan,” ungkapnya.

Karena itu, dirinya meminta pengambil kebijakan memikirkan kembali pengalihan tempat berjualan pedagang pasar subuh.

Menanggapi tuntutan pedagang tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Bulungan Hamri Efendi menjelaskan, pedagang hanya dipindahkan tempat berjualannya yang nanti akan dijadikan satu di los argo.

Karena selama ini, lanjutnya, keberadaan pedagang pasar subuh membuat los argo sepi pengujung. Karena itu, pihaknya mencari jalan tengah agar tidak ada yang merasa dirugikan.

“Jadi, sebenarnya lapak (pasar subuh) itu tidak ditutup, pedagang hanya dipindahkan saja,” tegasnya.

Dia juga mengatakan, dipindahnya pedagang pasar subuh sambil menunggu pembangunan tempat di samping los argo. Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa pemindahan pedagang di depan los argo tidak menganggu arus lalu lintas, karena pedagang hanya berjualan hingga pukul 07.00.

Ini juga sesuai surat edaran kepala Disperindagkop yang meminta agar setelah pukul 07.00 terhitung 17 September 2017, seluruh aktivitas di lokasi pasar subuh  harus sudah selesai dan pedagang bisa melanjutkan berjualan di los agro.

Bagi pedagang yang tidak memiliki lapak di los agro, dipersilakan berjualan di lapak yang kosong. Pedagang yang tidak menghiraukan pemberitahuan tersebut akan ditertibkan.

Kepala UPT Pasar Induk Jolly Kamser Sinaga yang dikonfirmasi, mengungkapkan bahwa jumlah pedagang yang berjualan di pasar subuh sebagian merupakan pedagang los agro.

“Jumlah pedagang pasar subuh itu sekitar 40 orang,” sebutnya. (*/tyo/fen)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 13:22

Fokus Bandara, Pemprov Target Garuda

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Perhubungan Kaltara Taupan Madjid mengatakan, beberapa bandara di Kaltara…

Minggu, 24 September 2017 13:20

Warga Ibu Kota Kaltara 2 Kali Rasakan Biarpet

TANJUNG SELOR – Biarpet kembali dirasakan masyarakat di ibu kota Kaltara, Sabtu (23/9). Meski…

Minggu, 24 September 2017 13:19

Beri Pemahaman agar Tidak Lupa Jas Merah

Film G30S/PKI yang sejak lama tak pernah ditayangkan, akhirnya kembali bisa disaksikan setelah Panglima…

Minggu, 24 September 2017 13:16

Perhatikan Ruang lewat Aspek Lingkungan, Sosial dan Budaya

Alam Indonesia kaya. Sumber daya alamnya melimpah. Pemandangannya tidak perlu ditanya. Namun, apabila…

Sabtu, 23 September 2017 12:00

Tak Bisa Daftar, Koordinasi dengan Panitia

TANJUNG SELOR – Pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara yang hingga saat ini masih mengalami kesulitan…

Sabtu, 23 September 2017 11:59

Rentan Merusak Ekosistem

PENCEMARAN sungai di Malinau akibat aktivitas penambangan batu bara menurut Kepala Departemen Pengembangan…

Sabtu, 23 September 2017 11:56

Dewan Minta Ada Ketegasan

KEMBALI tercemarnya Sungai Malinau akibat limbah perusahaan tambang batu bara PT KPUC seperti disampaikan…

Sabtu, 23 September 2017 11:54

APSM Desak Polisi Usut Kasus Pencemaran

TARAKAN – Tanggul kolam penampungan limbah batu bara milik PT Kayan Putra Utama Coal (KPUC) yang…

Jumat, 22 September 2017 12:53

Sungai di Malinau Kembali Tercemar

TARAKAN – Baru saja Komisi VII DPR RI bersama perwakilan kementerian terkait berkunjung ke Malinau…

Jumat, 22 September 2017 12:51

Verifikasi Dibantu Pegawai Pemkab Bulungan

TANJUNG SELOR – Pelamar CPNS Pemprov Kaltara yang membeludak di kantor Badan Kepegawaian Daerah…

Tak Sempat Jalani Operasi dan Kemoterapi, Adelia Pergi untuk Selamanya

Akhirnya Pasien Tumor Otak Dirujuk

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Tinggalkan Barang Berharga demi Anak

Legalisir Camat Dianggap Tidak Sah

Gedung Sekolah Terancam Tak Diperbaiki

Numpang di Rumah Warga hingga Kehilangan Dompet

Tambah Waktu Verifikasi Berkas
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .