MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 September 2017 11:12
NIK Beda Jadi Kendala Warga, BKD Akan Carikan Solusi
MENGURUS NIK: Warga yang ingin mendaftar CPNS membeludak di Disdukcapil Bulungan, Selasa (12/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perbedaan nomor induk kependudukan (NIK) pada KTP dan KK, menjadi kendala bagi sejumlah warga yang ingin mendaftar CPNS gelombang II.

Syafri, misalnya. Warga Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah ini ketika memasukkan NIK-nya melalui laman sscn.bkn.go.id tidak bisa terbaca, karena NIK pada KTP dan KK berbeda.

“Jadi saya terhambat NIK (KTP) yang tak sesuai KK,” ujarnya ketika ditemui Bulungan Post di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bulungan, Selasa (12/9).

Karena itulah dirinya rela harus bolak-balik dari Salimbatu ke Tanjung Selor agar dapat mengubah NIK di Disdukcapil. Dengan demikian, dapat mendaftar CPNS pada formasi yang diinginkannya.

Kekhawatiran tidak bisa mengikuti tes CPNS karena NIK pada KTP dan KK tidak sama, juga menyelimuti warga Tarakan. Warga pun mendatangi Disdukcapil setempat untuk memperbaiki.

“NIK saya tidak sesuai dengan KK saya, padahal sudah setahun lalu saya mengurusnya. Harusnya kemarin saya sudah mendaftar CPNS, namun karena kesalahan dari data (NIK) ini, saya jadi terhambat,” ujar Ahmad Faqih Rifai.

Selain para pendaftar CPNS, masyarakat dengan kepentingan lain pun juga mengalami hal serupa. “Dari 2013 saya sudah mengurus KK, tapi NIK saya tidak sesuai. Maka dari itu saya datang untuk menanyakan,” ucap Nurul.

Banyaknya pelamar CPNS yang mengalami masalah NIK, diakui Kepala Disdukcapil Bulungan Abdul Wahib. Menurutnya, persoalan tersebut dikarenakan pengalihan dari Kaltim ke Kaltara.

“Warga menyampaikan komplain, tapi tidak bisa disikapi. Karena data itu merupakan kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

“Sampai saat ini kami belum terima pengecualian dari pemerintah pusat terkait permasalahan NIK,” tambahnya.

Namun, sebagai langkah mengatasi persoalan ini, pihaknya berupaya melakukan koordinasi ke pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Jangan sampai terdapat NIK ganda yang akan menyulitkan peserta CPNS. Termasuk bagi warga luar Bulungan harus memiliki surat pindah dari daerah asal,” ungkapnya.

Namun, bagaimana dengan peserta yang belum selesai proses pembuatan KTP-el? Menurutnya, warga bisa menggunakan surat keterangan sementara yang akan diberikan. Karena pencetakan KTP-el belum selesai seluruhnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Tarakan Hamsyah, menyatakan kesalahan dari pusat. “Saya sudah coba hubungi dirjen supaya technical support mereka meng-update data yang telah kami kirimkan, tetapi sampai sekarang pun masih belum dilakukan. Malah melimpahkan masalahnya kepada kami yang di daerah,” ungkapnya.

“Kejadian ini bukan sekali dua kali, tetapi sudah berkali-kali. Tahun-tahun sebelumnya saat pemerintah membuka sekolah kedinasan dan CPNS, kesalahan ini pun terjadi. Ketika ditanya akar permasalahannya di mana, pemerintah pusat malah menyuruh kami untuk mengirim ulang datanya,” sambungnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltara Muhammad Ishak mengatakan, permasalahan ini bukan menjadi kewenangan pihaknya, tetapi Disdukcapil.

“Tapi seharusnya peserta CPNS sebelum mendaftar agar jauh-jauh hari mengurus kependudukan sehingga bisa diantisipasi. Kenapa baru sekarang mengurus saat pendaftaran CPNS,” ujarnya.

Namun, permasalahan ini akan menjadi pembahasan pihaknya bersama Disdukcapil untuk mencarikan solusi bagi peserta CPNS yang kesulitan NIK. (uno/*/nov/fen)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 13:22

Fokus Bandara, Pemprov Target Garuda

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Perhubungan Kaltara Taupan Madjid mengatakan, beberapa bandara di Kaltara…

Minggu, 24 September 2017 13:20

Warga Ibu Kota Kaltara 2 Kali Rasakan Biarpet

TANJUNG SELOR – Biarpet kembali dirasakan masyarakat di ibu kota Kaltara, Sabtu (23/9). Meski…

Minggu, 24 September 2017 13:19

Beri Pemahaman agar Tidak Lupa Jas Merah

Film G30S/PKI yang sejak lama tak pernah ditayangkan, akhirnya kembali bisa disaksikan setelah Panglima…

Minggu, 24 September 2017 13:16

Perhatikan Ruang lewat Aspek Lingkungan, Sosial dan Budaya

Alam Indonesia kaya. Sumber daya alamnya melimpah. Pemandangannya tidak perlu ditanya. Namun, apabila…

Sabtu, 23 September 2017 12:00

Tak Bisa Daftar, Koordinasi dengan Panitia

TANJUNG SELOR – Pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara yang hingga saat ini masih mengalami kesulitan…

Sabtu, 23 September 2017 11:59

Rentan Merusak Ekosistem

PENCEMARAN sungai di Malinau akibat aktivitas penambangan batu bara menurut Kepala Departemen Pengembangan…

Sabtu, 23 September 2017 11:56

Dewan Minta Ada Ketegasan

KEMBALI tercemarnya Sungai Malinau akibat limbah perusahaan tambang batu bara PT KPUC seperti disampaikan…

Sabtu, 23 September 2017 11:54

APSM Desak Polisi Usut Kasus Pencemaran

TARAKAN – Tanggul kolam penampungan limbah batu bara milik PT Kayan Putra Utama Coal (KPUC) yang…

Jumat, 22 September 2017 12:53

Sungai di Malinau Kembali Tercemar

TARAKAN – Baru saja Komisi VII DPR RI bersama perwakilan kementerian terkait berkunjung ke Malinau…

Jumat, 22 September 2017 12:51

Verifikasi Dibantu Pegawai Pemkab Bulungan

TANJUNG SELOR – Pelamar CPNS Pemprov Kaltara yang membeludak di kantor Badan Kepegawaian Daerah…

Tak Sempat Jalani Operasi dan Kemoterapi, Adelia Pergi untuk Selamanya

Akhirnya Pasien Tumor Otak Dirujuk

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Tinggalkan Barang Berharga demi Anak

Legalisir Camat Dianggap Tidak Sah

Gedung Sekolah Terancam Tak Diperbaiki

Numpang di Rumah Warga hingga Kehilangan Dompet

Tambah Waktu Verifikasi Berkas
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .