MANAGED BY:
RABU
23 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 September 2017 11:12
NIK Beda Jadi Kendala Warga, BKD Akan Carikan Solusi
MENGURUS NIK: Warga yang ingin mendaftar CPNS membeludak di Disdukcapil Bulungan, Selasa (12/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perbedaan nomor induk kependudukan (NIK) pada KTP dan KK, menjadi kendala bagi sejumlah warga yang ingin mendaftar CPNS gelombang II.

Syafri, misalnya. Warga Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah ini ketika memasukkan NIK-nya melalui laman sscn.bkn.go.id tidak bisa terbaca, karena NIK pada KTP dan KK berbeda.

“Jadi saya terhambat NIK (KTP) yang tak sesuai KK,” ujarnya ketika ditemui Bulungan Post di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bulungan, Selasa (12/9).

Karena itulah dirinya rela harus bolak-balik dari Salimbatu ke Tanjung Selor agar dapat mengubah NIK di Disdukcapil. Dengan demikian, dapat mendaftar CPNS pada formasi yang diinginkannya.

Kekhawatiran tidak bisa mengikuti tes CPNS karena NIK pada KTP dan KK tidak sama, juga menyelimuti warga Tarakan. Warga pun mendatangi Disdukcapil setempat untuk memperbaiki.

“NIK saya tidak sesuai dengan KK saya, padahal sudah setahun lalu saya mengurusnya. Harusnya kemarin saya sudah mendaftar CPNS, namun karena kesalahan dari data (NIK) ini, saya jadi terhambat,” ujar Ahmad Faqih Rifai.

Selain para pendaftar CPNS, masyarakat dengan kepentingan lain pun juga mengalami hal serupa. “Dari 2013 saya sudah mengurus KK, tapi NIK saya tidak sesuai. Maka dari itu saya datang untuk menanyakan,” ucap Nurul.

Banyaknya pelamar CPNS yang mengalami masalah NIK, diakui Kepala Disdukcapil Bulungan Abdul Wahib. Menurutnya, persoalan tersebut dikarenakan pengalihan dari Kaltim ke Kaltara.

“Warga menyampaikan komplain, tapi tidak bisa disikapi. Karena data itu merupakan kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

“Sampai saat ini kami belum terima pengecualian dari pemerintah pusat terkait permasalahan NIK,” tambahnya.

Namun, sebagai langkah mengatasi persoalan ini, pihaknya berupaya melakukan koordinasi ke pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Jangan sampai terdapat NIK ganda yang akan menyulitkan peserta CPNS. Termasuk bagi warga luar Bulungan harus memiliki surat pindah dari daerah asal,” ungkapnya.

Namun, bagaimana dengan peserta yang belum selesai proses pembuatan KTP-el? Menurutnya, warga bisa menggunakan surat keterangan sementara yang akan diberikan. Karena pencetakan KTP-el belum selesai seluruhnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Tarakan Hamsyah, menyatakan kesalahan dari pusat. “Saya sudah coba hubungi dirjen supaya technical support mereka meng-update data yang telah kami kirimkan, tetapi sampai sekarang pun masih belum dilakukan. Malah melimpahkan masalahnya kepada kami yang di daerah,” ungkapnya.

“Kejadian ini bukan sekali dua kali, tetapi sudah berkali-kali. Tahun-tahun sebelumnya saat pemerintah membuka sekolah kedinasan dan CPNS, kesalahan ini pun terjadi. Ketika ditanya akar permasalahannya di mana, pemerintah pusat malah menyuruh kami untuk mengirim ulang datanya,” sambungnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltara Muhammad Ishak mengatakan, permasalahan ini bukan menjadi kewenangan pihaknya, tetapi Disdukcapil.

“Tapi seharusnya peserta CPNS sebelum mendaftar agar jauh-jauh hari mengurus kependudukan sehingga bisa diantisipasi. Kenapa baru sekarang mengurus saat pendaftaran CPNS,” ujarnya.

Namun, permasalahan ini akan menjadi pembahasan pihaknya bersama Disdukcapil untuk mencarikan solusi bagi peserta CPNS yang kesulitan NIK. (uno/*/nov/fen)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 18:00
BREAKING NEWS

Stevanus Tewas dalam Kecelakaan Speedboat

TARAKAN - Ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan didatangi sejumlah keluarga korban kecelakaan…

Selasa, 22 Mei 2018 16:31
BREAKING NEWS

Speedboat Tabrak Pohon, Korban Luka Parah, Satu Bayi Pingsan

TARAKAN - Kecelakaan speedboat kembali terjadi, kini giliran SB Harapan Baru keberangkatan pukul 12.00…

Selasa, 22 Mei 2018 14:51

Kasus Terduga Teroris Terus Dilidik

TANJUNG SELOR – Terduga teroris berinisial AS, berumur 22 tahun merupakan pemuda asal Bumi Paguntaka-sebutan…

Selasa, 22 Mei 2018 14:32

Pesawat Nurtanio Masih Uji Terbang

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara terus melakukan komunikasi sebagai tindaklanjut…

Selasa, 22 Mei 2018 14:15

Seribu Rumah Dicat, Gunakan Dana Swadaya

Penataan kawasan kumuh di Kelurahan Selumit Pantai segera dilakukan Pemerintah Kota Tarakan. Diperkirakan,…

Senin, 21 Mei 2018 14:40

Temui Moeldoko, Gubernur Bahas Listrik

JAKARTA – Lobi-lobi di tingkat pusat agar mendapat dukungan pembangunan, gencar dilakukan Gubernur…

Senin, 21 Mei 2018 14:27

Dapat Beasiswa ke Yaman, Ajak Generasi Muda Belajar Agama

Bagi generasi millenial, menjadi Youtuber atau Selebgram, merupakan pekerjaan yang lebih menarik. Namun…

Senin, 21 Mei 2018 14:24

Perbaikan di Apau Kayan Butuh Dana Besar

TANJUNG SELOR – Membangun infrastruktur jalan di perbatasan Indonesia-Malaysia tepatnya di Apau…

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…

Minggu, 20 Mei 2018 14:35

Belum Ada Kompetisi, Masyarakat Ingin Banyak Pilihan Maskapai

Transportasi udara menjadi akses paling mudah dan cepat bagi masyarakat di Kalimantan Utara untuk bepergian.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .