MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 September 2017 11:12
NIK Beda Jadi Kendala Warga, BKD Akan Carikan Solusi
MENGURUS NIK: Warga yang ingin mendaftar CPNS membeludak di Disdukcapil Bulungan, Selasa (12/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Perbedaan nomor induk kependudukan (NIK) pada KTP dan KK, menjadi kendala bagi sejumlah warga yang ingin mendaftar CPNS gelombang II.

Syafri, misalnya. Warga Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah ini ketika memasukkan NIK-nya melalui laman sscn.bkn.go.id tidak bisa terbaca, karena NIK pada KTP dan KK berbeda.

“Jadi saya terhambat NIK (KTP) yang tak sesuai KK,” ujarnya ketika ditemui Bulungan Post di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bulungan, Selasa (12/9).

Karena itulah dirinya rela harus bolak-balik dari Salimbatu ke Tanjung Selor agar dapat mengubah NIK di Disdukcapil. Dengan demikian, dapat mendaftar CPNS pada formasi yang diinginkannya.

Kekhawatiran tidak bisa mengikuti tes CPNS karena NIK pada KTP dan KK tidak sama, juga menyelimuti warga Tarakan. Warga pun mendatangi Disdukcapil setempat untuk memperbaiki.

“NIK saya tidak sesuai dengan KK saya, padahal sudah setahun lalu saya mengurusnya. Harusnya kemarin saya sudah mendaftar CPNS, namun karena kesalahan dari data (NIK) ini, saya jadi terhambat,” ujar Ahmad Faqih Rifai.

Selain para pendaftar CPNS, masyarakat dengan kepentingan lain pun juga mengalami hal serupa. “Dari 2013 saya sudah mengurus KK, tapi NIK saya tidak sesuai. Maka dari itu saya datang untuk menanyakan,” ucap Nurul.

Banyaknya pelamar CPNS yang mengalami masalah NIK, diakui Kepala Disdukcapil Bulungan Abdul Wahib. Menurutnya, persoalan tersebut dikarenakan pengalihan dari Kaltim ke Kaltara.

“Warga menyampaikan komplain, tapi tidak bisa disikapi. Karena data itu merupakan kebijakan pemerintah pusat,” ujarnya.

“Sampai saat ini kami belum terima pengecualian dari pemerintah pusat terkait permasalahan NIK,” tambahnya.

Namun, sebagai langkah mengatasi persoalan ini, pihaknya berupaya melakukan koordinasi ke pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri.

“Jangan sampai terdapat NIK ganda yang akan menyulitkan peserta CPNS. Termasuk bagi warga luar Bulungan harus memiliki surat pindah dari daerah asal,” ungkapnya.

Namun, bagaimana dengan peserta yang belum selesai proses pembuatan KTP-el? Menurutnya, warga bisa menggunakan surat keterangan sementara yang akan diberikan. Karena pencetakan KTP-el belum selesai seluruhnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Tarakan Hamsyah, menyatakan kesalahan dari pusat. “Saya sudah coba hubungi dirjen supaya technical support mereka meng-update data yang telah kami kirimkan, tetapi sampai sekarang pun masih belum dilakukan. Malah melimpahkan masalahnya kepada kami yang di daerah,” ungkapnya.

“Kejadian ini bukan sekali dua kali, tetapi sudah berkali-kali. Tahun-tahun sebelumnya saat pemerintah membuka sekolah kedinasan dan CPNS, kesalahan ini pun terjadi. Ketika ditanya akar permasalahannya di mana, pemerintah pusat malah menyuruh kami untuk mengirim ulang datanya,” sambungnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kaltara Muhammad Ishak mengatakan, permasalahan ini bukan menjadi kewenangan pihaknya, tetapi Disdukcapil.

“Tapi seharusnya peserta CPNS sebelum mendaftar agar jauh-jauh hari mengurus kependudukan sehingga bisa diantisipasi. Kenapa baru sekarang mengurus saat pendaftaran CPNS,” ujarnya.

Namun, permasalahan ini akan menjadi pembahasan pihaknya bersama Disdukcapil untuk mencarikan solusi bagi peserta CPNS yang kesulitan NIK. (uno/*/nov/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Jumat, 17 November 2017 13:14

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

TANJUNG SELOR – Semangat anak-anak Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan menempuh…

Jumat, 17 November 2017 13:06

Awasi Produk Olahan dengan Sipawan

TANJUNG SELOR – Baru-baru ini, masyarakat di Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan dihebohkan dengan…

Jumat, 17 November 2017 12:59

Punya Kemauan dan Semangat, Tertarik Jadi Dosen

Berkat doa, ketekunan dan kerja kerasnya dalam menempuh pendidikan di Universitas Borneo Tarakan (UBT),…

Kamis, 16 November 2017 13:30

Pasien dari Perbatasan Semakin Sulit Dirujuk

TARAKAN – Setelah Kalstar Aviation yang dihentikan sementara penerbangannya oleh Kementerian Perhubungan.…

Kamis, 16 November 2017 13:29

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

TANJUNG SELOR – Perusahaan pertambangan di Malinau Selatan, Kabupaten Malinau diduga kembali melakukan…

Kamis, 16 November 2017 13:24

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

TANJUNG SELOR – Kasus penyegelan ruang belajar SMAN 2 Tanjung Selor harus menjadi perhatian serius…

Kamis, 16 November 2017 13:14

Pelanggar Lalu Lintas Meningkat

TANJUNG SELOR – Operasi Zebra Mahakam 2017 di wilayah hukum Polres Bulungan resmi berakhir, Selasa…

Kamis, 16 November 2017 13:10

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

TANJUNG SELOR – Media sosial di Kaltara, Rabu (15/11), diramaikan dengan adanya isu warung bakso…

Kaltara Masuk 5 Besar Kasus Narkoba

Jalan ke Tanah Kuning Semakin Parah

SKB Belum Ada Kabar

Heran Daerah Penghasil Tak Aktif

Baru Selesai, Bekas Longsor Ambles Lagi

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Wisata Arung Jeram Mulai Dilirik, Kemenpar Siapkan Rp 950 Juta

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .