MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 13 September 2017 11:08
Tuntut Telkom Beri Kompensasi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Gangguan jaringan internet Telkom yang sudah terjadi sejak sebulan belakangan ini, membuat kekecewaan warga Tarakan memuncak. Rencananya, Kamis (14/9), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) akan menggelar aksi menuntut PT Telkom memberikan kompensasi atas layanan yang kurang baik.

“Rencana aksinya dari Kampung Empat kami long march ke THM (simpang empat GTM). Kami orasi di situ, lalu sama-sama ke Telkom,” ujar Ketua PMII Tarakan Rico Ardiansyah, Selasa (12/9).

Diperkirakan Rico, ada ratusan massa yang akan meramaikan aksi nanti. Dari pihaknya ada sekitar 100 orang. Belum ditambah masyarakat yang ingin bergabung, karena pihaknya membuka diri bagi pelanggan Telkom yang ingin ikut untuk bersama-sama memperjuangkan hak.

Rencana aksi demo menuntut kompensasi dari PT Telkom ini juga sudah disebar di media sosial Facebook. Pemberitahuan itu sekaligus sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menuntut kompensasi. Sebab, masyarakat selama ini hanya bisa mengungkapkan kekecewaan melalui media sosial.

Menurut Rico, gangguan internet ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Ini bisa dilihat dari banyaknya status kecaman yang diunggah pelanggan di media sosial.

Sementara, PT Telkom selaku penyedia jasa telekomunikasi, selama ini kurang pernah memperhatikan hak-hak pelanggan bila terjadi gangguan layanan yang durasinya sampai puluhan kali dalam sebulan. 

Di sisi lain, PT Telkom dianggap tetap menarik iuran atas penggunaan jasa telekomunikasi sama seperti ketika tidak terjadi gangguan. Itu belum ditambah denda bilamana pelanggan telat membayar.

Padahal, jelasnya, dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, sudah diatur hak-hak pelanggan. Hal inilah yang dituntut oleh Rico dan kawan-kawan.  

“Kami meminta kompensasi atas ketidakyamanan sebagai pelanggan menggunakan layanan Telkom. Ini juga sangat meresahkan masyarakat Tarakan di media sosial,” tegas alumni Universitas Borneo Tarakan ini. 

Untuk mendukung aksi demo nanti, pihaknya sedang mengumpulkan data terkait layanan Telkom. Sehingga ada informasi yang lengkap untuk disampaikan saat aksi nanti.

Rencana aksi demo ini ditanggapi arif oleh General Manager (GM) PT Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto. Baginya, ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap perbaikan layanan PT Telkom.

“Bagi kami ini adalah iktikad baik dari elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kaltara, dengan memberikan masukan bagi penyelenggara pelayanan di Kaltara, termasuk dalam hal ini Telkom,” ujarnya.

Adapun tuntutan kompensasi yang diinginkan pelanggan, menurut Prio, sudah dibahas sejak pekan lalu. Saat ini, pihaknya sedang melayangkan usulan permohonan kompensasi ke pusat. Karena menurutnya, kewenangan memutuskan ada di Jakarta.

“Moga-moga dalam waktu dekat keputusan itu sudah ada,” harapnya. 

Prio sendiri tidak bisa menjamin ada atau tidak. Namun, berdasarkan pengalaman 2016 lalu, pihaknya pernah memberikan kompensasi atas tuntutan pelanggan Tarakan yang mengeluh dengan layanan jaringan internet.

Lalu, bentuk kompensasi apa yang diberikan jika memang ada? Menurut Prio, paling tidak kompensasi berupa pengurangan tagihan saat melakukan pembayaran. Jika dalam bentuk uang, sulit untuk diberikan. 

Prio juga kembali menjelaskan, pihaknya sudah berupaya untuk mengatasi gangguan internet yang dirasakan warga, dengan mengerahkan seluruh kemampuan. Namun, kata dia, persoalan alam maupun faktor lain memang tidak bisa ditebak kapan terjadi.

Dia mencontohkan seperti putusnya kabel fiber optik (FO) yang diakibatkan tanah longsor, pohon tumbang maupun dampak dari proyek pelebaran jalan yang dilakukan pemerintah di sepanjang jalur yang dilewati kabel optik. Selain itu, ada juga disebabkan gigitan hewat pengerat.

Yang lebih parah, gangguan-gangguan seperti itu terjadi pada jalur yang jauh dari pusat kota. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa mencari titik FO cut karena lokasi berada di hutan belantara.

Namun, Prio tidak mau hal itu terlalu menjadi alasan pihaknya untuk membela diri. Yang jelas, kata dia, pihaknya terus berbenah dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Misal, untuk perbaikan pihaknya bahkan menambah hingga tiga tim untuk mencari titik FO cut. Selain itu, pihaknya juga mengupayakan ada jalur lain untuk mengantisipasi jika terjadi FO cut di jalur darat. 

“Kami lagi membangun Indonesian Global Gate (IGG) menguhubungkan dari Batam, Balikpapan, Manado, Filipina, Hawai dan Amerika. Kalau itu jalan, kita punya ring karena kita akan tarik kabel yang dari Balikpapan ke Tarakan. Kalau di darat putus, kita punya link di atas. Tapi planning-nya Juni 2018 selesai,” bebernya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 12:52

Surat Mundur Sofian dan Khairul Diproses

TARAKAN – Dua bakal calon wali kota Tarakan, Sofian Raga dan Khairul resmi mengajukan pengunduran…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:50

KPU Pastikan Data Pemilih, Turunkan Petugas dari Rumah ke Rumah

TARAKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) di seluruh Indonesia akan melakukan pencocokkan dan penelitian…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:48

Polres Pantau Medsos dan Media Online

TARAKAN – Demi terciptanya keamanan Kota Tarakan yang kondusif jelang hingga pelaksanaan pilkada,…

Jumat, 19 Januari 2018 11:36

Penyangga Rapuh, Rumah Ambruk

TARAKAN – Warga Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara dikagetkan dengan ambruknya rumah…

Jumat, 19 Januari 2018 11:26

Barang Asal Tiongkok Diselundupkan ke Kaltara

TARAKAN – Posisi Kalimantan Utara yang berada di perbatasan dan menjadi salah satu pintu masuk…

Jumat, 19 Januari 2018 11:23

Badrun Mulai Cuti 1 Februari

TANJUNG SELOR – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Badrun menyatakan mulai cuti 1 Februari…

Kamis, 18 Januari 2018 12:07

Lupa Jalan Pulang, Kesasar di Hutan

TARAKAN – Pria berusia lanjut bernama Haris (70), sempat dikabarkan hilang. Warga RT 3 Kelurahan…

Kamis, 18 Januari 2018 12:04

Warga Kembali Temukan Mortir Aktif, Daya Ledak hingga 1 Kilometer

TARAKAN – Mortir peninggalan Perang Dunia II satu per satu ditemukan di Tarakan. Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 11:55

Sabu Lebih 1 Kg Gagal ke Sulsel

TARAKAN – Penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu melalui wilayah Kalimantan Utara masih saja terjadi,…

Kamis, 18 Januari 2018 11:40

Bakal Calon Pilwali Penuhi Syarat Kesehatan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan memastikan seluruh bakal calon (balon) yang akan…

Terancam Dinonaktifkan, Bupati Cantik Siap Bertanggung Jawab

Sering Mengamuk dan Meresahkan

JPO Jadi Tempat Berfoto

Lupa Jalan Pulang, Kesasar di Hutan

Kapal Pengangkut Barang Kandas, KSOP Turunkan Tim ke KTT

Konflik DPP Hanura Tak Pengaruhi KPU

Santun Tuntut Pemberhentian Komisioner KPU

Penyangga Rapuh, Rumah Ambruk

MAF Pilih Skema Bermitra

Jawab Ratusan Pertanyaan, Khairul Terkendala Waktu, Badrun Ngaku Sudah Biasa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .