MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Rabu, 13 September 2017 11:08
Tuntut Telkom Beri Kompensasi
Ilustrasi

PROKAL.CO, TARAKAN – Gangguan jaringan internet Telkom yang sudah terjadi sejak sebulan belakangan ini, membuat kekecewaan warga Tarakan memuncak. Rencananya, Kamis (14/9), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) akan menggelar aksi menuntut PT Telkom memberikan kompensasi atas layanan yang kurang baik.

“Rencana aksinya dari Kampung Empat kami long march ke THM (simpang empat GTM). Kami orasi di situ, lalu sama-sama ke Telkom,” ujar Ketua PMII Tarakan Rico Ardiansyah, Selasa (12/9).

Diperkirakan Rico, ada ratusan massa yang akan meramaikan aksi nanti. Dari pihaknya ada sekitar 100 orang. Belum ditambah masyarakat yang ingin bergabung, karena pihaknya membuka diri bagi pelanggan Telkom yang ingin ikut untuk bersama-sama memperjuangkan hak.

Rencana aksi demo menuntut kompensasi dari PT Telkom ini juga sudah disebar di media sosial Facebook. Pemberitahuan itu sekaligus sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama menuntut kompensasi. Sebab, masyarakat selama ini hanya bisa mengungkapkan kekecewaan melalui media sosial.

Menurut Rico, gangguan internet ini sudah sangat meresahkan masyarakat. Ini bisa dilihat dari banyaknya status kecaman yang diunggah pelanggan di media sosial.

Sementara, PT Telkom selaku penyedia jasa telekomunikasi, selama ini kurang pernah memperhatikan hak-hak pelanggan bila terjadi gangguan layanan yang durasinya sampai puluhan kali dalam sebulan. 

Di sisi lain, PT Telkom dianggap tetap menarik iuran atas penggunaan jasa telekomunikasi sama seperti ketika tidak terjadi gangguan. Itu belum ditambah denda bilamana pelanggan telat membayar.

Padahal, jelasnya, dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, sudah diatur hak-hak pelanggan. Hal inilah yang dituntut oleh Rico dan kawan-kawan.  

“Kami meminta kompensasi atas ketidakyamanan sebagai pelanggan menggunakan layanan Telkom. Ini juga sangat meresahkan masyarakat Tarakan di media sosial,” tegas alumni Universitas Borneo Tarakan ini. 

Untuk mendukung aksi demo nanti, pihaknya sedang mengumpulkan data terkait layanan Telkom. Sehingga ada informasi yang lengkap untuk disampaikan saat aksi nanti.

Rencana aksi demo ini ditanggapi arif oleh General Manager (GM) PT Telkom Witel Kaltara Prio Sesanto. Baginya, ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap perbaikan layanan PT Telkom.

“Bagi kami ini adalah iktikad baik dari elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kaltara, dengan memberikan masukan bagi penyelenggara pelayanan di Kaltara, termasuk dalam hal ini Telkom,” ujarnya.

Adapun tuntutan kompensasi yang diinginkan pelanggan, menurut Prio, sudah dibahas sejak pekan lalu. Saat ini, pihaknya sedang melayangkan usulan permohonan kompensasi ke pusat. Karena menurutnya, kewenangan memutuskan ada di Jakarta.

“Moga-moga dalam waktu dekat keputusan itu sudah ada,” harapnya. 

Prio sendiri tidak bisa menjamin ada atau tidak. Namun, berdasarkan pengalaman 2016 lalu, pihaknya pernah memberikan kompensasi atas tuntutan pelanggan Tarakan yang mengeluh dengan layanan jaringan internet.

Lalu, bentuk kompensasi apa yang diberikan jika memang ada? Menurut Prio, paling tidak kompensasi berupa pengurangan tagihan saat melakukan pembayaran. Jika dalam bentuk uang, sulit untuk diberikan. 

Prio juga kembali menjelaskan, pihaknya sudah berupaya untuk mengatasi gangguan internet yang dirasakan warga, dengan mengerahkan seluruh kemampuan. Namun, kata dia, persoalan alam maupun faktor lain memang tidak bisa ditebak kapan terjadi.

Dia mencontohkan seperti putusnya kabel fiber optik (FO) yang diakibatkan tanah longsor, pohon tumbang maupun dampak dari proyek pelebaran jalan yang dilakukan pemerintah di sepanjang jalur yang dilewati kabel optik. Selain itu, ada juga disebabkan gigitan hewat pengerat.

Yang lebih parah, gangguan-gangguan seperti itu terjadi pada jalur yang jauh dari pusat kota. Sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa mencari titik FO cut karena lokasi berada di hutan belantara.

Namun, Prio tidak mau hal itu terlalu menjadi alasan pihaknya untuk membela diri. Yang jelas, kata dia, pihaknya terus berbenah dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Misal, untuk perbaikan pihaknya bahkan menambah hingga tiga tim untuk mencari titik FO cut. Selain itu, pihaknya juga mengupayakan ada jalur lain untuk mengantisipasi jika terjadi FO cut di jalur darat. 

“Kami lagi membangun Indonesian Global Gate (IGG) menguhubungkan dari Batam, Balikpapan, Manado, Filipina, Hawai dan Amerika. Kalau itu jalan, kita punya ring karena kita akan tarik kabel yang dari Balikpapan ke Tarakan. Kalau di darat putus, kita punya link di atas. Tapi planning-nya Juni 2018 selesai,” bebernya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 13:00

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan

TARAKAN – Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut Bea dan Cukai berhasil menahan sebuah kapal bermuatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:56

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

TARAKAN – Menjelang masuknya tahapan penyerahan berkas dukungan calon perseorangan atau independen…

Jumat, 17 November 2017 13:16

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – PT PLN Tarakan Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan menjamin tidak akan terjadi lagi pemadaman…

Kamis, 16 November 2017 13:27

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

TARAKAN – Jumlah pengangguran di Tarakan bakal bertambah, seiring akan diwisudanya 560 mahasiswa…

Kamis, 16 November 2017 13:25

AA Belum Disanksi

PEGAWAI berinisial AA yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepengurusan administrasi kependudukan,…

Rabu, 15 November 2017 15:42

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

TARAKAN – Langkah istri Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Umi Suhartini untuk maju Pilwali Tarakan…

Selasa, 14 November 2017 13:12

Rekrutmen SDM RSUD Selektif Gunakan CAT, Tak Ada Syarat Khusus Putra Daerah

TARAKAN – Rekrutmen calon tenaga kontrak RSUD Mantri Raga tidak lama lagi dibuka. Badan Kepegawaian…

Selasa, 14 November 2017 12:55

BNN Mendadak Tes Urine Pegawai Diskominfo

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan merancang tes urine bagi PNS. Lembaga yang…

Senin, 13 November 2017 11:38

Umi Pilih Jalur Perseorangan

TARAKAN – Persaingan yang berat memperebutkan dukungan partai politik untuk bertarung di Pilkada…

Sabtu, 11 November 2017 11:57

Tabur Bunga di TMP

SEPERTI biasa, setiap kali peringatan Hari Pahlawan, tabur bunga menjadi agenda yang tak bisa dipisahkan…

Rekrutmen SDM RSUD Selektif Gunakan CAT, Tak Ada Syarat Khusus Putra Daerah

Perwakilan Express Air Bakal ke Kaltara

Umi Pilih Jalur Perseorangan

Badrun Masih Optimis Dapat Partai

Anggaran Kurang, TPP Tertunda

BNN Mendadak Tes Urine Pegawai Diskominfo

Tabur Bunga di TMP

Aktivitas Perusahaan Dianggap Mengganggu, Warga Nyaris Blokir Jalan

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

AA Belum Disanksi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .