MANAGED BY:
MINGGU
20 MEI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 September 2017 11:04
Pesawat “Tergelincir” di Bandara Juwata

Simulasi Telan Dana Rp 200 juta lebih

SIMULASI: Petugas gabungan melakukan adegan penyelamatan terhadap korban pesawat tergelincir di Bandara Juwata Tarakan, Selasa (12/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Warga Tarakan yang melintas di Jalan Mulawarman, tepatnya di depan runway Bandara Juwata Tarakan dikejutkan dengan tergelincirnya pesawat Bekantan Air sekira pukul 14.10 Wita, Selasa (12/9).

Insiden ini membuat aktivitas penerbangan di bandara teramai di Kalimantan Utara terhenti selama kurang lebih dua jam, karena proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan.

Sebelum tergelincir, pesawat boeing 737-900 ER dengan nomor penerbangan 123 yang mengakut 135 penumpang dan lima awak pesawat, terbang dari Balikpapan.

Pada saat terbang di posisi 125 NM Selatan Bandara Juwata di ketinggian 27.000 feet, pilot melaporkan adanya gangguan pada sistem hidrolik pesawat sehingga mengakibatkan turbulensi dan mesin nomor dua pesawat terbakar. Seketika itu juga pilot meminta untuk priority landing.

Mendapatkan informasi itu, Kepala Bandara Juwata Tarakan selaku Ketua Airport Emergency Committee, segera mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC). Crash bell berbunyi di fire station.

Petugas Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKPPK) bersama Pangkalan Udara (Lanud) Tarakan, Basarnas dan Polres, serta beberapa instansi terkait lain siaga di landasan pacu.

Pesawat Bekantan Air pun terlihat dari langit Tarakan untuk pendaratan darurat. Namun, pendaratan tidak sempurna dan tergelincir hingga ke ujung landasan pacu.

Petugas gabungan pun langsung berdatangan melakukan penanganan darurat dan evakuasi korban. Tampak 4 unit  mobil pemadam kebakaran dengan fasilitas lengkap yang dimiliki Bandara Juwata Tarakan dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Datang juga bantuan mobil pemadam dari PMK Tarakan 1 unit ikut membantu.

Sementara untuk mengevakuasi korban, sejumlah rumah sakit yang ada di Tarakan, baik RSUD Tarakan, RS AL Ilyas dan RS Pertamedika mengerahkan mobil ambulans untuk memberikan pertolongan. Datang juga mobil ambulans dari sejumlah instansi kesehatan lain.

Dari personel sendiri, petugas gabungan dari Avsec, Lanud Tarakan, Basarnas dan Polres Tarakan ikut dikerahkan untuk membantu evakuasi korban. Tercatat dari seluruh penumpang dan awak pesawat, 2 orang meninggal dunia, 18 orang luka berat, dan 100 orang lainnya mengalami luka ringan.

Kejadian tersebut bagian dari simulasi latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang digelar Otortias Bandara Juwata Tarakan dengan melibatkan 165 orang, termasuk pelajar.

“Tujuan dari simulasi ini adalah untuk menguji ketangkasan SDM bandara dan fasilitas bandara terkait dengan penanggulangan keadaan darurat. Dimana dalam penanggulangan ada ukuran-ukuran tertentu, kapan suatu kendaraan harus sampai ke pesawat dan berapa lama memadamkan kebakaran, berapa lama untuk evakuasi korban,” ujar Kepala Bandara Juwata Tarakan Hemi Pamuraharjo.

Ia menilai simulasi yang dilakukan berjalan lancar, terutama yang menjadi tolok ukur latihan adalah waktu penanganan. Meski demikian, Hemi juga mengaku perlu pembenahan, karena masih terlihat beberapa petugas yang kurang serius dalam melakukan adegan. Padahal, ia sudah menginstruksikan agar latihan ini dilakoni senyata mungkin dengan maksud tercapai apa yang diharapkan.

Sementara itu, disinggung isu yang beredar bahwa simulasi PKD ini menelan dana hingga Rp 1 miliar, Hemi dengan tegas membantah. Menurutnya, dana yang dibutuhkan hanya ratusan juta rupiah. “Enggak nyampai, ya di atas Rp 200 juta-lah, karena kami lelang,” sebutnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 20 Mei 2018 14:41

Terlibat Narkoba, ASN Dipecat

TANJUNG SELOR – Perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi slogan di lingkungan Pemprov…

Minggu, 20 Mei 2018 14:35

Belum Ada Kompetisi, Masyarakat Ingin Banyak Pilihan Maskapai

Transportasi udara menjadi akses paling mudah dan cepat bagi masyarakat di Kalimantan Utara untuk bepergian.…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:55

Sekolah di Pedalaman Dibantu Internet

TANJUNG SELOR – Dunia pendidikan Kaltara patut berbangga, meski provinsi baru, namun sudah mampu…

Jumat, 18 Mei 2018 14:29

Buat Teror lewat Video, Seorang Pria Diciduk Densus 88

TARAKAN – Tak butuh lama bagi personel Densus 88 mengungkap pembuat video ancaman teror dengan…

Jumat, 18 Mei 2018 14:21

Tagih Janji Mendagri, Desak Moratorium DOB Dicabut

TANJUNG SELOR - Moratorium pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang masih diberlakukan pemerintah…

Jumat, 18 Mei 2018 14:14

Siapkan Aplikasi Pengaduan, Komitmen Tuntaskan Masalah Pelanggaran

Sebagai pulau yang kaya sumber daya alam, Kalimantan selalu menarik untuk dijadikan daerah eksploitasi.…

Kamis, 17 Mei 2018 13:37

Narkoba dan Miras Jadi Atensi Kapolda

TANJUNG SELOR – Minuman beralkohol atau minuman keras (miras) dan narkoba jenis sabu-sabu hasil…

Kamis, 17 Mei 2018 13:34

2019 Kaltara Bebas Lokalisasi, Tarakan dan Nunukan Jadi Target

TANJUNG SELOR - Rencana penutupan lokalisasi yang ada di Kaltara oleh Dinas Sosial (Dissos) Kaltara…

Kamis, 17 Mei 2018 13:27

Pemimpin Harus Tebar Keberanian, Masyarakat Jangan Apatis

Rentetan aksi terorisme di Pulau Jawa, mulai dari kerusuhan Mako Brimob, pengeboman di Surabaya hingga…

Rabu, 16 Mei 2018 11:42

BUKTI PENGETAP BANYAK..!! Ada 4 Ton BBM Disita Tim Gabungan

TANJUNG SELOR – Tim gabungan terdiri dari kepolisian, TNI, kejaksaan dan Polisi Pamong Praja…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .