MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Rabu, 13 September 2017 11:04
Pesawat “Tergelincir” di Bandara Juwata

Simulasi Telan Dana Rp 200 juta lebih

SIMULASI: Petugas gabungan melakukan adegan penyelamatan terhadap korban pesawat tergelincir di Bandara Juwata Tarakan, Selasa (12/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Warga Tarakan yang melintas di Jalan Mulawarman, tepatnya di depan runway Bandara Juwata Tarakan dikejutkan dengan tergelincirnya pesawat Bekantan Air sekira pukul 14.10 Wita, Selasa (12/9).

Insiden ini membuat aktivitas penerbangan di bandara teramai di Kalimantan Utara terhenti selama kurang lebih dua jam, karena proses evakuasi yang dilakukan petugas gabungan.

Sebelum tergelincir, pesawat boeing 737-900 ER dengan nomor penerbangan 123 yang mengakut 135 penumpang dan lima awak pesawat, terbang dari Balikpapan.

Pada saat terbang di posisi 125 NM Selatan Bandara Juwata di ketinggian 27.000 feet, pilot melaporkan adanya gangguan pada sistem hidrolik pesawat sehingga mengakibatkan turbulensi dan mesin nomor dua pesawat terbakar. Seketika itu juga pilot meminta untuk priority landing.

Mendapatkan informasi itu, Kepala Bandara Juwata Tarakan selaku Ketua Airport Emergency Committee, segera mengaktifkan Emergency Operation Center (EOC). Crash bell berbunyi di fire station.

Petugas Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKPPK) bersama Pangkalan Udara (Lanud) Tarakan, Basarnas dan Polres, serta beberapa instansi terkait lain siaga di landasan pacu.

Pesawat Bekantan Air pun terlihat dari langit Tarakan untuk pendaratan darurat. Namun, pendaratan tidak sempurna dan tergelincir hingga ke ujung landasan pacu.

Petugas gabungan pun langsung berdatangan melakukan penanganan darurat dan evakuasi korban. Tampak 4 unit  mobil pemadam kebakaran dengan fasilitas lengkap yang dimiliki Bandara Juwata Tarakan dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Datang juga bantuan mobil pemadam dari PMK Tarakan 1 unit ikut membantu.

Sementara untuk mengevakuasi korban, sejumlah rumah sakit yang ada di Tarakan, baik RSUD Tarakan, RS AL Ilyas dan RS Pertamedika mengerahkan mobil ambulans untuk memberikan pertolongan. Datang juga mobil ambulans dari sejumlah instansi kesehatan lain.

Dari personel sendiri, petugas gabungan dari Avsec, Lanud Tarakan, Basarnas dan Polres Tarakan ikut dikerahkan untuk membantu evakuasi korban. Tercatat dari seluruh penumpang dan awak pesawat, 2 orang meninggal dunia, 18 orang luka berat, dan 100 orang lainnya mengalami luka ringan.

Kejadian tersebut bagian dari simulasi latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang digelar Otortias Bandara Juwata Tarakan dengan melibatkan 165 orang, termasuk pelajar.

“Tujuan dari simulasi ini adalah untuk menguji ketangkasan SDM bandara dan fasilitas bandara terkait dengan penanggulangan keadaan darurat. Dimana dalam penanggulangan ada ukuran-ukuran tertentu, kapan suatu kendaraan harus sampai ke pesawat dan berapa lama memadamkan kebakaran, berapa lama untuk evakuasi korban,” ujar Kepala Bandara Juwata Tarakan Hemi Pamuraharjo.

Ia menilai simulasi yang dilakukan berjalan lancar, terutama yang menjadi tolok ukur latihan adalah waktu penanganan. Meski demikian, Hemi juga mengaku perlu pembenahan, karena masih terlihat beberapa petugas yang kurang serius dalam melakukan adegan. Padahal, ia sudah menginstruksikan agar latihan ini dilakoni senyata mungkin dengan maksud tercapai apa yang diharapkan.

Sementara itu, disinggung isu yang beredar bahwa simulasi PKD ini menelan dana hingga Rp 1 miliar, Hemi dengan tegas membantah. Menurutnya, dana yang dibutuhkan hanya ratusan juta rupiah. “Enggak nyampai, ya di atas Rp 200 juta-lah, karena kami lelang,” sebutnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 13:46

Jadi Langganan Setiap Tahun

TANJUNG SELOR - Banjir yang menggenangi beberapa desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Jumat (19/1)…

Minggu, 21 Januari 2018 13:40

Kaltara Dapat Bantuan CCTV

TANJUNG SELOR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini bakal memberikan bantuan kamera pengawas…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:46

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan masih terkendala…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:45

Puluhan Hektare Sawah Terendam, Petani Terancam Gagal Panen

TANJUNG SELOR – Hujan yang mengguyur Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:41

Pekerja Tak Gunakan AP, Kontraktor Proyek Ditegur Disnaker

TANJUNG SELOR – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mencanangkan peringatan hari Keselamatan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

Pembentukan Tim N219 Tunggu Arahan Gubernur
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .