MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Selasa, 12 September 2017 12:03
KLA Masih Sebatas Komitmen
HARI ANAK: Kementerian PPPA menilai kabupaten/kota di Kaltara masih sebatas komitmen menuju KLA.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pribudarta Nur Sitepu mengatakan, untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) harus melalui tahapan.

Penentuan KLA pun, kata dia, terbagi empat tingkatan yaitu menuju, pratama, nindya dan utama. Untuk di Kaltara, dia melihat masih sebatas proses komitmen, belum sampai pada kerja. Sementara pencanangan KLA, lanjutnya, harus dibuat program kerja di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“OPD menyusun rencana kerja memenuhi hak anak, baru sampai tahapan berikutnya. Di Indonesia belum ada yang ditetapkan sebagai Kota Layak Anak, masih sebatas menuju, pratama dan nindya,” ungkapnya, pekan lalu.

Dia juga mengatakan, pemenuhan Kota Layak Anak menyesuaikan 24 indikator yang ditentukan. Secara pokok ada lima klaster utama yang dapat dipenuhi. Yakni, klaster hak sipil dan kebebasan yang berkaitan dengan akta kelahiran anak. Klaster hak pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, klaster kesehatan terhadap anak, klaster pengasuhan terhadap anak, serta klaster terakhir menyangkut perlindungan anak.

Menurut Pribudarta, banyak kasus yang diterimanya bahwa ada anak bermasalah hukum atau mengalami kekerasan. Apalagi hingga masuk dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) untuk jalani rehabilitasi.

“Ketika sudah keluar dari rehabilitasi, anak kembali normal dan dikembalikan ke orangtuanya. Peran orangtua sangat dibutuhkan dalam pengawasan anak. Jangan sampai setelah jalani rehabilitasi, tapi orangtua membiarkan. Maka bisa mengembalikan anak ke LPKA,” urainya.

Dia juga mengatakan, untuk menyandang Kota Layak Anak prosesnya cukup lama. Bisa secepatnya terealisasi apabila konsep hak dasar anak dan fasilitas penunjang dapat terpenuhi.

Secara terpisah, Ketua DPRD Bulungan Syarwani mengatakan, indikator sebagai Kota Layak Anak harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Termasuk beberapa fasilitas pemenuhan hak dasar anak untuk dilakukan pembenahan.

“Pembenahan langsung kepada anak dan penataan fasilitas merupakan bagian tak terpisahkan,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, kekerasan terhadap anak pun dapat diminimalisasi. Termasuk anak-anak putus sekolah. Karena menurutnya, anak mempunyai hak mengenyam pendidikan dengan program wajib belajar 12 tahun. (uno/fen)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 13:41

Dewan Pendidikan Usul Rp 18 M

DEWAN Pendidikan Bulungan mengusulkan anggaran ke pemerintah daerah sebesar Rp 18 miliar untuk beasiswa…

Jumat, 19 Januari 2018 11:43

Minim Penerangan, Waspada Jambret

TANJUNG SELOR - Pengendara sepeda motor, khususnya kaum hawa agar lebih berhati-hati saat berkendara…

Jumat, 19 Januari 2018 11:40

Halte Pasar Induk Disoal Pedagang

TANJUNG SELOR – Halte di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor tidak juga difungsikan sebagaimana…

Kamis, 18 Januari 2018 12:06

KPU Bulungan Tunggu Edaran Pusat

TANJUNG SELOR - Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan agar proses verifikasi faktual yang dilakukan…

Kamis, 18 Januari 2018 12:02

Pemprov Batasi Tempat Merokok

TANJUNG SELOR – Para perokok nantinya tidak bisa lagi seenaknya merokok di kawasan perkantoran,…

Kamis, 18 Januari 2018 11:57

Syarat Fisik DOB Harus Dipenuhi

TANJUNG SELOR - Progres pembentukan daerah otonomi baru (DOB) Kota Tanjung Selor bakal membutuhkan waktu…

Rabu, 17 Januari 2018 13:33

Tersangka Sempat Habiskan Sebatang Rokok

TANJUNG SELOR – Kasus tewasnya Jumanto yang menjadi korban pembunuhan Rusdiyanto di Km 4 poros…

Rabu, 17 Januari 2018 13:29

Pertemuan Pemkab dan PLN Tanpa Hasil

TANJUNG SELOR – Pertemuan yang digelar Pemkab Bulungan dengan jajaran PLN Tanjung Selor, kemarin…

Selasa, 16 Januari 2018 12:24

DPKP Utamakan Anak Petani

TANJUNG SELOR – Besarnya potensi pertanian di Kaltara sudah dilirik oleh Kementerian Pertanian.…

Selasa, 16 Januari 2018 12:22

Raperda Keselamatan Berlayar Segera Dibahas

TANJUNG SELOR – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kaltara telah menyusun 32…

Tersangka Sempat Habiskan Sebatang Rokok

Butuh Lahan Perumahan Polda

Minim Penerangan, Waspada Jambret

Polres Bulungan Raih Zona Hijau

Gelombang Tinggi Dipicu Awan Konvektif

Minat Baca Siswa SD Masih Rendah

Tunggu Pencairan Anggaran MTQ

Telkom Janji Benahi Kabel Menjuntai

Halte Pasar Induk Disoal Pedagang

KPU Bulungan Tunggu Edaran Pusat
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .