MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Selasa, 12 September 2017 12:03
KLA Masih Sebatas Komitmen
HARI ANAK: Kementerian PPPA menilai kabupaten/kota di Kaltara masih sebatas komitmen menuju KLA.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pribudarta Nur Sitepu mengatakan, untuk mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) harus melalui tahapan.

Penentuan KLA pun, kata dia, terbagi empat tingkatan yaitu menuju, pratama, nindya dan utama. Untuk di Kaltara, dia melihat masih sebatas proses komitmen, belum sampai pada kerja. Sementara pencanangan KLA, lanjutnya, harus dibuat program kerja di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“OPD menyusun rencana kerja memenuhi hak anak, baru sampai tahapan berikutnya. Di Indonesia belum ada yang ditetapkan sebagai Kota Layak Anak, masih sebatas menuju, pratama dan nindya,” ungkapnya, pekan lalu.

Dia juga mengatakan, pemenuhan Kota Layak Anak menyesuaikan 24 indikator yang ditentukan. Secara pokok ada lima klaster utama yang dapat dipenuhi. Yakni, klaster hak sipil dan kebebasan yang berkaitan dengan akta kelahiran anak. Klaster hak pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, klaster kesehatan terhadap anak, klaster pengasuhan terhadap anak, serta klaster terakhir menyangkut perlindungan anak.

Menurut Pribudarta, banyak kasus yang diterimanya bahwa ada anak bermasalah hukum atau mengalami kekerasan. Apalagi hingga masuk dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) untuk jalani rehabilitasi.

“Ketika sudah keluar dari rehabilitasi, anak kembali normal dan dikembalikan ke orangtuanya. Peran orangtua sangat dibutuhkan dalam pengawasan anak. Jangan sampai setelah jalani rehabilitasi, tapi orangtua membiarkan. Maka bisa mengembalikan anak ke LPKA,” urainya.

Dia juga mengatakan, untuk menyandang Kota Layak Anak prosesnya cukup lama. Bisa secepatnya terealisasi apabila konsep hak dasar anak dan fasilitas penunjang dapat terpenuhi.

Secara terpisah, Ketua DPRD Bulungan Syarwani mengatakan, indikator sebagai Kota Layak Anak harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Termasuk beberapa fasilitas pemenuhan hak dasar anak untuk dilakukan pembenahan.

“Pembenahan langsung kepada anak dan penataan fasilitas merupakan bagian tak terpisahkan,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, kekerasan terhadap anak pun dapat diminimalisasi. Termasuk anak-anak putus sekolah. Karena menurutnya, anak mempunyai hak mengenyam pendidikan dengan program wajib belajar 12 tahun. (uno/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:51

Manfaatkan Aset untuk Asrama

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal mengambil alih beberapa aset yang ada di Tarakan. Di antaranya…

Jumat, 17 November 2017 13:24

3 Parpol Tak Penuhi Syarat, Masa Perbaikan 14 Hari

TANJUNG SELOR – Hasil penelitian administrasi dokumen persyaratan keanggotaan partai politik (Parpol)…

Jumat, 17 November 2017 13:18

10.074 Anak Akan Didata

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data semester I Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Jumat, 17 November 2017 13:17

BUANYAKKK...!! Hingga Oktober, Sudah 1.187 TKI Dideportasi

TANJUNG SELOR – Bekerja di luar negeri masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia. Berdasarkan…

Jumat, 17 November 2017 13:02

Hipertensi Kasus Tertinggi PTM

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara pada tahun lalu,…

Kamis, 16 November 2017 13:43

6.026 Keanggotaan Parpol Tak Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – KPU Bulungan telah merampungkan verifikasi administrasi dan faktual terhadap 13…

Kamis, 16 November 2017 13:41

Jalan Selimau III Babak Belur

TANJUNG SELOR – Minimnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemkab Bulungan, tak hanya di…

Kamis, 16 November 2017 13:37

Pencairan Dana Desa Tahap II , Hanya Malinau yang Siap

TANJUNG SELOR – Proses pencairan dana desa tahap II, tak juga ditindaklanjuti sebagian besar pemerintah…

Rabu, 15 November 2017 15:50

Lima Tahun Tak Pernah Disentuh Perbaikan

TANJUNG SELOR – Kerusakan jalan di RW 1 Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur, semakin parah.…

Rabu, 15 November 2017 15:49

Temuan BPOM Didominasi Kosmetik

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda pada tahun lalu menangani 9 kasus di…

Gunung Putih Jadi Tempat Pesta Miras

TAK DIRAWAT..!! Jembatan Ini Dikhawatirkan Warga

Rute Xpress Air Sama dengan Kalstar

Terima Gaji, Pekerja Kelapa Sawit ‘Serbu’ Pasar Induk

BMKG Keluarkan Imbauan Waspada, Kaltara Potensi Hujan dan Angin Kencang

Ingatkan Mahasiswa Tak Terkotak-kotak

Mutasi Masih Tahap Usulan

AMPUN DAH..!! Lihat Tuh, Plafon Kelas Bolong-Bolong

Pemkab Janji Perbaiki SOP Pasar Induk

Kinerja Satpol PP Disoal Warga, Lokasi Pesta Miras Tak Pernah Disatroni
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .