MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Selasa, 12 September 2017 11:53
Ibu Kota Kaltara Salip Kaltim, Wings Air Bakal Layani Penerbangan 2 Kali Sehari
PENERBANGAN PERDANA: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menjadi salah satu penumpang Wings Air dari Balikpapan ke Tanjung Selor, Senin (11/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah melakukan uji coba landasan pacu Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Selasa (8/8) lalu, pesawat ATR 72-600 milik Wings Air resmi melayani rute penerbangan Balikpapan – Tanjung Selor, Senin (11/9).

Pesawat yang membawa penumpang 66 orang, termasuk Gubernur Kaltara Irianto dan sejumlah awak media, itu mendarat sekira pukul 13.00 Wita di ibu kota Kaltara.

“Ini hari bersejarah bagi kita,” ujar Irianto usai disambut acara tepung tawar di apron Bandara Tanjung Harapan.

Selama beberapa tahun, Tanjung Selor memang hanya dilayani penerbangan pesawat jenis ATR 42 dan pesawat perintis bersubsidi dengan tujuan ke sejumlah daerah di perbatasan.

Dengan masuknya pesawat ATR 72-600 milik Wings Air, maka penerbangan dari Tanjung Selor ke Balikpapan pun bertambah. Sebelumnya, ada Kalstar Aviation dengan pesawat ATR 42.

Irianto juga mengatakan, dengan masuknya pesawat yang lebih besar di Tanjung Selor, maka ibu kota Kaltara pun telah mendahului ibu kota Kaltim, Samarinda. Karena seperti diketahui, hingga sekarang pesawat paling besar tujuan Samarinda hanya ATR 42.

Namun untuk mewujudkan masuknya pesawat ATR 72 ke Tanjung Selor, menurut Irianto bukan perkara mudah. Sebab, tidak hanya harus meyakinkan pihak maskapai agar mau membuka rute penerbangan dari dan ke Tanjung Selor. Dirinya pun harus meyakinkan Presiden dan Kementerian Perhubungan.

“Waktu ketemu Pak Presiden saya sampaikan agar Bandara Tanjung Harapan ditambah panjang landasan pacunya biar pesawat lebih besar bisa masuk. Alhamdulillah Pak Presiden merespons dan memerintahkan Menteri Perhubungan saat itu, Pak Ignasius Jonan. Sekarang sudah terwujud,” bebernya.

Meski kini landasan pacu Bandara Tanjung Harapan sudah sepanjang 1.600 meter, ke depannya, kata Irianto, terus ditingkatkan. Karena berdasarkan rencana induk pengembangan Bandara Tanjung Harapan, landasan pacu nantinya mencapai 2.500 meter.

Bahkan, Irianto menyebutkan rencana induk hingga 2.500 meter itu sudah disetujui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hanya saja, akan dilakukan secara bertahap. Hingga tiga tahun ke depan, panjang landasan pacu direncanakan 1.850 meter.

Dia juga mengatakan, untuk mewujudkan pengembangan bandara tersebut, perlu dukungan masyarakat. Misal, terkait pembebasan lahan agar masyarakat tidak mempersulit demi terwujudnya perencanaan pengembangan Bandara Tanjung Harapan. Apalagi, lanjutnya, Kementerian Perhubungan pun telah menyetujui anggaran pengembangan Bandara Tanjung Harapan, Bandara Nunukan, Bandara RA Bessing Malinau, Bandara Long Ampung dan bandara di Long Bawan mencapai Rp 1 triliun.

“Termasuk anggaran pembangunan bandara di Sebatik pun telah disetujui rp 1,3 triliun,” sebutnya.

“Jadi, untuk mempercepat itu semua, tergantung dari kita. Kalau kita satu persepsi, insya Allah semuanya bisa cepat terealisasi,” sambungnya.

Dia juga mengatakan, tidak menutup kemungkinan Wings Air pun membuka rute ke Nunukan dan Malinau atau daerah perbatasan dengan pesawat ATR 72, jika landasan pacu semua bandara yang ada di provinsi ke-34 ini diperpanjang. “Dengan semakin banyaknya maskapai yang masuk ke daerah kita, itu juga untuk mendukung investasi. Karena ada investasi besar yang akan masuk ke Kaltara. Untuk pembangunan PLTA saja, nilai investasinya kalau dirupiahkan mencapai Rp 400 triliun,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Operasional Wings Air Capt. Redi Irawan pun menyatakan tidak menutup kemungkinan pihaknya membuka rute ke Malinau dan Nunukan. Karena untuk panjang landasan pacu pesawat jenis ATR 72, kata dia, paling tidak 1.400 meter.

“Kalau Malinau sebenarnya sudah bisa. Nunukan yang belum, karena perlu ditambah lagi panjang landasannya,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, untuk penerbangan Balikpapan – Tanjung Selor akan dilakukan dua kali sehari. Pertimbangan itu diambil pihaknya karena melihat load factor yang cukup bagus. “Sekarang kami sedang urus izinnya. Ke depan, kalau landasan pacu Bandara Tanjung Harapan sudah ditambah, kami tidak hanya menggunakan ATR 72, tapi boeing,” ungkapnya. (fen)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 13:22

Fokus Bandara, Pemprov Target Garuda

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Perhubungan Kaltara Taupan Madjid mengatakan, beberapa bandara di Kaltara…

Minggu, 24 September 2017 13:20

Warga Ibu Kota Kaltara 2 Kali Rasakan Biarpet

TANJUNG SELOR – Biarpet kembali dirasakan masyarakat di ibu kota Kaltara, Sabtu (23/9). Meski…

Minggu, 24 September 2017 13:19

Beri Pemahaman agar Tidak Lupa Jas Merah

Film G30S/PKI yang sejak lama tak pernah ditayangkan, akhirnya kembali bisa disaksikan setelah Panglima…

Minggu, 24 September 2017 13:16

Perhatikan Ruang lewat Aspek Lingkungan, Sosial dan Budaya

Alam Indonesia kaya. Sumber daya alamnya melimpah. Pemandangannya tidak perlu ditanya. Namun, apabila…

Sabtu, 23 September 2017 12:00

Tak Bisa Daftar, Koordinasi dengan Panitia

TANJUNG SELOR – Pendaftaran CPNS Pemprov Kaltara yang hingga saat ini masih mengalami kesulitan…

Sabtu, 23 September 2017 11:59

Rentan Merusak Ekosistem

PENCEMARAN sungai di Malinau akibat aktivitas penambangan batu bara menurut Kepala Departemen Pengembangan…

Sabtu, 23 September 2017 11:56

Dewan Minta Ada Ketegasan

KEMBALI tercemarnya Sungai Malinau akibat limbah perusahaan tambang batu bara PT KPUC seperti disampaikan…

Sabtu, 23 September 2017 11:54

APSM Desak Polisi Usut Kasus Pencemaran

TARAKAN – Tanggul kolam penampungan limbah batu bara milik PT Kayan Putra Utama Coal (KPUC) yang…

Jumat, 22 September 2017 12:53

Sungai di Malinau Kembali Tercemar

TARAKAN – Baru saja Komisi VII DPR RI bersama perwakilan kementerian terkait berkunjung ke Malinau…

Jumat, 22 September 2017 12:51

Verifikasi Dibantu Pegawai Pemkab Bulungan

TANJUNG SELOR – Pelamar CPNS Pemprov Kaltara yang membeludak di kantor Badan Kepegawaian Daerah…

Tak Sempat Jalani Operasi dan Kemoterapi, Adelia Pergi untuk Selamanya

Akhirnya Pasien Tumor Otak Dirujuk

Tenaga Kontrak Curhat Minta Diangkat CPNS

Kenaikan Dana BOS Dinilai Wajar

Lahan Pelabuhan Pesawan Dipertanyakan

Tinggalkan Barang Berharga demi Anak

Legalisir Camat Dianggap Tidak Sah

Gedung Sekolah Terancam Tak Diperbaiki

Numpang di Rumah Warga hingga Kehilangan Dompet

Tambah Waktu Verifikasi Berkas
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .