MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 12 September 2017 11:49
Curi Ikan, TNI Beri Tembakan Peringatan
NELAYAN ASING: Kru kapal berbendara Filipina, KIA MPB SHIEKKA diamankan di Mako Lantamal XIII/Tarakan, Sabtu (11/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Illegal fishing atau penangkapan ikan tanpa disertai dokumen sah di perairan Indonesia, masih saja dilakukan nelayan asing. Sabtu (9/9), KRI Multatuli yang sedang beroperasi di perairan Sulawesi, mencegat kapal nelayan berbendera Filipina sekira pukul 10.30 Wita.

Namun, barang bukti berupa kapal dengan nama KIA MPB SHIEKKA, tenggelam dikarenakan mengalami kebocoran pada badan kapal ketika dibawa menuju Tarakan. 9 orang awak kapal bersama nakhoda terlebih dahulu diselamatkan dan kini diamankan Lantamal XIII/Tarakan.  

“Barang bukti berupa peralatan, ikan juga ada. Hanya karena saya sampaikan tadi saat (kapal) dibawa ke sini (Tarakan) mengalami kebocoran,” ujar Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII/Tarakan Laksamana Pertama Ferial Fachroni, Senin (11/9).

Dia juga mengatakan, personel KRI Multatuli sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan para nelayan asing. Menurut perwira bintang satu ini, awak kapal KRI Multatuli awalnya memperingatkan melalui pengeras suara, namun tidak diindahkan.

Aparat kemudian memberi peringatan tegas dengan tembakan ke udara menggunakan senjata AK-47. Upaya itu juga tidak dipedulikan nelayan asal Filipina itu. Bahkan, mencoba untuk kabur dari petugas. Aparat akhirnya memperingatkan dengan menembakkan dua butir peluru dari mulut meriam kaliber 37. 

Namun, Ferial membantah tembakan peringatan itu mengenai badan kapal sehingga mengakibatkan kebocoran dan tenggelam. Ia menegaskan, awak kapal KRI Multaluli sudah melakukan prosedur pemberian tembakan peringatan sesuai SOP.  Kebocoran kapal tersebut murni karena kesalahan awak kapal.

“Tembakan itu ke udara sesuai prosedurnya, kemudian menembak di depan haluannya, aturan-aturan sudah kami laksanakan. Yang jelas, memang sudah ada kebocoran. Ada gelombang juga, apalagi kapalnya diperkirakan tidak terlalu besar, hanya 5 ton,” bebernya. 

Meski tanpa barang bukti, Ferial menegaskan pihaknya tetap memproses hukum kasus illegal fishing ini. Koordinasi sudah dilakukan dengan aparat terkait seperti kejaksaan dan Imigrasi untuk penyidikan lebih lanjut. (mrs/fen)  


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:36

Penyangga Rapuh, Rumah Ambruk

TARAKAN – Warga Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara dikagetkan dengan ambruknya rumah…

Jumat, 19 Januari 2018 11:31

Kapal Pengangkut Barang Kandas, KSOP Turunkan Tim ke KTT

TARAKAN – Musibah pelayaran kembali terjadi di Kaltara. Kapal pengangkut barang, Bintang Timur…

Jumat, 19 Januari 2018 11:26

Barang Asal Tiongkok Diselundupkan ke Kaltara

TARAKAN – Posisi Kalimantan Utara yang berada di perbatasan dan menjadi salah satu pintu masuk…

Jumat, 19 Januari 2018 11:23

Badrun Mulai Cuti 1 Februari

TANJUNG SELOR – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara Badrun menyatakan mulai cuti 1 Februari…

Kamis, 18 Januari 2018 12:07

Lupa Jalan Pulang, Kesasar di Hutan

TARAKAN – Pria berusia lanjut bernama Haris (70), sempat dikabarkan hilang. Warga RT 3 Kelurahan…

Kamis, 18 Januari 2018 12:04

Warga Kembali Temukan Mortir Aktif, Daya Ledak hingga 1 Kilometer

TARAKAN – Mortir peninggalan Perang Dunia II satu per satu ditemukan di Tarakan. Rabu (17/1),…

Kamis, 18 Januari 2018 11:55

Sabu Lebih 1 Kg Gagal ke Sulsel

TARAKAN – Penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu melalui wilayah Kalimantan Utara masih saja terjadi,…

Kamis, 18 Januari 2018 11:40

Bakal Calon Pilwali Penuhi Syarat Kesehatan

TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tarakan memastikan seluruh bakal calon (balon) yang akan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:07

Santun Tuntut Pemberhentian Komisioner KPU

TARAKAN – Sabirin Sanyong membuktikan ucapannya untuk memperkarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 16 Januari 2018 12:17

JPO Jadi Tempat Berfoto

TARAKAN – Jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibangun Pemprov Kalimantan Utara di Jalan Yos…

Terancam Dinonaktifkan, Bupati Cantik Siap Bertanggung Jawab

Studio XXI Masih Tunggu Interior Rampung

Wajib Ada Pintu Darurat

Sering Mengamuk dan Meresahkan

Pelaku Narkoba Melawan, Tembak di Tempat

JPO Jadi Tempat Berfoto

Konflik DPP Hanura Tak Pengaruhi KPU

MAF Pilih Skema Bermitra

Santun Tuntut Pemberhentian Komisioner KPU

Jawab Ratusan Pertanyaan, Khairul Terkendala Waktu, Badrun Ngaku Sudah Biasa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .