MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Selasa, 12 September 2017 11:49
Curi Ikan, TNI Beri Tembakan Peringatan
NELAYAN ASING: Kru kapal berbendara Filipina, KIA MPB SHIEKKA diamankan di Mako Lantamal XIII/Tarakan, Sabtu (11/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Illegal fishing atau penangkapan ikan tanpa disertai dokumen sah di perairan Indonesia, masih saja dilakukan nelayan asing. Sabtu (9/9), KRI Multatuli yang sedang beroperasi di perairan Sulawesi, mencegat kapal nelayan berbendera Filipina sekira pukul 10.30 Wita.

Namun, barang bukti berupa kapal dengan nama KIA MPB SHIEKKA, tenggelam dikarenakan mengalami kebocoran pada badan kapal ketika dibawa menuju Tarakan. 9 orang awak kapal bersama nakhoda terlebih dahulu diselamatkan dan kini diamankan Lantamal XIII/Tarakan.  

“Barang bukti berupa peralatan, ikan juga ada. Hanya karena saya sampaikan tadi saat (kapal) dibawa ke sini (Tarakan) mengalami kebocoran,” ujar Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) XIII/Tarakan Laksamana Pertama Ferial Fachroni, Senin (11/9).

Dia juga mengatakan, personel KRI Multatuli sempat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan para nelayan asing. Menurut perwira bintang satu ini, awak kapal KRI Multatuli awalnya memperingatkan melalui pengeras suara, namun tidak diindahkan.

Aparat kemudian memberi peringatan tegas dengan tembakan ke udara menggunakan senjata AK-47. Upaya itu juga tidak dipedulikan nelayan asal Filipina itu. Bahkan, mencoba untuk kabur dari petugas. Aparat akhirnya memperingatkan dengan menembakkan dua butir peluru dari mulut meriam kaliber 37. 

Namun, Ferial membantah tembakan peringatan itu mengenai badan kapal sehingga mengakibatkan kebocoran dan tenggelam. Ia menegaskan, awak kapal KRI Multaluli sudah melakukan prosedur pemberian tembakan peringatan sesuai SOP.  Kebocoran kapal tersebut murni karena kesalahan awak kapal.

“Tembakan itu ke udara sesuai prosedurnya, kemudian menembak di depan haluannya, aturan-aturan sudah kami laksanakan. Yang jelas, memang sudah ada kebocoran. Ada gelombang juga, apalagi kapalnya diperkirakan tidak terlalu besar, hanya 5 ton,” bebernya. 

Meski tanpa barang bukti, Ferial menegaskan pihaknya tetap memproses hukum kasus illegal fishing ini. Koordinasi sudah dilakukan dengan aparat terkait seperti kejaksaan dan Imigrasi untuk penyidikan lebih lanjut. (mrs/fen)  


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 13:00

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan

TARAKAN – Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut Bea dan Cukai berhasil menahan sebuah kapal bermuatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:56

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

TARAKAN – Menjelang masuknya tahapan penyerahan berkas dukungan calon perseorangan atau independen…

Jumat, 17 November 2017 13:16

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – PT PLN Tarakan Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan menjamin tidak akan terjadi lagi pemadaman…

Jumat, 17 November 2017 13:01

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga

TARAKAN – Pelayanan pembuatan KTP elektronik atau KTP-el di Tarakan sampai saat ini dianggap warga…

Kamis, 16 November 2017 13:27

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

TARAKAN – Jumlah pengangguran di Tarakan bakal bertambah, seiring akan diwisudanya 560 mahasiswa…

Kamis, 16 November 2017 13:25

AA Belum Disanksi

PEGAWAI berinisial AA yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepengurusan administrasi kependudukan,…

Rabu, 15 November 2017 15:42

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

TARAKAN – Langkah istri Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Umi Suhartini untuk maju Pilwali Tarakan…

Rabu, 15 November 2017 15:40

Anggaran Kurang, TPP Tertunda

TARAKAN – Pegawai Pemkot Tarakan terpaksa tidak bisa menikmati tunjangan penghasilan pegawai (TPP)…

Selasa, 14 November 2017 13:12

Rekrutmen SDM RSUD Selektif Gunakan CAT, Tak Ada Syarat Khusus Putra Daerah

TARAKAN – Rekrutmen calon tenaga kontrak RSUD Mantri Raga tidak lama lagi dibuka. Badan Kepegawaian…

Selasa, 14 November 2017 12:55

BNN Mendadak Tes Urine Pegawai Diskominfo

TARAKAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan merancang tes urine bagi PNS. Lembaga yang…

Rekrutmen SDM RSUD Selektif Gunakan CAT, Tak Ada Syarat Khusus Putra Daerah

Perwakilan Express Air Bakal ke Kaltara

Umi Pilih Jalur Perseorangan

Badrun Masih Optimis Dapat Partai

Anggaran Kurang, TPP Tertunda

BNN Mendadak Tes Urine Pegawai Diskominfo

Tabur Bunga di TMP

Aktivitas Perusahaan Dianggap Mengganggu, Warga Nyaris Blokir Jalan

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

AA Belum Disanksi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .