MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Minggu, 10 September 2017 13:42
Kaltara Duduki Peringkat 16 Kesejahteraan terhadap Anak

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Meski provinsi yang berada di urutan paling bontot, bukan berarti Kaltara berada di posisi terakhir dalam kesejahteraan terhadap anak. Provinsi ke-34 ini menduduki peringkat 16.

Kesejahteraan dihitung dari indeks komposit kualitas hidup anak berdasarkan variabel meliputi partisipasi, tumbuh kembang, kelangsungan hidup dan partisipasi anak.

Dikatakan Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pribudarta Nur Sitepu, ketika ingin investasi sumberdaya manusia, maka pilihannya adalah anak. Berhasil atau tidak, tergantung dalam penanganan kesejahteraan terhadap anak.

Lanjutnya, indikator ditentukan berdasarkan kelangsungan hidup, tumbuh kembang, bidang pendidikan, kesehatan dan partisipasi anak. Kelangsungan hidup yang dimaksudkan yaitu setiap anak harus mempunyai akta kelahiran. Untuk bidang pendidikan, setiap anak harus bersekolah, dengan catatan sekolah ramah terhadap anak.

“Jangan ada di lingkungan sekolah itu ditemukan kasus bully. Termasuk guru dan orangtua harus memahami yang menjadi keinginan anak,” ujarnya, Sabtu (9/9).

Dari sisi bidang kesehatan, kata dia, bagaimana pelayanan terhadap anak dapat dibuatkan ruang khusus seperti di puskesmas. Contoh, ketika anak ingin diperiksa ke puskesmas agar tidak digabungkan dengan orang dewasa. Dikhawatirkan anak bisa tertular berbagai penyakit yang ditimbulkan dari penderita yang memeriksa kesehatan di puskesmas atau rumah sakit.

“Saat ingin diimunisasi, tapi tidak ada ruang ramah anak. Bisa saja setelah diperiksa di puskesmas malah anak terserang penyakit,” ujarnya.

Dan, yang paling penting menurut dia, adalah partisipasi untuk memberikan ruang terhadap anak dalam menyampaikan pendapat dan proses perencanaan pembangunan. Mulai tingkat RT/RW, desa hingga nasional.

Di era Presiden Joko Widodo bahkan saat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) disusun berdasarkan suara anak melalui forum tingkat nasional.

“Ada beberapa komitmen yang disampaikan anak, yang bisa saja jadi pemikiran orang dewasa,” sebutnya.

Karena itu, kata dia, pemerintah daerah seyogianya dapat menyediakan ruang ramah anak. Selain itu, terkait perlindungan khusus terhadap anak pun dinilainya tak kalah penting. Anak yang mengalami masalah sejak kecil seperti harus kehilangan orangtua dianggap rentan tak mendapatkan kesejahteraan.

Untuk anak berkebutuhan khusus atau disabilitas, lanjutnya, juga membutuhkan perhatian. Namun, sebagian besar pengasuh anak yang telah disiapkan orangtua dinilai tak objektif. Pengasuh anak tersebut pun harus butuh kesabaran. Pasalnya, anak merupakan generasi akan datang. Untuk mewujudkan langkah tersebut, dibutuhkan perencanaan dan menjadi kewajiban seluruh instansi. (uno/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:41

Tarakan Dapat Tambahan 5 Ribu Jargas

TARAKAN - Direktorat Jenderal Minyak Bumi dan Gas (Dirjen Migas)  Kementerian Energi dan Sumber…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:34

Pemkot Tambah Ruang Publik

SATU lagi ruang publik bisa menjadi alternatif warga Tarakan untuk bersantai atau berolahraga. Yakni,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:19

Pelajar Jadi Pecandu Rokok

TARAKAN – Merokok di tempat umum dengan mengenakan pakaian sekolah, seperti sudah menjadi hal…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:42

Disdik Akan Tambah Bus Sekolah

TARAKAN – Empat unit bus sekolah yang dioperasikan Pemkot Tarakan, masih belum mencukupi. Karena…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:32

Reklamasi Terhambat Hujan

PROYEK reklamasi menambah luas area peti kemas di Pelabuhan Malundung sudah mencapai 70 persen. Manager…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:28

Mahasiswa Tuntut Perbaikan Jalan Gunung Amal

TARAKAN – Kondisi Jalan Gunung Amal, terutama di lokasi tanjakan hingga di depan gereja yang kurang…

Jumat, 20 Oktober 2017 13:25

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

TARAKAN – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tarakan sempat menunda…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:33

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

TARAKAN – Lapangan tenis outdoor di kompleks sport center kondisinya tidak hanya memprihatinkan.…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:23

Pembangunan Akuarium Dikebut

TARAKAN – Warga atau wisatawan dalam dan luar negeri yang berkunjung ke Kawasan Konservasi Mangrove…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:19

Cantumkan Nama Ibu Kandung Hoax

KEPALA Seksi Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Tarakan Ardiansyah menegaskan, registrasi ulang…

Tren Vapor Menjangkit Kalangan Pelajar SMP

Pembangunan Akuarium Dikebut

Waspada Cuaca Buruk

Uji Coba Alat Tangkap Tak Memuaskan

Desak RSUD Mantri Raga Segera Dioperasikan

Tanaman Hidroponik Jadi Buruan

Pungutan PPJ Dipertanyakan, Dinas Saling Lempar

Lapangan Tenis ‘Berubah’ Fungsi

Keberangkatan Speedboat Sempat Tertunda

Wali Kota Bantah PBI Tak Tepat Sasaran
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .