MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 10 September 2017 13:38
Investor Tak Serius, Izin Terancam Dibatalkan
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) memang membuka keran investasi bagi investor dalam maupun luar negeri. Tetapi investor yang ingin berinvestasi di Kaltara juga diminta untuk menunjukkan keseriusannya.

Salah satunya, PT Kalimantan Electric City yang pernah mengajukan diri akan berinvestasi membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) memanfaatkan potensi aliran sungai di Kabupaten Malinau.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, Kalimantan Electric City sudah memperoleh izin prinsip dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI. Dari lima titik bendungan yang diajukan, dua titik sudah mendapat izin lokasi. Tetapi, sudah lebih dua tahun investor tersebut belum juga memulai kegiatan di lokasi. Sementara dalam izin itu ada batas waktunya.

“Karena sudah masuk kewenangan provinsi, saya sudah menulis surat mengingatkan dan menanyakan keseriusannya, dan kapan rencana merealisasikan investasinya,” kata Irianto kepada media ini, Kamis (7/9) lalu.

Dia juga mengaku bahwa Kalimantan Electric tidak rutin memberi laporan perkembangan investasinya. Karena itu, jika investor tersebut tidak menunjukkan keseriusanya, bisa saja izinnya dibatalkan.

“Bisa saja suatu saat izinnya dibatalkan. Karena dalam surat keputusan izin itu diatur paling lama 2 tahun. Kalau tidak ada kegiatan, otomatis masa berlaku izin itu tidak berlaku lagi,” tegasnya.

Disinggung mengenai rencana investasi PT Kayan Hydro Energy (KHE) yang akan mendirikan PLTA Sungai Kayan Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Irianto menegaskan sudah tidak ada masalah. Saat ini, progresnya tinggal menyelesaiakan masalah pembebasan lahan di kawasan yang terdampak dan relokasi peduduk sekitar.

“Ini juga akan kita rapatkan dengan Pemkab Bulungan bersama investor. Jika tak ada kendala, rencana akhir tahun sudah bisa dimulai konstruksi,” ujarnya.

Diketahui, investasi di bidang kelistrikan di Kaltara sudah dilirik beberapa investor. Selain PT Kayan Hydro Energy yang akan membangun PLTA Sungai Kayan, juga ada dua investor asal luar negeri melirik PLTA di Kabupaten Malinau. Yakni PT Hyundai Engineering and Construction asal Korea Selatan dan PT Sarawak Energy Berhad asal Malaysia.

PT Hyundai Engineering and Construction berencana membangun PLTA Sungai Mentarang berkapasitas 300 megawatt (MW) dengan nilai investasi sekitar USD 1 miliar. Sementara Sarawak Energy Berhad bekerja sama dengan PT Kayan Patria Pratama Grup akan membangun PLTA Sungai Malinau berkapasitas 1.000 MW dengan nilai investasi sekitar USD 3,5 miliar. (har/fen)


BACA JUGA

Senin, 06 November 2017 10:12

Harus Siapkan Petani Andal dan Peralatan Untuk Kembangkan Beras Krayan

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara yang merupakan provinsi termuda Indonesia, memiliki potensi di…

Minggu, 05 November 2017 13:28

BPS Kesulitan Hitung Inflasi

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan kesulitan menghitung pertumbuhan inflasi…

Sabtu, 04 November 2017 12:47

BI Fokus ke Perbatasan

TARAKAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara sudah menyuplai puluhan miliar rupiah ke daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:42

UMK Naik, Pengusaha Hotel Sesuaikan Tarif

TARAKAN – Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan 2018 baru ditetapkan 21 November mendatang. Namun, Dinas…

Sabtu, 04 November 2017 12:40

Tambah Penyertaan Modal Tahun Depan

KEBERADAAN perbankan di Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki banyak keuntungan bagi pemerintah daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:37

Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG SELOR – Geliat perekonomian di Kalimantan Utara diprediksi bakal terus tumbuh di tahun-tahun…

Jumat, 03 November 2017 11:59

Retribusi Jasa Usaha Dibayar Setahun

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Bulungan…

Jumat, 03 November 2017 11:41

Elpiji 3 Kg Langka

TANJUNG SELOR – Kelangkaan elpiji 3 kilogram kembali terjadi di Tanjung Selor. Sejumlah warga…

Kamis, 02 November 2017 13:31

UMK Tarakan Diprediksi Naik

TARAKAN – Menyusul telah ditetapkannya upah minimum provinsi (UMP) 2018 sebesar Rp 2.559.903 atau…

Senin, 30 Oktober 2017 09:41

LPDBK Gelontorkan Rp 50 M

LEMBAGA Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (LPDBK-UMKM) bakal menggelontorkan…

Desa Binai Bakal Jadi Kampung Jagung

UMK Tarakan Dipastikan Naik

Uang Pecahan Kecil Paling Dicari

IKM Wajib Kantongi Sertifikat Halal
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .