MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Minggu, 10 September 2017 13:38
Investor Tak Serius, Izin Terancam Dibatalkan
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) memang membuka keran investasi bagi investor dalam maupun luar negeri. Tetapi investor yang ingin berinvestasi di Kaltara juga diminta untuk menunjukkan keseriusannya.

Salah satunya, PT Kalimantan Electric City yang pernah mengajukan diri akan berinvestasi membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) memanfaatkan potensi aliran sungai di Kabupaten Malinau.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, Kalimantan Electric City sudah memperoleh izin prinsip dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI. Dari lima titik bendungan yang diajukan, dua titik sudah mendapat izin lokasi. Tetapi, sudah lebih dua tahun investor tersebut belum juga memulai kegiatan di lokasi. Sementara dalam izin itu ada batas waktunya.

“Karena sudah masuk kewenangan provinsi, saya sudah menulis surat mengingatkan dan menanyakan keseriusannya, dan kapan rencana merealisasikan investasinya,” kata Irianto kepada media ini, Kamis (7/9) lalu.

Dia juga mengaku bahwa Kalimantan Electric tidak rutin memberi laporan perkembangan investasinya. Karena itu, jika investor tersebut tidak menunjukkan keseriusanya, bisa saja izinnya dibatalkan.

“Bisa saja suatu saat izinnya dibatalkan. Karena dalam surat keputusan izin itu diatur paling lama 2 tahun. Kalau tidak ada kegiatan, otomatis masa berlaku izin itu tidak berlaku lagi,” tegasnya.

Disinggung mengenai rencana investasi PT Kayan Hydro Energy (KHE) yang akan mendirikan PLTA Sungai Kayan Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Irianto menegaskan sudah tidak ada masalah. Saat ini, progresnya tinggal menyelesaiakan masalah pembebasan lahan di kawasan yang terdampak dan relokasi peduduk sekitar.

“Ini juga akan kita rapatkan dengan Pemkab Bulungan bersama investor. Jika tak ada kendala, rencana akhir tahun sudah bisa dimulai konstruksi,” ujarnya.

Diketahui, investasi di bidang kelistrikan di Kaltara sudah dilirik beberapa investor. Selain PT Kayan Hydro Energy yang akan membangun PLTA Sungai Kayan, juga ada dua investor asal luar negeri melirik PLTA di Kabupaten Malinau. Yakni PT Hyundai Engineering and Construction asal Korea Selatan dan PT Sarawak Energy Berhad asal Malaysia.

PT Hyundai Engineering and Construction berencana membangun PLTA Sungai Mentarang berkapasitas 300 megawatt (MW) dengan nilai investasi sekitar USD 1 miliar. Sementara Sarawak Energy Berhad bekerja sama dengan PT Kayan Patria Pratama Grup akan membangun PLTA Sungai Malinau berkapasitas 1.000 MW dengan nilai investasi sekitar USD 3,5 miliar. (har/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 September 2017 11:39

Gangguan Internet Berimbas ke Pelaku Usaha

TARAKAN – Sebagai kota yang bertumpu pada sektor perdagangan, industri dan jasa, para pengusaha…

Rabu, 13 September 2017 11:46

Eksploitasi Kepiting Berdampak ke Budidaya Soka

TARAKAN – Penangkapan atau eksploitasi kepiting besar-besaran, terutama kepiting bertelur untuk…

Selasa, 12 September 2017 12:06

Pembudidaya Rumput Laut Gelisah

TARAKAN – Sejumlah pembudidaya rumput laut di kawasan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur sedang…

Minggu, 10 September 2017 13:38

Investor Tak Serius, Izin Terancam Dibatalkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) memang membuka keran investasi bagi investor…

Sabtu, 09 September 2017 12:24

Pilih Berjualan di Atas Trotoar

TANJUNG SELOR – Pasar Induk Tanjung Selor yang berada di Jalan Sengkawit, belum terlihat rapi…

Jumat, 08 September 2017 12:10

Maksimalkan PAD, UPT BPPRD Tarakan Jemput Bola

TARAKAN –  Memaksimalkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor,…

Jumat, 08 September 2017 11:41

Pemprov Samakan Persepsi soal Investasi PLTA

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sangat serius melakukan upaya pengembangan kelistrikan.…

Rabu, 06 September 2017 00:39

Defisit Pengaruhi Daya Beli Warga

TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Pemkot Tarakan juga berimbas pada perekonomi. Daya beli…

Rabu, 06 September 2017 00:15

MANTAP... Investasi Tiongkok di Kaltara USD 45,98 M

TANJUNG SELOR – Pemerintah kembali menindaklanjuti kerja sama investasi dengan Tiongkok. Selasa…

Rabu, 06 September 2017 00:12

Beras di Tanjung Selor di Atas HET, Pedagang dan Disperindag Sama-Sama Tak Tahu

TANJUNG SELOR – Pedagang tak bisa lagi menjual beras dengan harga mahal. Pemerintah telah menetapkan…

Tarif Peti Kemas Masih Normal

Stok Menipis, Harga Beras Lokal Naik

Klaim Peredaran Uang Baru Merata

Kejar PAD, Pajak Konsumen Kembali Diterapkan

Ekonomi Kaltara Terbaik di Kalimantan

Harga Tanah Jadi Kendala Pengembang

Luhut Kaget Progres Investasi di Kaltara, Gubernur Tak Ingin Jemawa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .