MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Sabtu, 09 September 2017 12:10
Pengerjaan Bandara Tanjung Harapan Dikebut

Bulan Ini, Runway Menjadi 1.600 Meter

KEBUT PENGERJAAN: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie saat meninjau proses pemangkasan bukit di Jalan Agatish, Tanjung Selor, Kamis (7/9).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Penambahan pajang runway atau landasan pacu Bandara Tanjung Harapan dari 1.400 meter jadi 1.600 meter hampir rampung. Kepala Unit Pengelola Bandar Udara Tanjung Harapan, Faisal mengatakan, saat ini pengerjaan penambahan landasan pacu sepanjang 200 meter telah dilakukan pelapisan agregat dengan campuran semen dan tinggal menunggu tahap akhir yakni pengaspalan.

“Dalam waktu dua atau tiga hari sudah bisa diaspal,” kata Faisal saat ditemui di sela peninjauan kegiatan pemotongan bukit di Jalan Agatish, Kamis (7/9).

Jika cuaca mendukung, lanjut Faisal, pengaspalan yang dilakukan dua lapis nanti hanya memerlukan waktu 10 hari. “Untuk pengaspalan awal cuma 5 hari, setelah itu aspal konkrit atau aspal beton 5 hari juga. Jadi idealnya dua minggu sudah selesai. Artinya, sesuai dengan kontrak kerja, tuntas akhir bulan ini,” lanjut Faisal.

Menurut Faisal, penambahan panjang landasan pacu Bandara Tanjung Harapan akan terus dilakukan. Jika pemotongan bukit di Jalan Agatish rampung, maka tahun depan landasan pacu Bandara Tanjung Harapan masih bisa ditambah menjadi 1.850 meter. Dengan panjang landasan pacu 1.850 meter dan lebar 30 meter, maka klasifikasi Bandara Tanjung Harapan naik jadi kelas IV dan bisa didarati pesawat jenis 737-500.

“Kalau sekarang penambahan 200 meter bisa dilakukan 1 tahun anggaran, kita berharap 2018 bisa ditambah 200 meter lagi,” katanya.

Bahkan jika melihat masterplan pengembangan Bandara Tanjung Harapan, ke depan landasan pacu bandara di ibu kota provinsi Kaltara ini memiliki panjang 2.500 meter. Tetapi itu butuh waktu 3 sampai 4 tahun. Karena pengembangannya harus melakukan reklamasi Sungai Buaya. “Jadi butuh waktu panjang. Sementara yang memungkinkan dilakukan cepat itu 1.850 meter ke arah Sengkawit,” sambungnya.

Dia menambahkan, lebar landasan pacu yang saat ini hanya 30 meter juga memungkinkan dilakukan penambahan jadi 45 meter. “Tapi sementara 30 meter tidak masalah. Kalau pun panjangnya nanti 1.850 meter, lebar enggak harus 45 meter,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengungkapkan, pengembangan Bandara Tanjung Harapan, baik melalui APBN maupun APBD Kaltara terus dilakukan. Salah satunya untuk perpanjangan runway. Di mana, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan akan membangun runway di bandara ibu kota provinsi tersebut hingga 2.500 meter. Kemenhub sudah menyiapkan dana Rp 1 triliun lebih untuk pembangunan beberapa bandara di Kaltara hingga 3 tahun ke depan.

Karena itu, ia berharap Pemkab Bulungan bersama jajaran DPRD Kabupaten Bulung turut mendukung percepatan pengembangan bandara ini. Terutama dalam hal pengadaan lahan. “Dalam dua minggu ke depan saya minta melalui OPD (organisasi perangkat daerah) terkait di Pemprov Kaltara melakukan pertemuan dengan Bupati dan DPRD Bulungan untuk membicarakan persoalan lahan bandara ini. Terutama yang dari sisi Sungai Buaya,” ujarnya.

Persoalan lahan ujar Irianto sangat penting. Pasalnya, pemerintah pusat tidak akan mengalokasikan anggaran jika permasalahan lahan belum tuntas. “Informasinya, 2018 akan ada alokasi anggaran dari APBN untuk pematangan lahan di sisi selatan (sekitar Sungai Buaya). Namun karena lahannya yang belum clear and clean, maka kemungkinan besar tertunda,” kata Irianto.

Sementara itu, perpanjangan ke arah utara (Sengkawit), sesuai hasil kajian teknis maksimal hanya mencapai 1.850 meter. Karena di ujung landasan akan dipasang lampu pengamanan. “Makanya itu, kalau pemotongan bukit ini cepat selesai. Kemudian pemerintah kabupaten bisa membantu menyelesaikan lahan, saya yakin pengembangan bandara akan cepat selesai juga,” jelasnya. (har/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

Sabtu, 18 November 2017 12:45

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

TANJUNG SELOR – Peserta seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang telah lolos seleksi kompetensi…

Jumat, 17 November 2017 13:14

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

TANJUNG SELOR – Semangat anak-anak Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan menempuh…

Jumat, 17 November 2017 13:06

Awasi Produk Olahan dengan Sipawan

TANJUNG SELOR – Baru-baru ini, masyarakat di Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan dihebohkan dengan…

Jumat, 17 November 2017 12:59

Punya Kemauan dan Semangat, Tertarik Jadi Dosen

Berkat doa, ketekunan dan kerja kerasnya dalam menempuh pendidikan di Universitas Borneo Tarakan (UBT),…

Jumat, 17 November 2017 12:56

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

TANJUNG SELOR – Pendaftar Pemprov CPNS tahun ini yang tidak lolos verifikasi berkas maupun seleksi…

Kamis, 16 November 2017 13:30

Pasien dari Perbatasan Semakin Sulit Dirujuk

TARAKAN – Setelah Kalstar Aviation yang dihentikan sementara penerbangannya oleh Kementerian Perhubungan.…

Kamis, 16 November 2017 13:29

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

TANJUNG SELOR – Perusahaan pertambangan di Malinau Selatan, Kabupaten Malinau diduga kembali melakukan…

Kaltara Masuk 5 Besar Kasus Narkoba

Jalan ke Tanah Kuning Semakin Parah

SKB Belum Ada Kabar

Heran Daerah Penghasil Tak Aktif

Baru Selesai, Bekas Longsor Ambles Lagi

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Wisata Arung Jeram Mulai Dilirik, Kemenpar Siapkan Rp 950 Juta

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .