MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 08 September 2017 12:25
Pemotongan Bukit Ditarget Selesai November
PACU PEMBANGUNAN Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie didampingi Kepala DPUPR-Perkim Suheriyatna meninjau proyek perpanjangan runway Bandara Tanjung Harapan, Kamis (7/9) pagi.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Suheriyatna dan Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Tanjung Harapan, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meninjau proyek perpanjangan runway atau landasan pacu Bandara Tanjung Harapan dan sekaligus kegiatan pemotongan bukit di Jl Agatish Tanjung Selor, Kamis (7/9) pagi.

 

Dari tinjauan ini, dikatakan Gubernur, secara umum kedua pekerjaan untuk keperluan pengembangan bandara tersebut telah berjalan sesuai target. Bahkan untuk perpanjangan runway dari 1.400 meter menjadi 1.600 meter sudah selesai 100 persen. “Untuk kegiatan pemotongan bukit, sementara ini masih berjalan. Memang itu agak sulit, karena lumayan tinggi. Tapi kita harus optimis, saya minta supaya pekerjaaannya bisa dipercepat. Ya paling tidak pertengahan Oktober atau awal November nanti sudah bisa selesai,” kata Irianto yang ditemui usai melakukan peninjauan. Untuk diketahui, kegiatan pemotongan bukit dilakukan melalui APBD Kaltara 2017.

 

Gubernur mengungkapkan, pengembangan Bandara Tanjung Harapan, baik melalui APBN maupun APBD Kaltara terus dilakukan. Seperti salah satunya untuk perpanjangan runway. Di mana, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan akan membangun runway di bandara ibu kota provinsi tersebut hingga 2.500 meter.

 

“Oleh karena itu, saya minta pemotongan bukit ini bisa dipercepat. Agar tidak menghambat kegiatan selanjutnya,” kata Gubernur. Apalagi pusat melalui Kemenhub sudah menyiapkan dana Rp 1 triliun lebih untuk pembangunan beberapa bandara di Kaltara hingga 3 tahun ke depan.

 

Begitu juga kepada Pemkab Bulungan dan DPRD-nya, Gubernur berharap agar bisa turut mendukung percepatan pengembangan bandara ini. Terutama dalam hal pengadaan lahan. “Minggu dalam dua minggu ke depan saya minta melalui OPD (organisasi perangkat daerah) terkait di Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara melakukan pertemuan dengan Bupati dan DPRD Bulungan untuk membicarakan persoalan lahan bandara ini. Terutama yang dari sisi Sungai Buaya,” ujarnya.

 

Persoalan lahan sangatlah penting. Karena menurut Gubernur, pemerintah (pusat) tidak akan mengalokasikan anggaran jika permasalahan lahan masih belum clear and clean. “Informasinya, 2018 akan ada alokasi anggaran dari APBN untuk pematangan lahan di sisi selatan (sekitar Sungai Buaya). Namun karena lahannya yang belum clear and clean, maka kemungkinan besar tertunda,” kata Irianto.

 

Sementara itu, perpanjangan ke arah utara (Sengkawit), sesuai hasil kajian teknis maksimal hanya mencapai 1.850 meter. Karena di ujung landasan (runway) nanti untuk pemasangan lampu pengamanan. “Makanya itu, kalau pemotongan bukit ini cepat selesai. Kemudian pemerintah kabupaten bisa membantu menyelesaikan lahan, saya yakin pengembangan bandara akan cepat selesai juga,” jelasnya.

 

Terkait kesulitan anggaran yang berulang kali dikeluhkan oleh pihak Pemkab Bulungan, Gubernur menegaskan, jika dana bisa diatasi melalui berbagai alternatif. Tinggal bagaimana Bupati, DPRD dan jajaran melakukan inisiatif-inisiatif. Karena pengembangan bandara ini, merupakan salah satu prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Termasuk mengalihkan anggaran yang tidak penting, ke skala prioritas. “Banyak cara bisa dilakukan. Yang penting itu, kita jangan menyerah dulu. Kaltara saja saat awal terbentuk tidak memiliki sesen pun uang. Namun buktinya, alhamdulillah kita bisa membangun sekarang,” ujar Irianto.

 

Dirinya mencontohkan salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan mengalihkan anggaran yang tidak prioritas, seperti perjalanan dinas dan lainnya.

“Jika masih kekurangan, bisa dikomunikasikan dengan provinsi. Insya Allah kita siap membantu. Soal besaran sharing-nya nanti berapa, dibicarakan bersama,” tandasnya.

 

TUMBUHKAN EKONOMI

Pengembangan bandara ini, kata Irianto, lakukan untuk kepentingan masyarakat. Karena dengan adanya kemudahan sarana transportasi, akan banyak alternatif pilihan warga yang hendak menggunakan jasa transportasi. “Begitu juga orang dari luar yang ingin ke Tanjung Selor, tidak akan kesulitan. Jadi akan banyak warga datang. Termasuk nanti dari Malinau, KTT (Kabupaten Tana Tidung) bisa lewat sini. Apalagi jika akses jalan darat lebih diperbagus lagi,” ungkap Irianto.

 

Pengembangan Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor dan beberapa lainnya di Kaltara, jelas Gubernur, tidak akan ‘mematikan’ Bandara Internasional Juwata Tarakan sebagai bandara internasional atau bandara terbesar di provinsi ini. “Di Malaysia, banyak bandara tidak masalah. Jadi akan banyak pilihan, banyak alternatif. Dan perlu dipahami juga, dengan banyak bandara bagus, bukan berarti Bandara Tarakan akan sepi. Justru nanti akan kian ramai,” ujarnya.

 

Keuntungan lain, lanjut Irianto, ekonomi daerah akan tumbuh. Kemudian masyarakat akan mendapatkan kemudahan, serta keringanan dari segi biaya. “Minggu depan (11/9), insya Allah pesawat Wings Air sudah mulai melayani penerbangan dari Balikpapan-Tanjung Selor. Ke depan, saya yakin akan masuk maskapai lainnya. Seperti Garuda dengan pesawat Bombardier dan beberapa lainnya.(humas)


BACA JUGA

Jumat, 08 Juni 2018 15:25

Gubernur Beri Kesempatan kepada Pejabat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie selaku pejabat pembina kepegawaian menginstruksikan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:23

Peringati HLUN, PKK Berbagi dengan Lansia

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan…

Jumat, 08 Juni 2018 15:22

Open House Gubernur, Wagub dan Sekprov Disatukan

TANJUNG SELOR – Seperti tahun sebelumnya, open house Lebaran Idulfitri Gubernur, Wakil Gubernur…

Jumat, 08 Juni 2018 15:20

Gubernur Ikuti Penguatan Kapasitas Pemimpin Indonesia

JAKARTA - Bersama sejumlah menteri kabinet kerja, pimpinan lembaga negara non kementerian, serta gubernur…

Jumat, 08 Juni 2018 15:18

DPKP-Biro Humpro Kampanyekan GCPL

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara menandatangani kerja sama…

Kamis, 07 Juni 2018 15:31

Pencairan THR Sudah 97 Persen

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah mengalokasikan anggaran untuk gaji ke-13 dan tunjangan hari…

Kamis, 07 Juni 2018 15:30

Gubernur Hadiri Peluncuran Rencana Aksi Nasional

JAKARTA - Usai mengikuti rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut…

Kamis, 07 Juni 2018 15:29

Siapkan Posko Kesehatan Gratis

TANJUNG SELOR – Guna memberikan jaminan keamanan, kenyamanan dan kelancaran mudik Idulfitri 1439…

Kamis, 07 Juni 2018 15:27

Ekonomi Kaltara Bakal Tumbuh 7,60 Persen

TANJUNG SELOR – Perekonomian Kaltara pada triwulan III 2018 diperkirakan tumbuh pada kisaran 7,20…

Kamis, 07 Juni 2018 15:26

Kaltara Tetapkan Nilai Budaya Kerja

TANJUNG SELOR – Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara diharapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .