MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Jumat, 08 September 2017 12:25
Pemotongan Bukit Ditarget Selesai November
PACU PEMBANGUNAN Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie didampingi Kepala DPUPR-Perkim Suheriyatna meninjau proyek perpanjangan runway Bandara Tanjung Harapan, Kamis (7/9) pagi.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Suheriyatna dan Kepala Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) Tanjung Harapan, Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie meninjau proyek perpanjangan runway atau landasan pacu Bandara Tanjung Harapan dan sekaligus kegiatan pemotongan bukit di Jl Agatish Tanjung Selor, Kamis (7/9) pagi.

 

Dari tinjauan ini, dikatakan Gubernur, secara umum kedua pekerjaan untuk keperluan pengembangan bandara tersebut telah berjalan sesuai target. Bahkan untuk perpanjangan runway dari 1.400 meter menjadi 1.600 meter sudah selesai 100 persen. “Untuk kegiatan pemotongan bukit, sementara ini masih berjalan. Memang itu agak sulit, karena lumayan tinggi. Tapi kita harus optimis, saya minta supaya pekerjaaannya bisa dipercepat. Ya paling tidak pertengahan Oktober atau awal November nanti sudah bisa selesai,” kata Irianto yang ditemui usai melakukan peninjauan. Untuk diketahui, kegiatan pemotongan bukit dilakukan melalui APBD Kaltara 2017.

 

Gubernur mengungkapkan, pengembangan Bandara Tanjung Harapan, baik melalui APBN maupun APBD Kaltara terus dilakukan. Seperti salah satunya untuk perpanjangan runway. Di mana, pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan akan membangun runway di bandara ibu kota provinsi tersebut hingga 2.500 meter.

 

“Oleh karena itu, saya minta pemotongan bukit ini bisa dipercepat. Agar tidak menghambat kegiatan selanjutnya,” kata Gubernur. Apalagi pusat melalui Kemenhub sudah menyiapkan dana Rp 1 triliun lebih untuk pembangunan beberapa bandara di Kaltara hingga 3 tahun ke depan.

 

Begitu juga kepada Pemkab Bulungan dan DPRD-nya, Gubernur berharap agar bisa turut mendukung percepatan pengembangan bandara ini. Terutama dalam hal pengadaan lahan. “Minggu dalam dua minggu ke depan saya minta melalui OPD (organisasi perangkat daerah) terkait di Pemprov (Pemerintah Provinsi) Kaltara melakukan pertemuan dengan Bupati dan DPRD Bulungan untuk membicarakan persoalan lahan bandara ini. Terutama yang dari sisi Sungai Buaya,” ujarnya.

 

Persoalan lahan sangatlah penting. Karena menurut Gubernur, pemerintah (pusat) tidak akan mengalokasikan anggaran jika permasalahan lahan masih belum clear and clean. “Informasinya, 2018 akan ada alokasi anggaran dari APBN untuk pematangan lahan di sisi selatan (sekitar Sungai Buaya). Namun karena lahannya yang belum clear and clean, maka kemungkinan besar tertunda,” kata Irianto.

 

Sementara itu, perpanjangan ke arah utara (Sengkawit), sesuai hasil kajian teknis maksimal hanya mencapai 1.850 meter. Karena di ujung landasan (runway) nanti untuk pemasangan lampu pengamanan. “Makanya itu, kalau pemotongan bukit ini cepat selesai. Kemudian pemerintah kabupaten bisa membantu menyelesaikan lahan, saya yakin pengembangan bandara akan cepat selesai juga,” jelasnya.

 

Terkait kesulitan anggaran yang berulang kali dikeluhkan oleh pihak Pemkab Bulungan, Gubernur menegaskan, jika dana bisa diatasi melalui berbagai alternatif. Tinggal bagaimana Bupati, DPRD dan jajaran melakukan inisiatif-inisiatif. Karena pengembangan bandara ini, merupakan salah satu prioritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Termasuk mengalihkan anggaran yang tidak penting, ke skala prioritas. “Banyak cara bisa dilakukan. Yang penting itu, kita jangan menyerah dulu. Kaltara saja saat awal terbentuk tidak memiliki sesen pun uang. Namun buktinya, alhamdulillah kita bisa membangun sekarang,” ujar Irianto.

 

Dirinya mencontohkan salah satu alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan mengalihkan anggaran yang tidak prioritas, seperti perjalanan dinas dan lainnya.

“Jika masih kekurangan, bisa dikomunikasikan dengan provinsi. Insya Allah kita siap membantu. Soal besaran sharing-nya nanti berapa, dibicarakan bersama,” tandasnya.

 

TUMBUHKAN EKONOMI

Pengembangan bandara ini, kata Irianto, lakukan untuk kepentingan masyarakat. Karena dengan adanya kemudahan sarana transportasi, akan banyak alternatif pilihan warga yang hendak menggunakan jasa transportasi. “Begitu juga orang dari luar yang ingin ke Tanjung Selor, tidak akan kesulitan. Jadi akan banyak warga datang. Termasuk nanti dari Malinau, KTT (Kabupaten Tana Tidung) bisa lewat sini. Apalagi jika akses jalan darat lebih diperbagus lagi,” ungkap Irianto.

 

Pengembangan Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor dan beberapa lainnya di Kaltara, jelas Gubernur, tidak akan ‘mematikan’ Bandara Internasional Juwata Tarakan sebagai bandara internasional atau bandara terbesar di provinsi ini. “Di Malaysia, banyak bandara tidak masalah. Jadi akan banyak pilihan, banyak alternatif. Dan perlu dipahami juga, dengan banyak bandara bagus, bukan berarti Bandara Tarakan akan sepi. Justru nanti akan kian ramai,” ujarnya.

 

Keuntungan lain, lanjut Irianto, ekonomi daerah akan tumbuh. Kemudian masyarakat akan mendapatkan kemudahan, serta keringanan dari segi biaya. “Minggu depan (11/9), insya Allah pesawat Wings Air sudah mulai melayani penerbangan dari Balikpapan-Tanjung Selor. Ke depan, saya yakin akan masuk maskapai lainnya. Seperti Garuda dengan pesawat Bombardier dan beberapa lainnya.(humas)


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 12:56

Gubernur Imbau Peserta Baca Teliti Aturan

JAKARTA - Meneruskan pengumuman dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Pemprov Kaltara melalui Badan…

Senin, 20 November 2017 12:53

Pembangunan Desa Harus Terintegrasi

PALANGKA RAYA – Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setprov Kaltara H Syaiful Herman mengatakan,…

Senin, 20 November 2017 12:52

Percepat KIPI, RTRW Bulungan Perlu Disesuaikan

JAKARTA - Berkenaan dengan percepatan pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI)…

Jumat, 17 November 2017 13:36

Bantu Kembangkan Bawang dan Cabai

TAK hanya pengembangan tanaman padi melalui bantuan bibit dan pupuk, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pertanian…

Jumat, 17 November 2017 13:34

Bantu 1,8 Ton Bibit dan 15 Ton Pupuk

JAKARTA – Sebagai salah satu upaya mewujudkan Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai daerah swasembada…

Jumat, 17 November 2017 13:30

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Kekayaan alam berupa hutan yang dimiliki Kalimantan Utara (Kaltara) tak hanya sebagai potensi ekonomis,…

Jumat, 17 November 2017 13:28

Pemprov Dukung Program Pelayanan Publik

JAKARTA – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun mewakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 17 November 2017 13:26

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur (Kaltim) atau Bankaltim, secara resmi…

Kamis, 16 November 2017 13:51

Promosi Potensi Kaltara di WIC

JAKARTA – Sebagai provinsi baru, Kaltara terus gencar mempromosikan potensi yang dimiliki. Termasuk…

Kamis, 16 November 2017 13:50

Gelar Workshop Menuju Kaltara Satu Data

TARAKAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara menggelar workshop statistik sektoral…

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

Percepat KIPI, RTRW Bulungan Perlu Disesuaikan

Gubernur Minta OPD Genjot Realisasi Anggaran

Promosi Potensi Kaltara di WIC

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Bantu Kembangkan Bawang dan Cabai

Bantu 1,8 Ton Bibit dan 15 Ton Pupuk

Sebagai Heart of Borneo, Hutan Kaltara Curi Perhatian Dunia

Gelar Workshop Menuju Kaltara Satu Data

Percepat Realisasi KSP, Gelar Pelatihan GIS
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .