MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

TANJUNG SELOR

Jumat, 08 September 2017 12:01
Air Bersih Masih Langka, Hanya Diberi Tangki Penadah Hujan
TAK LAYAK KONSUMSI: Seorang ibu mengambil air menggunkan jeriken dari Sungai Kayan untuk digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tampak jamban berada persis di sampingnya.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Persoalan masyarakat Bulu Perindu, Kelurahan Tanjung Selor tidak ada habisnya. Pasca jembatan penghubung menuju ke Kampung Arab yang pernah dikeluhkan masyarakat Bulu Perindu, telah dibangun, kini giliran akses air bersih.

dengan cara swadaya teryata timbul keluhkan baru lagi bagi warga yaitu susahnya akes air bersih di tempat tersebut.Bahkan ada beberapa warga Bulu Perindu yang merasa air minum mereka berasa Detergent.

Ketua RT 25 Bulu Perindu, Ismail mengungkapkan, selama ini belum ada sentuhan dari Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk penyediaan air bersih. Kondisi itu, membuat warganya terpaksa menggunakan air Sungai Kayan untuk kebutuhan sehari-hari.

 “Karena banyak warga di sini keuanganya termasuk dalam kelas menengah ke bawah. Sehingga jika untuk membeli air bersih terus menerus banyak yang tidak mampu,” ucapnya kepada Bulungan Post, Kamis (7/9).

Ismail mengungkapkan bahwa dirinya sudah sering menyampaikan keluhan warganya pada saat musyawaran rencana pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan,”Setiap diadakan musrenbang saya selaku RT sudah sering menyampaikan bahwa kami susah untuk akses air bersih. Tapi tidak ada juga tanggapan dari kecamatan ataupun dari dinas terkait,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, bahwa warganya telah jenuh untuk menyampaikan keluhan mereka terkait susahnya air bersih karena tidak ada upaya dari pemerintah untuk menyelesaikan persoalan tersebut. “Warga di sini sudah jenuh. Sampai ada warga yang berpikir bahwa desa Bulu Perindu tidak pernah diperhatikan. Seharusnya pemerintah memperlakukan kami sama dengan desa yang lainya. Karena kita juga termasuk warga Kabupaten Bulungan,” ujarnya.

Ditemui di tempat yang sama, Jahare seorang warga Bulu Perindu mengaku masih menggantungkan kebutuhan air untuk minum dan masak dari Sungai Kayan. Meskipun ia tahu bahwa air Sungai Kayan sudah tidak layak untuk dikonsumsi.

”Bisa dilihat dengan mata telanjang bahwa di pinggiran sungai banyak jamban berjejeran. Orang mencuci pakaian, dan di situ pula juga kami ambil air untuk dimasak agar bisa digunakan untuk minum,” ungkapnya.

Untuk mengakali agar bisa mendapatkan setidaknya air yang jauh dari kotoran, Jahare menunggu hingga tengah malam. “Kalau siang kan banyak orang yang mencuci atau pun buang air besar. Jadi kita di sini tidak bisa mengambil air sungai untuk dimasak. Bisanya tengah malam saja karena pada saat itu tidak ada warga lainya yang beraktivitas,”tuturnya

Ia berharap bahwa pemerintah memperhatikan warga Bulu Perindu, karena untuk hidup sehat akses air bersih sangat dibutuhkan. “Bagaimana kita mau sehat jika kami di sini masih menggunakan air Sungai Kayan yang sudah keruh dan berlumpur,” keluhnya.

Musa Ketua RT 17 Bulu Perindu turut mengamini ihwal keluhan dari warga RT 25. Ia mengungkapkan jika akes air bersih tidak bisa disalurkan di desanya, pemerintah sejauh ini hanya memberikan tangki air untuk setiap rumah agar bisa menampung air hujan khusus untuk diminum. ”Biarlah untuk mencuci pakaian kami gunakan air sungai, selebihnya untuk minum kami gunakan air hujan. Karena jika berharap minum air galon setiap harinya, tidak semua warga di sini mampu,” pungkasnya. (*tyo/rio)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:51

Manfaatkan Aset untuk Asrama

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan bakal mengambil alih beberapa aset yang ada di Tarakan. Di antaranya…

Jumat, 17 November 2017 13:24

3 Parpol Tak Penuhi Syarat, Masa Perbaikan 14 Hari

TANJUNG SELOR – Hasil penelitian administrasi dokumen persyaratan keanggotaan partai politik (Parpol)…

Jumat, 17 November 2017 13:18

10.074 Anak Akan Didata

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data semester I Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)…

Jumat, 17 November 2017 13:17

BUANYAKKK...!! Hingga Oktober, Sudah 1.187 TKI Dideportasi

TANJUNG SELOR – Bekerja di luar negeri masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia. Berdasarkan…

Jumat, 17 November 2017 13:02

Hipertensi Kasus Tertinggi PTM

TANJUNG SELOR – Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltara pada tahun lalu,…

Kamis, 16 November 2017 13:43

6.026 Keanggotaan Parpol Tak Penuhi Syarat

TANJUNG SELOR – KPU Bulungan telah merampungkan verifikasi administrasi dan faktual terhadap 13…

Kamis, 16 November 2017 13:41

Jalan Selimau III Babak Belur

TANJUNG SELOR – Minimnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemkab Bulungan, tak hanya di…

Kamis, 16 November 2017 13:37

Pencairan Dana Desa Tahap II , Hanya Malinau yang Siap

TANJUNG SELOR – Proses pencairan dana desa tahap II, tak juga ditindaklanjuti sebagian besar pemerintah…

Rabu, 15 November 2017 15:50

Lima Tahun Tak Pernah Disentuh Perbaikan

TANJUNG SELOR – Kerusakan jalan di RW 1 Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur, semakin parah.…

Rabu, 15 November 2017 15:49

Temuan BPOM Didominasi Kosmetik

TANJUNG SELOR - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda pada tahun lalu menangani 9 kasus di…

Gunung Putih Jadi Tempat Pesta Miras

TAK DIRAWAT..!! Jembatan Ini Dikhawatirkan Warga

Rute Xpress Air Sama dengan Kalstar

Terima Gaji, Pekerja Kelapa Sawit ‘Serbu’ Pasar Induk

BMKG Keluarkan Imbauan Waspada, Kaltara Potensi Hujan dan Angin Kencang

Ingatkan Mahasiswa Tak Terkotak-kotak

Mutasi Masih Tahap Usulan

AMPUN DAH..!! Lihat Tuh, Plafon Kelas Bolong-Bolong

Pemkab Janji Perbaiki SOP Pasar Induk

Kinerja Satpol PP Disoal Warga, Lokasi Pesta Miras Tak Pernah Disatroni
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .