MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Jumat, 08 September 2017 11:51
Ditarget Rampung Bulan Depan, Pemangkasan Bukit Sesuai Rencana, Bandara Buka Keran Ekonomi
PERCEPAT PEKERJAAN: Gubernur Kaltara Irianto Lambrie meninjau proses pemangkasan bukit di Jalan Agatish, Tanjung Selor, Kamis (7/9). Pemangkasan bukit merupakan kesatuan proyek dalam pengembangan Bandara Tanjung Harapan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pemangkasan bukit di Jalan Agatish, Tanjung Selor terus dikebut. Pengerjaan yang menghabiskan dana Rp 2,3 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltara tersebut, ditarget rampung bulan depan atau paling lambat awal November.

Demi mempercepat proses, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie melakukan peninjauan terhadap dua pengerjaan proyek, yakni pemangkasan bukit dan landasan pacu Bandara Tanjung Harapan, sekira pukul 08.15 Wita, Kamis (7/9).

Kedua pengerjaan tersebut, untuk keperluan pengembangan bandara dari sisi udara. Terlebih, pengerjaan runway 1.600 meter sudah selesai 100 persen. Tinggal menambah landasan pacu menjadi 2.500 meter seperti target yang dicanangkan sebelumnya.

“Saya minta pemotongan bukit bisa dipercepat. Agar tidak menghambat kegiatan selanjutnya,” jelas Irianto, kemarin.

Dengan panjang landasan pacu yang telah mencapai 1.600 meter, dinilai sudah layak untuk didarati pesawat jenis ATR 72-600. Terbukti dari pendaratan uji coba pesawat milik Wings Air tersebut awal bulan lalu. Rencananya, maskapai tersebut akan terbang perdana 11 September ini.

Dia juga mengatakan, setelah pengerjaan pemangkasan bukit selesai, akan mengusulkan landasan pacu dapat ditambah menjadi 1.850 meter. Mengacu pada master plan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) panjang landasan pacu Bandara Tanjung Harapan sepanjang 2.500 meter.

Meskipun medan bukit cukup berat, tetapi sejumlah alat berat dan truk pengangkut tanah terus bekerja. Penghambat pekerjaan adalah ketika turun hujan. Orang nomor satu di Kaltara ini menerangkan, apabila pengerjaan pemangkasan bukit telah selesai, maka bisa dilakukan proses serah terima.

Menyampaikan pesan dari Kemenhub, ia meminta jaminan agar lahan tidak ada masalah ke depannya. Apalagi pengerjaan bandara menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Dengan target pengerjaan 2-3 tahun.

Untuk itu, ia meminta agar seluruh pihak terkait, dapat membantu proses pembangunan bandara di Ibu Kota Kaltara tersebut. “Anggaran sudah disetujui Kemenhub, tinggal anggaran itu bisa diserap atau tidak. Termasuk meminta Pemkab Bulungan dan DPRD Bulungan saya harapkan bisa turut mendukung percepatan pengembangan bandara ini. Terutama dalam hal pengadaan lahan,” urainya.

Rencana perpanjangan landasan pacu hingga Sungai Buaya, akunya juga bukan persoalan mudah. Pasalnya, diperlukan pembelokan sungai. Nah, untuk proses tersebut ia menerangkan, bisa menggunakan APBD Provinsi Kaltara. Terutama untuk pembebasan lahan.

Menggunakan dana dari Pemprov Kaltara semata-mata ujarnya, apabila Pemkab Bulungan tak memiliki anggaran yang cukup. Sehingga perlu membagi tugas bersama Pemprov Kaltara. Tapi hal itu diperlukan perundingan dan yang terpenting tanggungjawab kewenangan. “APBD yang dimiliki Bulungan tentu ada, tinggal mengutamakan yang menjadi prioritas. Bila sekiranya tidak perlu bisa dicoret,” imbuhnya.

SEGERA DIGUNAKAN PENERBANGAN KOMERSIL

Terkait penerbangan perdana komersil pesawat Wings Air jenis ATR 72-600, diakui Irianto sudah positif mendarat pada 11 September di Bandara Tanjung Harapan dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan Balikpapan. Meskipun sempat mengalami penundaan, yang seharusnya dilaksanakan pada 10 Agustus lalu.

Jika penerbangan ini menarik minat calon penumpang lebih banyak, tak menutup kemungkinan maskapai penerbangan lain akan masuk di Bandara Tanjung Harapan. Dia juga mengatakan, dengan semakin terbuka jalur transportasi udara berdampak positif bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi di Tanjung Selor yang merupakan ibu kota Kaltara.

Masyarakat luar akan berdatangan ke Bulungan, termasuk memudahkan bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah ke luar Kaltara tanpa harus melalui Bandara Juwata, Tarakan atau Bandara Kalimarau, Berau. “Kita lakukan untuk kepentingan masyarakat. Dengan adanya kemudahan sarana transportasi, banyak alternatif pilihan warga dan lebih nyaman. Begitu juga orang dari luar yang ingin ke Tanjung Selor, tidak akan kesulitan lagi,” tutupnya. (uno/rio)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 13:11

Status KLB Difteri Berdampak ke Pariwisata

TARAKAN – Penyakit difteri yang mewabah di Indonesia, termasuk di Kalimantan Utara, ikut berdampak…

Rabu, 17 Januari 2018 12:57

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

TARAKAN – Meski diduga karena faktor cuaca, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)…

Selasa, 16 Januari 2018 11:00

Penumpang Minsen Nyaris Jadi Korban

TARAKAN – Penumpang di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dibuat heboh dengan peristiwa yang terjadi…

Selasa, 16 Januari 2018 10:58

SOA Masih Proses Lelang, Diperkiraan Mulai Awal Februari

TANJUNG SELOR – Subsidi ongkos angkut (SOA) penerbangan perintis telah diusulkan Dinas Perhubungan…

Selasa, 16 Januari 2018 10:52

Pembentukan Tim N219 Tunggu Arahan Gubernur

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menginstruksikan untuk dibentuk tim kecil merealisasikan…

Senin, 15 Januari 2018 11:41

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

TARAKAN – Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid terancam dinonaktifkan sementara dari jabatannya. Bukan…

Anak SD Jadi Korban Cabul

Data KTP-el Gagal Terkirim

Daya PLN Bertambah 3 MW

4 PLBN Kaltara Jadi Prioritas

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Hanya Butuh Waktu 30 Menit, Rekonstruksi Pembuangan Janin

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .