MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 08 September 2017 11:41
Pemprov Samakan Persepsi soal Investasi PLTA
KERJA SAMA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menandatangani MoU rencana investasi PLTA oleh Hyundai Engineering and Construction di Westin Hotel, Kamis (1/6).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sangat serius melakukan upaya pengembangan kelistrikan. Selain mendalami kerja sama dengan investor yang akan membangun PLTA Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Pemprov juga menindaklanjuti rencana investasi beberapa investor yang akan membangun PLTA di Kabupaten Malinau.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, Pemprov mendukung dan akan memfasilitasi investor yang sudah menyatakan niatnya berinvestasi di bidang kelistrikan di Kaltara. Bahkan, kata dia, Pemprov telah melakukan pertemuan dengan Pemkab Malinau dan investor bidang ketenagalistrikan yang akan beroperasi di wilayah Malinau.

Salah satunya, yakni PT Hyundai Engineering and Construction Co. Ltd yang akan membangun PLTA di Kabupaten Malinau memanfaatkan potensi Sungai Mentarang. Salah satu divisi usaha Hyundai Grup perusahaan asal Korea Selatan itu berencana berinvestasi dengan membangun PLTA Sungai Mentarang berkapasitas 300 megawatt (MW).

Menurut Irianto, nilai investasi Hyundai Engineering and Construction di PLTA Sungai Mentarang sekitar USD 1.050 miliar, dengan perhitungan 1 MW nilai investasi rata?rata USD 3,5 juta.

“Kita membahas kesiapan dan pernyatan sikap jajaran Pemprov Kaltara, Pemkab Malinau, DPRD Kaltara dan Malinau termasuk beberapa tokoh adat Malinau atas rencana investasi di Malinau,” kata Irianto, Kamis (7/9).

Selain Hyundai, perusahaan lain yang akan membangun PLTA di Kabupaten Malinau yakni  Sarawak Energy Berhad bekerja sama dengan PT Kayan Patria Pratama Grup yang akan membangun PLTA Sungai Malinau berkapasitas 1.000 MW dengan nilai investasi sekitar USD 3,5 miliar.

“Saat ini masih tahap survei untuk penyusunan pra studi kelayakan. Jadi kita menyamakan persepsi,” katanya.

Irianto juga memastikan jika hasil survei dianggap layak, maka baik Hyundai maupun Sarawak Energy Berhad akan segera menyusun studi kelayakan dan mengurus perizinan. Baik itu izin lokasi maupun izin prinsip dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPN). Rencananya, FS sendiri ditargetkan rampung akhir 2017.

Selain itu, investor tersebut juga akan melakukan perundingan dengan PT PLN terkait rencana transmisi jaringan yang dibangun oleh PLN agar mendekati dua pembangkit itu. “Jadi nanti interkoneksi se Kalimantan. Kalau ada kelebihan listrik di sini (Kaltara), bisa diekspor ke provinsi lain,” katanya.

Terkait rencana ini, Irianto mengakui bahwa pada prinsinya pemprov mendukung dan memfasilitasi supaya bisa dilakukan percepatan realisasi investasi ini. “Jadi apa yang mereka butuhkan, masalah yang mereka hadapi, kita fasilitasi untuk mencari solusinya sesuai kewenagnan provinsi. Seperti masalah sosial dan penegasan status lahan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan saat memulai kegiatan atau beroperasi nanti, pihak investor harus dapat melibatkan tenaga kerja lokal. Namun harus diiringi dengan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai dari tenaga profesional dari pihak investor. (har/fen)


BACA JUGA

Kamis, 14 September 2017 11:39

Gangguan Internet Berimbas ke Pelaku Usaha

TARAKAN – Sebagai kota yang bertumpu pada sektor perdagangan, industri dan jasa, para pengusaha…

Rabu, 13 September 2017 11:46

Eksploitasi Kepiting Berdampak ke Budidaya Soka

TARAKAN – Penangkapan atau eksploitasi kepiting besar-besaran, terutama kepiting bertelur untuk…

Selasa, 12 September 2017 12:06

Pembudidaya Rumput Laut Gelisah

TARAKAN – Sejumlah pembudidaya rumput laut di kawasan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur sedang…

Minggu, 10 September 2017 13:38

Investor Tak Serius, Izin Terancam Dibatalkan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) memang membuka keran investasi bagi investor…

Sabtu, 09 September 2017 12:24

Pilih Berjualan di Atas Trotoar

TANJUNG SELOR – Pasar Induk Tanjung Selor yang berada di Jalan Sengkawit, belum terlihat rapi…

Jumat, 08 September 2017 12:10

Maksimalkan PAD, UPT BPPRD Tarakan Jemput Bola

TARAKAN –  Memaksimalkan perolehan pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor,…

Jumat, 08 September 2017 11:41

Pemprov Samakan Persepsi soal Investasi PLTA

TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sangat serius melakukan upaya pengembangan kelistrikan.…

Rabu, 06 September 2017 00:39

Defisit Pengaruhi Daya Beli Warga

TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Pemkot Tarakan juga berimbas pada perekonomi. Daya beli…

Rabu, 06 September 2017 00:15

MANTAP... Investasi Tiongkok di Kaltara USD 45,98 M

TANJUNG SELOR – Pemerintah kembali menindaklanjuti kerja sama investasi dengan Tiongkok. Selasa…

Rabu, 06 September 2017 00:12

Beras di Tanjung Selor di Atas HET, Pedagang dan Disperindag Sama-Sama Tak Tahu

TANJUNG SELOR – Pedagang tak bisa lagi menjual beras dengan harga mahal. Pemerintah telah menetapkan…

Tarif Peti Kemas Masih Normal

Stok Menipis, Harga Beras Lokal Naik

Klaim Peredaran Uang Baru Merata

Kejar PAD, Pajak Konsumen Kembali Diterapkan

Ekonomi Kaltara Terbaik di Kalimantan

Harga Tanah Jadi Kendala Pengembang

Luhut Kaget Progres Investasi di Kaltara, Gubernur Tak Ingin Jemawa
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .