MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Jumat, 08 September 2017 11:41
Pemprov Samakan Persepsi soal Investasi PLTA
KERJA SAMA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menandatangani MoU rencana investasi PLTA oleh Hyundai Engineering and Construction di Westin Hotel, Kamis (1/6).

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) sangat serius melakukan upaya pengembangan kelistrikan. Selain mendalami kerja sama dengan investor yang akan membangun PLTA Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Pemprov juga menindaklanjuti rencana investasi beberapa investor yang akan membangun PLTA di Kabupaten Malinau.

Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengatakan, Pemprov mendukung dan akan memfasilitasi investor yang sudah menyatakan niatnya berinvestasi di bidang kelistrikan di Kaltara. Bahkan, kata dia, Pemprov telah melakukan pertemuan dengan Pemkab Malinau dan investor bidang ketenagalistrikan yang akan beroperasi di wilayah Malinau.

Salah satunya, yakni PT Hyundai Engineering and Construction Co. Ltd yang akan membangun PLTA di Kabupaten Malinau memanfaatkan potensi Sungai Mentarang. Salah satu divisi usaha Hyundai Grup perusahaan asal Korea Selatan itu berencana berinvestasi dengan membangun PLTA Sungai Mentarang berkapasitas 300 megawatt (MW).

Menurut Irianto, nilai investasi Hyundai Engineering and Construction di PLTA Sungai Mentarang sekitar USD 1.050 miliar, dengan perhitungan 1 MW nilai investasi rata?rata USD 3,5 juta.

“Kita membahas kesiapan dan pernyatan sikap jajaran Pemprov Kaltara, Pemkab Malinau, DPRD Kaltara dan Malinau termasuk beberapa tokoh adat Malinau atas rencana investasi di Malinau,” kata Irianto, Kamis (7/9).

Selain Hyundai, perusahaan lain yang akan membangun PLTA di Kabupaten Malinau yakni  Sarawak Energy Berhad bekerja sama dengan PT Kayan Patria Pratama Grup yang akan membangun PLTA Sungai Malinau berkapasitas 1.000 MW dengan nilai investasi sekitar USD 3,5 miliar.

“Saat ini masih tahap survei untuk penyusunan pra studi kelayakan. Jadi kita menyamakan persepsi,” katanya.

Irianto juga memastikan jika hasil survei dianggap layak, maka baik Hyundai maupun Sarawak Energy Berhad akan segera menyusun studi kelayakan dan mengurus perizinan. Baik itu izin lokasi maupun izin prinsip dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPN). Rencananya, FS sendiri ditargetkan rampung akhir 2017.

Selain itu, investor tersebut juga akan melakukan perundingan dengan PT PLN terkait rencana transmisi jaringan yang dibangun oleh PLN agar mendekati dua pembangkit itu. “Jadi nanti interkoneksi se Kalimantan. Kalau ada kelebihan listrik di sini (Kaltara), bisa diekspor ke provinsi lain,” katanya.

Terkait rencana ini, Irianto mengakui bahwa pada prinsinya pemprov mendukung dan memfasilitasi supaya bisa dilakukan percepatan realisasi investasi ini. “Jadi apa yang mereka butuhkan, masalah yang mereka hadapi, kita fasilitasi untuk mencari solusinya sesuai kewenagnan provinsi. Seperti masalah sosial dan penegasan status lahan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan saat memulai kegiatan atau beroperasi nanti, pihak investor harus dapat melibatkan tenaga kerja lokal. Namun harus diiringi dengan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai dari tenaga profesional dari pihak investor. (har/fen)


BACA JUGA

Rabu, 08 November 2017 13:20

Realisasi PKB Terancam Tak Penuhi Target

TANJUNG SELOR – Realisasi perolehan atas pajak kendaraan bermotor terancam tak memenuhi target.…

Rabu, 08 November 2017 13:15

Sarang Burung Walet Terbentur Regulasi

TARAKAN – Pemilik sarang burung walet rumahan di Tarakan ternyata masih banyak yang belum mengantongi…

Senin, 06 November 2017 10:24

BI Waspadai Inflasi Akhir Tahun

TARAKAN – Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Utara Hendik Sudaryanto optimistis target…

Senin, 06 November 2017 10:20

Investasi di Kaltara Lebih Untung

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara) dalam beberapa tahun ke depan diharapkan bisa menjadi…

Senin, 06 November 2017 10:12

Harus Siapkan Petani Andal dan Peralatan Untuk Kembangkan Beras Krayan

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara yang merupakan provinsi termuda Indonesia, memiliki potensi di…

Minggu, 05 November 2017 13:28

BPS Kesulitan Hitung Inflasi

TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan kesulitan menghitung pertumbuhan inflasi…

Sabtu, 04 November 2017 12:47

BI Fokus ke Perbatasan

TARAKAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltara sudah menyuplai puluhan miliar rupiah ke daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:42

UMK Naik, Pengusaha Hotel Sesuaikan Tarif

TARAKAN – Upah Minimum Kota (UMK) Tarakan 2018 baru ditetapkan 21 November mendatang. Namun, Dinas…

Sabtu, 04 November 2017 12:40

Tambah Penyertaan Modal Tahun Depan

KEBERADAAN perbankan di Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki banyak keuntungan bagi pemerintah daerah…

Sabtu, 04 November 2017 12:37

Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

TANJUNG SELOR – Geliat perekonomian di Kalimantan Utara diprediksi bakal terus tumbuh di tahun-tahun…

Uang Pecahan Kecil Paling Dicari

Harga Cabai Merangkak Naik

Produksi Kayu di Kaltara Meningkat

Disnakertrans Lirik PAD dari IMTA

UMK Bulungan Diperkirakan Rp 2,6 Juta

Dewan Dukung Raperda IMTA
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .