MANAGED BY:
SENIN
25 SEPTEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 07 September 2017 00:55
Jadi Calo, PNS Langsung Diberhentikan
APARATUR NEGARA: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie ketika menyerahkan SK pengangkatan CPNS, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kabar gembira bagi seluruh masyarakat Kalimantan Utara (Kaltara), utamanya para pencari kerja berijazah D-3 hingga S-). Menyusul dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 105 Tahun 2017 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2017.

 

Selain itu, juga surat keputusan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 810/727/2.1-BKD tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2017. Dengan kedua keputusan tersebut, maka secara resmi upaya penambahan aparatur pemerintah lewat proses seleksi penerimaan CPNS formasi umum yang diperjuangkan Pemprov Kaltara melalui Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie, berhasil dengan baik.

 

Terhadap informasi baik ini, Gubernur mewanti-wanti kepada seluruh masyarakat Kaltara, juga calon pelamar dari luar Kaltara untuk mengantisipasi segala hal yang berbau kecurangan. Seperti tawaran atau pungutan apapun oleh oknum yang mengatasnamakan tim pengadaan CPNS maupun orang atau pihak tertentu (calo) yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan sejumlah uang atau dalam bentuk lain.

 

“Calon peserta diharapkan tidak melayani tawaran-tawaran untuk mempermudah penerimaan sebagai CPNS tahun ini. Pemerintah pusat dan provinsi tidak bertanggung jawab atas pungutan atau tawaran tersebut. Sebab, untuk mengikuti seluruh seleksi CPNS ini, peserta tidak dipungut biaya apapun,” kata Gubernur, Rabu (6/9).

 

Mengandalkan seleksi dengan sistem computer assisted test (CAT), sedianya kelulusan peserta menjadi prestasi dari peserta itu sendiri. “Jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apa pun, maka hal tersebut merupakan tindakan penipuan. Calon peserta, keluarga dan pihak lain dilarang memberikan sesuatu dalam bentuk apa pun yang dilarang dalam peraturan perundang-undangan terkait pelaksanaan seleksi CPNS Pemprov Kaltara. Apabila diketahui, maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku dan digugurkan kelulusannya,” urai Gubernur.

 

Gubernur menegaskan, apabila dalam tindakan kecurangan itu melibatkan oknum PNS dari lingkup Pemprov Kaltara, sanksi tegas akan dijatuhkan. “Kalau benar dan terbukti bahwa ada oknum PNS melakukan percaloan dalam penerimaan CPNS, sanksinya dipidanakan dan diberhentikan,” ucap Gubernur.

 

Selain bagi oknum calo, Gubernur juga menuturkan bahwa calon pelamar juga dapat dikenakan tindak pidana apabila memberikan keterangan palsu. “Apabila setiap pelamar memberikan keterangan atau data yang tidak benar dan di kemudian hari diketahui, baik pada setiap tahapan seleksi, maupun setelah diangkat menjadi CPNS atau PNS, maka Pemprov Kaltara berhak menggugurkan kelulusan tersebut dan atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai CPNS atau PNS,” papar Gubernur.

 

Pemprov juga berhak menuntut ganti rugi atas kerugian negara yang terjadi akibat keterangan yang tidak benar tersebut, dan melaporkannya sebagai tindak pidana ke pihak yang berwajib.

 

 

FORMASI SMA/SMK TIDAK ADA

 

Sebagaimana diketahui, dari 500 alokasi formasi yang diberikan Kemenpan-RB pada penerimaan CPNS Pemprov Kaltara tahun ini, sebagian besar merupakan formasi dengan jenjang kualifikasi pendidikan S-1 atau D-IV. Sisanya, jenjang pendidikan D-3 dan S-2. Sementara, pada berita acara penyelesaian persetujuan prinsip formasi CPNS 2014 yang ditunda pelaksanaannnya untuk Pemprov Papua, Papua Barat dan Kaltara tertanggal 7 Juli 2017 Nomor 312/SM.01.00/2017, Pemprov Kaltara mengusulkan formasj jabatan pengadministrasi umum sebanyak 60 orang untuk jenjang pendidikan SMA, SMK atau MA.

Dijelaskan Gubernur, usulan formasi jabatan untuk jenjang pendidikan SMA dan sederajat sudah disampaikan kepada Kemenpan-RB dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Namun, dalam perjalanannya usulan tersebut harus digugurkan karena pihak Kemenpan-RB mengharuskan penerimaan CPNS tahun ini di seluruh kementerian atau lembaga, dan pemerintah provinsi hanya untuk kualifikasi pendidikan sarjana maupun diploma III dan IV.

 

“Usulan tersebut tak bisa direalisasikan, karena Kemenpan-RB menginginkan penerimaan CPNS tahun ini serentak untuk sarjana atau diploma III dan IV,” kata Gubernur.

 

Tak terlepas dari itu, diungkapkan Gubernur, meski tahun ini jumlah aparatur negara di lingkup Pemprov Kaltara bertambah 500 orang, sedianya belum memenuhi kebutuhan optimal sumberdaya manusia (SDM) PNS di Kaltara. (humas)


BACA JUGA

Kamis, 21 September 2017 12:34

Lari 10K Piala Gubernur Bakal Digelar

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara bekerja sama dengan DPD KNPI Kaltara dan Brigade Infanteri (Brigif)…

Kamis, 21 September 2017 12:32

Gubernur Segera Sinkronisasi Investasi

TANJUNG SELOR - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengamanatkan…

Kamis, 21 September 2017 12:30

Gubernur Minta Tim Verifikasi Ditambah

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie langsung memberikan respons…

Kamis, 21 September 2017 12:25

Biaya Berobat Warga Ditanggung Pemerintah

TARAKAN – Pemerintah sudah memberikan perhatian penuh kepada masyarakat kurang mampu untuk tetap…

Kamis, 21 September 2017 12:23

Wali Kota Ingatkan Warga Taat Bayar Pajak

TARAKAN – Pajak yang dibayarkan masyarakat sangat penting artinya bagi Pemkot Tarakan. Karena…

Kamis, 21 September 2017 12:22

Siapkan Tempat Berjualan Sementara

TARAKAN – Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan kios di Pasar Gusher Jalan Gajah Mada,…

Selasa, 19 September 2017 13:44

Generasi Muda Harus Tahan Banting

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menjadi pembina upacara peringatan…

Selasa, 19 September 2017 13:43

Gubernur Segera Sinkronisasi Investasi

TANJUNG SELOR - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengamanatkan…

Selasa, 19 September 2017 13:42

Gubernur Minta Insan Perhubungan Laksanakan 5 Citra Manusia Pehubungan

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie bertindak sebagai pembina upaca…

Selasa, 19 September 2017 13:41

Gubernur Imbau SDM Protokol Banyak Belajar

TARAKAN – Rapat koordinasi keprotokolan se- Kaltara Tahun 2017 yang digelar di Royal Crown Tarakan,…

Diskes Akan Bentuk Tim Investigasi

Kata Gubernur, PI 10 Persen Tak Bebani APBD

Pelamar CPNS Wajib Bawa Ijazah Asli

Kaltara Jadi Konsentrasi Industri Intensif Energi

Dragon Land Jajaki Investasi PLTA dan Bandara

Lari 10K Piala Gubernur Bakal Digelar

Ranperda PPNS Memasuki Seminar Hasil

Generasi Muda Harus Tahan Banting

Peserta Diimbau Jaga Kebersihan

Demi Kenyamanan, Nomor Antrean Ditata
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .