MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 07 September 2017 00:50
Gubernur Pesan Etos Kerja Petani Harus Ditingkatkan
PROSPEKTIF: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama manajemen perusahaan sawit di Kaltara, Rabu (6/9).

PROKAL.CO, align="left">TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengatakan, perkebunan kelapa sawit memiliki prospek yang sangat bagus. Terutama dalam penyerapan tenaga kerja yang selanjutnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Saat pertemuan optimalisasi sumberdaya mendukung industri kelapa sawit berkelanjutan dengan para pelaku usaha di bidang perkebunan kelapa sawit di Hotel Tarakan Plaza, Rabu (6/9), Gubernur juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan perkembangan perkebunan kelapa sawit, terutama di Kaltara.

 

Dikatakannya, pembukaan kebun kelapa sawit dilakukan di Kalimantan Timur (Kaltim)-- sebelum Kaltara dimekarkan-- sejak beberapa tahun lalu, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya para petani. “Kalau bicara soal sawit saya paham, saya dulu kepala Dinas Perkebunan di Kaltim. Jadi sedikit banyak tahu seluk-beluk pembukaan perkebunan kelapa sawit di Kaltim, yang waktu itu Kaltara masih wilayahnya,” kata Irianto.

 

Tidak dipungkirinya pada awal pembukaan perkebunan kelapa sawit banyak terjadi pro dan kontra. Banyak sekali tantangannya. Termasuk dari berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menentang program ini. “Saya didatangi banyak LSM, yang sangkaannya sawit merusak lingkungan. Saya jelaskan secara teknis dan gamblang. Di salah satu sisi, sawit ini merupakan tanaman yang hanya bisa hidup di beberapa daerah tertentu. Termasuk di Kalimantan ini yang cocok. Tidak bisa ditanam di Amerika atau Eropa. Jadi ini persaingan. Secara teori mapun teknis, sawit tidak menyebabkan kerusakan lingkungan, separah yang mereka sebut,” ungkapnya.

 

Melalui perkebunan kelapa sawit juga, merupakan penyerap tenaga kerja yang banyak. Baik itu petani yang bekerja di kebun, pekerja transportasi, pabrik. Belum lagi multiplier effect lainnya. Dimana ekonomi hidup, masyarakat sejahtera. Meski demikian, diakuinya, banyak persoalan dalam perkebunan kelapa sawit kita. Terutama konflik sosial.

 

“Kita juga harus akui ada beberapa kelemahan, sehingga kenapa kita tidak semaju dengan kebun kelapa sawit di negara tetangga Malaysia,” ujarnya.

 

Kelemahan pertama, sebut Irianto, adalah soal etos kerja. Etos kerja para petani masih kalah dengan Malaysia. “Budaya malas yang harus kita hilangkan. Bangun etos kerja yang gigih, pekerja keras,” ungkapnya.

 

Kedua pola pikir atau mindset masyarakat, terutama petani yang harus diubah. “Jadilah petani yang punya pikiran maju, jangan mudah diprovokasi,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menyampaikan di era sekarang kunci untuk maju adalah harus punya daya saing dan yang kedua bekerja sama. Jangan kerja sendiri-sendiri. Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah bangun networking.

 

Sementara itu, kegiatan kemarin diikuti oleh puluhan perwakilan perusahaan perkebunan maupun koperasi kelapa sawit se-Kaltara. Kegiatan ini bertujuan untuk mencapai cita-cita pertumbuhan perekonomian dan kehidupan masyarakat yang berkualitas. Salah satu upaya yang dilaksanakan Pemprov Kaltara membangun pertanian dan perkebunan.

 

Dijelaskan Gubernur, penyelenggaraan pembangunan untuk memajukan pembangunan di Kaltara, khususnya dari sektor perkebunan merupakan salah satu perwujudan dari Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

 

Gubernur menyebutkan, sektor pertanian merupakan salah satu pintu masuk untuk mengatasi kemiskinan, juga dapat menekankan kepentingan baik di wilayah maupun kesejahteraan antara kaya dan miskin. “Kita tidak bisa melihat lagi para petani dengan sebelah mata. Namun kita sadar bahwa tantangan-tantangannya tidak mudah untuk dilalui. Untuk itu, kita harus memunculkan kemampuan besar para petani,” papar Gubernur.

 

Untuk mencapai hal tersebut, Gubernur berharap adanya kerjasama antar pemerintah, perusahaan, asosiasi, maupun koperasi untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian. “Saya berpesan kepada perusahaan-perusahaan atau badan usaha lainnya, kalau diundang itu datang. Jangan mangkir. Kepala Dinas Pertanian, dicatat ya. Nanti laporkan siapa yang sudah diundang tapi tidak hadir. Akan ada sanksinya,” tuntas Irianto.(humas)

 


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 14:25

Dihadiri Tiga Menteri, Gubernur Ikuti Rakornas Persiapan Pilkada Serentak

JAKARTA - Bersama para gubernur dan bupati/wali kota yang daerahnya akan menggelar pemilihan kepala…

Rabu, 21 Februari 2018 14:23

INI BARU MANTAP..!!! Kaltara Akan Miliki 8 Pembangkit Baru

TANJUNG SELOR – Kebijakan pengembangan pembangkit di Indonesia, menurut informasi Direktorat Jenderal…

Rabu, 21 Februari 2018 14:21

Tinjau RS Pratama yang Dibangun Hanya Waktu 4 Bulan

Salah satu sektor yang menjadi perhatian pemerintah di wilayah perbatasan, selain pemenuhan infrastruktur…

Rabu, 21 Februari 2018 14:19

Kejar Percepatan Izin Konstruksi Bendungan PLTA

JAKARTA – Upaya untuk percepatan realisasi investasi di Kalimantan Utara terus dilakukan. Dipimpin…

Selasa, 20 Februari 2018 12:10

KPK Sematkan Predikat Hijau untuk Kaltara

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan predikat hijau atau memuaskan kepada Pemprov…

Selasa, 20 Februari 2018 12:08

Nikmati Barongko Khas Bugis-Makassar, Minumannya Produk Malaysia

Usai meninjau sekolah, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie kembali melanjutkan…

Selasa, 20 Februari 2018 12:07

Gubernur Tekankan Pengawasan LPG dan BBM

JAKARTA – Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie menerbitkan surat edaran Nomor 500/40/B.Eko/GUB…

Selasa, 20 Februari 2018 12:04

Pemprov Sambut Hangat Pemeriksaan Interim BPK

TANJUNG SELOR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Utara sejak 19 Februari hingga…

Selasa, 20 Februari 2018 12:03

Tegaskan ASN untuk Lebih Disiplin

TANJUNG SELOR – Pelaksana harian (Plh) Sekprov Kaltara H Syaiful Herman mengimbau agar setiap…

Senin, 19 Februari 2018 12:42

HOREEE..!!! Wings Air Resmi Buka Rute ke Malinau

JAKARTA – Kabar gembira bagi warga Kaltara, khususnya di Kabupaten Malinau. Ini menyusul telah…

HOREEE..!!! Wings Air Resmi Buka Rute ke Malinau

KPK Sematkan Predikat Hijau untuk Kaltara

INI BARU MANTAP..!!! Kaltara Akan Miliki 8 Pembangkit Baru

Tinjau RS Pratama yang Dibangun Hanya Waktu 4 Bulan

Pertamina Setujui Pemakaian Lahan

Gagal Masa Percobaan, Batal Jadi ASN

Gubernur Tekankan Pengawasan LPG dan BBM

Kejar Percepatan Izin Konstruksi Bendungan PLTA

Kaltara Jadi Prioritas Peningkatan Sektor Peternakan

Kasus Khusus, RSUD Tarakan Merujuk ke RSUD AWS
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .