MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

PEMERINTAHAN

Kamis, 07 September 2017 00:50
Gubernur Pesan Etos Kerja Petani Harus Ditingkatkan
PROSPEKTIF: Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama manajemen perusahaan sawit di Kaltara, Rabu (6/9).

PROKAL.CO, align="left">TARAKAN - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengatakan, perkebunan kelapa sawit memiliki prospek yang sangat bagus. Terutama dalam penyerapan tenaga kerja yang selanjutnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Saat pertemuan optimalisasi sumberdaya mendukung industri kelapa sawit berkelanjutan dengan para pelaku usaha di bidang perkebunan kelapa sawit di Hotel Tarakan Plaza, Rabu (6/9), Gubernur juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan perkembangan perkebunan kelapa sawit, terutama di Kaltara.

 

Dikatakannya, pembukaan kebun kelapa sawit dilakukan di Kalimantan Timur (Kaltim)-- sebelum Kaltara dimekarkan-- sejak beberapa tahun lalu, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya para petani. “Kalau bicara soal sawit saya paham, saya dulu kepala Dinas Perkebunan di Kaltim. Jadi sedikit banyak tahu seluk-beluk pembukaan perkebunan kelapa sawit di Kaltim, yang waktu itu Kaltara masih wilayahnya,” kata Irianto.

 

Tidak dipungkirinya pada awal pembukaan perkebunan kelapa sawit banyak terjadi pro dan kontra. Banyak sekali tantangannya. Termasuk dari berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang menentang program ini. “Saya didatangi banyak LSM, yang sangkaannya sawit merusak lingkungan. Saya jelaskan secara teknis dan gamblang. Di salah satu sisi, sawit ini merupakan tanaman yang hanya bisa hidup di beberapa daerah tertentu. Termasuk di Kalimantan ini yang cocok. Tidak bisa ditanam di Amerika atau Eropa. Jadi ini persaingan. Secara teori mapun teknis, sawit tidak menyebabkan kerusakan lingkungan, separah yang mereka sebut,” ungkapnya.

 

Melalui perkebunan kelapa sawit juga, merupakan penyerap tenaga kerja yang banyak. Baik itu petani yang bekerja di kebun, pekerja transportasi, pabrik. Belum lagi multiplier effect lainnya. Dimana ekonomi hidup, masyarakat sejahtera. Meski demikian, diakuinya, banyak persoalan dalam perkebunan kelapa sawit kita. Terutama konflik sosial.

 

“Kita juga harus akui ada beberapa kelemahan, sehingga kenapa kita tidak semaju dengan kebun kelapa sawit di negara tetangga Malaysia,” ujarnya.

 

Kelemahan pertama, sebut Irianto, adalah soal etos kerja. Etos kerja para petani masih kalah dengan Malaysia. “Budaya malas yang harus kita hilangkan. Bangun etos kerja yang gigih, pekerja keras,” ungkapnya.

 

Kedua pola pikir atau mindset masyarakat, terutama petani yang harus diubah. “Jadilah petani yang punya pikiran maju, jangan mudah diprovokasi,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menyampaikan di era sekarang kunci untuk maju adalah harus punya daya saing dan yang kedua bekerja sama. Jangan kerja sendiri-sendiri. Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah bangun networking.

 

Sementara itu, kegiatan kemarin diikuti oleh puluhan perwakilan perusahaan perkebunan maupun koperasi kelapa sawit se-Kaltara. Kegiatan ini bertujuan untuk mencapai cita-cita pertumbuhan perekonomian dan kehidupan masyarakat yang berkualitas. Salah satu upaya yang dilaksanakan Pemprov Kaltara membangun pertanian dan perkebunan.

 

Dijelaskan Gubernur, penyelenggaraan pembangunan untuk memajukan pembangunan di Kaltara, khususnya dari sektor perkebunan merupakan salah satu perwujudan dari Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

 

Gubernur menyebutkan, sektor pertanian merupakan salah satu pintu masuk untuk mengatasi kemiskinan, juga dapat menekankan kepentingan baik di wilayah maupun kesejahteraan antara kaya dan miskin. “Kita tidak bisa melihat lagi para petani dengan sebelah mata. Namun kita sadar bahwa tantangan-tantangannya tidak mudah untuk dilalui. Untuk itu, kita harus memunculkan kemampuan besar para petani,” papar Gubernur.

 

Untuk mencapai hal tersebut, Gubernur berharap adanya kerjasama antar pemerintah, perusahaan, asosiasi, maupun koperasi untuk berkontribusi dalam pembangunan pertanian. “Saya berpesan kepada perusahaan-perusahaan atau badan usaha lainnya, kalau diundang itu datang. Jangan mangkir. Kepala Dinas Pertanian, dicatat ya. Nanti laporkan siapa yang sudah diundang tapi tidak hadir. Akan ada sanksinya,” tuntas Irianto.(humas)

 


BACA JUGA

Senin, 20 November 2017 13:00

Kaltara Dukung Komitmen untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie termasuk salah satu dari delegasi Indonesia…

Senin, 20 November 2017 12:56

Gubernur Imbau Peserta Baca Teliti Aturan

JAKARTA - Meneruskan pengumuman dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN), Pemprov Kaltara melalui Badan…

Senin, 20 November 2017 12:53

Pembangunan Desa Harus Terintegrasi

PALANGKA RAYA – Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setprov Kaltara H Syaiful Herman mengatakan,…

Senin, 20 November 2017 12:52

Percepat KIPI, RTRW Bulungan Perlu Disesuaikan

JAKARTA - Berkenaan dengan percepatan pengembangan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI)…

Jumat, 17 November 2017 13:36

Bantu Kembangkan Bawang dan Cabai

TAK hanya pengembangan tanaman padi melalui bantuan bibit dan pupuk, Pemprov Kaltara melalui Dinas Pertanian…

Jumat, 17 November 2017 13:34

Bantu 1,8 Ton Bibit dan 15 Ton Pupuk

JAKARTA – Sebagai salah satu upaya mewujudkan Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai daerah swasembada…

Jumat, 17 November 2017 13:30

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Kekayaan alam berupa hutan yang dimiliki Kalimantan Utara (Kaltara) tak hanya sebagai potensi ekonomis,…

Jumat, 17 November 2017 13:28

Pemprov Dukung Program Pelayanan Publik

JAKARTA – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun mewakili Gubernur Dr H Irianto Lambrie…

Jumat, 17 November 2017 13:26

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur (Kaltim) atau Bankaltim, secara resmi…

Kamis, 16 November 2017 13:51

Promosi Potensi Kaltara di WIC

JAKARTA – Sebagai provinsi baru, Kaltara terus gencar mempromosikan potensi yang dimiliki. Termasuk…

Bankaltim Berubah Jadi Bankaltimtara

Percepat KIPI, RTRW Bulungan Perlu Disesuaikan

Gubernur Minta OPD Genjot Realisasi Anggaran

Promosi Potensi Kaltara di WIC

Berani Merusak Lingkungan, Hukum Adat Bertindak

Bantu Kembangkan Bawang dan Cabai

Bantu 1,8 Ton Bibit dan 15 Ton Pupuk

Sebagai Heart of Borneo, Hutan Kaltara Curi Perhatian Dunia

Gelar Workshop Menuju Kaltara Satu Data

Percepat Realisasi KSP, Gelar Pelatihan GIS
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .