MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 00:25
PLTA Sungai Kayan Terus Diseriusi
Johan Johor

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Salah satu prioritas pembangunan di Kaltara yaitu ketahanan energi listrik. Untuk mewujudkan itu, di Kaltara akan dibangun PLTA di Sungai Kayan Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.

PLTA ini diproyeksikan menghasilkan daya listrik sekitar 9 ribu MW dari keseluruhan bendungan. Upaya percepatan pembangunan PLTA ini pun terus dilakukan Pemprov Kaltara.

Baru-baru ini, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie kembali mendalami rencana investasi di PLTA Kayan yang sudah diajukan investor. Salah satunya, mendalami kerja sama PT Kayan Hydro Energy (KHE) yang sudah menyatakan minatnya membangun PLTA di Sungai Kayan.

“Ada pertemuan antara Gubernur dan PT KHE untuk mendalami rencana investasi itu. Karena KHE kan sempat terhenti selama lima tahun,” kata Muhammad Johan Johor Mulyadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kaltara, Rabu (6/9).

Bahkan, untuk mendukung percepatan pembangunan PLTA Kayan, Gubernur, kata dia, telah mempertemukan investor dari PT KHE dengan investor asal Tiongkok yang sukses membangun PLTA terbesar di dunia, yakni PLTA Three George Dam. Pertemuan yang berlangsung di Tiongkok itu untuk menjalin kerja sama pembangunan PLTA Sungai Kayan.

“PLTA Three George Dam ini memiliki kapasitas sekitar 22.500 MW dan memberikan keuntungan ke pemerintah Tiongkok jutaan USD dari hasil penjualan listriknya,” katanya.

Pengelola Three George Dam ini, lanjut Johan, disatukan dengan PT KHE untuk sama-sama meneruskan dan menyelesaikan pembangunan bendungan PLTA Sungai Kayan yang tertunda.

Selain itu, kunjungan ke Tiongkok juga menindaklanjuti pertemuan 10 misi dagang di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sekaligus mencari informasi teknologi terbaru yang bisa diterapkan di Kaltara.

“Dari 10 misi dagang ini ada yang menawarkan teknologi kereta api. Kalau di Indonesia pengaturan kereta api masih separuh komputerisasi. Kalau di Cina sudah sepenuhnya diatur melalui komputer. Ini yang kita pelajari,” lanjut Johan.

Disinggung soal rencana investor asal Tiongkok lainnya, Tsingshan Holding Group, yang melirik Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Mangkupadi-Tanah Kuning, Johan mengaku akan terus ditindaklanjuti. “Kita juga sudah agendakan untuk pertemuan dengan mereka. Mungkin dalam waktu sebulan kita bisa tindak lanjuti lagi,” ujarnya. (har/fen)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 13:46

Jadi Langganan Setiap Tahun

TANJUNG SELOR - Banjir yang menggenangi beberapa desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Jumat (19/1)…

Minggu, 21 Januari 2018 13:40

Kaltara Dapat Bantuan CCTV

TANJUNG SELOR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini bakal memberikan bantuan kamera pengawas…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:46

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan masih terkendala…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:45

Puluhan Hektare Sawah Terendam, Petani Terancam Gagal Panen

TANJUNG SELOR – Hujan yang mengguyur Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:41

Pekerja Tak Gunakan AP, Kontraktor Proyek Ditegur Disnaker

TANJUNG SELOR – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mencanangkan peringatan hari Keselamatan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

Pembentukan Tim N219 Tunggu Arahan Gubernur
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .