MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 00:25
PLTA Sungai Kayan Terus Diseriusi
Johan Johor

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Salah satu prioritas pembangunan di Kaltara yaitu ketahanan energi listrik. Untuk mewujudkan itu, di Kaltara akan dibangun PLTA di Sungai Kayan Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan.

PLTA ini diproyeksikan menghasilkan daya listrik sekitar 9 ribu MW dari keseluruhan bendungan. Upaya percepatan pembangunan PLTA ini pun terus dilakukan Pemprov Kaltara.

Baru-baru ini, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie kembali mendalami rencana investasi di PLTA Kayan yang sudah diajukan investor. Salah satunya, mendalami kerja sama PT Kayan Hydro Energy (KHE) yang sudah menyatakan minatnya membangun PLTA di Sungai Kayan.

“Ada pertemuan antara Gubernur dan PT KHE untuk mendalami rencana investasi itu. Karena KHE kan sempat terhenti selama lima tahun,” kata Muhammad Johan Johor Mulyadi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kaltara, Rabu (6/9).

Bahkan, untuk mendukung percepatan pembangunan PLTA Kayan, Gubernur, kata dia, telah mempertemukan investor dari PT KHE dengan investor asal Tiongkok yang sukses membangun PLTA terbesar di dunia, yakni PLTA Three George Dam. Pertemuan yang berlangsung di Tiongkok itu untuk menjalin kerja sama pembangunan PLTA Sungai Kayan.

“PLTA Three George Dam ini memiliki kapasitas sekitar 22.500 MW dan memberikan keuntungan ke pemerintah Tiongkok jutaan USD dari hasil penjualan listriknya,” katanya.

Pengelola Three George Dam ini, lanjut Johan, disatukan dengan PT KHE untuk sama-sama meneruskan dan menyelesaikan pembangunan bendungan PLTA Sungai Kayan yang tertunda.

Selain itu, kunjungan ke Tiongkok juga menindaklanjuti pertemuan 10 misi dagang di Jakarta, beberapa waktu lalu. Sekaligus mencari informasi teknologi terbaru yang bisa diterapkan di Kaltara.

“Dari 10 misi dagang ini ada yang menawarkan teknologi kereta api. Kalau di Indonesia pengaturan kereta api masih separuh komputerisasi. Kalau di Cina sudah sepenuhnya diatur melalui komputer. Ini yang kita pelajari,” lanjut Johan.

Disinggung soal rencana investor asal Tiongkok lainnya, Tsingshan Holding Group, yang melirik Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Mangkupadi-Tanah Kuning, Johan mengaku akan terus ditindaklanjuti. “Kita juga sudah agendakan untuk pertemuan dengan mereka. Mungkin dalam waktu sebulan kita bisa tindak lanjuti lagi,” ujarnya. (har/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:47

Usulkan Jika Ada Penerimaan CPNS

LIMA jabatan pada seleksi CPNS Pemprov Kaltara dipastikan kosong, karena tidak ada peserta yang mencapai…

Sabtu, 18 November 2017 12:45

Lima Jabatan Dipastikan Kosong, Hanya 1.043 Peserta Lolos SKB

TANJUNG SELOR – Peserta seleksi penerimaan CPNS Pemprov Kaltara yang telah lolos seleksi kompetensi…

Jumat, 17 November 2017 13:14

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

TANJUNG SELOR – Semangat anak-anak Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan menempuh…

Jumat, 17 November 2017 13:06

Awasi Produk Olahan dengan Sipawan

TANJUNG SELOR – Baru-baru ini, masyarakat di Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan dihebohkan dengan…

Jumat, 17 November 2017 12:59

Punya Kemauan dan Semangat, Tertarik Jadi Dosen

Berkat doa, ketekunan dan kerja kerasnya dalam menempuh pendidikan di Universitas Borneo Tarakan (UBT),…

Jumat, 17 November 2017 12:56

Rencana Kemenpan Buka Penerimaan CPNS 2018, Pemkab dan Pemprov Tunggu Info Resmi

TANJUNG SELOR – Pendaftar Pemprov CPNS tahun ini yang tidak lolos verifikasi berkas maupun seleksi…

Kamis, 16 November 2017 13:30

Pasien dari Perbatasan Semakin Sulit Dirujuk

TARAKAN – Setelah Kalstar Aviation yang dihentikan sementara penerbangannya oleh Kementerian Perhubungan.…

Kamis, 16 November 2017 13:29

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

TANJUNG SELOR – Perusahaan pertambangan di Malinau Selatan, Kabupaten Malinau diduga kembali melakukan…

Kamis, 16 November 2017 13:24

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

TANJUNG SELOR – Kasus penyegelan ruang belajar SMAN 2 Tanjung Selor harus menjadi perhatian serius…

Kaltara Masuk 5 Besar Kasus Narkoba

Jalan ke Tanah Kuning Semakin Parah

SKB Belum Ada Kabar

Heran Daerah Penghasil Tak Aktif

Baru Selesai, Bekas Longsor Ambles Lagi

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Wisata Arung Jeram Mulai Dilirik, Kemenpar Siapkan Rp 950 Juta

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .