MANAGED BY:
SENIN
22 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 00:21
Bulungan Belum Bebas Filariasis
CEGAH FILARIASIS: Petugas Diskes Bulungan melakukan tes darah kepada warga Salimbatu, Selasa (5/9) malam.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Kabupaten Bulungan masih belum bisa terbebas dari status daerah endemis penyakit kaki gajah atau filariasis. Bahkan, jumlahnya bertambah dari tahun lalu.

Tahun ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Bulungan telah menemukan 3 penderita kronis penyakit kaki gajah. Salah satunya ditemukan belum lama ini di Salimbatu, Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Sedangkan tahun lalu 2 orang.

Karena itu, Selasa (5/9) malam, Diskes Bulungan melakukan tes darah tepi kepada masyarakat Salimbatu. Sebanyak 140 orang yang menjalani tes darah tepi.

Dikatakan Kepala Bidang Pengelolaan Masalah Kesehatan Diskes Bulungan Imam Sujono, denga kembali ditemukannya kasus penderita kaki gajah, maka setiap keluarga wajib dilakukan tes darah tepi atau yang berjarak radius 100 meter.

“Idealnya memeriksa warga dengan tes darah tepi dilakukan pada malam hari di atas jam 10,” ujarnya, Rabu (6/9).

Untuk hasil tes darah, lanjutnya, baru bisa diketahui 5-6 hari ke depan. Dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir tertular, jika sudah mendapat penanganan dan minum obat. Masyarakat juga tak perlu takut jika di suatu daerah ada yang terkena penyakit kaki gajah, karena penderita yang sudah terindikasi terkena penyakit kaki gajah terus diberikan obat.

“Penderita yang sudah kronis diberikan obat selama 12 hari agar cacing dewasa akan mandul. Kalaupun hidup, tidak bisa bertelur. Cacing kecilnya atau mikro vilaria bisa mati,” jelasnya.

Dikatakannya, warga mudah terkena penyakit kaki gajah karena berbagai faktor. Di antaranya, banyaknya genangan air yang membuat nyamuk berkembang biak, serta kondisi lingkungan yang kurang bersih dan sehat.

Karena itu, masyarakat perlu membudayakan gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemberantasan sarang nyamuk, serta kerja bakti massal mengurangi vektor nyamuk. Dia juga mengatakan, dengan adanya kasus penderita kaki gajah ini, agar masyarakat bisa mencegah dengan meminum obat.

“Lebih bagus makan obat mual dan pusing sejam daripada pusing seumur hidup, karena terkena penyakit kaki gajah,” ujarnya. (uno/fen)


BACA JUGA

Minggu, 21 Januari 2018 13:46

Jadi Langganan Setiap Tahun

TANJUNG SELOR - Banjir yang menggenangi beberapa desa di Kecamatan Tanjung Palas Timur pada Jumat (19/1)…

Minggu, 21 Januari 2018 13:40

Kaltara Dapat Bantuan CCTV

TANJUNG SELOR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini bakal memberikan bantuan kamera pengawas…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:46

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

TANJUNG SELOR – Pengembangan Bandara Tanjung Harapan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan masih terkendala…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:45

Puluhan Hektare Sawah Terendam, Petani Terancam Gagal Panen

TANJUNG SELOR – Hujan yang mengguyur Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir, membuat…

Sabtu, 20 Januari 2018 12:41

Pekerja Tak Gunakan AP, Kontraktor Proyek Ditegur Disnaker

TANJUNG SELOR – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Hanif Dhakiri mencanangkan peringatan hari Keselamatan…

Jumat, 19 Januari 2018 11:25

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

TANJUNG SELOR – Pemberian bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Kaltara kepada Pemkab Bulungan…

Kamis, 18 Januari 2018 11:53

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

TANJUNG SELOR – Pembangunan jalan di Kaltara hingga kini terus dilakukan, baik oleh pemerintah…

Kamis, 18 Januari 2018 11:46

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

TANJUNG SELOR – Jalan menanjak di sekitar Kilometer 16 poros Bulungan-Berau, kembali memakan korban.…

Kamis, 18 Januari 2018 11:44

Agen Kapal Survei Kerusakan Dermaga

TARAKAN – Agen kapal tugboat KSA 32/BG Intan 7504 segera merealisasikan janjinya memperbaiki atap…

Rabu, 17 Januari 2018 13:36

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

TANJUNG SELOR - Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2012 tentang Garis Sempadan Bangunan (GSB) ditargetkan…

Lagi, Mobil Nyungsep di Sei Sajau

Posisi Laura Terancam, Gubenur Tunggu Surat Resmi PTUN Samarinda

Tol Udara Dimulai Tahun Ini

Akan Panggil Nakhoda Tugboat

Dua Raperda Amankan Jalan Kaltara

Lahan Belum Jelas, Rp 80 M Kembali ke Pusat

Revisi Perda GSB, Bangunan Lama Dikecualikan

Bankeu Revisi RTRW Bakal Dipangkas

Tunggu Persetujuan Penlok dari Kemenhub

Pembentukan Tim N219 Tunggu Arahan Gubernur
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .