MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 07 September 2017 00:20
UBT Bakal Buka Fakultas Kedokteran
BAHAS PENDIDIKAN: Rektor UBT Prof Adri Patton menerima kunjungan Komisi IV DPRD Kaltara di ruang kerjanya, Rabu (6/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara yang menginginkan anaknya menjadi sarjana kesehatan atau dokter, ke depan bisa memasukkan ke Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Pasalnya, ada upaya dari UBT membuka program S-1 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Kedokteran. Komitmen itu diungkapkan Rektor UBT Prof Adri Patton setelah menerima kunjungan Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Rabu (6/9).

Komitmen ini sebagai wujud peran serta UBT dalam meningkatkan mutu dan kualitas SDM di provinsi ke-34 ini, terutama di bidang kesehatan, mengingat banyaknya permintaan rumah sakit yang menginginkan agar keahlian para perawat maupun tenaga medis bisa ditingkatkan dari D-3 menjadi S-1. 

“Di renstra (rencana strategis) UBT memang sudah kami pikirkan bahwa tahun 2018 memang sudah harus ada fakultas S-1 ilmu kesehatan,” kata Adri Patton.

Menurut mantan sekretaris Kabupaten Malinau ini, sebenarnya keinginan tersebut bisa terwujud tahun ini, yang penting didukung penuh Pemprov bersama DPRD Kalimantan Utara.

Oleh karena itu, Adri Patton berharap legislatif dan eksekutif dapat bersinergi dengan UBT untuk menyampaikan aspirasi masyarakat perbatasan ke Kementerian Riset, Tekonologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Tanpa bantuan mereka (Pemprov dan DPRD Kaltara) kami agak sedikit sulit. Dan kami yakin dan percaya Menristekdikti akan membantu keinginan ini. Karena UBT ada di daerah 3T dan satu-satunya yang bisa mengembangkan guru, keperawatan dan kebidanan,” tuturnya.

Jika hal ini terwujud, Adri Patton menuturkan, ini bisa menjadi embrio untuk membuka Fakultas Ilmu Kedokteran di UBT. Dan hal itu bisa diwujudkan tahun depan meski proses belajar mengajarnya masih menggandeng sejumlah universtas di Indonesia yang memiliki Fakultas Kedokteran.

Selain dukungan moril, Adri Patton juga mengharapkan dukungan anggaran dari Pemprov dan DPRD Kaltara untuk melengkapi sarana dan prasarana dua fakultas tersebut. Saat ini, mahasiswa Fikes masih menumpang di gedung perkuliahan fakultas lainnya, karena mangkrak pembangunan gedung mereka. Belum lagi jika hadir juga Fakultas Ilmu Kedokteran.    

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Tarakan Asnawi Arbain mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh upaya UBT dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk rencana membuka S-1 Fikes dan Fakultas Kedokteran.

Wujud dukungan tersebut nantinya tidak hanya dukungan moril, tapi juga anggaran untuk melengkapi sarana dan prasarana UBT.

“Saya kira APBD kita (Kaltara) harus men-support UBT kita ini, baik dari fasilitas gedung, ruang kelas yang sangat terbatas. Karena dari UBT inilah kami harapkan SDM kita meningkat,” ujarnya.

Terkait rencana UBT membuka S-1 Fikes dan Fakultas Ilmu Kedokteran, pihaknya ikut mendorong segera terwujudnya keinginan tersebut dengan siap bertemu Menristekdikti untuk menjelaskan keinginan warga Kalimantan Utara yang sebenarnya.

Menurut Asnawi, peningkatan status Fikes UBT dari D-3 ke S-1 sangat penting karena menyangkut nasib rumah sakit umum di Kaltara. Untuk bisa terakreditasi, salah satu syaratnya adalah kesiapan tenaga medis rumah sakit yang harus S-1. Sementara yang banyak adalah D-3 kesehatan.

Faktor lain yang membuat pihaknya ikut mendorong, karena kebutuhan Kalimantan Utara yang masih sangat membutuhkan banyak tenaga medis, baik dokter, perawat, bidan maupun tenaga kesehatan lainnya. Mengingat cukup banyak fasilitas kesehatan yang baik rumah sakit, puskesmas maupun pustu. (mrs/fen)


BACA JUGA

Minggu, 25 Februari 2018 14:48

Bungkus Sabu-Sabu Pakai Ban Dalam, Pria asal Donggala Terciduk di Bandara

TARAKAN – Bandara Juwata Tarakan harus menjadi perhatian serius aparat keamanan maupun institusi…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:53

BPSK Sarankan Warga Buat Laporan

TARAKAN – Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Tarakan tidak tinggal diam dengan persoalan…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:52

Gara-Gara Salam Empat Jari, Kasus Dua Kadis Masuk Gakumdu

TARAKAN – Setelah meminta keterangan dua kepala dinas di lingkungan Pemprov Tarakan yang mengacungkan…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:51

Diskes Tolak Izin Klinik Rehabilitasi

TARAKAN – Keinginan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tarakan memiliki klinik rehabilitasi,…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:46

4.695 Sambungan Ditarget Tuntas Tahun Ini

TARAKAN – Kuota 4.695 sambungan jaringan gas (Jargas) rumah tangga untuk masyarakat Tarakan yang…

Jumat, 23 Februari 2018 14:32

Mengantuk, Mobil Nyungsep di Parit

TARAKAN – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Kusuma Bangsa, tepatnya di sekitar Markas Polisi…

Jumat, 23 Februari 2018 14:16

Dua Kadis Diperiksa Lebih 5 Jam

TARAKAN – Kasus beredarnya foto dua kepala dinas di lingkungan Pemkot Tarakan bersama calon wali…

Jumat, 23 Februari 2018 14:14

Korban Kelalaian Petugas PDAM Bertambah

TARAKAN – Setelah terungkapnya kasus kelalaian petugas pencatat meteran air dari Perusahaan Daerah…

Kamis, 22 Februari 2018 13:29

Oknum Petugas Pencatat Meteran Air Dipecat

TARAKAN – Kasubbag Pelayanan Pelanggan PDAM Tirta Alam Tarakan Lodang Herman Wijaya memastikan…

Kamis, 22 Februari 2018 13:06

Hanya Dapat Tambahan 4.696 Sambungan Jargas

TARAKAN – Tarakan hanya mendapatkan tambahan 4.695 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga,…

Oknum Petugas Pencatat Meteran Air Dipecat

Desak Pusat Realisasikan DOB Apau Kayan

Internet Putus Gara-Gara Longsor

Digerebek saat Siapkan Paket Sabu

BPOM Kaltara Dikucur Rp 70 M

Paslon Komitmen Hindari Perselisihan

Mengantuk, Mobil Nyungsep di Parit

Dua Kadis Diperiksa Lebih 5 Jam

Pihak Sekolah Ngaku Kecolongan

Merasa Ditipu, 12 Warga asal Sorong Kabur
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .