MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

KALTARA

Kamis, 07 September 2017 00:20
UBT Bakal Buka Fakultas Kedokteran
BAHAS PENDIDIKAN: Rektor UBT Prof Adri Patton menerima kunjungan Komisi IV DPRD Kaltara di ruang kerjanya, Rabu (6/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Masyarakat Kalimantan Utara yang menginginkan anaknya menjadi sarjana kesehatan atau dokter, ke depan bisa memasukkan ke Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Pasalnya, ada upaya dari UBT membuka program S-1 Fakultas Ilmu Kesehatan dan Fakultas Kedokteran. Komitmen itu diungkapkan Rektor UBT Prof Adri Patton setelah menerima kunjungan Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Rabu (6/9).

Komitmen ini sebagai wujud peran serta UBT dalam meningkatkan mutu dan kualitas SDM di provinsi ke-34 ini, terutama di bidang kesehatan, mengingat banyaknya permintaan rumah sakit yang menginginkan agar keahlian para perawat maupun tenaga medis bisa ditingkatkan dari D-3 menjadi S-1. 

“Di renstra (rencana strategis) UBT memang sudah kami pikirkan bahwa tahun 2018 memang sudah harus ada fakultas S-1 ilmu kesehatan,” kata Adri Patton.

Menurut mantan sekretaris Kabupaten Malinau ini, sebenarnya keinginan tersebut bisa terwujud tahun ini, yang penting didukung penuh Pemprov bersama DPRD Kalimantan Utara.

Oleh karena itu, Adri Patton berharap legislatif dan eksekutif dapat bersinergi dengan UBT untuk menyampaikan aspirasi masyarakat perbatasan ke Kementerian Riset, Tekonologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Tanpa bantuan mereka (Pemprov dan DPRD Kaltara) kami agak sedikit sulit. Dan kami yakin dan percaya Menristekdikti akan membantu keinginan ini. Karena UBT ada di daerah 3T dan satu-satunya yang bisa mengembangkan guru, keperawatan dan kebidanan,” tuturnya.

Jika hal ini terwujud, Adri Patton menuturkan, ini bisa menjadi embrio untuk membuka Fakultas Ilmu Kedokteran di UBT. Dan hal itu bisa diwujudkan tahun depan meski proses belajar mengajarnya masih menggandeng sejumlah universtas di Indonesia yang memiliki Fakultas Kedokteran.

Selain dukungan moril, Adri Patton juga mengharapkan dukungan anggaran dari Pemprov dan DPRD Kaltara untuk melengkapi sarana dan prasarana dua fakultas tersebut. Saat ini, mahasiswa Fikes masih menumpang di gedung perkuliahan fakultas lainnya, karena mangkrak pembangunan gedung mereka. Belum lagi jika hadir juga Fakultas Ilmu Kedokteran.    

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Tarakan Asnawi Arbain mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh upaya UBT dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk rencana membuka S-1 Fikes dan Fakultas Kedokteran.

Wujud dukungan tersebut nantinya tidak hanya dukungan moril, tapi juga anggaran untuk melengkapi sarana dan prasarana UBT.

“Saya kira APBD kita (Kaltara) harus men-support UBT kita ini, baik dari fasilitas gedung, ruang kelas yang sangat terbatas. Karena dari UBT inilah kami harapkan SDM kita meningkat,” ujarnya.

Terkait rencana UBT membuka S-1 Fikes dan Fakultas Ilmu Kedokteran, pihaknya ikut mendorong segera terwujudnya keinginan tersebut dengan siap bertemu Menristekdikti untuk menjelaskan keinginan warga Kalimantan Utara yang sebenarnya.

Menurut Asnawi, peningkatan status Fikes UBT dari D-3 ke S-1 sangat penting karena menyangkut nasib rumah sakit umum di Kaltara. Untuk bisa terakreditasi, salah satu syaratnya adalah kesiapan tenaga medis rumah sakit yang harus S-1. Sementara yang banyak adalah D-3 kesehatan.

Faktor lain yang membuat pihaknya ikut mendorong, karena kebutuhan Kalimantan Utara yang masih sangat membutuhkan banyak tenaga medis, baik dokter, perawat, bidan maupun tenaga kesehatan lainnya. Mengingat cukup banyak fasilitas kesehatan yang baik rumah sakit, puskesmas maupun pustu. (mrs/fen)


BACA JUGA

Selasa, 21 November 2017 13:40

Tuntutan Warga Siap Dipenuhi

TARAKAN – Tuntutan warga agar perusahaan tambang batu bara yang telah mencemari sawah di Malinau…

Selasa, 21 November 2017 13:29

MAF Bakal Hengkang, Warga Pedalaman Kembali Sulit

TARAKAN - Adanya keputusan Direktorat (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan yang menyatakan…

Senin, 20 November 2017 12:32

MAF Tak Boleh Pungut Biaya

TARAKAN – Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyatakan izin…

Senin, 20 November 2017 12:30

Istri Temukan Suami Tergantung

TARAKAN – AP (37), warga RT 03 Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat, ditemukan meninggal…

Sabtu, 18 November 2017 13:00

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan

TARAKAN – Satuan Tugas (Satgas) Patroli Laut Bea dan Cukai berhasil menahan sebuah kapal bermuatan…

Sabtu, 18 November 2017 12:56

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

TARAKAN – Menjelang masuknya tahapan penyerahan berkas dukungan calon perseorangan atau independen…

Jumat, 17 November 2017 13:16

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

TARAKAN – PT PLN Tarakan Unit Layanan Khusus (ULK) Tarakan menjamin tidak akan terjadi lagi pemadaman…

Jumat, 17 November 2017 13:01

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga

TARAKAN – Pelayanan pembuatan KTP elektronik atau KTP-el di Tarakan sampai saat ini dianggap warga…

Kamis, 16 November 2017 13:25

AA Belum Disanksi

PEGAWAI berinisial AA yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepengurusan administrasi kependudukan,…

Rabu, 15 November 2017 15:42

Umi Klaim Kumpulkan 30 Ribu KTP

TARAKAN – Langkah istri Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT), Umi Suhartini untuk maju Pilwali Tarakan…

Istri Temukan Suami Tergantung

MAF Tak Boleh Pungut Biaya

Tuntutan Warga Siap Dipenuhi

AA Belum Disanksi

Tambah Mesin Diesel 7 MW, PLN Jamin Tak Ada Pemadaman

Yansen Beri Ilmu ke Mahasiswa UBT

Terkendala Blangko dan Peralatan Cetak, Pelayanan KTP-el Dikeluhkan Warga

107,2 Ton Rotan Gagal Diselundupkan

Panwaslu Wanti-Wanti soal Pemalsuan Data

MAF Bakal Hengkang, Warga Pedalaman Kembali Sulit
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .