MANAGED BY:
SELASA
20 FEBRUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 00:14
Keran CPNS Pemprov Kaltara Dibuka, Usulan Lulusan SMA Ditolak Menpan
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah lama ditunggu, penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara akhirnya ada kepastian. Jadwal pendaftaran yang dilakukan secara online pun telah dikeluarkan.

Berdasarkan surat keputusan Gubernur Kaltara yang diperoleh media ini, jadwal pendaftaran online melalui sscn.bkn.go.id dilakukan mulai 11-25 September. Sedangkan pengumuman seleksi administrasi dilakukan pada 30 September mendatang.

Untuk kuota, Kaltara diberikan pemerintah pusat sebanyak 500 CPNS. Namun jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal Pemprov Kaltara. Seperti disebutkan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, kebutuhan pegawai di Pemprov Kaltara mencapai 1.800 orang.

“Tapi kita tetap beruntung, karena Papua dan Papua Barat yang juga mendapat pengecualian belum bisa melaksanakan di tahun ini, karena belum siap,” ujarnya saat ditemui, Rabu (6/9).

Dia juga mengatakan, penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara tahun ini tidak ada untuk lulusan SMA sederajat seperti pada 2014 lalu, karena usulan lulusan SMA sederajat ditolak Menpan-RB.

Untuk pelaksanaan penerimaan CPNS, lanjutnya, akan dikoordinasikan Kemenpan-RB dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Menurutnya, selain ada tes tertulis juga akan dilakukan psikotes. Hasil tes yang ditentukan harus memenuhi syarat kelulusan.

“Yang diambil nantinya merupakan nilai tertinggi,” imbuhnya.

“Untuk hasil penilaian dan evaluasi langsung oleh pemerintah pusat. Saat tes pun akan diawasi tim dari pemerintah pusat. Kaltara hanya sebagai pelaksana saja,” sambungnya.

Karena terpusat, dirinya pun menegaskan panitia di daerah maupun gubernur tidak bisa meloloskan warga yang mendaftar. Menurutnya, peserta bisa lulus tes CPNS karena memang mendapatkan nilai terbaik.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar tidak mudah percaya kepada oknum-oknum yang menjanjikan bisa memberikan kelulusan. “Bila ada oknum yang mengaku bisa meluluskan peserta CPNS, itu pasti bohong. Bila ada pegawai negeri yang melakukan itu, akan diberhentikan dan ditangkap,” tegasnya.

Dia juga menyarankan kepada warga yang ingin mengikuti tes CPNS agar melakukan simulasi yang telah tercantum di laman Kemenpan-RB.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan, pemerintah harus siap untuk mengatasi lonjakan peminat agar para peserta tidak kesulitan mendaftar melalui online.

“Hingga saat ini banyak peserta yang kesulitan mendaftar, karena situs tidak bisa diakses,” ujarnya ketika dikonfirmasi media ini.

Khusus untuk penerimaan CPNS di Kaltara, Hetifah bersyukur akhirnya dibuka. Tetapi dia juga menilai kuota yang diberikan masih kurang. Apalagi, mengingat Kaltara merupakan provinsi baru.

Dia juga mengatakan, sebelumnya penerimaan CPNS maksimal usia pendaftaraan untuk kualifikasi pendidikan S-1 adalah 35 tahun. Tetapi sekarang hampir di semua intansi pemerintah mensyaratkan usia 27-33 tahun. Dengan begitu, lanjutnya, menutup peluang bagi yang telah berusia di atas 33 tahun. (uno/fen)


BACA JUGA

Selasa, 20 Februari 2018 11:52

ESDM Target Selesai Dua Bulan

TANJUNG SELOR – Dewan Energi Nasional (DEN) sudah memberikan deadline atau tenggat waktu kepada…

Selasa, 20 Februari 2018 11:42

DPR Awasi PLTU Gunung Seriang

TARAKAN – Anggota Komisi VII DPR RI asal Kaltara, Ary Yusnita menegaskan akan terus memantau pembangunan…

Selasa, 20 Februari 2018 11:34

Ganti Rugi Kembali Dibahas

WAKIL Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan lahan yang akan dibangun pembangkit listrik tenaga…

Senin, 19 Februari 2018 12:25

RS Tipe B Butuh 23 Dokter

TANJUNG SELOR – Menyusul percepatan realisasi pembangunan Rumah Sakit (RS) tipe B Provinsi Kaltara…

Senin, 19 Februari 2018 11:06

Rendah Karhutla, Dishut Tetap Antisipasi

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara Syarifuddin mengatakan, Kalimantan Utara…

Senin, 19 Februari 2018 10:52

Larangan Penjualan Albothyl, Pemilik Apotek Tunggu Surat Resmi

TANJUNG SELOR – Penjualan Albothyl masih terdapat di sejumlah apotek di Tanjung Selor, Bulungan.…

Senin, 19 Februari 2018 10:50

Alat Praktik Siswa Dilengkapi Tahun Ini

TANJUNG SELOR – Kunjungan kerja Gubernur Kaltara Irianto Lambrie ke Pulau Sebatik, Nunukan, Kamis…

Minggu, 18 Februari 2018 14:05

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor

TANJUNG SELOR - Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala menyatakan persoalan jaringan listrik yang hingga…

Minggu, 18 Februari 2018 14:03

Parpol Diminta Lengkapi Laporan

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara telah menganggarkan dana bantuan untuk partai politik (banpol)…

Minggu, 18 Februari 2018 14:02

Banjir Rendam Dua Desa

TANJUNG SELOR - Hujan deras yang mengguyur sejumlah daerah di Kabupeten Bulungan sejak beberapa hari…

Wali Kota Tarakan Bisa Dicopot, Jika Tak Mau Mengalihkan Tiga UPTD Perikanan

Penetapan NIK Ditarget Pekan Ini, Ishak: Semua Tergantung BKN

Kapolres Tegaskan Murni Kecelakaan

Diskes dan Polisi Masih Tunggu Hasil Lab

Banjir ‘Hantui’ Warga Kaltara

Banjir Rendam Dua Desa

DKP Klaim Hanya Dua di Indonesia, Memangnya Barang Apaan?

Pembenahan Gudang Farmasi Kaltara, Ditargetkan Rampung Sepekan

Rela Antre demi Dokter Spesialis

Suplai Listrik ke Dua Desa Bakal Molor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .