MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

UTAMA

Kamis, 07 September 2017 00:14
Keran CPNS Pemprov Kaltara Dibuka, Usulan Lulusan SMA Ditolak Menpan
Irianto Lambrie

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Setelah lama ditunggu, penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara akhirnya ada kepastian. Jadwal pendaftaran yang dilakukan secara online pun telah dikeluarkan.

Berdasarkan surat keputusan Gubernur Kaltara yang diperoleh media ini, jadwal pendaftaran online melalui sscn.bkn.go.id dilakukan mulai 11-25 September. Sedangkan pengumuman seleksi administrasi dilakukan pada 30 September mendatang.

Untuk kuota, Kaltara diberikan pemerintah pusat sebanyak 500 CPNS. Namun jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal Pemprov Kaltara. Seperti disebutkan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie, kebutuhan pegawai di Pemprov Kaltara mencapai 1.800 orang.

“Tapi kita tetap beruntung, karena Papua dan Papua Barat yang juga mendapat pengecualian belum bisa melaksanakan di tahun ini, karena belum siap,” ujarnya saat ditemui, Rabu (6/9).

Dia juga mengatakan, penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara tahun ini tidak ada untuk lulusan SMA sederajat seperti pada 2014 lalu, karena usulan lulusan SMA sederajat ditolak Menpan-RB.

Untuk pelaksanaan penerimaan CPNS, lanjutnya, akan dikoordinasikan Kemenpan-RB dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Menurutnya, selain ada tes tertulis juga akan dilakukan psikotes. Hasil tes yang ditentukan harus memenuhi syarat kelulusan.

“Yang diambil nantinya merupakan nilai tertinggi,” imbuhnya.

“Untuk hasil penilaian dan evaluasi langsung oleh pemerintah pusat. Saat tes pun akan diawasi tim dari pemerintah pusat. Kaltara hanya sebagai pelaksana saja,” sambungnya.

Karena terpusat, dirinya pun menegaskan panitia di daerah maupun gubernur tidak bisa meloloskan warga yang mendaftar. Menurutnya, peserta bisa lulus tes CPNS karena memang mendapatkan nilai terbaik.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar tidak mudah percaya kepada oknum-oknum yang menjanjikan bisa memberikan kelulusan. “Bila ada oknum yang mengaku bisa meluluskan peserta CPNS, itu pasti bohong. Bila ada pegawai negeri yang melakukan itu, akan diberhentikan dan ditangkap,” tegasnya.

Dia juga menyarankan kepada warga yang ingin mengikuti tes CPNS agar melakukan simulasi yang telah tercantum di laman Kemenpan-RB.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan, pemerintah harus siap untuk mengatasi lonjakan peminat agar para peserta tidak kesulitan mendaftar melalui online.

“Hingga saat ini banyak peserta yang kesulitan mendaftar, karena situs tidak bisa diakses,” ujarnya ketika dikonfirmasi media ini.

Khusus untuk penerimaan CPNS di Kaltara, Hetifah bersyukur akhirnya dibuka. Tetapi dia juga menilai kuota yang diberikan masih kurang. Apalagi, mengingat Kaltara merupakan provinsi baru.

Dia juga mengatakan, sebelumnya penerimaan CPNS maksimal usia pendaftaraan untuk kualifikasi pendidikan S-1 adalah 35 tahun. Tetapi sekarang hampir di semua intansi pemerintah mensyaratkan usia 27-33 tahun. Dengan begitu, lanjutnya, menutup peluang bagi yang telah berusia di atas 33 tahun. (uno/fen)


BACA JUGA

Sabtu, 18 November 2017 12:55

Teruskan Warisan Leluhur, Ketupat Jadi Lambang Persatuan

Di setiap bulan Safar kalender Hijriah, masyarakat suku Tidung menggelar tradisi turun-temurun. Yakni,…

Sabtu, 18 November 2017 12:53

Investor Belanda Tertarik Bangun PLTS

TARAKAN – Selain upaya dari PLN untuk mewujudkan keandalan listrik di Tarakan, pihak swasta juga…

Jumat, 17 November 2017 13:14

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

TANJUNG SELOR – Semangat anak-anak Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Bulungan menempuh…

Jumat, 17 November 2017 13:06

Awasi Produk Olahan dengan Sipawan

TANJUNG SELOR – Baru-baru ini, masyarakat di Kaltara, khususnya Kabupaten Nunukan dihebohkan dengan…

Jumat, 17 November 2017 12:59

Punya Kemauan dan Semangat, Tertarik Jadi Dosen

Berkat doa, ketekunan dan kerja kerasnya dalam menempuh pendidikan di Universitas Borneo Tarakan (UBT),…

Kamis, 16 November 2017 13:30

Pasien dari Perbatasan Semakin Sulit Dirujuk

TARAKAN – Setelah Kalstar Aviation yang dihentikan sementara penerbangannya oleh Kementerian Perhubungan.…

Kamis, 16 November 2017 13:29

Diduga karena Tercemar Limbah Perusahaan Tambang, Lahan Pertanian Terancam Tak Produktif

TANJUNG SELOR – Perusahaan pertambangan di Malinau Selatan, Kabupaten Malinau diduga kembali melakukan…

Kamis, 16 November 2017 13:24

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir

TANJUNG SELOR – Kasus penyegelan ruang belajar SMAN 2 Tanjung Selor harus menjadi perhatian serius…

Kamis, 16 November 2017 13:14

Pelanggar Lalu Lintas Meningkat

TANJUNG SELOR – Operasi Zebra Mahakam 2017 di wilayah hukum Polres Bulungan resmi berakhir, Selasa…

Kamis, 16 November 2017 13:10

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

TANJUNG SELOR – Media sosial di Kaltara, Rabu (15/11), diramaikan dengan adanya isu warung bakso…

Kaltara Masuk 5 Besar Kasus Narkoba

Jalan ke Tanah Kuning Semakin Parah

SKB Belum Ada Kabar

Heran Daerah Penghasil Tak Aktif

Baru Selesai, Bekas Longsor Ambles Lagi

Heboh Bakso Daging Tikus, Kadis DPKP Sebut Masih Indikasi

LIHAT NIH..!! Demi Sekolah, Anak-Anak Desa Pimping Berenang Seberangi Sungai

Raisal Akan Jalani Operasi Kedua

Wisata Arung Jeram Mulai Dilirik, Kemenpar Siapkan Rp 950 Juta

Kasus SMA 2 Harus Jadi Pelajaran Terakhir
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .