MANAGED BY:
JUMAT
19 JANUARI
UTAMA | TANJUNG SELOR | PEMERINTAHAN | PARLEMENTARIA | KALTARA | EKONOMI | KOMBIS | OLAHRAGA

EKONOMI

Rabu, 06 September 2017 00:39
Defisit Pengaruhi Daya Beli Warga
PANTAU PASAR: Wali Kota Tarakan Sofian Raga (tengah) meninjau penjualan daging di Pasar Gusher, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO, TARAKAN – Defisit anggaran yang dialami Pemkot Tarakan juga berimbas pada perekonomi. Daya beli warga Bumi Paguntaka pun menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Itu diungkapkan Kepala Seksi Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan Yanuar Dwi Cristyawan. Terutama, kata dia, kalangan PNS. Karena berusaha mengurangi belanja agar bisa mencukupi kebutuhan hidup hingga menerima gaji di bulan berikutnya.

“Memang kami tidak memiliki hitungan seberapa besar daya beli masyarakat menurun. Namun, secara logika saja yang biasanya belanja ke pasar satu minggu menghabiskan Rp 1 juta, agar lebih irit menghabiskan Rp 900 ribu saja. Sebab, di sini orang pasti berpikir untuk mengeluarkan uangnya,” ujarnya, Selasa (5/8).

secara otomatis, lanjutnya, juga berdampak pada pedagang. Sebab, stok barang yang dimiliki pedagang masih banyak. Sementara tidak mungkin pedagang menjual dengan harga mahal, apalagi menjual sayur-sayuran yang tidak bisa terlalu lama disimpan.

“Pastinya pedagang akan sedikit menurunkan harga produknya, meskipun untung sedikit,” ucapnya.

Akibat daya beli masyarakat menurun, kata Yanuar, di Agustus ini Tarakan mengalami deflasi -0,80 persen di beberapa kelompok pengeluaran. Di antaranya kelompok transportasi dan komunikasi mengalami deflasi -2,24 persen. Diikuti kelompok bahan makanan mengalami deflasi -2,20 persen dan kelompok perumahan air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami deflasi -0,02 persen.

Meskipun begitu, ada pula pengeluaran lainnya yang mengalami peningkatan. Seperti kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau inflasi 0,43 persen, kelompok kesehatan mengalami inflasi 0,13 persen, dan kelompok sandang mengalami inflasi 0,60 persen. Sedangkan kelompok pendidikan, rekreasi, olahraga tidak mengalami inflasi maupun deflasi atau 0 persen.

“Dengan adanya hal ini, untuk laju inflasi Kota Tarakan dari Januari hingga Agustus ini masih bertaraf normal, yaitu sebesar 3,40 persen. Diharapkan sampai Desember nanti inflasi Kota Tarakan tetap masih sesuai dengan target sebesar 3-4 persen,” ujarnya. (mrs/fen)


BACA JUGA

Senin, 15 Januari 2018 11:56

Distributor Pupuk Masih Kurang

TANJUNG SELOR – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji Pananrangi…

Senin, 15 Januari 2018 11:45

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

TANJUNG SELOR – Penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial (Kemensos)…

Senin, 15 Januari 2018 11:38

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

TARAKAN – Dalam kurun waktu satu bulan terakhir terjadi dua kali kenaikan harga beras di Tarakan.…

Minggu, 14 Januari 2018 13:40

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

TANJUNG SELOR – Alokasi dana desa dari pemerintah setiap tahunnya selalu meningkat. Di Kaltara…

Minggu, 14 Januari 2018 13:35

Harga Cabai Naik

TANJUNG SELOR - Harga kebutuhan pokok di pasar tradisional awal bulan ini mengalami penurunan. Berdasarkan…

Sabtu, 13 Januari 2018 12:33

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

TANJUNG SELOR – Skema [enyaluran dana desa yang sebelumnya dibagi dalam dua tahap, mulai tahun…

Rabu, 10 Januari 2018 11:35

Kementan Lirik Potensi Kaltara

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara menjadi salah satu daerah yang menjadi target dari Kementerian…

Selasa, 09 Januari 2018 12:32

Ekspor Kepiting Bertelur Naik 20 Persen

TARAKAN – Stasiun Karantina Ikan Kelas II Tarakan mencatat adanya peningkatan ekspor kepiting…

Minggu, 07 Januari 2018 15:18

Stok Beras Aman hingga 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Persediaan beras Bulog di Kabupaten Bulungan aman hingga 4 bulan kedepan. Saat…

Minggu, 07 Januari 2018 15:15

Produk Lokal Belum Digarap Maksimal

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara memiliki berbagai produk yang saat ini belum digarap maksimal.…

Skema Penyaluran Dana Desa Berubah

Harga Cabai Naik

Kenaikan Harga Beras Dikeluhkan

Kembangkan BUMDes dan Prokudes

Distributor Pupuk Masih Kurang

HET Beras Dicuekin Pedagang

Pertambangan dan Perkebunan Pengaruhi Ekonomi Kaltara

Jumlah PKH Diperkirakan Tak Berubah

Sektor Pertambangan Masih Jadi Andalan

Kebutuhan Cabai hingga 1,5 Ton
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .